Hach

Air adalah sumber kehidupan yang menopang keberadaan makhluk hidup di bumi. Karena itu, Hach sebagai merek global mempunyai kepedulian akan kualitas air untuk kesehatan. PT Sumber Aneka Karya Abadi (SAKA) adalah mitra penting hadir sebagai distributor Hach di Indonesia

Analisa air dengan peralatan laboratorium (water testing equipment) yang mumpuni menjadikannya lebih cepat, mudah, ramah lingkungan dan informatif. Ini merupakan visi yang diemban oleh Hach dalam produk yang dikembangkannya.

PT SAKA memberikan dukungan penuh untuk alat laboratorium dari Hach di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1970-an, perusahaan mengembangkan layanan yang ada mulai dari distribusi/suplai sampai kepada pelatihan.

Pelayanan kepada konsumen dengan prioritas kepada keramahan dan kejujuran, memberikan harga yang terbaik dan teknisi yang handal dalam menyediakan arahan dan solusi.

Turbidity meter adalah alat uji kekeruhan dengan adanya dispersi sinar dari perbandingan antara cahaya yang dipantulkan dengan cahaya yang datang. Prinsip kerja turbidity meter ini hampir mirip dengan spektrofotometer.

Cair megalami kekeruhan bisa berawal dari kehadiran mikro organisme, zat padat yang terlarut dan lainnya dalam ukuran partikel mikrokopis. Pengolahan air bersih memerlukan alat ini untuk memastikan kualitas air dipantau dari tingkat kekeruhannya.

Turbidimeter tipe 2100Q01 adalah alat pengukuran kekeruhan air. Alat ini mudah dibawa ke lapangan, dimasukkan k etas jinjing (carrying case). Pembacaan sampel dengan cepat dan mudah, stabcal 10 , 20 , 100 dan 800 NTU.

Untuk mengoperasikan turbidimeter tipe 2100Q01 ini hanya memerlukan 4 batere ukuran AA., dibalut dalam casing dengan klasifikasi IP 67, yang artiya bisa dioperasikan di medan yang berdebu dan pasir serta mampu bertahan dalam kedalaman air 1 meter selama 30 menit.

Ada keunggulan operasional yang dimiliki alat ini seperti teknologi kalibrasi dan verifikasi dapat dilakukan dengan tampilan di layarnya. Transfer data dengan mudah dan rapi. Mampu mencatat sama 500 data. Serta, keakuratan dalam penentuan sampel.

Sebagai produk dari Jerman, alat uji Hach telah memenuhi sertifikasi CE untuk standar Uni Eropa yang berlaku terhadap masing-masing tipe produk.

Limbah cair industri sebagai sisa atau buangan dari aktivitas industri juga memerlukan penanganan untuk mengurangi dampak terhadap lingkungan di sekitarnya, dimana ada 3 komponen atau karakteristik yang diukur yaitu kimia, fisika dan biologis.

Secara fisik, yang tampak adalah perubahan warna, dari semula yang tidak berwarna, seiring waktu berubah menjadi keabu-abuan sampai menjadi kehitaman. Kekeruhannya diakibatkan adanya zat-zat padat yang mengendap, dari bahan industri, ganggang dan protein. Temperatur menjadi parameter penting karena efeknya terhadap reaksi kimia.

Secara kimiawi, ada beberapa parameter yang digunakan seperti BOD (Biological Oxygen Demand), COD (Chemical Oxygen Demand), keduanya dalam satuan ppm atau mg/l dan Dissolved Oxygen (DO).

Untuk karakteristik biologis, ini penting berlaku umumnya untuk kualitas air minum dan air bersih. Pengukuran dilakukan untuk identifikasi seberapa banyak mikroorganisme yang terkandung dalam air limbah. Beberapa jenis mikroorganisme yang diantisipasi adalah virus, vibrio cholera, salmonella spp, dan shigella spp.

Selain itu, produk-produk dari Hach yang dipasarkan, dijual dan didistribusikan oleh PT SAKA ke seluruh Indonesia adalah portable spectrophotometer, portable colorimeter, BOD incubator, BODtrack apparatus, universal controller, MP meters, dan layanan perbaikan dan suku cadangnya.

Jumlah item yang bisa ditemukan untuk produk Hach tersedia dalam ribuan jumlahnya, sehingga pembeli atau pelanggan sangat disarankan untuk konsultasi atau diskusi seperti apa kebutuhannya dan produk mana yang sesuai.



Sore tadi seorang teman wartawan mewawancarai saya soal MRT. Teman wartawan bertanya: "MRT hari Minggu akan diresmikan presiden Jokowi tapi rapim gubernur soal tarif MRT dan LRT baru hari Senin, bagaimana pendapat Abang?"

"Wah tempo hari saya pikir gubernur yang disandera oleh DPRD soal tarif MRT dan LRT Jakarta ternyata gubernur Anies yang melambat menentukan tarif MRT. Oh berarti ini gubernur Anies yang mau  menyandera presiden Jokowi untuk peresmian MRT dan LRT Jakarta. Setidaknya membuat presiden malu melincurkan MRT tapi tidak ada tarifnya dan artinya tetap belum bisa digunakan oleh publik": jawab saya kepada teman wartawan tersebut.

Coba kita  pikir, hari Minggu MRT  mau diresmikan tapi belum ada tarifnya karena baru akan dirapatkan hari Senin. Seharusnya menghitung besaran tarif MRT dan LRT kan sudah bisa dihitung sejak tahun 2018 lalu walau pembangunannya masih berjalan. Cara menghitung dan komponen tarif angkutan umum itu sudah ada. Jadi tidak perlu juga baru sibuk menghitung serta menetapkan tarif tiga Minggu lalu.

Kalo mau menghitung tarif dan menetapkannya kan tinggal hitung sesuai komponen tarifnya dan lakukan survey atau uji publik Kemauan dan Kemampuan Membayar Masyarakat pengguna MRT dan LRT. Sangat sederhana dan mudah saja sebenarnya kan? Toh banyak orang pintar dan digaji mahal orang-orang di sekitar gubernur Anies Baswedan, kok menghitung tarif MRT dan LRT saja tidak bisa? Anies kan tahu bahwa peresmian akan dilakukan pada hari Minggu 24 Maret 2019 tapi kok baru adakan rapim soal tarif MRT baru hari Senin 25 Maret 2019? Ada apa di balik peristiwa ini?

Ada Dua Kemungkinannya

Pertama, orang-orang yang bekerja untuk gubernur Anies tidak bermutu. Apalagi orang-orang yang dikumpulkan gubernur Anies di Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang digaji puluhan juta rupiah. Apa pula kerja mereka?

Kedua, patut diduga bahwa gubernur Anies Baswedan bermain politik elektoral, tanggal 17 April 2019 aja ada pilpres, presiden Jokowi maju bersaing dengan capres Prabowo dari parpol yang mendukung Anies Baswedan saat pilkada Jakarta  2018 lalu.

Proses peluncuran MRT oleh presiden  Jokowi pada hari Minggu kemungkinan disengaja tanpa adanya tarif dan mengganggu citra Jokowi sebagai capres di pilpres 17 April 2019 mendatang.

Warga Jakarta atau juga seluruh rakyat Indonesia sudah bangga dan menunggu saat bersejarah peresmian MRT yang sudah ditunggu-tunggu sejak 30 tahun lalu. Baru di tahun 2019 ini, MRT menjadi wujud nyata, ada di Indonesia. Jika terjadi pengunduran waktu peresmian MRT tentu akan menjadi kekecewaan publik. Janganlah gagalkan rasa  kebanggaan rakyat Indonesia terhadap MRT Jakarta.

Kita berharap peresmian tetap berlangsung pada hari Minggu 24 April 2019 walau belum ada tarifnya. Soal tarif adalah tanggung jawab atau PR gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk menghitung dan menetapkan tarif MRT mudah saja dan bisa dalam satu hari dilakukan. Jika sampai saat peluncuran tidak juga ada ketetapan tarif MRT berarti gubernur Anies Baswedan gagal mengerjakan tanggung jawabnya yang sebenarnya ringan saja tapi memang sengaja tidak mau mengerjakannya.

Jakarta, 21 Maret 2019
Azas Tigor Nainggolan
Analis Kebijakan Transportasi dan Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA).


Jakarta (Benhil) - Perusahaan jasa pengiriman PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) kembali melakukan penyesuaian tarif pengiriman atau ongkos kirim (ongkir) naik sekitar 19 persen yang mulai berlaku besok Kamis, 21 Maret 2019.

Vice President of Marketing JNE Eri Palgunadi dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, mengatakan penyesuaian tarif, baik kenaikan maupun penurunan berlaku untuk pengiriman paket dengan kota asal maupun tujuan ke beberapa wilayah selain Jabodetabek, dalam layanan Regular, OKE dan YES.

"Penyesuaian tarif pengiriman atau ongkir JNE kali ini, baik kenaikan maupun penurunan secara nasional di semua produk layanan, yang akan berlaku rata-ratanya adalah sekitar 19 persen," ujarnya.

Selama tiga tahun terakhir, Eri mengklaim baru kali ini perusahaan itu kembali melakukan penyesuaian tarif ongkir secara nasional karena didorong oleh berbagai faktor bisnis baik eksternal dan internal.

Penyesuaian tarif pengiriman itu disebutnya sebagai langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi situasi saat ini yang dinamis.

"Beragam tantangan muncul, tapi peluang atau kemudahan dalam proses pengiriman juga bertambah dengan adanya pembangunan. Oleh karena itu, kami harus terus inovatif dan kreatif melalui strategi distribusi yang efektif dengan memaksimalkan penggunaan moda transportasi udara, darat, mau pun laut dalam mengirimkan paket seluruh pelanggan," tuturnya.

Eri menambahkan penyesuaian tarif pengiriman paket pengiriman JNE dilakukan demi mempertahankan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan, serta melanjutkan inovasi mau pun pengembangan di berbagai bidang. "Tentunya langkah ini dijalankan dengan penuh pertimbangan maksimal," ujarnya.

Ridwan Kamil, Foto: Tempo

Bandung (Benhil) - Gubernur Jawa Barat H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D atau biasa disapa Emil atau Ridwan Kamil menceritakan kekecewaanya saat berbelanja batik secara online melalui situs daring (dalam jaringan).

Dia mengatakan hal itu di sela Peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat Selasa, 19/03.

Suatu kala, ujarnya, ia berselancar di dunia maya untuk berbelanja daring dan memutuskan untuk membeli sebuah batik dengan harga seratus tujuh puluh ribu rupiah.

Saat batik pesanannya sampai ternyata desain baju batik yang diterimanya berbeda dengan gambar yang disajikan di toko online

"Bahkan bisa dikatakan cacat karena tidak laik pakai. Jadi gambar di toko online, batiknya punya lingkaran keren namun saat barangnya datang, ada jahitan nyengsol (miring)," kata Kang Emil.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini berharap para produsen atau penjual online bisa memenuhi hak-hak konsumen, terutama untuk menerima komplain.

Ridwan Kamil mengatakan pengalamannya tersebut bisa jadi hanya salah satu dari ribuan kisah kekecewaan warga lainnya saat belanja secara daring dari situs market place yang semakin disukai dan menjadi gaya hidup masyarakat.

Menurut Emil, hal ini menandakan konsumen selalu mencari proses pembelian yang mudah namun untuk  memastikan kualitasnya hanya dengan  berbekal keyakinan dan kepasrahan kepada penjual karena sulitnya komplain.

Dia berharap, baik perdagangan konvensional maupun daring seharusnya sama-sama memperhatikan hak konsumen. (Antara)

Bobo, pengelola The Exclusive Tailor di Bandung, melalui sutus Website resminya dikenal sebagai penjahit batik di Bandung dan Jakarta mengatakan "Diperlukan keterampilan khusus untuk menjahit busana batik, terutama batik tulis yang harga bahan eksklusif"

Bobo mengatakan, "Sangat senang bila Pak Ridwan Kamil menghubungi mereka bila Pak Gubernur ingin menjahit batik ekslusif pada gerai The Exclusive Tailor and Textile di Jalan Sunda, Bandung".

Ilustrasi Antiaging

Malang (Benhil) - Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang berhasil menciptakan serum herbal antiaging yang mampu menjaga kelembaban wajah, bahkan sebagai antioksidan serta antiimflamasi yang bersifat melawan radikal bebas pada wajah.

Ketiga mahasiswa penemu serum herbal untuk wajah itu adalah Yulianto Adi Perdana (angakatan 2017), M Andika Yudha Harahap (2016), dan Nandika Sekar G (2016) menamakan serum herbal buatan mereka itu "Rolly Herbs"."

"Produk serum herbal Rolly Herbs terbuat dari minyak nabati lokal, royal jelly, dan ekstrak tanaman herbal tropis, seperti minyak kemiri, minyak jarak, minyak almond, minyak biji anggur, minyak zaitun, dan minyak argan," kata Ketua kelompok penemu Rolly Herbs Fapet UB, M Andhika Yudha Harahap di Malang, Rabu.

Andhika menjelaskan royal jelly yang berasal dari madu mengandung vitamin B kompleks, asam amino, dan enzim yang berguna untuk menstimulus wajah sehingga tampak lebih bersih, sehat dan cerah. Sedangkan ekstrak tanaman herbal mengandung antioksidan, antiaging, dan anti-inflamasi yang mampu melawan radikal bebas pada wajah.

Selain itu, lanjut Andhika, dalam minyak argan memiliki kandungan polifenol dan sterol yang berpotensi sebagai anti-peradangan dan menjaga kesehatan dan kelembaban kulit.

Menurut Andhika, dewasa ini permintaan pasar akan kosmetik perawatan kecantikan semakin meningkat termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian tahun 2015 disebutkan bahwa penjualan dari industri kosmetik di Indonesia mengalami pertumbuhan 12,9 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan kebutuhan gaya hidup dari tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu trend kosmetik yang berkembang pesat adalah serum, yakni produk perawatan wajah yang dapat mencerahkan (whitening) sekaligus melembabkan wajah, serta mengangkat sel-sel mati, dan membersihkan sisa make up. Namun, produk serum wajah yang beredar di Indonesia didominasi oleh produk impor yang masih mengandung bahan kimia sintetis berbahaya.

"Berlatarbelakang kondisi inilah kami berupaya mencari solusi melalui penelitian untuk mendapatkan kosmetik yang aman dengan bahan baku tanaman (herbal) tanpa kandungan bahan kimia berbahaya," ucap Andhika.

Melalui produk kecantikan serum herbal antiaging tersebut, kelompok yang dibimbing oleh Dr Herly Evanuarini ini berhasil menjadi juara pertama dalam kompetisi bisnis plan Al-Amanah Festival 2019, yakni kompetisi nasional yang diselenggarakan oleh DKM Al-Amanah Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran yang berlangsung pada 3-5 Maret 2019.

Tujuan kompetisi adalah mendorong para pemuda muslim agar membangun bisnis di sektor pertanian berdasarkan syariat Islam dalam mengikuti era digital seperti sekarang. (Antara)

Jay Subiakto
Jay Subiakto - Antara

Bursa, Turki (Benhil) - Sutradara dan fotografer profesional Jay Subiakto berbagi sejumlah tips fotografi dengan menggunakan smartphone bagi pemula agar mendapatkan hasil fotografi ponsel yang keren.

Menurut Jay cucu Bung Hatta ini, fotografi bukanlah soal teknis tapi bagaimana caranya mengeksplorasi fitur-fitur di smartphone memahaminya dengan baik dengan perasaan senang dan bebas.

"Prinsip fotografi adalah senang. Jangan pernah takut mikirin teknis. Saya sering dengar ceramah soal fotografi yang membahas teknis. Padahal fotografi adalah soal kesenangan dan kebebasan," kata Jay dalam acara Samsung Galaxy S10 Workshop di Bursa, Turki, Selasa.

Jay yang juga seorang penata artistik itu, juga mengatakan karya orisinalitas adalah hal penting lain yang menentukan keren tidaknya hasil fotografi dengan kamera hp, tidak semata-mata hanya dengan mengandalkan trik fotografi smartphone berdasarkan fitur yang dimiliki ponsel pinter tersebut.

"Sekarang saya lihat di Instagram kualitas foto-fotonya luar biasa, justru lebih hebat dari yang fotografer formal. Jadi tips saya ya apa yang menarik dengan komposisi apapun bisa jadi foto yang baik, tapi esensi fotografi adalah orisinalitas," kata pria kelahiran Ankara, Turki 59 tahun lalu itu.

Jay Subiakto menambahkan narasi juga penting dalam sebuah karya tentu dengan memahami cara memotret yang baik dengan kamera handphone. Baca juga, 6 Teknik Dasar Fotografi Untuk Pemula

"Ketika ke suatu tempat maka bacalah dulu, rasakan dulu, karena memori yang ada di kepala kita itu yang penting. Cari apa yang dramatis," kata lulusan arsitektur UI itu.

Dengan menggunakan Samsung Galaxy S10, Jay Subiakto mengaku tertantang membuat karya fotografi hanya menggunakan smartphone.

"Karena fitur-fiturnya sudah lengkap. Apalagi ini praktis, kalau dulu saya suka bawa SLR, repot. Begitu dapat Samsung S10 ya udah saya cuma bawa ini dan satu kamera poket yang akhirnya jarang terpakai. Smartphone ini cocok bagi fotografer dan sineas yang pengin praktis. Bagi saya yang paling untungin yang mode profesional yang persis seperti kamera bisa atur speed, diafragma sampai saturasi sehingga warna-warna bisa keluar, grain bisa bagus dan tetap tajam, cahaya terbaca sehingga bisa ada suasana," katanya.

Sebelumnya, Jay berkesempatan mencoba Samsung Galaxy S10 dengan menjelajahi Nepal mulai dari menjajal bandara paling berbahaya di dunia, Lukla hingga memotret Gunung Sagarmatha alias Gunung Everest dengan menggunakan helikopter. (Antara)


Jakarta (Benhil) - Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kementerian Agama Mastuki mengonfirmasikan penyegelan ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

"Benar," kata Mastuki saat dikonfirmasi dari Jakarta, Jumat.

Mastuki mengatakan bahwa Kemenag akan kooperatif dengan petugas KPK, terutama soal prosedur penyegelan ruang kerja Menag sebagai lanjutan pemeriksaan pascaoperasi tangkap tangan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy (Romy) di Sidoarjo, Jawa Timur.

Mastuki mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu perkembangan kasus tersebut sehingga langkah-langkah Kemenag merespons tindakan KPK akan terus dilakukan.

Terlebih, kata dia, kasus OTT Romy masih berkembang. Dengan begitu, langkah-langkah yang perlu dilakukan belum diputuskan, seperti upaya bantuan hukum dan hal lain yang terkait.

"Kami menunggu penjelasan resmi dari KPK," katanya.

Berdasarkan pengamatan Antara, lobi gedung utama tempat ruang kerja Menag di area Lapangan Banteng aksesnya dibatasi bagi rekan media usai penyegelan oleh KPK.

Pada pukul 21.13 WIB, sejumlah rekan awak media tetap bertahan menunggu perkembangan situasi di sekitar Gedung Kementerian Agama.


Menurut pengelola The Exclusive Taiolor di Bandung, Bobo, "Busana yang dikenakan seseorang, sering dikatakan merepresentasikan pribadi yang mengenakannya. Baik itu sarung, kemeja, celana kaos hingga pakaian formal, mulai dari seragam kerja, PDH hingga kain batik dan jas".

Pakaian bukan lagi hanya sebagai sandang yang harus dikenakan oleh manusia utuk membalut tubuhnya, pada peradaban modern sekaligus menjadi gaya hidup atu life style, dikenakan pada saat yang tepat, acara yang sedang diikuti. Saat bekerja hingga pakaian pesta dan acara resmi maupun perhelatan akbar.

Melihat kebutuhan di atas, toko tekstile The Exclusive Tailor yang memulai bisnisnya di Ambassador Mall, Jakarta Selatan, sejak Januari 2019 hadir di Bandung, Jawa Barat, untuk memenuhi kebutuhan busana trendy baik untuk pria maupun wanita khusus untuk blazer dan rok.

Bagi kaum pria yang ingin mengenakan pakaian sesuai dengan karakternya, mulai dari pemilihan bahan berkualitas yang nyaman dikenakan, baik itu kemeja, celana panjang maupun untuk menjahit jas dan batik tulis, The Exclusive Tailor and Textile di Bandung, menyediakan mulai dari bahan pilihan hingga menjahitnya sesuai dengan postur tubuh setiap pelanggan, dikerjakan oleh Master Tailor andalan.

Ketersediaan tekstil berkualitas, menjadikan mereka sebagai pilihan yang tepat sejak memulai usahanya di Jakarta Jakarta Selatan di kawasan bisnis ibukota hingga melebarkan sayap ke kota Bandung. Pada video yang diunggah oleh DigiCampaign di YouTube, disematkan di bawah, dapat dilihat toko serta pilihan bahan yang memanjakan setiap pelanggannya untuk berbelanja.


Bisnis yang dijalankan sebagai toko jahit jas dapat dilihat melalui situs resmi mereka, The Exclusive Tailor yang juga diperkenalkan melalui berbagai media sosial, baik itu Facebook maupun Instagram dengan nama akun @theexclusivetailor. Pada salah satu posting yang pernah diunggah, kami embed pada artikel ini, foto busana pria eksklusif yang menawan.




Bagi anda yang sedang mencari informasi tmpat jahit jas maupun toko textile di Bandung, Jawa Barat, silahkan berkunjung pada gerai mereka yang terletak di Jalan Sunda No.69, Hubungi layanan pelanggan pada nomor telepon atau WhatsApp ini +62813-9552-3272


Zeynita Gibbons London 3/3 (Benhil) - Lebih dari seribu relawan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengelar temu akbar relawan se-Eropa bertempat di Grand Slam, Event Plaza, Rijswijk, Belanda, Minggu.

Temu akbar tersebut dimotori Warga Negara Indonesia (WNI) dan Diaspora Indonesia yang tinggal di dua puluh delapan negara di Eropa yang disebut "Eropa Tetap Jokowi (ETJ)".

Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Temu Akbar Relawan se-Eropa, Latif Gau kepada Antara London, Minggu mengatakan, dalam temu akbar yang dihadiri lebih dari seribu relawan itu akan digelar "live video call" dengan Capres Joko Widodo serta wawancara live video call dengan Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut Latif Gau, mereka yang mendaftar secara online mencapai 1.400 orang, sementara kapasitas ruangan hanya 1.200 orang maksimum, sehingga banyak yang tidak bisa masuk.

Untuk itu, ia menyarankan bagi yang tidak dapat tiket masuk yang harus mendaftar melalui eventbrite.com bisa menyaksikan acara di rumah masing-masing melalui Facebook live.

Sementara itu dari Paris, Perancis, Wulan Panyalai Chaniago kepada Antara mengatakan, dari Paris hadir dalam acara temu akbar relawan Jakowi sekitar 100 orang, belum lagi dari luar Paris.

Dari Inggris juga hadir sekitar 50 anggota GKJ Jokowi yang dipimpin Shandy Adiguna, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) cabang Inggris Raya dan Bara JP Inggris yang diketuai Jenny Collier.

Latif Gau mengatakan, ETJ merupakan kesatuan dari berbagai organisasi relawan seperti Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden), Bravo-5, GWJ (Gerakan Wadyabala Jokowi), Jaman (Jaringan Kemandirian Nasional), Pos Raya, Satu Indonesia, Teman Jokowi, dan berbagai organisasi relawan mandiri lainnya.

Dikatakannya, acara temu akbar relawan bertujuan konsolidasi dan koordinasi dengan relawan dan simpatisan di Eropa guna menjembatani kerinduan warga Indonesia di Eropa untuk berbincang dengan Presiden Joko Widodo.

Salah satu mandat utama dari pertemuan adalah mengadakan Temu Akbar Relawan se-Eropa dan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin serta memberikan masukan atas Nawacita 2.0, berdasarkan pandangan dan pengalaman warga Indonesia di Eropa.

Selain memberikan dukungan kepada Joko Widodo dan Kyai Ma'ruf Amin untuk melanjutkan pemerintahannya di periode kedua (2019-2024), juga meneruskan pengejawantahan Nawacita.

Kegiatan utama temu akbar selain diskusi dengan narasumber dari Indonesia antara lain anggota DPR Adian Napitupulu, Direktur Saksi TKN Arif Wibowo serta Juru Bicara TKN Budiman Sudjatmiko, Eriko Sotarduga, caleg PDI-P Dapil Jakarta 2 Okky Asokawati.

Temu akbar bertema "Eropa optimis Indonesia lebih baik Bersama Jokowi-Amin", juga digelar Parade Budaya Relawan Joko Widodo di Eropa yang menampilkan atraksi seni budaya dari perwakilan relawan masing-masing negara seperti dari Paris dan London serta musik band mahasiswa Indonesia di Belanda dan tari-tarian dari sanggar tari Indonesia di Belanda.


Purwokerto, 3/3 (Benhil) - Sekitar 150 generasi milenial di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Milenial Jokowi mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin.

Dalam deklarasi yang dilaksanakan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu malam, diisi dengan berbagai lagu penyemangat dan testimoni tentang keberhasilan periode pertama kepemimpinan Jokowi.

Koordinator Milenial Jokowi Firdaus Putra mengatakan deklarasi tersebut ditujukan untuk membangun jejaring anak-anak muda yang memiliki keyakinan bersama bahwa Joko Widodo dan Ma'ruf Amin harus melanjutkan periode kedua.

"Ini karena secara demografi, anak-anak muda mencapai 35 persen dari penduduk Indonesia sehingga kami secara aktif dan intensif mengawal agar kemudian anak-anak muda ini secara aktif terlibat dalam proses politik ataupun agenda pilpres ini," katanya.

Firdaus mengatakan keterlibatan generasi muda dalam pemilu dimaknai bukan sekadar memilih calon tetapi sebagai kontribusi kepada bangsa karena kalau keliru memilih akan berdampak pada nasib Indonesia lima tahun mendatang.

Menurut dia, Milenial Jokowi menyasar anak-anak muda yang berusia 18-35 tahun yang dalam kategori milenial.

"Pada rentang usia itu memang sebagian 'swing voters' (belum menentukan pilihannya, red.) sehingga teman-teman Milenial Jokowi ini perlu mempromosikan lebih kuat melalui media sosialnya maupun aktivitas-aktivitas publik seperti ini agar mereka tidak sungkan," katanya.

Ia mengatakan sebagian anak muda masih malu untuk berpolitik dan sungkan untuk menunjukkan bahwa mereka mendukung pasangan nomor urut 01.

Dengan adanya ruang berupa Milenial Jokowi, kata dia, anak-anak muda itu akan punya rasa percaya diri karena ada teman-teman yang melakukan aktivitas advokasi politik.

Firdaus Putra mengharapkan dukungan generasi muda di Kabupaten Banyumas untuk memilih Jokowi dalam Pemilu Serentak 2019 tetap tinggi seperti halnya saat Pilpres 2014.

Menurut dia, suasana Pemilu 2014 berbeda dengan Pemilu 2019 karena saat itu, penyebaran berita-berita hoaks tidak sekencang sekarang.

Oleh karena itu, ujar Firdaus, pihaknya akan melakukan edukasi tentang antihoaks untuk menuju Indonesia lebih baik. (KR-SMT).

Lavender
Lavender

Pagi baru beranjak, tapi Dwi Ismiyati (47), penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sudah sibuk menata tanaman lavender yang baru beberapa hari dibelinya. Satu per satu lavender disiram, agar tanaman hias itu tidak cepat layu. Daun-daun yang mengering perlahan disingkirkan dari ranting tanaman yang rentan patah itu.

Tata letak kantong lavender (Lavandula) juga diaturnya agar tidak berhimpitan dengan tanaman lainnya.

Sesekali senyum sumringah Dwi terlihat. Ternyata beberapa lavender mulai berbunga, warnanya ungu sama seperti warna favoritnya. Total ada 20 kantong lavender yang sudah dibeli dan ditempatkannya di taman kecil di belakang kompleks rusun Blok B1.

Setiap lavender yang dibelinya seharga Rp8 ribu per kantong itu berisi tiga hingga lima batang. Ketua RT 01 RW 11 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, itu menjelaskan tanaman hias tersebut dibeli menggunakan dana operasional Rusunawa.

Awalnya, biaya operasional itu tidak dialokasikan khusus membeli tanaman dengan nama ilmiah Lavandula tersebut. Namun, merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, membuat Dwi berinisiatif membeli tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk ini.

Tujuannya tentu saja untuk mengusir si nyamuk belang penular DBD dari permukiman warga, kata Dwi. Tanaman jenis rumput-rumputan ini akan dibagikan gratis kepada 100 kepala keluarga (KK) yang menghuni blok tersebut, setelah diperbanyak dengan cara distek.

Meski demikian, beberapa kepala rumah tangga sudah lebih dulu diberikan sebagai tahap awal dari inisiatif tersebut. Sedangkan bibit lavender yang tersisa akan ditanam di taman belakang rumah susun yang juga sudah ditanami beberapa jenis tanaman obat seperti kumis kucing dan lidah budaya. Lavender Pengusir Nyamuk Dari sekian banyak tanaman pengusir nyamuk, Dwi mengatakan memang sengaja memilih lavender karena lebih mudah dirawat dan harganya terjangkau.

Tanaman ini memang telah lama dikenal sebagai pengusir nyamuk DBD karena memiliki kandungan insektisida alami sehingga mengeluarkan aroma yang tidak disukai serangga.

Agus Kardinan dalam bukunya berjudul Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk, memasukkan lavender sebagai salah satu tanaman yang bisa menghalau serangga termasuk nyamuk.

Sebuah buku terbitan tahun 2003 itu menyebutkan lavender mengeluarkan aroma yang harum, sehingga dapat diproduksi menjadi minyak dengan aroma mirip kamper. Senada dengan Agus, peneliti Universitas Kristen Maranatha Dr Meilinah Hidayat Rosnaeni menyebutkan lavender bersifat sebagai repelan atau memiliki kemampuan menjauhkan serangga dari manusia.

Hasil penelitian Dr Meilinah yang diterbitkan Jurnal Medika Planta Vol.1 Tahun 2010 menyebutkan meski tidak membunuh nyamuk, namun efek repelan dapat menghalau serangga karena aroma atau kandungan aktif yang tidak disukai nyamuk.

Ini karena tanaman tersebut mengandung beberapa senyawa, di antaranya linalool sebesar 28,6 persen dan camphor sebesar 1,6 persen, yang keduanya memiliki efek repelen.

Instruksi Gubernur 


Selain lavender, sebenarnya masih ada beberapa tanaman lain yang bisa digunakan sebagai media pengusir nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor DBD.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penanganan Peningkatan Kasus DBD. Dalam instruksi tersebut memuat inovasi gerakan menanam tanaman pengusir nyamuk.

Ada 11 tanaman pengusir nyamuk yang direkomendasikan di antaranya lavender, tapak dara, rosmarin (rosemary), bunga kenikir dan citrosa mosquito. Selanjutnya ada sereh wangi, kecombrang, jeruk nipis, daun mint, selasih dan zodia yang berasal dari Papua.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan aparat pemerintah tingkat kelurahan hingga RT dan RW menerapkan aturan "denda" bagi warga yang beberapa kali ditemukan jentik nyamuk di rumahnya.

Denda bukan dalam bentuk uang tetapi meminta masyarakat menanam tanaman pengusir nyamuk di rumahnya sesuai kesepakatan bersama, kata Widyastuti. Apabila masih ditemukan lagi jentik nyamuk, maka rumah tersebut akan dilabeli dengan stiker berwarna hitam "Ada jentik".

Ia menilai cara itu cukup efektif sebagai sanksi moral, sekaligus mengingatkan warga untuk selalu sadar memberantas sarang nyamuk. Selain itu, cara alami lain yang dilakukan dengan menebar ikan pemakan jentik seperti ikan cupang dan mas di kolam warga atau parit.

Per 26 Februari 2019, Widyastuti mengungkapkan kasus DBD di ibukota mencapai 1.024 kasus atau meningkat dibandingkan Januari 2019 mencapai 989 kasus.

Ada lima kecamatan yang memiliki jumlah kasus baru DBD tertinggi di DKI Jakarta yakni Cipayung, Jakarta Timur, dengan angka kesakitan (insidence rate/IR) mencapai 20,96 per 100 ribu penduduk.

Setelah Cipayung, jumlah kasus baru DBD tertinggi kedua terjadi di Kalideres, Jakarta Barat, dengan IR 20,57 dan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan IR 18,77. Kemudian disusul Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, dengan IR mencapai 18,54 dan Cengkareng, Jakarta Barat, dengan IR 18,34 per 100 ribu penduduk.

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan sepanjang Januari sampai dengan Februari 2019, terdapat satu warga di Jakarta Timur meninggal dunia diduga terkena demam berdarah.

Peran Jumantik DKI Jakarta memiliki lebih dari 33 ribu kader juru pemantau jentik (Jumantik), tersebar di setiap RT, yang berperan dalam mengedukasi dan mengawasi jentik di lingkungannya. Namun, petugas jumantik kerap mengalami kendala ketika mereka hendak melakukan pemeriksaan, salah satunya di permukiman mewah.

Belum lagi asumsi di masyarakat yang menganggap perumahan mewah itu bersih dan bebas penyebaran demam berdarah (dengue) juga membuat kawasan itu kadang tidak masuk dalam jangkauan petugas pemantau jentik.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Husein Habsyi mendorong agar penanganan DBD dilakukan menyeluruh, tidak hanya fokus pada kawasan padat dan kumuh, tapi juga di kawasan elite.

Dosen tidak tetap Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia itu mengatakan nyamuk Aedes aegypti justru menyukai lingkungan yang bersih, kondisi yang biasanya identik dengan perumahan mewah.

Jentik-jentik nyamuk biasanya tumbuh di bak kamar mandi, dispenser, talang air hingga wadah penampungan air di bawah kulkas, wadah di halaman rumah yang biasanya luput dari pengamatan.

Penanganan di kawasan padat dan kumuh, lanjut Husein, justru dapat dilakukan dengan cepat karena langsung ditindaklanjuti ketika ditemukan jentik saat diperiksa petugas jumantik.

Sedangkan seperti di wilayah Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, yang termasuk salah satu kawasan permukiman elite, terkadang Jumanik terkendala ketika menemui rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya. Ketua Rukun Warga 02 Gondangdia Ronny Wongkar mengatakan kader juru pemantau jentik biasanya mendatangi langsung rumah warga termasuk di permukiman mewah, bersama dengan aparat RT dan RW.

Sementara itu, Koordinator Kader Jumantik RW 04, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rochani (61) mengaku lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan jentik nyamuk.

Jika ditemukan kembali jentik nyamuk, maka ia akan memberikan sanksi sosial berupa pemasangan stiker "Ada jentik" di setiap rumah. Pemilik rumah juga didata dan ditindaklanjuti petugas RW agar mereka lebih sadar ancaman Demam Berdarah Dengue.

Pemantauan jentik juga ditingkatkan dari seminggu sekali menjadi dua kali seminggu setiap Rabu dan Jumat.

Berbagai upaya dilakukan untuk menangani kasus DBD seperti fogging atau pengasapan yang mengandung insektisida zat kimia. Namun, penggunaan zat kimia yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu lama dikhawatirkan justru menimbulkan resistensi nyamuk, kebal jadinya.

Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, menanam lavender dan tanaman pengusir nyamuk lainnya bisa menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Meski begitu, cara alami tersebut bukan merupakan solusi satu-satunya dalam penanggulangan DBD. Diperlukan komitmen kuat dan upaya bersama menanggulangi DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Gerakan 3M (Menutup, Menguras, Mengubur) Plus dinilai efektif memberantas sarang nyamuk seperti menguras dan menutup tempat penampungan air serta memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Jokowi Bersama Srikandi Indonesia

Surabaya, 2/3 (Benhil) - Pemerintahan dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan baru, kata seorang pengurus salah satu partai politik pengusung calon presiden petahana di Surabya, Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhammad Hanif Dhakiri menyebut Presiden Joko Widodo di awal masa pemerintahannya menargetkan 10 juta lapangan pekerjaan yang harus dibuka di seluruh wilayah Indonesia dalam kurun waktu lima tahun masa jabatannya.

"Sampai hari ini masa pemerintahan Presiden Jokowi masih terhitung empat tahun dan telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan. Artinya selama masa pemerintahan Jokowi telah terbuka sekitar 2 juta lapangan pekerjaan per tahun," katanya saat berkampanye untuk pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin di Surabaya, Sabtu, 02/03.

Hanif Dhakiri, yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan, memastikan pemerintahan era Jokowi-Kalla telah berhasil menekan angka pengangguran, dari semula 6,1 persen menjadi 5,3 persen.

"Angka pengangguran sebesar 5,3 persen ini tercatat sebagai yang paling rendah selama masa reformasi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hanif Dhakiri juga menyebutkan bahwa Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir telah menekan angka kemiskinan di bawah sepuluh persen. "Tepatnya angka kemiskinan di Indonesia sekarang adalah 9,8 persen. Itu merupakan angka paling rendah sepanjang sejarah," ucapnya.

Beliau menjelaskan statisik kemiskinan di suatu negara biasanya dihitung menggunakan "Rasio Gini". "Semakin tinggi Rasio Gini-nya, semakin tinggi pula tingkat kemiskinannya. Rasio Gini di Indonesia dulu sebesar empat persen dan sekarang adalah 0,38 persen," ujarnya.


PERNYATAAN SIKAP
PENGURUS WILAYAH GERAKAN PEMUDA ANSOR
SUMATERA UTARA

Menyikapi masuknya perusuh ke acara HARLAH NU Ke-93 Kota Tebing Tinggi, maka dengan ini Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP ANSOR) Sumatera Utara menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Meminta kepada masyarakat Sumatera Utara agar dapat menjaga kondusifitas di Sumatera Utara, khususnya Kota Tebing Tinggi, dan tidak terpengaruh tindakan makar, provokasi-propoganda serta mengkonsumsi berita dan isu hoax yang dapat merusak tatanan kita dalam mewujudkan baldatun toyyibatun warobbul gofur.

2. Meminta kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, agar dapat mencegah aliran- aliran sesat dan paham- paham Radikalisme yang ada di Sumatera Utara , karena telah meresahkan dan membingungkan masyarakat.

3. Meminta kepada pemerintah Sumatera Utara, agar tetap melindungi serta menjaga kerukunan umat beragama dan antar umat beragama.

4. Menolak ujaran kebencian, fitnah serta berita hoax karena dapat merusak tatanan berbangsa dan bernegara.

5. Menginstruksikan kepada sahabat kader Ansor dan Banser Se-Sumatera Utara agar dapat menjaga dan melestarikan paham Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Dan tidak boleh takut dengan siapapun yang mengancam Aqidah dan Negeri kita.

6. Mendukung penuh dan mengucapkan terimakasih kepada Polda Sumatera Utara terkhusus kepada Polres Tebing Tinggi, yang memproses oknum- oknum perusuh sesuai hukum dan Undang-Undang yang berlaku, dan mengharapkan agar dapat mengusut tuntas sampai kepada  aktor intelektual serta provokator perusuh pada HARLAH Ke-93 PC-NU Kota Tebing Tinggi.

7. Mendukung penuh seluruh polres di bawah Polda Sumatera Utara, agar tetap memproses setiap laporan masyarakat atau lembaga yang melaporkan; ujaran kebencian, fitnah, adu domba yang mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Demikian penyataan ini kami sampaikan atas dukungan dan perhatian dari semua pihak kami ucapkan terimakasih.

Wallaaahul Muwaaafiq Ilaaa Aqwamit Thariiiq
Wassalamu Alaikum Wr.Wb.

Tebing Tinggi, 01 Maret 2019
Labuhan Hasibuan, SAg
Ketua PW Ansor Sumatera Utara

KH Said Aqil Siroj

Banjar, 1/3 (Benhil) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menegaskan istilah kafir dan non-Muslim sebagai konteks yang berbeda merujuk pada zaman Rasulullah Muhammad SAW.

"Dalam sistem kewarganegaraan pada suatu negara bangsa tidak dikenal istilah kafir. Setiap warga negara memiliki kedudukan dan hak yang sama di mata konstitusi," kata Said dalam penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2019 di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jumat.

Ia mengatakan di masa awal dakwah Islam, Rasulullah SAW menyebut kafir bagi para penyembah berhala, klenik dan semacamnya. Setelah periode hijrah dari Mekkah ke Madinah, istilah kafir sering disebut sebagai non-Muslim.

Istilah itu kerap digunakan dalam konteks ketatanegaraan di Madinah sehingga setiap warganya memiliki hak yang sama baik itu Muslim maupun non-Muslim.

Said mengatakan penegasan kafir dan non-Muslim itu dibahas dalam Komisi Bahtsul Masail Diniyah Maudluiyah yang fokus pada penjelasan tematik. Komisi itu juga membahas soal pandangan Islam dalam menyikapi bentuk negara bangsa dan produk perundangan atau kebijakan negara yang dihasilkan oleh proses politik modern. Forum itu merupakan bagian dari kegiatan Munas-Konbes NU 2019.

Sebelumnya, Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Abdul Moqsith Ghazali mengatakan Pancasila sebagai dasar negara berhasil menyatukan rakyat Indonesia yang plural, baik dari sudut etnis dan suku maupun agama dan budaya.

Di bawah payung Pancasila, seluruh warga negara adalah setara dengan yang satu tak lebih unggul dari yang lain berdasarkan suku, etnis bahkan agama. Hal itu selaras dengan yang pernah dilakukan Nabi Muhammad dengan membuat Piagam Madinah untuk menyatukan seluruh penduduk Madinah.

Piagam Madinah itu menegaskan bahwa seluruh penduduk Madinah adalah satu kesatuan bangsa atau umat yang berdaulat di hadapan bangsa/ umat lainnya tanpa diskriminasi.

Moqsith mengatakan kata kafir sering disebutkan oleh sekelompok orang untuk melabeli kelompok atau individu yang bertentangan dengan ajaran yang mereka yakini, kepada non-Muslim, bahkan terhadap sesama Muslim sendiri.

Bahtsul Masail Maudluiyah memutuskan tidak menggunakan kata kafir bagi non-Muslim di Indonesia. "Kata kafir menyakiti sebagian kelompok non-Muslim yang dianggap mengandung unsur kekerasan teologis," katanya.

Ia mengatakan para kiai menyepakati tidak menggunakan kata kafir, tetapi menggunakan istilah muwathinun, yaitu warga negara. Menurut dia, hal demikian menunjukkan kesetaraan status Muslim dan Non-Muslim di dalam sebuah negara.

"Dengan begitu, maka status mereka setara dengan warga negara yang lain," katanya. Meski demikian, kata dia, kesepakatan tersebut bukan berarti menghapus kata kafir. Hanya saja, penyebutan kafir terhadap non-Muslim di Indonesia tidak bijak.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.