Jokowi Bersama Srikandi Indonesia

Surabaya, 2/3 (Benhil) - Pemerintahan dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan baru, kata seorang pengurus salah satu partai politik pengusung calon presiden petahana di Surabya, Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhammad Hanif Dhakiri menyebut Presiden Joko Widodo di awal masa pemerintahannya menargetkan 10 juta lapangan pekerjaan yang harus dibuka di seluruh wilayah Indonesia dalam kurun waktu lima tahun masa jabatannya.

"Sampai hari ini masa pemerintahan Presiden Jokowi masih terhitung empat tahun dan telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan. Artinya selama masa pemerintahan Jokowi telah terbuka sekitar 2 juta lapangan pekerjaan per tahun," katanya saat berkampanye untuk pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin di Surabaya, Sabtu, 02/03.

Hanif Dhakiri, yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan, memastikan pemerintahan era Jokowi-Kalla telah berhasil menekan angka pengangguran, dari semula 6,1 persen menjadi 5,3 persen.

"Angka pengangguran sebesar 5,3 persen ini tercatat sebagai yang paling rendah selama masa reformasi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hanif Dhakiri juga menyebutkan bahwa Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir telah menekan angka kemiskinan di bawah sepuluh persen. "Tepatnya angka kemiskinan di Indonesia sekarang adalah 9,8 persen. Itu merupakan angka paling rendah sepanjang sejarah," ucapnya.

Beliau menjelaskan statisik kemiskinan di suatu negara biasanya dihitung menggunakan "Rasio Gini". "Semakin tinggi Rasio Gini-nya, semakin tinggi pula tingkat kemiskinannya. Rasio Gini di Indonesia dulu sebesar empat persen dan sekarang adalah 0,38 persen," ujarnya.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.