Showing posts with label Aktual. Show all posts

Fabiola Mann
Fabiola Mann, Photo: fabiolamann66

Kebanyakan orang sering beranggapan bahwa kemampuan logika berpikir laki-laki jauh lebih kuat dibandingkan perempuan. Bahkan ada juga yang mengatakan  bahwa  laki-laki ditakdirkan menjadi lebih pandai daripada perempuan. Namun, saat ini sudah banyak perempuan muncul dengan kecerdasan berpikir yang luar biasa. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mencapai keberhasilan berkat prestasinya dan bahkan banyak juga yang memiliki IQ luar biasa tinggi sehingga layak diberi gelar sebagai perempuan tercerdas.

Memiliki kecerdasan intelektual yang tinggi merupakan harapan setiap manusia di dunia. Memiliki intelligence quotient (IQ) yang tinggi menandakan bahwa seseorang itu sangatlah cerdas atau sering disebut jenius. IQ sendiri dapat berkembang dan telah dianugerahi sejak Anda dilahirkan. Berikut adalah daftar perempuan yang dijuluki sebagai perempuan tercerdas di dunia.

1.    Fabiola Mann (IQ:162)

Fabiola Mann adalah gadis muda berumur 21 tahun yang mendapatkan skor IQ tinggi, yakni 2 poin lebih tinggi dari apa yang diperoleh ilmuwan terkenal Albert Einstein dan fisikawan terkenal Stephen Hawking. Mann suka bermain catur dan selalu ingin bekerja di bidang Kedokteran. Perempuan tersebut telah menyelesaikan sekolahnya di London dari Northwood College School for Girls.

2.    Judit Polgar (IQ:170)

Judit Polgar adalah perempuan kelahiran 23 Juli 1976. Ia adalah Grandmaster Catur dan dijuluki sebagai pemain catur wanita terbaik. Saat masih berusia 15 tahun, Polgar mendapat gelar Grandmaster dalam catur. Ia masuk daftar FIDE Top 100 pemain pada game yang sangat muda dan memecahkan rekor. Dia banyak melawan master catur terkenal termasuk Vishwanathan Anand dan Garry Kasparov. Selain itu, ia dinobatkan sebagai salah satu orang paling cerdas di dunia.

3.    Ruth Lawrence (IQ:175)

Ruth adalah wanita kelahiran 1971 dan terkenal sangat jenius di lingkungan sekolah dan keluarganya. Karena kecerdasannya, ia menjadi ilmuwan populer dari Inggris di bidang Matematika ketika masih muda. Bahkan berhasil membuat banyak penemuan penting, topologi Aljabar, serta terobosan baru terkait teori Knot. Pada saat menginjak usia 10 tahun, dia diterima oleh perguruan terkenal Oxford dengan nilai tertinggi. Hanya 2 tahun menjalani masa studi, ia langsung lulus dan masuk predikat sebagai lulusan termuda Oxford. Di usia 18 tahun, Ruth meraih gelar PhD. Sedangkan diusia 19 tahun, ia berhasil menjadi profesor paling muda di Harvard.

4.    Hypatia (IQ: 192)

Hypatia merupakan putri matematikawan populer Theon dari Alexandria. Dia adalah seorang filsuf Yunani, astronom, dan ahli matematika di Mesir dan kemudian Kekaisaran Romawi Timur. Hypatia, diyakini, menciptakan banyak instrumen ilmiah seperti astrolab dan hidrometer. Dia juga ikut serta menulis berbagai komentar dan risalah. Ia dikenal sebagai salah satu pemikir terbesar yang pernah memiliki nilai IQ lebih dari 190. Ia juga tercatat sebagai salah satu wanita terpintar dengan IQ tertinggi.

5.    Edith Stern (IQ:200)

Edith Stern ini adalah perempuan jenius yang merupakan putri dari dari Profesor Aaron Stern yang dikenal menguasai 7 bahasa. Ketika masih berusia 9 bulan, anak-ayah tersebut berkomunikasi dengan flash cards. Selama berkarier, Edith Stern dikenal sebagai penulis, ilmuwan, serta editor yang terjun  dalam bidang Matematika dan Teknik. Saat berusia 1 tahun, dia mampu berbicara dengan menggunakan kalimat sederhana serta  mengenal berbagai huruf. Kemudian diusia 4,5 tahun, ia dapat membaca Ensiklopedia Britania volume pertama. Menginjak usia dewasa, Edith pun bekerja sebagai wakil presiden di bidang penelitian perusahaan komputer IBM.


Erick Thohir

Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengaku optimis Indonesia mampu melawan dampak pandemi virus corona atau Covid-19. Menurutnya Indonesia saat ini memiliki modal besar, yaitu dua dari tiga kriteria negara yang memiliki 'amunisi' bangkit dari dampak virus corona.

Pertama, jumlah populasi besar yang dapat dijadikan pasar konsumsi untuk memulihkan ekonomi. Kedua, sumber daya alam dimiliki Indonesia cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri tanpa bantuan luar negeri.

"Karena kita lihat ada 3 negara yang dinilai kuat dalam menghadapi covid-19. Satu, negara yang punya market (pasar) besar seperti Indonesia. Dua, sumber daya alam yang kuat, kita juga masuk. Terakhir tantangan kita bagaimana kita punya manajemen baik untuk mendukung supply chain (rantai pasokan)," ungkapnya pada Rabu, 20 Mei 2020.

Kendati demikian, Erick menyayangkan tata kelola atau manajemen untuk memaksimalkan dua sumber daya tersebut masih belum baik. Menurutnya, agar dua kekuatan itu bisa dimaksimalkan, BUMN sebagai kepanjangan tangan pemerintah akan melakukan transformasi.

Oleh karena itu, ia akan membangun ekosistem yang sehat melalui kolaborasi antara BUMN, BUMD, BUMDes, Swasta, dan mitra strategis. Selain itu, transformasi lainnya ialah akan mengklasifikasikan perseroan sesuai fokus perusahaan BUMN terkait. Pasalnya, selama ini tidak adanya kejelasan fokus perusahaan BUMN yaitu nilai ekonomi dan tujuan pelayanan publik.

Erick mencontohkan Telkomsel selaku anak usaha PT Telkom (Persero) Tbk yang fokus untuk melakukan nilai ekonomi. PT Pupuk Indonesia (Persero) akan fokus untuk pelayanan publik.

"Dengan Keputusan Presiden (kepres) yang sudah diterima, dapat menutup (BUMN), menggabungkan atau membentuk kemitraan strategis. Jadi, untuk memperkuat fundamental BUMN yang fokus ke bisnisnya," kata Erick. []

Hotman Ambarita

Timika, 28/2 (ANTARA) - Manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Timika, Papua, menargetkan dapat melistriki Agimuga dan Kokonao pada Maret.

Manajer PLN UP3 Timika Hotman Ambarita di Timika, Jumat, mengatakan dua mesin PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) berkapasitas 100 kilowatt yang akan dipasang di Agimuga dan Kokonao telah selesai diperbaiki.

Dikatakan oleh Ambarita, dalam waktu dekat, kedua mesin PLTD yang direlokasi dari Atsi, Kabupaten Asmat, akan segera diangkut ke Agimuga dan Kokonao menggunakan perahu motor.

"Saya sudah menanyakan kepada Manajer Pembangkit soal rencana pengoperasian PLTD Agimuga dan Kokonao. Informasi dari mereka, awal Maret kedua mesin itu sudah diangkut ke Agimuga dan Kokonao. Biaya pengiriman dan lain-lain sudah disetujui oleh PLN Wilayah Papua dan Papua Barat," kata Hotman.

Hotman mengakui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Agimuga dan PLTD Kokonao yang masuk dalam program Papua Terang itu tertunda sudah cukup lama.

Padahal pemasangan jaringan tiang, kabel ke rumah-rumah warga maupun rumah untuk tempat duduk pembangkit sudah dilakukan sejak 2018.

Hotman mengatakan jajaran PLN (Perusahaan Listrik Negara) masih menunggu keputusan dari PLN Wilayah Papua dan Papua Barat untuk perekrutan tenaga yang nantinya akan mengoperasikan PLTD Agimuga dan PLTD Kokonao.

Sesuai rencana, katanya, kedua PLTD itu nantinya belum bisa melayani penerangan listrik 1x24 jam di Agimuga dan Kokonao.

"Untuk beroperasi sampai 24 jam sehari belum bisa, perlu ada tambahan pembangkit lagi untuk bisa beroperasi penuh. Kalaupun kedua mesin itu nanti sudah terpasang, paling maksimal melayani selama 12 jam sehari," jelasnya.

Program Papua Terang di wilayah Timika pada 2019 telah merealisasikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Atuka dengan kapasitas pembangkit 100 Kilowatt.

Pembangkit diesel yang dioperasikan di Atuka, ibukota Distrik Mimika Tengah itu direlokasi dari Manokwari, Papua Barat.



"Sekarang ini dengan kebijakan yang baru dari direksi PLN untuk tidak boleh ada lagi pengadaan mesin-mesin PLTD tetapi lebih mengarah pada pemanfaatan energi terbarukan maka terpaksa kami mencari-cari di daerah lain yang mesinnya tidak terpakai lagi untuk dioperasikan di beberapa ibukota distrik (kecamatan) pedalaman sebab masyarakat di sana sudah sekian lama tidak pernah menikmati penerangan listrik," kata Hotman.

Selain mengoperasikan PLTD di Atuka, pada 2018 dan 2019 PLN Timika juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS di Kampung Fakafuku Distrik Agimuga, Kampung Keakwa I dan II serta Kampung Aikawapuka Distrik Mimika Tengah, Papua Barat.

Sibiangsa

Sumatera Utara adalah salah satu kawasan wisata yang dapat diperhitungkan di Indonesia, seperti Danau Toba.  Banyak Wisatawan lokal dan macanegara yang berkunjung ke daerah ini.  Tidak hanya ingin menikmati keindahan alam tetapi ingin menelusuri berbagai macam sejarah dan filosofi yang terdapat dalam budaya Batak.

Batak merupakan suku yang unik. Keunikan dapat  lihat dari kebiasaan dan  upacara adat. Selain itu, orang Batak memiliki ritual yang unik, menakutkan hingga dapat mematikan. Hal ini dikarenakan pada zaman dahulu masyarakat  Batak masih memiliki kepercayaan Animisme atau memiliki kepercayaan kepada roh-roh nenek moyang. Pada saat itu nenek moyang orang Batak memiliki kemampuan supranatural yang luar biasa dan terkadang berada diluar logika manusia.

Kemampuan tersebut  masih dipercaya hingga sekarang, yakni “Sibiangsa”. Hal ini merupakan  satu ritual yang sangat  mengerikan dan  dipercaya menghasilkan racun atau senjata sangat mematikan.  Pada waktu itu, ritual tersebut selalu  dilakukan oleh nenek moyang orang Batak. Sibiangsa dikenal di beberapa daerah seperti Samosir, Silalahi, Simalungun, dan Tanah Karo.

Banyak pandangan dan gambaran yang diungkapkan mengenai senjata mematikan ini.  Sibiangsa ini diceritakan sebagai suatu ketakutan terhadap Begu Ganjang (black magic) pada masyarakat Batak. Ketakutan ini muncul lewat anggapan dan tuduhan-tuduhan, serta beberapa bukti tentang  rumah dirusak dan orang yang diusir atau dibunuh secara sadis.  Banyak orang yang menjadi parno dan  ketakutan serta merajalela  menuduh suatu penyakit yang datang  merupakan perbuatan yang dilakukan oleh seseorang dukun.

Salah satunya adalah kasus yang terjadi di tengah pasar Pakkat tahun  2003.  Seorang yang dituduh memelihara begu ganjang, yang diseret ke tengah publik dan langsung dihakimi oleh massa sampai mati di depan pastor. (tulisan:  Mgr Anicetus Bongsu Sinaga). Selain itu, ada pandangan yang berbeda tentang cerita tersebut. Sibiangsa  berasal dari seorang bayi terpilih yang kemudian dimasak hidup-hidup hingaa bayi tersebut mati serta tubuhnya mengeluarkan minyak. Minyak yang keluar tersebut  kemudian dimasukan dalam tempat  dan kemudian dipakai sebagai senjata andalan oleh  satu kampung untuk menyerang dan bertahan dari serangan musuh. (Cerita: salah satu penduduk bermarga Sitanggang kepada situs berita Tagar di Samosir).

Ritual ini juga dikenal di kalangan masyarakat  Simalungun, dimana ritual itu diceritakan bahwa ada kerajaan bernama Pagar Panei Bosi memiliki Guru Taya I yang bernama Tuan Rasaim. Ia bertugas sebagai pengambil keputusan atas sengketa dan kejahatan yang terjadi di kerajaan. Dimana keadilan harus ditegakkan. Apabila terjadi perselisihan yang sangat panjang dan berlarut-lartut serta belum adanya  pengakuan kesalahan dari kedua belah pihak, pihak yang berseteru tersebut  akan dibawa dan dihadapkan ke tempat sakral yaitu cawan Sibiangsa.



Cawan ini berbentuk guci yang tertanam di dalam tanah. selama ritual dilaksanakan, wadah ini akan  selalu mengeluarkan uap air mengepul keatas yang tiada berhentinya. Proses pengadilannya dilakukan dengan cara pihak yang saling bertikai akan dibawa ke Pagar Panei Bosi untuk dipertanyakan kejujurannya di depan tempat sakral dengan cara bersumpah.

Setelah sumpah diucapkan, kedua belah pihak ini tetap dimintai kejujuran melalui tiga tahap pertanyaan bertingkat. Setelah dari tiga tahap ini belum ada pengakuan juga maka tahap terakhir yang akan dilaksanakan adalah Guru Raya akan meminta dua orang tersebut  mencelupkan tangan ke dalam cawan keadilan (Sibiangsa).

Pada tahap inilah akan terbukti siapa yang berslah dan yang benar. Hal ini dilihat dari apabila ia benar maka tangannya akan tetap utuh tetapi jika salah, tangan yang dimasukkan ke dalam akan habis atau tetap tinggal di dalam cawan. Mengerikan bukan?  (tulisan: Sultan Saragih).  Itulah beberapa gambaran mengerikan tentang Sibiangsa, ritual dan senjata paling mematikan di Tanah Batak dan sangat melegenda.

Nanie Darham
Nanie Darham (sumber - Twitter @NanieDarham)

Jakarta - Salah satu pemeran dalam film "Air Terjun Pengantin", Nanie Darham, diringkus Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di apartemennya di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 4 Februari 2020. Nanie ditangkap atas dugaan kasus peredaran nakotika jenis kokain.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

"Penangkapan terhadap NAD dan melakukan penggeledahan serta menyita barang bukti sabu seberat 0,88 gram," Ujar Yusri, Senin, 10 Februari 2020.

Dari proses penyidikan yang dilakukan, Nanie mengaku memperoleh barang haram tersebut dari luar negeri. Meski begitu, polisi masih menuntaskan proses penyidikan dan belum bersedia menyebutkan identitas pemasok barang haram tersebut.

"Namanya sudah ada, tapi belum bisa disebutkan," kata Yusri.

Jaringan narkoba yang menjerat Nanie, diduga telah lama beroperasi. Bahkan menurut Yusri, Nanie juga terlibat dalam proses pengedaran. Barang-barang haram tersebut didapat oleh Nanie melalui salah satu platform media sosial.

Keterlibatan Nanie dalam jaringan narkotika mulai terendus oleh pihak kepolisian pasca penangkapan seorang pengacara senior William Soerjonegoro (WS) beserta rekannya yang berinisial JA di lobi Apartemen Oakwood, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 2 Februari 2020.

Dari penangkapan WS dan JA, polisi menyita kokain seberat 14,86 gram.

Namun, setelah polisi melakukan penggeledahan lebih lanjut di kediaman JA di Bekasi, polisi menemukan barang bukti berupa 8,12 gram kokain dan 9 butir pil happy five atau H 5.

Segera, pasca penemuan barang bukti tersebut, polisi langsung sigap menggali keterang lebih lanjut dari kedua tersangka.

Kedua tersangka tersebut kemudian mengaku memperoleh barang haram itu dari Nanie Darham. Sejak saat itu, polisi mulai melakukan penggeledahan di kediaman Nanie.


Hantu merupakan roh atau arwah seseorang yang telah meninggal karena suatu kejadian atau tragedi. Makhluk tak kasat mata ini ada yang baik dan yang jahat. Makhluk halus ini memiliki kisah dan ceritanya sendiri. Mereka tidak hanya dideskripsikan dalam wujud manusia saja tetapi dapat juga digambarkan dalam bentuk hewan. Sosok gaib tersebut diyakini menghuni suatu tempat, objek dan orang tertentu yang masih terkait dengan mereka sewaku masih hidup.

Kisah dan cerita tentang sosok hantu itu sangat melegenda salah satunya di Tanah Batak. Masyarakat Batak mempercayai akan keberadaan mereka bahkan ada beberapa sosok yang sangat mengerikan dan ditakuti. Zaman dulu masyarakat Batak sangat percaya dan menganut sistem kepercayaan animisme. Di daerah itu pun ada cerita sosok yang sangat legendaris dan masih diperacaya sampai saat ini. Beberapa sosok tak kasat mata yang melekat bagi masyarakat di Tanah Batak adalah:


1.    Begu Ganjang

Begu Ganjang merupakan sosok gaib yang memiliki postur tubuh tinggi besar dan berambut panjang serta wajah yang seram. Bahkan, menurut legenda yang beredar, sosok ini bisa mengubah dirinya semakin besar dan semakin tinggi. Jenis ini sering berada dipepohonan yang tinggi. Menurut ceritanya ketika seseorang melihat sosok ini akan jatuh sakit dan kemudian meninggal. Pada waktu itu makhluk ini dipelihara oleh manusia dengan tujuan untuk mencari harta kekayaan dan membunuh orang lain.  Apabila hantu tersebut dipelihara dan dipakai sebagai penjaga oleh pemilik begu itu, maka akan ada konsekuensi yang harus diterima. Sang pemilik juga harus berani memberikan tumbal berupa myawa seseorang.

2.    Homang

Si Homang adalah makhluk yang wujudnya menyerupai manusia tetapi wajahnya seperti orang utan. Tubuhnya berbulu dan ukurannya lebih besar dan tinggi dengan telapak tangan terbalik. Sosok ini senang menyesatkan orang ke tempat sunyi atau hutan belantara bahakan menculik anak gadis. Homang tinggal dipedalaman hutan. Selain itu, ia tidak memiliki suara khas, tetapi sangat mahir menirukan suara manusia. Sosok gaib tersebut memulai petualangannya ketika malam hari di di jalanan kampung yang gelap atau di tengah hutan rimba belantara yang jarang atau tidak pernah dilalui manusia. Ia menyesatkan korbannya dengan cara memangil nama sang korban.

3.    Sigulambak

Berdasarkan cerita sosok ini menyerupai kambing, ada juga yang menyebut seperti kuda, berdiri di atas kedua kakinya dan suka meringkik tertawa ketika bertemu manusia. Makhluk tersebut sangat usil, namun tidak memiliki tujuan untuk mencelakai atau melukai manusia. Mereka hanya suka mengganggu dan menggoda manusia yang berberjalan sendirian. Cara yang dilakukan adalah muncul tiba-tiba  menghadang manusia di jalanan. Selain itu juga, makhluk itu suka mengikuti  manusia dari  belakang sambil mencolek-colek dan  menggelitiki yang diganggunya.  Hantu ini hadir pada saat malam hari terutama ketika bulan purnama di tempat sepi namun sering dilalui manusia,

4.    Bergu Ture

Begu ture adalah hantu yang ditakuti oleh masyarakat Karo.  Sosoknya  seperti   perempuan yang mirip dengan kuntilanak. Ia  menakuti warga dengan cara memegang kaki saat menaiki tangga (rumah panggung Karo). Setelah korbanya terjatuh, sosok gaib itu langsung menunjukkan wajahnya yang seperti kuntilanak dan diikuti tawa dengan nada keras, Reaksi tadi diberikannya untuk mengejek korban yang berhasil dijatuhkannya. Tak hanya itu, akibat dari aksinya tersebut tidak sedikit korban  yang kehilangan nyawanya.

Johnny Deep

Jakarta – Drama perceraian antara dua bintang besar Hollywood, Johnny Depp dan Amber Heard, mulai menemukan titik terang. Pasalnya, Depp yang sempat dituduh melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Heard terpatahkan. Melalui sebuah rekaman audio yang tersebar di internet, Heard mengaku kalau dialah pelaku KDRT sebenarnya terhadap Depp.

“Aku tidak tahu apa yang tanganku lakukan, tapi kau (Depp) baik-baik saja, aku tidak menyakitimu, aku tidak meninjumu, aku hanya memukulmu,” kata Heard melalui sebuah rekaman audio, dilansir dari Daily Mail.

Johnny Depp dan Amber Heard dipertemukan dalam film layar lebar berjudul ‘The Rum Diary (2011)’. Sejak saat itu, keduanya mulai menjalin asmara hingga akhirnya memutuskan menikah pada Februari 2015. Perjalanan Depp dan Heard membangun biduk rumah tangga tak berjalan mulus, kurang dari dua tahun, Heard mengajukan gugatan cerai terhadap Depp atas tuduhan KDRT.

Beberapa tahun kemudian, Heard menulis sebuah artikel untuk Washington Post yang menyatakan dirinya sebagai seorang perwakilan publik figur yang mengalami kekerasan domestik dan merasakan tekanan dari budaya patriarki ketika perempuan angkat suara.

Meskipun dalam artikel tersebut nama ‘Johnny Depp’ tak disematkan, namun Depp merasa tersinggung. Artikel tersebut dianggap Depp telah merusak reputasinya sebagai aktor dan kehilangan perannya yang berharga sebagai Kapten Jack Sparrow dalam series ‘Pirates of Caribbean’. Depp pun menggugat Heard sebesar $50 juta atas tuduhan penyebaran fitnah. Namun, gugatan tersebut ditunda hingga Agustus 2020 setelah Depp gagal memberikan dokumen penting dalam waktu yang telah ditentukan pengadilan.

Perannya sebagai Kaptain Jack Sparrow terakhir kali ia tampilkan pada film ‘Pirates of Caribbean: Dead Men Tell No Tales’ pada 2017 lalu. Melansir dari Aceshowbiz, kabar hengkangnya selebriti pria kelahiran Owensboro, Kentucky, 9 Juni 1963 itu dalam series bajak laut tersebut dibenarkan oleh sang penulis naskah, Stuart Beattie. Stuart mengaku senang dapat bekerja sama dengan Depp. Stuart mengagumi kepiawaian Depp dalam memerankan karakter Kaptain Jack Sparrow.

“Dia membuat karakter itu miliknya dan itu menjadi karakter yang paling terkenal untuknya,” ujar Stuart, dikutip dari Aceshowbiz.

“Itu sangat bagus untuk kami, jadi saya sangat, sangat, senang akan hal itu,” lanjut Stuart.

Meski tak lagi berperan sebagai salah satu raja bajak laut di Brethren Court, pasca perceraiannya dengan bintang Aquaman itu, Johnny tetap aktif berkarier di industri perfilman seperti, Murder on the Orient Express (2017), Fantastic Beast: The Crimes of Grindelwald (2018), dan The Professor (2019).

Follow my blog with Bloglovin

Denny Siregar

Jakarta - Influencer ternama Denny Siregar pada masa kecil tidak menyukai sekolah, tidak suka pelajaran matematika, juga benci hafalan. Maka ketika Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan dunia tidak membutuhkan anak-anak yang jago menghafal, ia menyambutnya dengan gegap gempita.

Denny mengatakan senang belajar sejarah, belajar agama dengan membaca sejarah, belajar kehidupan dengan mengetahui sejarah. Belajar apa pun menurutnya selalu ada nilai sejarah.

Terus kenapa ia benci pelajaran sejarah di sekolah dasar, sekolah menengah pertama sampai menengah atas?

"Karena saya dipaksa menghafal. Saya harus hafal tanggal lahir seorang pahlawan yang saya juga enggak kenal dia siapa. Kenal saja enggak, apalagi tanggal lahirnya. Belum tanggal kapan ia perang melawan Belanda sampai tanggal gugurnya. Otak dijejali angka, tanggal-tanggal enggak berguna. Sampai nilai dari sejarahnya itu sendiri hilang enggak berbekas," tutur Denny Siregar seperti diberitakan Tagar, Jumat, 13 Desember 2019.

Denny heran banyak guru senang mengajar dengan metode hafalan. "Entah gurunya yang malas sehingga dia sendiri tidak paham nilai sejarah, atau memang kurikulumnya begitu? Semua harus ada angka, karena angka penting untuk penilaian."

Ia selalu iri dengan anak-anak di negara maju, yang kalau diwawancarai stasiun televisi mereka bisa lancar bercerita bahkan kadang bahasanya seperti orang dewasa.

"Coba anak kita diwawancarai, pasti gagap, bingung, takut dan malu-malu. Jangankan bercerita, tampil saja mikir-mikir dulu. Kecuali anaknya artis yang suka pamer rumah sama saldo ATM di Bank. Sejak kecil memang sudah dijual ortunya untuk penghasilan, dipaksa untuk tampil di depan," kata Denny Siregar.

Dalam wawancara khusus dengan Tagar, Denny Siregar mengaku masuk kategori biasa saja zaman sekolah. Ia jarang belajar. Tidak pernah juara kelas. Ia juga tidak suka ilmu pasti. "Aku benci pelajaran sekolah. Pelajaran sekolah itu termasuk yang aku benci, karena enggak suka saja matematika, fisika. Itu hal-hal yang enggak aku sukai. Karena sifatnya pasti gitu ya."

Ia mengatakan sekolah pada masa itu cuma membatasi imajinasinya. Ia merasa dikotak-kotakkan oleh sesuatu yang ia tidak suka.

Di sisi lain ia suka seni menggambar dan sangat suka membaca. Seperti orang kehausan, apa saja ia baca. Mamanya berlangganan Majalah Kartina, Femina, ia membacanya. Bahkan sobekan koran pembungkus gorengan pun ia baca. Ia senang membebaskan pikiran mengembara ke mana-mana, keliling dunia.

Kini Mendikbud Nadiem Makarim menggelorakan bahwa dunia tidak membutuhkan anak-anak yang jago menghafal, Denny Siregar seperti menemukan momentum.

Ia berdasarkan pengamatan melihat banyak orang Islam belajar agama malah jadi keblinger. Karena mereka dipaksa belajar dengan menghafal ayat-ayat saja. Dan kalau hafal, dapat penghargaan sampai gratis masuk sekolah.

"Tanyakan pada mereka makna dan konteks ayat-ayat itu, pasti bengong. Soalnya di otak mereka cuma hafalan surat sekian ayat sekian. Itulah kenapa masih banyak orang yang sibuk belajar memanah dan berkuda karena sunnah katanya, tanpa memahami bahwa perintah itu ada di zaman apa dan kenapa," ujar Denny Siregar.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim di gedung DPR, Kamis, 12 Desember 2019, rapat kerja bersama Komisi X DPR. Rapat kerja di antaranya membahas sistem zonasi dan rencana menghapus Ujian Nasional.

Dalam kesempatan itu Nadiem menyampaikan gagasan Merdeka Belajar bersumber esensi ajaran tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Nadiem dengan konsep tersebut ingin membebaskan instansi pendidikan agar bisa berubah serta diharapkan bisa menjadi solusi agar anak-anak bisa berkreasi dan berinovasi.

"Ini yang Indonesia butuhkan di masa depan. Mohon maaf, dunia tidak membutuhkan anak-anak yang jago menghafal," tutur Mendikbud Nadiem Makarim. []


Jakarta - Betrand Peto, anak remaja berusia 14 tahun, itu sering menjadi pusat perhatian sejak menjadi bagian dari keluarga pasangan Ruben Onsu-Sarwendah. Ia adalah anak angkat Ruben Onsu. Siapa dia sesungguhnya?

Berikut fakta-fakta Betrand Peto, anak angkat Ruben Onsu-Sarwendah.


1. Pertemuan Betrand Peto-Ruben Onsu

Pada suatu hari paman Betrand Peto merekam suara merdu keponakannya itu, kemudian mengunggah videonya di kanal berbagai video YouTube. Betrand dalam video tersebut, menyanyikan lagu Ebit G Ade berjudul Titip Rindu Buat Ayah. Siapa menyangka video ini viral di media sosial. Hingga Betrand Peto pada Agustus 2019 diundang ke acara televisi, Brownis yang dipandu Ruben Onsu. Pada momen inilah pertemuan mereka pertama kali. Semakin mendalami kehidupan Betrand Peto membuat Ruben Onsu tergerak hati untuk menjadikannya sebagai anak angkat.

2. Tempat Tanggal Lahir Betrand Peto

Betrand Peto lahir 8 April 2006 di Desa Cancar, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

3. Sekolah Betrand Peto

Betrand Peto sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Ruteng Cancar, hingga pertengahan Agustus 2019. Setelah diboyong Ruben Onsu ke ibu kota metropolitan, Betrand sekolah di SMP Perguruan Cikini, Jakarta Pusat. Ruben Onsu mengatakan prioritasnya adalah mengembangkan bakat emas musik Betrand Peto, dan memastikan Betrand Peto mendapatkan pendidikan terbaik.

4. Bakat Menyanyi Betrand Peto

Menjalani kehidupan sebagai anak Ruben Onsu, Betrand Peto bakat menyanyinya semakin diasah dan dikembangkan. Betrand sejak kecil hobi menyanyi. Di kampungnya, ia sering bernyanyi ketika ada orgen tunggal.

5. Orang Tua Kandung Bercerai

Betrand Peto lahir dan tumuh dalam keluarga yang orang tua kandungnya pada akhrinya bercerai. Betrand kemudian diasuh kakek dan neneknya sampai kemudian tanggung jawab pengasuhan diambil alih Ruben Onsu.

6. Diposisikan Sebagai Anak Pertama

Betrand Peto dalam keluarga Ruben Onsu-Sarwendah diposisikan sebagai anak pertama. Ia menjadi kakak bagi dua anak perempuan Ruben, yaitu Thalia dan Thania.

Ruben Onsu menyebut Betrand Peto sebagai penghibur hati bagi dirinya, istrinya, dan dua putrinya.

 7. Mencari Makanan Babi

Betrand Peto semasa tinggal dengan kakek-nenek, tiap pulang sekolah kegiatannya adalah mencari makanan babi dan menjual ikan. Betrand mengatakan melakukan hal tersebut demi membantu neneknya. Sehari ia bisa mendapatkan Rp 20.000 dari aktivitasnya tersebut.

8. Agama Betrand Peto

Betrand Peto terlahir sebagai Katolik. Ruben Onsu mengatakan akan mendidik Betrand dengan baik, agar Betrand di mana pun berada bisa beradaptasi tanpa melupakan akarnya sebagai anak Nusa Tenggara Timur.

9. Menjadi Artis Top Ibu Kota

Betrand Peto di tangan Ruben Onsu, jadilah singel ahabat Kecil. Untuk mewujudkan lagu berjudul Sahabat Kecil ini Ruben Onsu menggandeng musisi Charly van Houten. Betrand juga berduet dengan penyanyi top Judika dalam lagu Jikalau Kau Cinta. Video duet bersama Judika ini sempat trending YouTube di beberapa negara di Asia dengan 20 juta view dan akan terus bertambah. Betrand kini dikenal sebagai artis top ibu kota. Gerak-geriknya menjadi incaran wartawan.

10. Pengakuan Ayah Angkat

Ruben Onsu, ayah angkat Betrand Peto, menyebut anak angkatnya itu mempunyai sikap dan perilaku yang menenangkannya. Ruben membiasakan Betrand memanggilnya dengan sapaan 'ayah'.

"Dia anaknya sweet banget, ayahnya lagi diam bengong, dia suka peluk saya dari belakang. Kayak kemarin kami liburan dua hari di Bali dia sweet banget, enggak mau jauh dari saya, duduk sebelahan. Jadi dia tahu apa yang dirasakan orang tua," tutur Ruben Onsu. []

https://www.tagar.id/foto2/1402/Foto%3A+Tampilan+Sepatu+Compass+Incaran+Pencinta+Sneakers/0

Jakarta - Banyak anak muda tergila-gila pada sepatu Composs. Untuk mendapatkan Compass 98 Vintage, mereka rela mengantre sepanjang malam hingga pagi di Grand Indonesia, Jakarta. Pedihnya, toko sepatu tidak jadi buka karena antrean berujung ricuh.

Hal tersebut terjadi pada Jumat-Sabtu, 13-14 Desember 2019. Pihak sepatu Composs di akun resmi Instagram @sepatucomposs menyatakan maaf hal demikian harus terjadi. Panita penjualan sepatu Composs di Grand Indonesia juga mengatakan hal sama. "Batal."

Cerita kepedihan sneakerhead, sebutan untuk gaya hidup pecinta sepatu sneaker, yang gagal mendapatkan sapatu yang diidam-idamkan ini dialami Christian dan Firansyah.

Mereka masih bertahan di tempat pada Sabtu, walau pihak Compass sudah mengumumkan pembatalan.

"Sedih. Sudah antre dari subuh. Tapi mau bagaimana lagi," kata Christian dengan senyum kecut.

Sementara itu Firansyah masih berharap bisa mendapatkan Compass 98 Vintage.

"Saya mau menunggu beberapa jam, siapa tahu beneran dibuka. Kan harusnya hari ini," ujar Firansyah. Ia datang ke Grand Indonesia setelah kericuhan berlalu.

Compass 98 Vintage rencanaya dirilis dalam edisi terbatas, hanya 300 pasang. Dijual dalam dua gelombang, pertama dirilis 240 pasang di pameran Wall of Fades Grande Indonesia, dan gelombang kedua dirilis 60 pasang dirilis pada waktu yang masih dirahasiakan.

Gelombang pertama yang sudah digadang-gadang sejak lama, berantakan pada hari H karena situasi antrean tidak kondusif.

Wall of Fades Grande Indonesia dimaksudkan sebagai persembahan sepatu Compass untuk komunitas denim terbesar di Indonesia. Kenyataan bahwa peminat terlalu jauh lebih banyak dari edisi terbatas, memicu kericuhan.

Kegilaan pecinta Compass sudah sejak lama. Sebelumnya pada momen Urban Sneaker Society 2019 di SCBD District 8 Jakarta, 8-10 November 2019, para pecinta bahkan rela antre berhari-hari.

Seorang pemuda bernama Avik, usia 23 tahun, datang jauh-jauh dari Tangerang, demi mendapatkan sepatu keluaran Compass. Ia mengantre sejak jam 11 malam, rela tidak tidur untuk memastikan antreannya aman.

"Saya antre dari jam 11," kata Avik, Minggu, 10 November 2019.

Tidak mulus lancar apa yang ia alami karena Avik kemudian diusir Satpam. Tempat di mana ia berdiri harus bersih pada malam itu. Avik pergi dengan lesu, istirahat di tempat lain. Dan alangkah kagetnya ia, dua jam kemudian kembali ke tempat antrean, saingannya sudah banya luar biasa. Ia pun pasrah berdiri di antrean barisan belakang.

Perjuangan Avik tidak sia-sia. Pada hari ketiga ia mendapatkan kupon sepatu sneaker dengan brand Compass yang diidam-idamkan.

"Hari pertama saya datang jam sebelas malam, hari kedua saya antre jam dua belas malam, dan hari ketiga jam satu malam saya ke sini alhamdulillah dapat," kata Avik dengan senyum mengembang.

Yang lebih gila lagi, ada sneakerhead yang datang dari Sumatera dan Kalimantan. Ada yang rela tidur di basemant demi menjaga posisi antrean. Mereka jumlahnya ribuan orang muda.

Kegilaan mereka juga tergambar di kolom komentar sepatu Compass @temancompass, akun Instagram khusus untuk penggemar Compass. Dalam unggahan permohonan maaf panitia atas pembatalan acara di Grand Indonesia, mereka 'jejeritan' histeris.

"Min, apakah sepatu Compass mengandung nikotin? kok bikin candu ya," tulis @ippay.

"Gimana sih cara dapetin sepatu Compass di Surabaya... susah banget carinya, padahal yang saya pengin simpel cuma Gazelle Navy," tulis @erwinparlaunganirsahan

"Headline media massa: Seorang pemuda ditemukan tidak sadarkan diri di semak-semak akibat ngantri sepatu di GI," tulis @loaxhoax.

"Compass gak konsisten, sekali bilang fcfs ya sdh, jangan dibatalin kasihan yg sdh antre pertama2 sebelum kisruh, klo kisruh itu tugas security... securitynya ngapain aja? ga bsa ngatur yg antri," tulis @abdulcenter.

"Untung gw ga jadi ke jekardah," tulis @maulnnarizal. []


Dalam merespons instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar pemerintah kota setempat membuat peraturan daerah (perda) larangan berdagang dan mengonsumsi daging anjing, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kota Surakarta.

"Kita koordinasikan dan akan buat kajian mendalam," kata Rudy, Rabu, 4 Desember 2019.

Kajian dilakukan untuk mencari solusi yang tepat bagi para penjual daging anjing agar beralih profesi lain.

Rudy mengatakan Pemkot Solo bisa menutup usaha para penjual daging anjing dengan memberikan uang ganti rugi. Tapi untuk jangka panjang, pedagang akan kesulitan untuk berjualan demi menghidupi keluarga.

"Ada atau tidak perda larangan mengonsumsi daging anjing, pemkot tetap akan mencarikan solusi kepada para penjual agar tidak lagi berjualan daging anjing," kata Rudy.

Rudy mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti saran Ganjar Pranowo yang meminta pemerintah daerah membuat perda larangan peredaran daging anjing.

Perda Larangan Daging Anjing

Berdasarkan laporan dan data dari Dog Meat Free Indonesia (DMFI) tercatat ada 13.700 anjing dikonsumsi setiap bulannya di Solo Raya. Kemudian terdapat 82 warung yang menyajikan olahan daging anjing.

Menghadapi masalah ini, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta Pemkot Solo untuk menerbitkan perda melarang penjualan dan konsumsi daging anjing.

Selain itu DMFI mengatakan pasokan daging anjing datang dari Jawa Barat yang notabene belum terbebas rabies. Akibatnya tingkat konsumsi Hewan Pembawa Rabies (HBR) di Jawa Tengah, yaitu anjing satunya cukup tinggi. Padahal Jateng dinyatakan tidak ada kasus rabies sejak 1995.

"Kita mesti mendorong Pemerintah Kota Solo untuk membuat aturan yang tegas, DPRD-nya membuat regulasi yang melarang orang makan atau berjualan daging anjing," kata Ganjar.

Dia khawatir konsumsi daging anjing bisa membuat rabies merajalela. Dia mengajak penjual daging anjing untuk ganti pekerjaan dan konsumen daging anjing mengganti makanannya dengan daging lain.

Anjing bukanlah binatang untuk dikonsumsi dan sudah diatur dalam perundang-undangan, yakni Undang-Undang No 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Perda Bukan Solusi

Terkait instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengenai perda larangan berdagang dan mengonsumsi daging anjing di wilayah Solo Raya, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan perda bukanlah solusi utama untuk menghentikan peredaran daging anjing.

Pihaknya bisa saja melarang pedagang sate anjing berjualan, tapi dia belum menemukan solusi yang tepat menangani masalah itu.

"Jangan sampai nanti akan menambah beban bagi pemerintah," ujar Rudy.

Memberikan para pedagang ganti rugi hanya memberikan solusi jangka pendek. Sedangkan jangka panjangnya harus dipikirkan.

"Kami harus mendapatkan solusi yang tepat bagi pedagang olahan daging anjing," kata dia.

Rudy berjanji akan melakukan pendekatan kepada para pedagang tersebut. Mereka akan diajak berkumpul dalam forum untuk mencari solusi bersama. Saat ini penataan sedang dilakukan Dinas Peternakan.

"Nanti kita akan koordinasi dengan pedagang, mungkin per kecamatan atau semuanya. Kita undang dan berpikir bersama. Mencari solusi itu penting," kata dia.



Jakarta, 06/11 - Belum lama ini, surat kabar Malaysia yang berkiprah 80 tahun tutup akibat pailit, tak mampu lagi bertahan. Koran Utusan Malaysia yang merupakan koran tertua berbahasa Melayu tersebut telah bertahun-tahun mengalami masa kritis, sampai akhirnya mengibarkan bendera putih, menyerah.

Semua staf diberhentikan pada 31 Oktober 2019, demikian memo Kepala Eksekutif Utusan Malaysia Abdul Aziz Sheikh Fadzir dilansir Reuters. Sekitar 800 karyawan harus di-PHK. Tak sedikit dari mereka yang menangis seraya membawa barang-barang keluar dari gedung.

Sebelumnya, Express, surat kabar gratis yang diterbitkan pada hari kerja oleh The Washington Post untuk pengguna Metro dan penumpang lainnya, harus mengakhiri perjalanan 16 tahunnya pada Kamis 12 September lalu.

Express pernah berjaya. Sekitar 190.000 koran dibagikan setiap pagi di stasiun Metro dan melalui kotak surat kabar. Saking populernya koran yang dirancang untuk bacaan cepat para penumpang Metro, ada wacana untuk diterbitkan edisi sore untuk perjalanan pulang.

Seiring berjalannya waktu, peredarannya justru menurun. Dan akhirnya keok. Perubahan teknologi dan kebiasaan manusia menggunakan ponsel pinter selama perjalanan mereka, pada akhirnya membinasakan kertas cetak seperti Express.

"Hope you enjoy your stinkin' phones" tulis Express besar-besar pada sampul depan di edisi finalnya.

Di Indonesia, puluhan media cetak sudah gulung tikar. Di antaranya sudah memiliki nama besar. Sebut saja Tabloid BOLA yang harus berpamitan tahun lalu setelah 34 tahun mengawal dunia olahraga Indonesia. Tabloid BOLA menyusul kepergian majalah Hai, Kawanku, GoGirl, dan The Rolling Stone yang mencoba peruntungan untuk banting setir di media online.

"Jurnalisme di seluruh dunia mengalami tantangan besar dalam 10-15 tahun terakhir akibat perubahan model ekonomi, transformasi teknologi digital, tumbuhnya sosial media, fake news, ketidakpercayaan masyarakat, dan permusuhan politik," ungkap President of Reporter Without Borders (RSF) Pierre Haski dalam pidatonya di KPF Journalism Conference 2019 yang digelar di Seoul, beberapa waktu lalu.

Di beberapa negara, jurnalisme bertahan, dengan jumlah yang berkurang. Menurut Pierre, media sedikit terlambat untuk bangkit. Kelengahan itu telah membuat media menjadi rentan.

"Untuk itu, kita mempertanyakan dasar-dasar jurnalisme, yang tetap valid dengan teknologi apa pun yang kita gunakan dan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari tatanan demokrasi," katanya.

KPF Journalism Conference 2019 yang digelar oleh Korea Press Foundation di Seoul, pada 24-25 Oktober lalu mengangkat tema besar tentang generasi muda, teknologi, dan strategi. Tiga hal tersebut masih menjadi tantangan media saat ini, akan tetapi di sisi lain bisa menjadi "penyelamat" media itu sendiri.

Sebanyak 24 pembicara yang datang dari media maupun universitas berbagai negara itu mengungkap fakta-fakta generasi muda dan transformasi teknologi yang, mau tidak mau, memaksa perubahan pada strategi media.

Media, generasi kini, dan strategi

Jika konten berita lebih banyak dan mudah diakses daripada sebelumnya, mengapa generasi muda mengonsumsi berita pada tingkat yang lebih rendah daripada generasi sebelumnya? Apa yang dapat dilakukan organisasi media untuk menarik generasi saat ini?

Stephanie Edgerly, Associate Professor dari Northwestern University mengatakan ada pergeseran minat membaca berita dari generasi muda sekarang.

"Menjawab pertanyaan ini sangat penting tidak hanya dalam jangka pendek untuk merancang inovasi yang menargetkan kelompok ini, tetapi juga dalam jangka panjang, untuk mengamankan generasi konsumen berita di masa depan," ujarnya.

Stephanie yang dalam penelitian bagaimana media modern mengubah cara audiens mengonsumsi berita menggambarkan bahwa di dunia media saat ini, berita seperti di dalam sebuah supermarket. Orang akan memilih jenis berita apa yang mau mereka baca.

Faktanya, berdasarkan data survei nasional remaja di Amerika Serikat rentang usia 12-17 tahun, ungkap Stephanie, hanya 14 persen remaja yang mengonsumsi berbagai macam berita (news omnivores). Tercatat 52 persen yang tidak membaca berita (the un-audience).

Fakta ini juga melanda Korea Selatan, tetapi berhasil ditangkis dengan strategi oleh beberapa media yang menyasar milenial di negeri gingseng tersebut. Jin Young Park, CEO UPPITY, pernah jatuh bangun sebelum akhirnya sukses membangun media yang melayani generasi perempuan milenial yang bekerja.

"Kami pernah jatuh sebelum memulai brand yang disebut UPPITY. Brand sebelumnya adalah POV. POV gagal. Gagal karena kami tidak memahami kebutuhan dan situasi target pelanggan kami," jelas Jin Young.

Ia dan timnya kemudian melakukan riset, membuat pertemuan dengan target pelanggan dan memperhatikan gaya hidupnya, minat, serta masalah mereka.

"Dalam prosesnya, kami dapat menemukan masalah yang jelas, yakni 'masalah uang' yang dimiliki pelanggan. Sebagai hasilnya, kami datang untuk menciptakan solusi yang sama sekali berbeda untuk pelanggan yang sama. Jawabannya ditemukan di target, dan target penelitian adalah salah satu cara yang paling efektif," paparnya.

Menurut Jin Young, hasil penelitian menjadi kerangka kerja layanan UPPITY.

"Di pasar saat ini di mana target semakin tersegmentasi, misi pertama yang perlu dilakukan media adalah 'penelitian target' bukan 'produksi konten'," ujarnya.

Selain menggunakan email newsletter, UPPITY juga menjaga hubungan dengan pembacanya lewat acara seminar tentang investasi dan mengadakan kursus online.

Pentingnya mengenal kebutuhan pembaca generasi kini diperkuat oleh pengalaman NEWNEEK, media asal Korea Selatan yang berhasil memimpin di pasar buletin email Korea.

"Semakin kita meneliti tentang pembaca yang tidak membaca berita, bukan berarti milenial tidak membaca berita, tetapi kami menemukan bahwa mereka tidak memiliki pilihan untuk memilih berdasarkan karakteristik dan gaya hidup mereka," kata CEO NEWNEEK So Youn Kim

Ia mengungkapkan, ada tiga kesulitan dalam konsumsi berita milenial Korea Selatan yang disurvei oleh NEWNEEK. Pertama, tidak ada waktu, dan mereka bingung tentang apa yang harus dicari. Kedua, sulit untuk memahami isinya dan mereka tidak mengetahui konteks sebelumnya. Ketiga, diganggu oleh komentar agresif dari iklan dan generasi yang lebih tua.

"Karena itu, NEWNEEK berfokus pada menciptakan solusi untuk ketiga masalah tersebut. Solusi NEWNEEK berhasil memenangkan hati milenial yang tidak membaca berita," tambah So Youn.

Hanya dalam waktu sembilan bulan setelah rilis, NEWNEEK sudah memperoleh 70.000 pelanggan dari mulut ke mulut. Sebagian besar pelanggan berusia akhir 20-an dan awal 30-an tahun, yang awalnya tidak menonton berita, dan tingkat buka email NEWNEEK adalah 45-50 Persen, yang dianggap sangat tinggi di pasar email.

"Hal terpenting yang harus dilakukan adalah memiliki 'hubungan'. NEWNEEK memberi nama pelanggan 'NEWNEEKERS' untuk membuat hubungan yang baik dengan mereka, berkomunikasi, dan mengubah konten berdasarkan percakapan. Ikatan dan kepercayaan yang tercipta dari hubungan yang baik menjadikan dasar untuk upaya yang lebih beragam," papar So Youn.
Media, teknologi, dan bisnis

BBC, sebagai stasiun televisi dan radio besar yang dibentuk pada tahun 1922, pernah kehilangan audiens-nya secara signifikan. Ketika lanskap digital telah berevolusi, BBC yang saat itu masih sebagai media penyiaran tradisional kehilangan posisinya di kalangan audiens berusia 35 tahun ke bawah. Sementara Netflix, Apple, dan Youtube menjadi bintang baru.

Apakah itu ancaman atau justru peluang? Adakah cara yang lebih baik untuk melaporkan dan menyajikan berita untuk membuatnya lebih mudah diakses, menarik, dan relevan?

Mukul Devichand selaku Executive Editor BBC Voice + AI mengatakan, "audiens kaum muda adalah "North Star untuk organisasi media."

Kemudian BBC menggelar survei pada kalangan usia di bawah 25 tahun. Selanjutnya, BBC mengembangkan format cerita digital yang inovatif untuk Generasi Z. Mereka bereksperimen dalam "membuat atomisasi" berita, mengembangkan layanan berita interaktif asisten suara.

Menyediakan berita-berita yang lebih personal yang dilakukan BBC, maupun UPPITY dan NEWNEEK sepertinya cukup berhasil mengamankan pelanggan mereka.

Era media sosial menggeser konsep kepercayaan menjadi pertanyaan. Saat berita-berita palsu semakin marak dan mudah tersebar, orang-orang kehilangan kepercayaan mereka pada sebuah informasi. Pendekatan secara personal kepada pembaca, dinilai bisa mengembalikan kepercayaan itu, setidaknya untuk sementara. Namun, sampai kapan?

Director Reuters Institute for the Study of Journalism, Rasmus Kleis Nielsen mengingatkan bahwa bisnis media saat ini sangat dan akan menjadi sulit.

Di Indonesia, bisik-bisik efisiensi karyawan di perusahaan media dan stasiun TV kembali terdengar lebih kencang akhir-akhir ini. Organisasi media harus dapat membangun bisnis berita yang berkelanjutan dalam arus transformasi media digital, seluler, dan platform yang berubah secara radikal dan memungkinkan persaingan yang jauh lebih tinggi.

"Yang lama akan berjuang untuk beradaptasi, dan banyak pendatang baru yang lahir secara digital akan runtuh, tetapi mereka yang mampu menjangkau khalayak luas dan terutama mereka yang mampu secara efektif membedakan dan menawarkan produk berkualitas akan menemukan banyak peluang di depan, peluang untuk membangun bisnis berkelanjutan di seputar jurnalisme independen dan profesional," papar Rasmus.

Setidaknya, hal tersebut juga sudah dibuktikan oleh Mediapart, situs berita harian asal Prancis yang sudah berdiri sejak 11 tahun lalu dan masih tumbuh pesat, tanpa iklan maupun subsidi.

Hingga saat ini, Mediapart memiliki 160.000 anggota yang membayar dan 4,7 juta pengguna bulanan. Sejumlah pendiri dan jurnalis menjadi pemegang saham yang stabil memiliki 62 persen dari ekuitas.

"Mediapart adalah kisah sukses, sangat menguntungkan secara ekonomi, yang terus berkembang dalam sebelas tahun. Kunci keberhasilannya adalah pertahanan nilai, yakni nilai informasi, nilai publik, nilai demokrasi," ungkap Marie-Hélène Smiejan-Wanneroy selaku Co-Founder & Managing Director Mediapart.

Pada akhirnya, organisasi media tidak boleh lengah lagi dan terlambat berlari. Sudah saatnya, media bersama-sama mengembalikan marwah mereka sebagai sumber informasi yang kredibel dan bernilai dengan merangkul generasi muda dan teknologi secara optimal. (Monalisa/Antara)

Polisi Lalu Lintas - Foto Antara

Jakarta, 27/10 - Digelarnya Operasi Zebra Jaya 2019, di wilayah kerja Pold Metro Jaya, hingga kemaren 26 Okteber telah menjaring sebanyak 7.314 kendaraan baik roda dua maupun roda empat dikenai sanksi tilang karena melanggar berbagai aturan lalu lintas pada hari kedua.

"Ada 7.314 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang dikenai tilang di hari ketiga," kata Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fahri Siregar, Sabtu kepada Antara.

Pemotor, kendaraan roda dua masih menjadi pelanggar terbanyak dengan 5.277 kendaraan yang ditindak, disusul oleh 1.588 mobil pribadi, 41 bus dan 408 mobil barang. Ada empat ragam pelanggaran yang menjadi sasaran utama petugas dalam operasi, yakni berkendara menggunakan telepon genggam, pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK hingga pengendara yang berjalan melawan arah.

Pada hari ketiga ini kendaraan roda dua yang melawan arus lalu lintas tercatat sebanyak 1.641, Sejumlah dari 827 pengedara yang tidak memilik SIM dan 23 pengendara yang tidak membawa STNK.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat, petugas menindak 174 pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, 348 pengemudi yang dapat bisa menunjukkan SIM, dan 118 perkara tilang tidak menggunakan sabuk keselamatan. Jenis kendaraan yang terjaring sangat beragam, mulai dari mobil probadi, mobil penumpang, mikrolet, bus hingga truk.

Fahri mengatakan selain memberikan tilang, Petugas juga melakukan teguran kepada 2.284 pengendara pada hari kedua Operasi Zebra Jaya 2019.

John pengendara mobil Isuzu EFF yang melewati razia tersebut mengatakan kepada Benhil, jika surat-surat kendaraan lengkap dan SIM masih berlaku, razia apapun di jalanan tetap aman dan dia dapat melakukan aktivitasnya dengan baik, membawa penumpang pemakai jasa sewa ELF di Jakarta, bisnis yang dikelola oleh PT Permata Utama Mobilindo.

Ditambahkan oleh John, sudah menjadi aturan dari perusahaan, tak boleh satu armada pun yang dapat mengaspal, jika dokumen kendaraan tidak beres, termasuk SIM pengemudi. Jangan sampai kepentingan tamu, penyewa bus dan ELF terganggu gegara hal-hal seperti itu.

Direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 2.380 personel gabungan untuk melakukan Operasi Zebra Jaya dimulai dari 23 Oktober sampai Selasa, 5 November 2019. Berbagi ragam jenis pelanggaran yang menjadi target Operasi Zebra 2019 yakni:
  1. Pengendara bermotor yang tidak memiliki SIM
  2. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi STNK
  3. Pengendara yang melawan arus
  4. Tidak menggunakan helm SNI (Standar Nasional Indonesia)
  5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan
  6. Menggunakan ponsel saat mengemudi
  7. Berkendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM
  8. Berkendara sepeda motor berbonceng tiga
  9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan
  10. Kendaraan roda dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar
  11. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
  12. Kendaraan bermotor memasang rotator atau sirine yang bukan untuk peruntukannya
Kegiatan seperti ini adalah rutin, setiap tahun selalu ada, termasuk di kota-kota lain, kata John, sebelum meninggalkan tempat, membawa mobil ELF yang dikendarai bersama tamu rombongan dari Jakarta menuju Banten.

Demo buruh yang berasal dari Aliansi Buruh Aceh (ABA) membanjiri depan kantor DPR Aceh di Jalan Teungku Daud Beureueh, Banda Aceh, Aceh, Rabu, 2 Oktober 2019. Mereka menuntut upah minimum provinsi (UMP) di Tanah Rencong naik menjadi Rp 3,5 juta.

Massa yang terdiri dari beberapa organisasi buruh di Aceh tersebut membawa berbagai spanduk dan poster bertuliskan beberapa tuntutan. Poster itu di antaranya bertulisan "FSPMI Bergerak", "Demo di mana-mana aksi di mana-mana, kamu di mana?", "Aku rindu #tolak revisi UU-13/2003 #tolak kenaikan iuran BPJS #tagih revisi PP/78 2015".

Kemudian ada juga poster berisi "Cabut Kepmen 228 tentang posisi TK asing, kenapa gak menteri sekalian". Aksi ini mendapat pengawalan petugas kepolisian.



Sekretaris Aliansi Buruh Aceh Habibi Insuen mengatakan salah satu tuntutan peserta aksi adalah kenaikan UMP Aceh dari Rp 2,9 juta menjadi Rp 3,5 juta. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan buruh, upah layak di Tanah Rencong saat ini Rp 3,2-3,5 juta.

"Kami juga menuntut dan meminta pemerintah membentuk dewan pengupahan kabupaten seluruh Aceh, supaya ada dorongan atau sokongan kenaikan upah minimum di setiap kabupaten kota," kata Habibi.

Dia mengimbau perusahaan yang tidak membayar pekerja dengan upah layak agar di-blacklist. Habibi mengatakan sanksi perusahaan yang membayar karyawan dengan upah di bawah UMP adalah pidana.

Bagi pekerja yang menerima upah tidak layak agar melapor ke dinas terkait atau organisasi buruh serta serikat pekerja. Menurut Habibi hingga kini masih banyak pekerja di Aceh yang mendapat upah ratusan ribu setiap bulan.

"Selama ini masih banyak pekerja yang menerima upah di bawah UMP. Ada yang Rp 300-500 ribu per bulan, itu miris sekali. Bahkan tenaga-tenaga non-PNS juga mendapatkan upah jauh di bawah UMP," kata Habibi.

"Ini jadi perjuangan kaum buruh agar pemerintah memperhatikan dan memperjuangkan itu," kata dia.

Ketua Sementara DPR Aceh Dahlan Jamaluddin mengatakan dirinya sepakat dengan tuntutan buruh yang meminta UMP naik pada 2020. Menurut Dahlan, hal itu sesuai kebutuhan yang layak di Tanah Rencong saat ini.

"Akan kami panggil Dinas Tenaga Kerja untuk mempertanyakan kenapa masih ada perusahaan yang tidak taat membayar upah pekerja. Selain itu, kami tanyakan seberapa besar tenaga pengawas di Aceh," kata Dahlan.


Berita menarik hari ini yang disuguhkan oleh Antara, terkait pertunjukan budaya di Swiss dengan warna Sulawesi sangatlah membanggakan ujar Atto Sakmiswa Sampetoding di Jakarta.

Kantor berita Indonesia tersebut menyuguhkan informasi tentang Replika Kapal Pinisi berlayar di tengah ruangan pertunjukan kesenian "Warna Sulawesi Selatan" di Solothurn, Swiss dengan menampilkan pertunjukan kesenian khas Toraja, Bugis, dan Makassar kerja sama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Eropa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan KBRI Bern, Minggu.

Duta Besar Republik Indonesia Bern, Muliaman Hadad, menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara "Warna Sulawesi Selatan". Melalui acara ini, diharapkan bukan hanya untuk mempererat kerukunan tetapi juga menjadi penyemangat kelompok masyarakat yang ingin menampilkan pertunjukan kesenian di tanah Swiss.

Kebudayaan Indonesia tentu saja sangat kaya dan beragam, kami dukung kelompok masyarakat lainnya yang ingin menampilkan kebudayaan masing-masing", ujarnya.


Atto Sakmiwata Sampetoding sangat mengapresiasi acara tersebut dan mengatakan, dengan kegiatan itu, sesama warga Sulawesi dapat bertemu, berinteraksi melepas rindu serta menunjukkan kepada orang lain tentang kekayaan budaya Indonesia yang beragam, berbeda di berbagai daerah di nusantara.

Pensosbud KBRI Bern dalam keterangan kepada Antara London, Minggu mengatakan acara yang dikemas dengan drama Kapal Pinisi yang menyusuri berbagai kota di Sulawesi Selatan, menampilkan peragaan busana dan tari-tarian khas Toraja, Bugis, dan Makassar untuk memeriahkan acara.

Pengunjung juga disuguhkan makanan, kuliner khas Sulawesi, seperti Coto Makassar, ayam rica, sambal dabu-dabu, ikan cakalang, dan lain sebagainya. "Kami usahakan semua bahan makanan, busana, aksesoris, dan alat musik kami datangkan langsung dari tanah Sulawesi", ujar Ketua Panitia, Indah Dietrich.

KKSS Eropa merupakan asosiasi masyarakat asal Sulawesi Selatan yang berdomisili di Eropa. Setiap tahunnya KKSS Eropa berupaya mengadakan pertunjukan khas Sulawesi Selatan di berbagai negara Eropa. Adapun "Warna Sulawesi Selatan" merupakan pagelaran ketiga yang diprakarsai KKSS Eropa.(ZG)



Sampah plastik menjadi permasalahan di Indonesia yang hingga kini belum terpecahkan. Semakin hari kian bertambah volume limbah dan menjadi tidak terkendali. Apalagi masih belum adanya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan dampak yang ditimbulkan. Fenomena sampah plastik ini dikritik turis asal India Srishti Tehri yang mengunjungi Kalimantan Barat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, pada 2010 terdapat 275 juta ton sampah plastik yang dihasilkan di seluruh dunia. Sekitar 4,8-12,7 juta ton di antaranya terbuang dan mencemari laut.

Indonesia memiliki populasi pesisir sebesar 187,2 juta yang setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48-1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan.

Indonesia merupakan negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia. China memimpin dengan tingkat pencemaran sampah plastik ke laut sekitar 1,23-3,53 juta ton per tahun. Pencemaran plastik di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. Kini industri minuman di Tanah Air merupakan salah satu sektor yang pertumbuhannya paling pesat. Pada kuartal I-2019, pertumbuhan industri pengolahan minuman mencapai 24,2 persen secara tahunan (YoY) hanya kalah dari industri pakaian jadi.

Komentar Srishti Tehri, Turis Asal India

Masalah sampah plastik ini terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air, salah satunya adalah di Kalimantan Barat, terutama di Pontianak, Sintang, Singkawang. Turis asal India, Srishti Tehri terkejut melihat banyaknya sampah plastik di wilayah tersebut. Dia mengunggah video gunungan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) di lokasi itu melalui akun Instagram pribadinya, @srish_teee.

“Halo, ini Srishti dari India, dan saya sudah berkeliling selama tiga minggu di negeri Anda yang indah, Kalimantan Barat, Indonesia,” tulis Srishti, pada 13 Juli 2019.

Srishti sudah mengunjungi beberapa tempat wisata yang sangat indah, termasuk lahan basah, hutan, gunung, telah merasakan budaya suku-suku, makanan, dan kehangatan. Ia juga menjelajahi Kota Pontianak, Sintang dan Singkawang.

Perempuan berusia 24 tahun itu mengatakan kekhawatirannya tentang tingginya tingkat polusi plastik di daerah tersebut. Banyak dari kita yang tak menyadari bahwa plastik akan bertahan lebih dari bumi. Dalam video yang diunggahnya itu, Srishti melihat ada banyak plastik. Ada ban, tas sekali pakai, ada sedotan, pembungkus camilan, dan lainnya.

Srishti mengatakan, kita harus sadar mengonsumsi sampah plastik sekali pakai, terutama ketika sedikit melakukan daur ulang. Video Srishti ternyata diunggah vokalis Kotak, Tantri Syalindri, lewat akun Instagram pribadinya, Minggu, 21 Juli 2019.

“Renungan! Perlukah plastik?” kata Tantri sebagai keterangan video yang kemudian menjadi viral.

Dampak Sampah Plastik

Plastik digunakan sekitar 50 tahun lalu, kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 miliar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun dan 14 juta pohon ditebang.

Fakta tentang bahan pembuat plastik, (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB) yang mempunyai struktur mirip DDT. Serta kantong plastik yang sulit untuk diurai tanah hingga membutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun. Akan berdampak antara lain:

1. Tercemarnya tanah, air tanah, dan makhluk bawah tanah.

2. Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.

3. Polychlorinated biphenyl (PCB) yang tidak dapat terurai meskipun termakan binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan.

4. Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.

5. Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah.

6. Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekali pun.

7. Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.

8. Hewan-hewan laut, seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya.

9. Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.

10. Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.

Ditengarai dampak dari ricuh di asrama mahasiswa Papua di Surabaya Jawa Timur pada 16 Agustus 2019 membawa imbas hingga ke tanah Papua. Pada Rabu 19 Agustus terjadi keributan dan kerusuhan yang cenderung anarkis, serta ucapan yang tidak patut dikatakan.

Gedung DPRD Papua Barat, dibakar dan rata dengan bumi, aparat keamanan Pangdam hingga Kapolda yang datang ke lokasi kejadian dapat lemparan batu dari massa seperti yang terlihat pada video ini.




Peristiwa ini disayangkan banyak pihak, kenapa harus terjadi, termasuk oleh tokoh pemuda Papua Billy Mambrasar berharap pendidikan keberagaman agar diajarkan di sekolah-sekolah untuk mengurangi terjadinya praktik rasialisme di masyarakat. (Antara, 20 Agustus 2019)

Billy mengatakan "Saat ini, kita tidak pernah diajarkan mengenai keberagaman. Tidak ada integrasi kurikulum tentang keberagaman."

Padahal, katanya, praktik-praktik rasialis kerap terjadi di masyarakat. Misalnya perkataan yang menyepelekan perempuan, menghina warna kulit hingga perkataan mengasosiasikan seseorang dengan satwa.

"Selama ini, kita menganggap perkataan seperti itu perkataan yang biasa saja, padahal sebenarnya itu rasialis parah dan harus dikurangi," kata Billy Mambrasar.

Billy juga menjelaskan keluarganya juga pernah dihina tapi kemudian akhirnya damai karena pelaku meminta maaf. Perkataan hinaan rasial tersebut kerap diterima karena fisik dan warna kulit yang berbeda. Walaupun secara fisik dan warna kulit berbeda tapi banyak anak-anak Papua yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indoensia. Ke depan, dia berharap pendidikan keberagaman dapat diajarkan di sekolah dan masyarakat, sehingga masyarakat bisa menerima perbedaan yang ada.


"Tentunya kami berharap, para kepala daerah turut menjaga anak-anak Papua yang menuntut ilmu di daerah itu. Sama seperti kepala daerah kami, yang menjaga para pekerja yang mencari nafkah di Papua," harap dia.

Selain itu, atas berbagai peristiwa yang sudah terjadi di Surabaya dan kota-kota lainnya dia juga berharap semua pihak untuk saling menahan diri dan memaafkan satu sama lain.

Kejadian rusuh di Monokwari, Papua Barat tak seorangpun yang menginginkannya, peristiwa tersebut, yang akan berbekas bahkan menjadi jejak digital tentang tindakan anarkis yang tentu tidak baik dan tidak seharusnya terjadi.



Manokwari - Lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan di Kota Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, Senin, pukul 08.00 WIT macet total karena adanya demonstrasi memprotes insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya pada 16 Agustus 2019.

Sejumlah ruas jalan di Manokwari, terutama jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan utama kota Manokwari, Papua Barat diblokade massa yang mengakibatkan aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh. Tidak hanya memblokade jalan saja, dalam aksi tersebut warga juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya.

Massa memblokir sejumlah jalan dengan membakar ban, mengakibatkan arus transportasi di daerah ini lumpuh. Aksi massa ini dilakukan di Jl.Trikora Wosi, Jl Yossudarso dan Jl.Merdeka Manokwari. Aparat TNI dan Polri berjaga-jaga di setiap titik.


Aparat kepolisian Polda Papua Barat dan Polres Manokwari mulai turun ke jalan guna mengendalikan situasi aksi protes warga atas insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya tersebut.

Aksi anarkis ditengarai akibat kemarahan masyarakat Papua sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta Semarang Jawa Tengah beberapa hari lalu.

Menurut saksi mata, Simon warga jalan Sanggeng Manokwari bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Papua terhadap insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya tersebut. Simen menambah bahwa aksi damai ini agar pemerintah secepatnya menyelesaikan permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang agar mereka dapat kuliah dengan baik. (Antara)


Foto Jembatan Holtekamp, cnbcindonesia


Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan infrastruktur di Papua begitu pesat. Sejak mantan Gubernur DKI periode 2012-2014 menjadi Presiden, sudah banyak pembangunan yang telah dia buktikan kepada rakyat Papua demi membangkitkan perekonomian setempat.

1. Jalan Trans Papua
Pembangunan Jalan Trans Papua dan jalan perbatasan di Bumi Cendrawasih rupanya sulit diselesaikan pada 2019. Medan yang sulit dan berbukit-bukit mengakibatkan penyelesaiannya diprediksi mundur satu tahun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Jalan Trans Papua yang membentang dari Sorong hingga Merauke akan bisa tersambung sepenuhnya pada 2020.

“2020 itu (Trans Papua tersambung). Itu 2019 belum bisa tembus, karena sangat keras sekali medannya,” kata Basuki, Kamis, 18 April 2019.

Proyek Trans Papua memiliki total panjang sekitar 4.330,07 km. Pengerjaannya terbagi dalam dua provinsi, yakni di Papua Barat sepanjang 1.070,62 km dan di Papua dengan panjang total 3.259,46 km. Kini Jalan Trans Papua di Papua Barat telah tembus seluruhnya. Sedangkan di Provinsi Papua hingga akhir 2017 lalu telah tersambung sekitar 2.907 km.




2. Jembatan Holtekamp
Selain dapat meningkatkan konektivitas dari Kota Jayapura menuju Distrik Muara Tami dan Pos Lintas Batas negara (PLBN) Skouw, jembatan Holtekamp yang memiliki panjang 732 meter memberikan solusi mengenai kepadatan penduduk di Kota Jayapura. Karena sebelum adanya jembatan ini, penyebaran penduduk tidak merata.

“Keberadaan jembatan juga akan berperan mengendalikan laju perkembangan Kota Jayapura ke arah bagian barat yang berupa pegunungan dan sangat berisiko merusak hutan sebagai wilayah tangkapan air Kota Jayapura,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

3. Bandara Werur
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan bandara Werur yang terletak di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat pada Selasa, 13 Februari 2018. Bandara yang memiliki panjang landasan (runway) 1.400 meter dan lebar 30 meter ini merupakan bandar udara peninggalan sekutu pada Perang Dunia ke II pada 1942.

4. Monumen Kapsul Waktu
Monumen Kapsul Waktu berlokasi dekat Bandara Mopah, Merauke, Papua dirancang arsitek Yori Antar Awal dengan mengadopsi unsur budaya Papua.

Tugu impian anak muda Indonesia ini ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani. Terdapat lima akses masuk bangunan yang merepresentasikan lima suku asli Merauke, yaitu Malind, Muyu, Mandobo, Mappi, dan Auyu sebagai penjaga tugu kapsul waktu.

Bagian dalam monumen juga dihiasi relief mengenai perjalanan Republik Indonesia, Pancasila, dan kebudayaan Papua. Dari total 2,5 hektare, luas monumen, 1,5 hektare di antaranya akan difungsikan sebagai alun-alun atau ruang terbuka publik dan lokasi wisata bagi masyarakat Merauke.

5. Gardu Induk 150 KV
Setelah gardu induk 150 kV Holtekamp-Jayapura diresmikan Kementerian Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) dan PT PLN, Jumat, 24 Agustus 2018 diharapkan dapat membantu masyarakat Papua, terutama daerah Jayapura dan Holtekamp, untuk bisa mengakses listrik.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, gardu induk dan transmisi tersebut merupakan suatu kebanggaan. Karena tingkat elektrifikasi Papua masih di bawah 50 persen sementara di Papua Barat 86 persen.

“Dengan kondisi ini, pembangunan gardu induk jadi hal penting, juga transmisi yang suah dibangun 43 kilometer,” kata Rini.

Keberadaan gardu induk dan transmisi 150 kV pertama di Papua menjadi upaya untuk menyejahterakan masyarakat melalui akses listrik, karena dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak dan membantu masyarakat menjalankan usaha.

6. Stadion Papua Bangkit
Gelanggang olah raga yang berada di tepi jalan antara Sentani menuju Jayapura ini berkapasitas 40 ribu penonton menggunakan singel seat dengan corak mirip Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Diprediksi gelanggang tersebut akan dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2020.

Lebih menariknya, Papua Bangkit memiliki jenis rumput Zoysia Matrella. Tipe rumput ini merupakan strandar FIFA dan digunakan di stadion internasional. Tak hanya itu, arena olah raga tersebut berdiri di antara alam Papua. Kesan megah tampak di bagian depan stadion dengan ukiran khas provinsi berjuluk Kota Beriman.

Viktor S. Sirait bersama Presiden Joko Widodo

Dalam Kongres Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) yang diadakan di Forest Hotel, Pamoyaman, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 2 Agustus 2019 secara aklamasi memilih Viktor S. Sirait menjadi Ketua Umum (Ketum) Bara JP periode 2019-2024.

Acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengusung tema “Loyalitas dan Integritas Mewujudkan Visi Indonesia”. Viktor S. Sirait mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus Bara JP seluruh Indonesia dan luar negeri yang telah memilihnya.

Menurut alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2001, kerja keras seluruh anggota Bara JP sudah terbukti dengan membantu Jokowi terpilih menjadi presiden selama dua periode.

Viktor mengatakan, Bara JP dan Jokowi adalah relasi yang tidak terpisahkan dan tidak dapat dipisahkan. Tidak ada acara Bara JP yang tidak dihadiri Jokowi dan tidak ada pekerjaan Presiden yang tidak dikawal Bara JP.

“Itu adalah prinsip kerelaan para relawan, bukan karena kepentingan pragmatisme. Hubungan Jokowi dan Relawan Bara JP akan terus mencatatkan sejarah kebaikan bagi negeri ini,” kata Viktor.

Viktor, pria kelahiran Porsea, Toba Samosir, Sumatera Utara, 17 Oktober 1974 ini mengatakan, ke depan Bara JP akan terus mengawal seluruh jalannya pemerintahan terutama mengawal visi Indonesia Jokowi.

“Kita akan tetap mengawal agar mandat rakyat yang sudah diberikan kepada Pak Jokowi dapat dijalankan dengan baik. Ini semua demi kebaikan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Tantangan yang dihadapi pemerintah akan semakin berat, terutama menghadapi populisme baru dalam globalisasi. Karena persoalan radikalisme yang pada akhirnya melahirkan terorisme masih marak.

“Ini juga melahirkan sikap rasis, diskriminasi, dan ekslusivisme sempit,” kata dia.

Oleh sebab itu, Founder dan Chief Executive Officer (CEO) situs berita nasional Tagar.id (PT Tagar Hexa Utama) mengatakan Bara JP akan selalu siap di depan bersama pemerintahan Jokowi untuk mempertahankan dan mengawal Pancasila, berdiri pada identitas dan kebudayaan bangsa.

Jokowi di Kongres Bara JP

Presiden Jokowi mengatakan akan memperbaiki dan mengembangkan kawasan Danau Toba. Karena wisata favorit tersebut sangat berpotensi sehingga perlu diperhatikan.

“Saya kemarin tiga hari muter di kawasan Danau Toba. Apa yang saya lihat, sebuah potensi besar yang selama ini tidak kita perhatikan. Dermaga yang enggak tahu sudah berapa puluh tahun tidak diperbaiki,” kata mantan Wali Kota Solo periode 2005-2012 dalam Kongres Bara JP di Bogor, Jawa Barat.

Dia mengatakan dulu Danau Toba banyak ditumbuhi pepohonan hijau dan sekarang jumlahnya semakin berkurang. Menurutnya, Danau Toba merupakan salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan.

Sebagai Dewan Pembina Bara JP, Jokowi mengapresiasi dukungan dan kerja keras seluruh Relawan Bara JP yang turut memenangkan dirinya dan Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Dia mengakui seluruh Relawan Bara JP masih tetap semangat mendukungnya meski pilpres sudah selesai.

Mantan Gubernur DKI periode 2012-2014 ini bangga dengan semangat yang ada di seluruh Relawan Bara JP. Dia berharap agar semangat itu tidak akan pernah berubah.

“Saya merasakan meskipun pemilihan presiden telah selesai tapi saya lihat semangat dari Bara JP tidak padam. Masih semangat dan inilah yang dibutuhkan negara Indonesia,” kata Jokowi.



All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.