Showing posts with label Aktual. Show all posts

Gunung Piramid

Hilangnya pendaki Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur bernama Thoriq Rizki Maulidan diduga tubuhnya tergelincir masuk ke jurang karena kondisi puncak licin.

Awalnya Thoriq naik menuju puncak bersama tiga temannya, Minggu, 23 Juni 2019, tapi sebelum sampai puncak, satu rekannya memutuskan untuk turun karena tidak sanggup melanjutkan perjalanan. Thoriq dan kedua temannya melanjutkan pendakian.

Ketiganya akhirnya memilih untuk tidak mendaki sampai puncak dan turun. Tapi Thoriq ditinggal kedua temannya di belakang.  Ketika sampai di bawah, Thoriq belum terlihat.

Dalam kondisi seperti itu, kedua temannya melapor ke pihak berwenang setempat. Pencarian Thoriq kemudian dilakukan PMI Kabupaten Bondowoso, Basarnas, TNI, dan warga sekitar.

Hingga kini, Kamis, 4 Juli 2019 keberadaan Thoriq masih belum diketahui. Kejadian hilangnya pendaki Thoriq adalah peristiwa yang sudah sering terjadi.

Kondisi Gunung Piramid

Gunung Piramid terletak di wilayah bagian barat Bondowoso, di desa Tegal Tengah, Kecamatan Curahdami. Gunung ini diapit di antara Gunung Salak, Gunung Krincing, dan Gunung Saeng.

Disebut Gunung Piramid karena puncak gunung tersebut menyerupai piramid yang ada di Mesir jika dilihat dari kejauhan. Gunung ini memiliki ketinggiannya 1.521 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Tingginya di bawah gunung-gunung ternama, seperti Gunung Semeru di Malang dan Lumajang (3.676 MDPL), Gunung Arjuna di Malang (3.339 MDPL), atau Gunung Raung di Banyuwangi (3.332 MDPL).

Puncak Piramid tidak seluas gunung-gunung lainnya dan lebarnya sekitar lima meter. Diimbau untuk tidak mendirikan tenda di puncak. Selain itu, jika hujan berisiko tersambar petir. Dari puncak Gunung Piramid bisa melihat pemandangan Kota Bondowoso  dari atas. Jalur menuju puncak terbilang ekstrem dengan kemiringan 45-80 derajat.

Jalur yang lebarnya tidak sampai satu meter ini berbahaya karena kanan-kiri punggungannya merupakan jurang. Jalur ini dijuluki punggung naga atau Siratal Mutakim.

Galih Ginanjar

Pernyataan bau ikan asin yang dilontarkan Galih Ginanjar direspons keluarga Fairuz A Rafiq. Upaya hukum ditempuh agar mantan suaminya itu bisa masuk penjara. Hal ini disampaikan Ranny Fadh Rafiq, kakak Fairuz.

Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua dilaporkan ke polisi oleh Fairuz A Rafiq. Ketiganya dianggap menyebarkan konten asusila melalui akun YouTube milik Rey Utami dan Pablo Benua. Salah satu isinya adalah menyebut organ intim bau ikan asin.

“Pernyataan bau ikan asin itu bikin heboh se-Indonesia heboh. Perempuan tidak akan terima dengan hal ini. Hukum harus ditegakkan karena menghina ibu dan istri yang ada di Tanah Air,” kata Fadia A Rafiq, saudara kandung tertua Fairuz.

Ketiga orang tersebut terancam Pasal 27 ayat 1, Jo Pasal 45 ayat 1 atau 27 ayat 3 Jo 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan UU RI 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP.

Pengacara Fairuz A Rafiq

Kuasa hukum Fairuz, Hotman Paris mengatakan kliennya tertekan dan tidak sanggup berbicara, sehingga pernyataannya disampaikan sang kakak.

Ranny Fadh Rafiq mengatakan pernyataan di dalam konten YouTube tersebut sangat menyakitkan hati adiknya. Apalagi jika tersebar dan berdampak buruk bagi sang anak.

“Laporan ke polisi dilakukan karena untuk menjaga harga diri saya, suami, anak. Selain itu demi martabat wanita di Indonesia karena konten tersebut sangat melecehkan,” ujar Ranny, Senin, 1 Juli 2019.

12 Pengacara Bela Galih Ginanjar

Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari memberikan tanggapan setelah suaminya dilaporkan ke polisi oleh pihak Fairuz A Rafiq.

Barbie Kumalasari mengatakan sudah menyiapkan kuasa hukum untuk membela suaminya. “Kita juga siap dengan kuasa hukum untuk membela Galih,” kata Barbie, Selasa, 2 Juli 2019.

Sang istri yang berprofesi sebagai lawyer tidak takut menghadapi laporan itu karena pihaknya didukung 12 pengacara. “Galih dilaporkan Pasal 27 ayat 1 dan Pasal 27 ayat 3, ya silakan saja itu hak mereka,” kata Barbie.


Perhelatan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan kemampuan para jurnalis di provinsi itu dalam menyampaikan informasi dan pemberitaan melalui media dalam jaringan (daring), Munadi Herlambang melalui pesan WhatsApp kepada Benhil, mengusulkan kegitan sejenis mutlak diperlukan.

"Penguatan dan peningkatan kualitas jurnalis media daring itu kita laksanakan melalui 'workshop media cyber' yang kita laksanakan di Palangka Raya," kata Ketua PWI Kalteng Sutransyah di Palangka Raya, Sabtu.

Sutransyah mengatakan perubahan zaman telah mengubah pola pemberitaan dari media cetak dan elektronik beralih ke media daring atau minimal media konvensional mulai membuka kanal media berbasis daring.

Ketua Umum Joker, Munadi Herlambang mengatakan, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat serta semakin memasyarakatnya berbagai platform membuat penglelola media online, semakin kreatif.

Termasuk dengan hadirnya team yang mempuni seperti yang dimilik oleh digital agency. Mulai dari Web design, Webmaster, Social Media Manager dan admin yang berperan sebagai YouTuber hingga Selebgram. Dengan demikian banyak ragam pelatihan yang diperlukan, zaman menuntut para jurnalis tersebut dapat beradaptasi dengan perkembangan gaya hidup masyarakat digital dan platform yang berkembang dinamis.

Ditambahkan oleh Sutransyah, tata laksana dan aturan media media daring juga memiliki sejumlah perbedaan dengan media konvensional sehingga insan pers, khususnya yang bergerak di media daring, perlu pelatihan dan peningkatan kemampuan jurnalistik.

"Melalui kegiatan ini diharapkan jurnalis khususnya yang bergerak media daring semakin profesional dan mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan zaman karena terkadang hasil karyanya terkadang harus dihadapkan dengan UU ITE," kata dia.

Ia mengatakan jurnalis media daring selain harus selalu menggunakan rambu-rambu jurnalistik dalam menyampaikan informasi dan harus bisa mempertimbangkan apakah karyanya berimplikasi pada masalah hukum, terlebih membuat keresahan publik.

"Terlebih lagi, melalui media daring berita bohong juga rentan tersebar dengan cepat dengan jangkauan yang luas. Untuk itu, jurnalis di media daring juga harus mampu membendung penyebaran berita yang dapat menyebabkan keresahan dan kegaduhan di masyarakat, dan bahkan berdampak hukum," katanya.

Artikel lain: Munadi Herlambang: Lebaran Ajarkan Peduli Sesama

Acara yang dilaksanakan sehari itu, diikuti puluhan jurnalis media online, media cetak, dan elektronik dari sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Norjaman Mochtar yang membuka acara dan sekaligus menjadi pemateri kegiatan itu, mengatakan jurnalis media daring harus berhati-hati dalam menyampaikan informasi.

Dalam dunia jurnalistik media daring belum ada aturan baku, berkembang dan berubah secara dinamis, bahkan kadang-kadang masalah jurnalistik harus berhadapan dengan UU ITE. Termasuk memanfaatkan Facebook, Twitter, Instagram, YouTube dan lain-lain untuk mendongkrak pengunjung atau visitor pada kanal situs berita yang dikelola, temasuk pemasangan iklan digital untuk lakukan promosi atau branding.

"Untuk itu, para awak jurnalis harus selalu mengembangkan kualitas dan kapasitas serta profesionalitas agar mampu mengikuti perubahan dunia pemberitaan yang terus berkembang," kat Norjaman.


Tersangka dugaan kasus makar, mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Muhammad Sofyan Jacob ditetapkan polisi. Penetapan ini dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Argo Yuwono.

ìKami sudah gelar perkara dan hasilnya bahwa status yang bersangkutan kami naikkan menjadi tersangka,î kata Argo, Senin, 10 Juni 2019.

Pria kelahiran Lampung, 31 Mei 1947 disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Lulusan SMAN Tanjungkarang angkatan 1967 diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.


Karier Sofyan Jacob diawali menjadi Polisi Perairan dan Udara. Kemudian menjabat kapolres di sejumlah daerah, seperti Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Asahan, Kapolres Simalungun, Kapolres Deli Serdang, dan Kapoltabes Medan.

Pada 2001, Sofyan Jacob diangkat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Inspektur Jenderal Mulyono Sulaeman yang memasuki masa pensiun. Tapi, dia hanya delapan bulan menjabat kapolda (8 Mei-18 Desember 2001).

Kala itu, dia diduga melakukan insubordinasi atau pemberontakan terhadap perintah atasan. Sofyan Jacob terjerat kasus pada 2011 dan dilaporkan karena mengancam satpam Perum Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara bernama Sugeng Joko Sabiran.

Bersama para purnawirawan Polri dan TNI, Sofyan Jacob mendeklarasikan masuk kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 2019.

Ia sempat vokal terkait hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang memenangkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Sofyan Jacob meminta kepada para relawan Prabowo-Sandi untuk tetap semangat hingga hasil hitung cepat resmi dikeluarkan KPU.

Artikel menarik: Munadi Herlambang, Lebaran Ajarkan Peduli Sesama

Kuasa Hukum Sofyan Jacob

Kuasa hukum Sofyan Jacob, Ahmad Yani membenarkan informasi pemeriksaan kliennya. Dia datang ke Polda untuk memberikan surat permohonan penjadwalan ulang kepada penyidik.
ìYa hari ini Pak Sofyan Jacob dijadwalkan pemeriksaan, tapi beliau berhalangan, karena sakit. Tadi kita antar ke penyidik untuk dijadwalkan ulang,î kata dia.

Ahmad Yani mengatakan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Pelapor kliennya sama dengan pelapor tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.



Orasi politik Sofyan Jakob


Tapaktuan - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo,  Sumatera Utara, sampai ke empat kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

"Alhamdulillah,  Senin siang abu vulkanik mulai berkurang. Yang terparah terjadi pada Minggu malam," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, Cut Sazalisma yang dihubungi Antara dari Meulaboh, Senin.

Kecamatan yang terdampak abu vulkanik masing-masing Kecamatan Trumon Timur, Trumon Tengah, Trumon Dalam, serta Kecamatan Bakongan.

Pada Minggu malam, kata dia, sebaran abu vulkanik sempat meresahkan ribuan warga di wilayah itu, sehingga pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di luar rumah karena membahayakan pernafasan.



Untuk mengantisipasi sebaran abu susulan, BPBD Aceh Selatan juga segera membagikan masker kepada masyarakat yang wilayahnya terdampak sebaran  abu sehingga bisa meminimalisir gangguan kesehatan yang akan dialami oleh masyarakat.

"Kami mengimbau  masyarakat, apabila terjadi lagi sebaran abu vulkanik, wajib berada di dalam rumah dan sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting," tambahnya.

Apabila masyarakat harus beraktivitas di luar rumah, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dan menggunakan masker untuk melindungi pernafasan dan mencegah hal yang tidak diinginkan.

Cut Sazalisma menegaskan, hingga Senin siang aktivitas masyarakat di empat kecamatan yang terdampak abu vulkanik juga sudah normal, dan tidak mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat setempat, pungkasnya.


Jakarta - Salah satu berita menyejukkan hari ini diturunkan oleh kantor berita Antara bertajuk Ramadhan Ajarkan dan Didik Peduli Sesaama.

Dalam bincang-bincang dengan admin Benhil, Munadi Herlambang, tokoh Ansor dan pengusaha di Jakarta mengatakan "Itu tepat dan didikan itu harus dimulai dari usia dini, dari rumah, dalam pembentukan karakter si anak"

Kutipan berita tersebut kami sajikan ulang pada blog ini.

Khatib shalat Idul Fitri 1440 Hijriah di Mesjid Raya Ahmad Yani Manado, Sulawesi Utara (Sulut) Haji Irwan Musa SH mengatakan, Ramadhan mengajarkan dan mendidik untuk peduli sesama.

"Ramadhan mengajarkan dan mendidik kita tidak mementingkan diri sendiri, akan tetapi peduli penderitaan dan berguna bagi orang lain," kata Irwan di Manado, Rabu.


Artikel menarik: Pusat Penjualan Takjil Pasar Bendungan Hilir

Jamaah yang merayakan Idul Fitri hari ini, lanjut dia, pantas berbahagia, bergembira dan bersukacita jika berhasil tampil sebagai pemenang karena lulus ujian dan cobaan selama menjalani kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan.

"Hari ini kita juga pantas bersedih, menangisi kepergian Ramadhan jika kita tidak banyak memanfaatkan beribadah selama kehadirannya," ujarnya.

Ramadhan telah berlalu, meninggalkan banyak hikmah, tarbiyah, dan kenangan manis bagi jemaah, karena ketika malam hari seluruh mesjid ramai dikunjungi untuk bertarawih.

"Meresaplah ke dalam diri kita betapa nikmat iman dan Islam itu, betapa nikmatnya hidup beribadah bermesra dengan Allah SWT yang maha rahman dan maha rahim," katanya.

Di siang hari dilatih mengendalikan diri melawan godaan hawa nafsu yang terus bergelora, menahan diri dari rasa lapar dan haus dalam sehari. Seperti itulah yang rasakan kaum fakir miskin, kaum dhuafa, yang lapar berhari hari.

"Kewajiban zakat yang kita tunaikan agar pada hari berbahagia ini mereka turut menikmati makanan serta merasakan betapa indah berIdul fitri bersama sama dengan kita," katanya.

Melalui artikel ini, Munadi Herlambang menyampaikan

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1440 H.
Minal Aidin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir & Batin Atas Semua Khilaf dan Kesalahan

‎ﺗَﻘَﺒَّﻞَ ﺍﻟﻠّﻪُ ﻣِﻨَّﺎ ﻭَ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﻤَﻨَﺎ ﻭَ ﺻِﻴَﻤَﻜُﻢْ ﻛُﻞُّ ﻋَﺎﻡٍ ﻭَ ﺃَﻧْﺘُﻢْ ﺑِﺨَﻴْﺮ

Taqabalallahu minna wa minkum shiyamana wa siyamakum, kullu 'aamin wa antum bi khair.. Semoga semua amal ibadah kita diterima Allah SWT. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.

Foto, Brobudur, Charlie M. Sianipar

Bulan Mei  merupakan momen bagi umat agama Budha di Indonesia untuk merayakan puncak Hari Raya Tri Waisak 2563BE/2019. Namun ada yang berbeda perayaan Tri Suci Waisak di tahun ini Biasanya puncak perayaan tiap tahun diadakan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Barat, namun tahun ini digelar di Candi Muara Takus, Kabupaten Tangkar, Provinsi Riau dari tanggal 12-25 Mei.

Alasan Candi Muara Takus dijadikan pusat perayaan Tri Suci Waisak, sekaligus mempromosikan wisata kepada wisatawan lokal dan asing, karena candi ini sudah terdaftar di UNESCO, sebagai situs warisan dunia. Pihak panitia perayaan juga menargetkan puncak perayaan Tri Suci Waisak dihadiri  5000 orang serta 60 biksu nasional bersama tamu undangan dari negara sahabat.

Syamsuar, Gubernur Riau, dalam keterangan pers ikut membenarkan bahwa provinsinya ditunjuk menjadi tuan rumah Hari Raya Tri Suci Waisak. Dia berharap, perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak, mampu mendongkrak nilai wisata. Berhubung perayaan bersamaan dengan bulan Ramadan, Syamsuar juga menyampaikan agar acara keagamaan Tri Suci Waisak bisa disesuaikan dengan kegiatan ibadah puasa umat Islam.

“Saya sudah berkoordinasi ke pihak panitia, agar kegiatan ibadah perayaan Tri Suci Waisak bisa disesuaikan dengan jadwal ibadah puasa umat Islam agar tidak terganggu. Intinya, kita kedepankan saling menghormati agar toleransi umat beragama terus terjaga,” ujarnya.

Setiap tahun ratusan umat Buddha dari di Riau memang selalu mengadakan perayaan Tri Suci Waisak di Candi Muara Takus yang datang dari berbagai kabupaten. Selain menjalankan ritual ibadah perayaan, umat Budha juga rutin menggelar bakti sosial untuk warga sekitar.

Sementara itu, perayaan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur, Magelang, JawaTengah, baru saja usai yang diadakan hari Sabtu dan Minggu, tanggal 18 sampai 19 Mei 2019. Perayaan langsung dihadiri Menteri Agama, Lukman Hakim, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI M Efendi, beserta tamu undangan lainnya.

Lukman Hakim, menyampaikan perayaan Tri Suci Waisak agar dijadikan momentum intropeksi menyucikan diri kepada sesama umat manusia untuk mewujudkan perubahan. “Intropeksi diri ini bukan untuk umat Budha, tapi untuk semua masyarakat Indonesia,” ungkapnya dalam pidato kata sambutan.

Hal senada juga disampaikan S Hartati Murdaya, Ketua Umum DPP Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) S Hartati Murdaya. Dia mengatakan momen perayaan Tri Suci Waisak tahun ini, umat Budha di Indonesia harus lebih bisa mengimplementasikan ajaran Sang Budha Sidartha Gautama.

“Karena tujuan perayaan Tri Suci Waisak bertujuan untuk lebih mengenal ajaran Budha, dengan menerapkan kebajikan dan keseimbangan hidup,” jelasnya. 

Pada hari penutupan perayaan Tri Suci Waisak, di Candi Borobudur, tibalah acara yang ditunggu pelepasan lampu lampion ke udara. Acara ini biasanya yang paling ditunggu wisatawan dan para fotografer. Bagi umat Budha, pelepasan lampu lampion mempunyai makna sendiri.

Melepaskan lampu lampion ke udara adalah simbol sakral untuk membuang hal negatif dalam tubuh seiap pengikut ajaran Budha. Setiap lampu lampion yang dilepaskan juga biasa ditempelkan secarik kertas, berisikan doa dan harapan masa depan.


Met Gala merupakan ajang bergengsi yang paling ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Karena dalam event yang dijuluki ìfashion's biggest night outî dan ìOscars of the East Coastî dihadiri para selebriti dunia ternama.

Met Gala 2019

Pada Met Gala 2019 mengusung tema Camp: Notes On Fashion yang terinspirasi dari essay milik Susan Sontag di tahun 1964.

Setiap artis yang datang diharuskan untuk berdandan festive, heboh, dan glamor untuk menunjukkan sisi unik dan nyentrik dalam dirinya. Mereka pun berlomba-lomba untuk memukau semua tamu undangan yang hadir.

Artis Berbusana Terbaik

1. Cardi B
Cardi B kembali mencuri perhatian dengan gaunnya yang megah di atas red carpet. Untuk Met Gala 2019, dia menjatuhkan pilihannya pada gaun merah rancangan Thom Browne yang dilengkapi dengan train panjang dan lebar. Detil bulu, dan headpiece yang dikenakannya semakin menambah kesan glamor dan mewah.

2. Kylie Jenner
Tamu undangan yang juga tak kalah mempesonanya adalah Kylie Jenner yang berhasil menjadi Best Dressed Met Gala 2019 berkat gaun rancangan Versace. Untuk melengkapi penampilannya, kekasih Travis Scott ini bahkan juga memakai wig berwarna lilac yang senada dengan busananya.

3. Emily Ratajkowski
Emily Ratajkowski berhasil meniru gaya camp icon dengan menunjukkan setiap lekuk tubuhnya dengan sempurna. Penampilannya yang seksi dan menantang itu pun disempurnakan dengan winged headpiece yang membuatnya semakin cantik bak bidadari.

4. Kendall Jenner
Dalam Met Gala 2019, Kendall Jenner benar-benar tampil sempurna dan sesuai dengan tema. Ia mengenakan gaun mewah Versace berwarna oranye yang terinspirasi dari Vegas Showgirls.

5. Saoirse Ronan
Saoirse Ronan menjadi primadona dengan sequin gown-nya yang merupakan rancangan desainer asal Italia, Alessandro Michele untuk brand Gucci. Gaun dengan detail naga ini mengingatkan kita pada kostum Daenerys Targaryen dalam serial Game of Thrones.

Sejarah Met Gala

Met Gala adalah acara penggalangan dana tahunan yang diadakan pada hari Senin pertama di bulan Mei sejak tahun 1948, dan dana yang terkumpul dari acara ini akan diberikan kepada Metropolitan Museum of Art Costume Institute.

Di samping penggalangan dana, acara ini juga merayakan pembukaan pameran fashion Metropolitan Museum yang terbaru. Setiap tahunnya, Met Gala diramaikan oleh deretan aktor, aktris, model, musisi, dan desainer papan atas yang tampil sesuai dengan tema pameran fashion tersebut.

Event ini ditemukan Eleanor Lambert yang memadukan kecintaan pada busana dan Hollywood guna mengumpulkan dana untuk disumbangkan pada lembaga tertentu.

Met Gala rata-rata dihadiri 500-600 orang. Brand ternama seperti Apple biasanya akan membeli meja senilai 200-300 ribu untuk mengundang tamu istimewa mereka. Pada 2018, Met Gala menghasilkan tak kurang dari 13 juta dolar Amerika dari hasil penjualan tiket.


Jakarta - Taman Impian Jaya Ancol menawarkan suasana "ngabuburit" seru untuk menghabiskan waktu atau sekadar menikmati senja sebelum berbuka puasa dengan menyediakan berbagai promo selama bulan suci Ramadhan.

"Taman Impian Jaya Ancol menawarkan suasana 'ngabuburit' seru dengan pesona pantainya. Selain itu, Ancol juga memberikan banyak promo menarik serta rekreasi hemat yang bisa dijadikan aktivitas 'ngabuburit' seru," kata Corporate Communications Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Selasa.

Rika menyebut "ngabuburit" di area pantai akan memberi kesan tersendiri karena selain dapat menghirup udara segar sambil menikmati indahnya matahari terbenam.

Promo yang disediakan Ancol selama Ramadhan tersedia di Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol yang memberikan promo hemat ber-4 selama Ramadhan ini.



Khusus pembelian melalui website www.ancol.com pengunjung bisa mendapatkan tiket Ocean Dream Samudra seharga hanya Rp270.000 untuk empat orang di hari kerja dan Rp370.000 untuk empat orang di akhir pekan.

Sementara Sea World menawarkan pengalaman ngabuburit ber-4 sambil menyaksikan kelincahan mamalia laut ataupun melihat ragam biota laut seharga hanya Rp240.000 untuk empat orang di hari kerja dan Rp300.000 untuk empat orang di akhir pekan.

Setelah ngabuburit tentu harus segera bersiap untuk menunaikan ibadah salat Maghrib dan Ancol memiliki satu masjid besar yaitu Masjid Baiturrahman yang terletak di dekat Sea World Ancol. Selain itu terdapat pula beberapa musala tersebar di beberapa titik di area pantai.

"Tidak perlu khawatir untuk sajian berbuka puasa. Di Ancol banyak sekali restoran ataupun tempat makan yang turut menawarkan paket berbuka puasa," kata Rika.

Rika mengatakan Ancol memiliki resto Kafe Hoax dan Rempah Penyet yang sama-sama menawarkan paket berbuka yaitu Buffet Ramadhan hanya sebesar Rp75.000 per orang. Bahkan bagi pengunjung yang reservasi 3 hari sebelum kedatangan bisa mendapatkan tiket masuk Ancol secara gratis.

Apabila ingin mengadakan acara buka puasa bersama dengan jumlah lebih 20 orang, bisa mencoba di Putri Duyung Ancol, hotel eksotis di pinggir pantai satu-satunya di Jakarta. Putri Duyung menawarkan paket Iftar Ramadhan mulai dari Rp99.000 per orang.

Boikot Rumah Makan Padang
Hashtag Boikot Rumah Makan Padang

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pemilik rumah makan Padang mengatakan tidak terpengaruh oleh menggemanya tagar atau hashtag, ajakan boikot rumah makan Padang yang beredar di media sosial dalam beberapa hari belakangan ini.

"Sampai sekarang pengunjung masih banyak yang datang, seperti hari-hari biasa," kata Nina dengan percaya diri, manager Rumah Makan Padang Sederhana di Jalan Sabang, Jakarta, Selasa.

Nina mengemukakan, tidak ada penurunan jumlah pembeli dan omzet dalam beberapa hari terakhir setelah beredar tanda pagar boikot Rumah Makan Padang di sejumlah platform media sosial.

Nina mengetahui rencana boikot itu dari Facebook, tetapi sejauh ini ia tidak merasakan dampak apa pun dari rencana warganet yang menggaungkan hashtag #BoikotRumahMakanPadang.

Dia berharap masyarakat tidak merespons kekalahan capres 01 yang mereka dukung dengan melakukan hal yang dapat mengganggu kerukunan hidup berbangsa.

Senada dengan Nina, pelayan di Rumah Makan Padang Saiyo, Yeni, dan Sinar Minang Jaya, Deni, juga mengaku tidak ada penurunan kunjungan pembeli di rumah makan tempat mereka bekerja.

Yeni bahkan mengatakan jumlah pesanan dalam beberapa hari terakhir meningkat karena banyak acara di beberapa perkantoran. Ditambahkan Yeni, kalah menang adalah hal biasa. Yang terpenting adalah kelapangan dada untuk menerima kekalahan sebagai hal yang justru dapat mempererat persatuan dan kesatuan.

Dia mengimbau sesama warga negara Indonesia untuk tetap menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa dengan melakukan tindakan yang positif.

Jejen, yang tengah makan di Rumah Makan Padang Sederhana dan mengaku sebagai pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01, mengatakan dirinya mengetahui ajakan boikot dengan tanda pagar Boikot Rumah Makan Padang, tetapi makan masakan Padang sudah menjadi kegemarannya.

"Terlepas dari pilihan politik saya, makan masakan Padang itu sudah menjadi hobi dan enggak ada hubungannya makanan dengan politik," kata dia.

Dalam sebuah komentar di YouTube terkait rencana boikot, pendukung Paslon 01 lain dengan nama akun Dika Railfans Aceh justru mempertanyakan kemungkinan boikot karena pemboikot tidak suka dengan makanan yang berlemak tinggi.

"Saya pendukung 01 dari Aceh. Cuma saya pecinta nasi Padang. Lamak bana lauak nyo. Yang boikot nasi Padang mungkin mereka tidak suka dengan makanan yang berlemak tinggi," kata dia.

Perbincangan tentang tagar Boikot Rumah Makan Padang itu muncul setelah beredar tangkap layar (screen shot) status Facebook yang mengatakan malas makan di Rumah Makan Padang dan mengajak 'rakyat' untuk tidak makan di rumah makan tersebut.

Berdasar hitung cepat, pasangan capres Jokowi-Maruf memperoleh suara jauh lebih sedikit dibanding Prabowo-Sandi di Sumatera Barat.

Sementara berdasarkan hasil real count sementara KPU (Komisi Pemilihan Umum) pada Selasa (23/04/2019) sore, pasangan nomor urut 01 memperoleh 13,34 persen suara. Sementara pasangan nomor urut 02 memperoleh 86,66 persen.

https://www.tagar.id/tag/pilpres/


Perjuangan Kita Belum Selesai, Tetap Bersatu.

Perhatikan setiap narasi yang dibangun pihak tertentu dan gerombolan hoaxnya. Jangan anggap enteng dan menganggap mereka tidak waras. 

Jangan diam dan ketawa dalam hati saja.

Apa yang dilakukan dengan sujud syukur, konperensi pers dan panggilan sebagai "Bapak Presiden" pada salah satu paslon oleh anak buahnya yang diviralkan.

Tuduhan kepada semua lembaga survei yang kredibel, independen dan terdaftar di KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang menangkan Jokowi dan Ma'ruf Amin adalah bohong dan abal-abal. Dan Nantinya stigma negarif juga akan dialamatkan ke KPU sebagai lembaga Pemilu yang berat sebelah dan sudah diatur untuk menangkan #01, seperti juga tuduhan kepada semua lembaga survey saat ini.

Semua ini adalah wujud membangun persepsi dan opini publik bahwa paslon tersebut adalah Presiden terpilih mendahului rapat pleno dan pengumuman resmi KPU tgl 22 Mei 2019.

Mari Kita bangun sikap Bersama :

KAMI RELAWAN NKRI MENDUKUNG PENUH DAN MEMBELA SETIAP KEBENARAN FAKTA HASIL PEMILU 2019 OLEH KPU

KAMI RELAWAN NKRI MENDUKUNG DAN BERPIHAK KEPADA PARA TOKOH POLITIK DAN KAUM NASIONALIS YANG MENERIMA DAN MENGAKUI KEBENARAN DATA HASIL HITUNGAN CEPAT OLEH LEMBAGA SURVEY  RESMI PEMILU 2019

KAMI RELAWAN NKRI MENOLAK DAN MENGUTUK TEGAS SEGALA PERNYATAAN HOAX YANG MENYESATKAN RAKYAT TERKAIT HASIL PEMILU 2019

KAMI RELAWAN NKRI MENDUKUNG PENUH KPU DALAM MEMUTUSKAN PASANGAN CAPRES DAN CAWAPRES YANG SAH DIPILIH OLEH RAKYAT DAN MENJADI PEMENANG PADA PILPRES 17 APRIL 2019

Mari buat gerakan KAWAL  KEMENANGAN RAKYAT dengan :

  • Kawal hasil Pilpres dengan Foto C1 dan Kawal Perhitungan C1 di Kecamatan, Kabupaten, Propinsi sampai KPU Pusat.
  • Buat Acara Syukuran, doa dan tumpengan di tempat kita masing masing disemua tingkat, kerjasama bersatu semua pendukung #01
  • Pasang Spanduk ucapan TERIMA KASIH Rakyat Indonesia yang memilih Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin hingga mendapatkan SUARA TERBANYAK.
  • Kirim bunga ucapan selamat pada Ir. H. Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019-2024 di Taman Pandang Istana, Monas mulai 20 April 2019.

Ayo Semua Bersatu Kawal Kemenangan #01.

Salam Solidaritas #01.

Jakarta,19 April 2019
  • Haidar Alwi
  • Aidil Fitri
  • Silfester Matutina
  • (Relawan JKW-Relawan NKRI) 

Sandiaga Uno

Jakarta (Benhil) - Wakil Sekretaris Jenderal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Chandra Tirtawijaya, mengungkapkan bahwa Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno kondisi kesehatannya kurang baik mengalami sakit lambung dan radang tenggorokan.

"Jadi saya berkunjung ke sini untuk menjenguk Wapres pak Sandi Uno yang mengalami sakit, sudah disuntik dua kali, lemes, tapi dia masih bisa bicara," kata Chandra usai menjenguk mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu di kediaman Sandiaga, Jalan Pulombangkeng 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat.

Sandiaga telah diperiksa oleh Ahli Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat, Dokter Kartariadi pada hari Jumat, 19/04. Menurut keterangan, Sandi mengalami radang tenggorokan dan gangguan lambung, berdasarkan saran dokter harus beristirahat total.

Walau begitu, Sandiaga Uno tetap berkonsentrasi atas rekapitulasi suara yang kini tengah berada di tingkat kecamatan. Bahkan pasangan dari Prabowo Subianto ini menitipkan pesan kepada para pendukung serta relawan seluruh Partai Koalisi.

"Ada beberapa pesan beliau yang harus disampaikan kepada semua partai-partai koalisi dan relawan-relawan, intinya pertama perjuangan belum selesai. Jadi kita harus tetap mengawal apa yang sudah terjadi, 17 April, yaitu Pilpres," kata Chandra.

Terutama untuk Pilpres harus tetap dijaga prosesnya, harus tetap semangat untuk mengikuti proses-proses penghitungan suara dari mulai Tempat Pemungutan Suara (TPS), sekarang sudah di kecamatan kemudian Kabupaten-Kota sampai ke tingkat nasional.

Langkah yang harus dilakukan para relawan ditegaskannya adalah mengawal proses rekapitulasi dengan mencocokkan data C1 di masing-masing TPS dengan data yang direkap KPU di Kecamatan. Sehingga seluruh data yang terinput merupakan data murni sesuai dengan C1 di seluruh TPS.

"Jadi kita fokuskan untuk melaporkan, mengupload semua C1 yang ada, kirim ke Ayo Jaga TPS dan juga kepada lembaga-lembaga yang ada di Badan Pemenangan Nasional. Intinya, bahwa sekarang kita harus tetap konsentrasi untuk menjaga C1, agar kita bisa tetap mengisi atau mengetahui hasil akhirnya," kata Chandra.

Kepada para relawan juga kepada koalisi partai-partai untuk tetap berjuang, untuk tetap menjaga perhitungan suara.

Berdasarkan hasil perhitungan suara dijelaskannya sesuai dengan pernyataan Prabowo Subianto, yakni sebesar 62 persen.

Saat berita ini diturunkan, hasil perhitungan sementara KPU RI dapat dilihat pada screen shot berikut, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul terhadap pasangan Parabowo-Sandi dan berita aktual terbaru, terkait pengusaha, pemilik Saratoga yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia, dapat dilihat di sini, disajikan oleh Tagar, situs berita online di Jakarta.


"Jadi apa yang disampaikan pak Prabowo itu lah yang menjadi pegangan kita, mudah-mudahan perhitungan internal dengan KPU itu sama. Jadi teman-teman, para relawan, para saksi di TPS dan kecamatan yang sekarang sedang berlangsung tidak beranjak atau tidak sedikit pun lengah," katanya. (Antara)


Manokwari (Benhil) - Rencana pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, dinilai masih membutuhkan kajian mendalam.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, Jacob Fonataba di Manokwari, Rabu, mengatakan, dalam membuka perkebunan baru kelapa sawit ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, di antaranya instruksi presiden (Inpres) 8 tahun 2018 tentang penundaan dan evaluasi perizinan perkebunan kelapa sawit (Elaeis guineensis).

"Khusus untuk wilayah Papua Barat, kita juga harus mempertimbangkan deklarasi Manokwari yang merupakan hasil dari konferensi internasional keanekaragaman hayati ekowisata dan ekonomi kreatif yang dilaksanakan pada Oktober tahun lalu," kata Jacob.

Ia mengatakan, pemberian izin pembukaan perkebunan kelapa sawit merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, meskipun demikian, provinsi pun diberikan tanggung jawab untuk melakukan kajian teknis, termasuk mengkaji dokumen Amdal (Analisa mengenai dampak lingkungan).

Setelah Papua Barat dicanangkan sebagai provinsi konservasi, lanjut dia, setiap daerah dituntut untuk mendukung dengan menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan.

Peraturan daerah tentang pembangunan berkelanjutan telah ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat belum lama ini.

"Pemprov Papua Barat tentu harus berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Begitu pula dalam melaksanakan Inpres 8 tahun 2018," kata Jacob lagi.

Meskipun demikian, lanjut Jacob Fonataba, Pemerintah Provinsi akan mengkaji rencana pembukaan perkebunan kelapa sawit yang akan dilakukan di wilayah Distrik Dataran Isim dan Tahota tersebut.

"Kami akan mengkaji baik untuk hal-hal teknis maupun dari sisi regulasinya. Dari hasil kajian itu yang nanti akan menjadi pertimbangan bapak gubernur untuk memberikan persetujuan atau tidak memberi persetujuan," katanya lagi.

Ia menambahkan, moratorium perizinan perkebunan kelapa sawit diberlakukan bagi kawasan hutan. Untuk area pemanfaatan lain (APL) menurutnya memiliki kemungkinan untuk dilakukan pembukaan lahan sawit.

Artikel terkait: Goodhope Asia Holdings dan Produsen Biodisel Apresiasi Penggunaan Bioavtor


Sore tadi seorang teman wartawan mewawancarai saya soal MRT. Teman wartawan bertanya: "MRT hari Minggu akan diresmikan presiden Jokowi tapi rapim gubernur soal tarif MRT dan LRT baru hari Senin, bagaimana pendapat Abang?"

"Wah tempo hari saya pikir gubernur yang disandera oleh DPRD soal tarif MRT dan LRT Jakarta ternyata gubernur Anies yang melambat menentukan tarif MRT. Oh berarti ini gubernur Anies yang mau  menyandera presiden Jokowi untuk peresmian MRT dan LRT Jakarta. Setidaknya membuat presiden malu melincurkan MRT tapi tidak ada tarifnya dan artinya tetap belum bisa digunakan oleh publik": jawab saya kepada teman wartawan tersebut.

Coba kita  pikir, hari Minggu MRT  mau diresmikan tapi belum ada tarifnya karena baru akan dirapatkan hari Senin. Seharusnya menghitung besaran tarif MRT dan LRT kan sudah bisa dihitung sejak tahun 2018 lalu walau pembangunannya masih berjalan. Cara menghitung dan komponen tarif angkutan umum itu sudah ada. Jadi tidak perlu juga baru sibuk menghitung serta menetapkan tarif tiga Minggu lalu.

Kalo mau menghitung tarif dan menetapkannya kan tinggal hitung sesuai komponen tarifnya dan lakukan survey atau uji publik Kemauan dan Kemampuan Membayar Masyarakat pengguna MRT dan LRT. Sangat sederhana dan mudah saja sebenarnya kan? Toh banyak orang pintar dan digaji mahal orang-orang di sekitar gubernur Anies Baswedan, kok menghitung tarif MRT dan LRT saja tidak bisa? Anies kan tahu bahwa peresmian akan dilakukan pada hari Minggu 24 Maret 2019 tapi kok baru adakan rapim soal tarif MRT baru hari Senin 25 Maret 2019? Ada apa di balik peristiwa ini?

Ada Dua Kemungkinannya

Pertama, orang-orang yang bekerja untuk gubernur Anies tidak bermutu. Apalagi orang-orang yang dikumpulkan gubernur Anies di Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang digaji puluhan juta rupiah. Apa pula kerja mereka?

Kedua, patut diduga bahwa gubernur Anies Baswedan bermain politik elektoral, tanggal 17 April 2019 aja ada pilpres, presiden Jokowi maju bersaing dengan capres Prabowo dari parpol yang mendukung Anies Baswedan saat pilkada Jakarta  2018 lalu.

Proses peluncuran MRT oleh presiden  Jokowi pada hari Minggu kemungkinan disengaja tanpa adanya tarif dan mengganggu citra Jokowi sebagai capres di pilpres 17 April 2019 mendatang.

Warga Jakarta atau juga seluruh rakyat Indonesia sudah bangga dan menunggu saat bersejarah peresmian MRT yang sudah ditunggu-tunggu sejak 30 tahun lalu. Baru di tahun 2019 ini, MRT menjadi wujud nyata, ada di Indonesia. Jika terjadi pengunduran waktu peresmian MRT tentu akan menjadi kekecewaan publik. Janganlah gagalkan rasa  kebanggaan rakyat Indonesia terhadap MRT Jakarta.

Kita berharap peresmian tetap berlangsung pada hari Minggu 24 April 2019 walau belum ada tarifnya. Soal tarif adalah tanggung jawab atau PR gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk menghitung dan menetapkan tarif MRT mudah saja dan bisa dalam satu hari dilakukan. Jika sampai saat peluncuran tidak juga ada ketetapan tarif MRT berarti gubernur Anies Baswedan gagal mengerjakan tanggung jawabnya yang sebenarnya ringan saja tapi memang sengaja tidak mau mengerjakannya.

Jakarta, 21 Maret 2019
Azas Tigor Nainggolan
Analis Kebijakan Transportasi dan Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA).


Zeynita Gibbons London 3/3 (Benhil) - Lebih dari seribu relawan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengelar temu akbar relawan se-Eropa bertempat di Grand Slam, Event Plaza, Rijswijk, Belanda, Minggu.

Temu akbar tersebut dimotori Warga Negara Indonesia (WNI) dan Diaspora Indonesia yang tinggal di dua puluh delapan negara di Eropa yang disebut "Eropa Tetap Jokowi (ETJ)".

Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Temu Akbar Relawan se-Eropa, Latif Gau kepada Antara London, Minggu mengatakan, dalam temu akbar yang dihadiri lebih dari seribu relawan itu akan digelar "live video call" dengan Capres Joko Widodo serta wawancara live video call dengan Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut Latif Gau, mereka yang mendaftar secara online mencapai 1.400 orang, sementara kapasitas ruangan hanya 1.200 orang maksimum, sehingga banyak yang tidak bisa masuk.

Untuk itu, ia menyarankan bagi yang tidak dapat tiket masuk yang harus mendaftar melalui eventbrite.com bisa menyaksikan acara di rumah masing-masing melalui Facebook live.

Sementara itu dari Paris, Perancis, Wulan Panyalai Chaniago kepada Antara mengatakan, dari Paris hadir dalam acara temu akbar relawan Jakowi sekitar 100 orang, belum lagi dari luar Paris.

Dari Inggris juga hadir sekitar 50 anggota GKJ Jokowi yang dipimpin Shandy Adiguna, Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) cabang Inggris Raya dan Bara JP Inggris yang diketuai Jenny Collier.

Latif Gau mengatakan, ETJ merupakan kesatuan dari berbagai organisasi relawan seperti Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden), Bravo-5, GWJ (Gerakan Wadyabala Jokowi), Jaman (Jaringan Kemandirian Nasional), Pos Raya, Satu Indonesia, Teman Jokowi, dan berbagai organisasi relawan mandiri lainnya.

Dikatakannya, acara temu akbar relawan bertujuan konsolidasi dan koordinasi dengan relawan dan simpatisan di Eropa guna menjembatani kerinduan warga Indonesia di Eropa untuk berbincang dengan Presiden Joko Widodo.

Salah satu mandat utama dari pertemuan adalah mengadakan Temu Akbar Relawan se-Eropa dan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin serta memberikan masukan atas Nawacita 2.0, berdasarkan pandangan dan pengalaman warga Indonesia di Eropa.

Selain memberikan dukungan kepada Joko Widodo dan Kyai Ma'ruf Amin untuk melanjutkan pemerintahannya di periode kedua (2019-2024), juga meneruskan pengejawantahan Nawacita.

Kegiatan utama temu akbar selain diskusi dengan narasumber dari Indonesia antara lain anggota DPR Adian Napitupulu, Direktur Saksi TKN Arif Wibowo serta Juru Bicara TKN Budiman Sudjatmiko, Eriko Sotarduga, caleg PDI-P Dapil Jakarta 2 Okky Asokawati.

Temu akbar bertema "Eropa optimis Indonesia lebih baik Bersama Jokowi-Amin", juga digelar Parade Budaya Relawan Joko Widodo di Eropa yang menampilkan atraksi seni budaya dari perwakilan relawan masing-masing negara seperti dari Paris dan London serta musik band mahasiswa Indonesia di Belanda dan tari-tarian dari sanggar tari Indonesia di Belanda.

Jokowi Bersama Srikandi Indonesia

Surabaya, 2/3 (Benhil) - Pemerintahan dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan baru, kata seorang pengurus salah satu partai politik pengusung calon presiden petahana di Surabya, Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhammad Hanif Dhakiri menyebut Presiden Joko Widodo di awal masa pemerintahannya menargetkan 10 juta lapangan pekerjaan yang harus dibuka di seluruh wilayah Indonesia dalam kurun waktu lima tahun masa jabatannya.

"Sampai hari ini masa pemerintahan Presiden Jokowi masih terhitung empat tahun dan telah membuka sekitar 10,5 juta lapangan pekerjaan. Artinya selama masa pemerintahan Jokowi telah terbuka sekitar 2 juta lapangan pekerjaan per tahun," katanya saat berkampanye untuk pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin di Surabaya, Sabtu, 02/03.

Hanif Dhakiri, yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan, memastikan pemerintahan era Jokowi-Kalla telah berhasil menekan angka pengangguran, dari semula 6,1 persen menjadi 5,3 persen.

"Angka pengangguran sebesar 5,3 persen ini tercatat sebagai yang paling rendah selama masa reformasi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Hanif Dhakiri juga menyebutkan bahwa Presiden Jokowi selama empat tahun terakhir telah menekan angka kemiskinan di bawah sepuluh persen. "Tepatnya angka kemiskinan di Indonesia sekarang adalah 9,8 persen. Itu merupakan angka paling rendah sepanjang sejarah," ucapnya.

Beliau menjelaskan statisik kemiskinan di suatu negara biasanya dihitung menggunakan "Rasio Gini". "Semakin tinggi Rasio Gini-nya, semakin tinggi pula tingkat kemiskinannya. Rasio Gini di Indonesia dulu sebesar empat persen dan sekarang adalah 0,38 persen," ujarnya.





Mampukah Militansi Pendukung Jokowo Mengantarkan Kemenangan Jokowi?

Oleh: Rudi S. Kamri

Saya punya keyakinan kuat bahwa sejatinya kaum waras dan bernalar sehat di Indonesia ini lebih banyak dibandingkan sebaliknya. Kalau dikaitkan dengan Pilpres 2019, hal ini terbukti dengan lebih banyaknya pendukung Jokowi dibandingkan pendukung toko sebelah.

Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya event deklarasi-deklarasi dukungan dari berbagai kelompok masyarakat. Disamping itu, organisasi relawan pendukung Jokowi juga seperti jamur saat musim hujan, tumbuh dimana-mana.

Ini sebagai bukti bahwa mayoritas rakyat Indonesia mempunyai tingkat kesadaran nasional yang tinggi.

Pertanyaannya, mampukah dukungan besar berbagai kelompok masyarakat tersebut menghantarkan kemenangan buat Jokowi pada 17 April 2019 nanti ?

Ini PR BESAR buat pendukung Jokowi !!!

Saya mempunyai analogi peristiwa yang sangat relevan dalam hal ini.

Pada saat Pilkada DKI Jakarta 2017, secara kasat mata dukungan masyarakat Jakarta terhadap Ahok jauh lebih besar dibandingkan dukungan terhadap Anies. Tapi apa yang terjadi saat pencoblosan di bilik suara pada Pilgub putaran ke-2 ?

Ini data empirisnya :
Ahok kalah perolehan suara hanya sebesar 890.621 suara.
Akan tetapi orang yang tidak menggunakan hak pilihnya sebesar 1.685.844 suara. Berdasarkan survei ada indikasi kuat mayoritas mereka adalah pendukung Ahok.

Dengan berbagai alasan para pendukung Ahok waktu itu banyak yang tidak menggunakan hak pilihnya dan kebanyakan mereka adalah kaum kelas menengah atas. Padahal mereka ini yang paling heboh di media sosial dan di mall-mall. Mereka juga yang paling rajin mengikuti flashmob dan kegiatan hura-hura lainnya.

Bagaimana dengan pendukung Jokowi ?
Apakah mempunyai tipikal yang serupa dengan pendukung Ahok ?

Berdasarkan hasil survey lembaga yang independen, loyalitas pendukung Jokowi ternyata KALAH JAUH dibanding dengan pendukung toko sebelah.

Secara kuantitatif diperkirakan pendukung Jokowi yang mau datang ke bilik suara maksimal hanya 65%. Sedangkan pendukung toko sebelah hampir mencapai 100%. Ini realita yang menyakitkan, mengkhawatirkan sekaligus memprihatinkan. Namun hal ini bisa digunakan sebagai bahan perenungan bagi pendukung Jokowi agar mawas diri dan 100% mau menyatakan dukungan sampai ke bilik suara TPS pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Pesan khusus saya kepada para pendukung Jokowi.
Dukungan deklarasi dimana-mana dan tampil "show off" hura-hura di ruang publik dan di mall-mall akan PERCUMA dan akan menjadi SIA-SIA kalau dukungan Anda tidak diteruskan sampai ke bilik suara TPS.

Jangan terpukau dengan hasil survey.
Berdasarkan hasil survey, katakanlah dukungan Jokowi saat ini mencapai 60%. Tapi kalau yang mau datang ke TPS hanya 60% dari jumlah itu maka perolehan suara yang didapat Jokowi akhirnya hanya 36%.

Coba bandingkan dengan kelompok toko sebelah. Meskipun dukungan mereka hanya 40%, tapi kalau semua pendukungnya mau datang ke TPS hasil akhirnya mereka akan mendapatkan 40% juga.
Otomatis mereka yang akan memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

Ikhlaskah kelompok kuda Unicorn menjadi penguasa negeri ini?
Bayangkan kalau kelompok toko sebelah berhasil memenangkan Pilpres 2019.

Di dalam kelompok mereka berkumpul gerombolan pro khilafah ex HTI dan teman-temannya.
Di barisan mereka ada kelompok Islam garis keras yang sangat intoleran.
Di kelompok juga mereka bergerombol para politikus oportunis seperti Amien Rais, Fadli Zon, Achmad Dhani, Neno Warisman, Mardani Ali Sera dkk.

Relakah negeri yang indah dan sedang bergerak ke arah kemajuan ini dikelola oleh mereka ?

Andai mereka berhasil menguasai negeri ini, lupakan harapan tentang Indonesia yang maju dan menjadi kekuatan ekonomi dunia.

Lupakan Indonesia yang berdaulat di bidang ekonomi, maritim dan penguasaan Sumber Daya Alam.
Dan bayangan para begundal rente ekonomi dan para mafia akan kembali leluasa menjarah aset negara. Mafia migas akan kembali tampil mendikte Pertamina. Mafia pangan seperti mafia daging sapi dan lainnya akan kembali merajalela.

Dan lupakan tentang kehidupan berbangsa yang indah dalam keberagaman.

Para kelompok Islam garis keras dan kelompok  pendukung pro khilafah akan menumpas habis kebhinekaan Indonesia. Mereka ini sejatinya penumpang gelap dalam Pilpres 2019. Dan mereka mempunyai tekad "Asal Bukan Jokowi". Karena bagi mereka Jokowi merupakan penghalang bagi kelompok pro khilafah dan Islam garis keras untuk menguasai negeri ini.

Ikhlaskah saudara-saudara negeri ini akan tercabik-cabik seperti Suriah ?

Saya sangat tidak ikhlas.
Sayapun sangat yakin semua orang Indonesia yang waras tidak akan ikhlas apabila negeri ini jadi mundur ke belakang atau menjadi negeri yang porak poranda terlanda virus intoleransi.

Kalau anda seperti saya, mari kita tingkatkan militansi kita dengan mendukung Jokowi sampai ke bilik suara TPS pada hari RABU, 17 April nanti. Meskipun pada saat itu bagi umat Nasrani adalah PEKAN SUCI (Minggu Palma, Rabu Abu, Kamis Putih, Jum'at Agung dan Minggu Paskah), tolong please hindari keluar kota memanfaatkan libur panjang.

Gunakan hak pilih Anda terlebih dahulu setelah itu baru Anda silakan berlibur.

Ingat pesan monumental dari Romo Magnis Suseno :

"Pemilu bukan sekedar kita menginginkan orang baik berkuasa, tapi yang utama adalah MENCEGAH ORANG JAHAT BERKUASA".

Anda sudah tahu pasti betapa jahatnya kelompok mereka, kan ?

Salam SATU Indonesia
21022019

#2019CoblosJokowi
#Jokowi1PeriodeLagi


Jakarta, 14/2 (Benhil) - Empat anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara 2009 sampai dengan 2014 divonis empat tahun penjara ditambah denda sebesar dua ratus juta rupiah subsider 3 bulan kurungan karena terbukti menerima suap dari Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho.

Keempat orang tersebut adalah anggota Fraksi PPP DPRD Provinsi Sumut periode 2009 s.d. 2019 Rijal Sirait; anggota Fraksi PPP DPRD Sumut periode 2009 s.d. 2019 Fadly Nurzal; anggota Fraksi Partai Perduli Rakyat Nasional (PPRN) 2009 s.d. 2014 DPRD Provinsi Sumut dan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat 2014 s.d. 2019 Rooslynda Marpaung, dan anggota Fraksi PPRN DPRD Provinsi Sumut 2009 s.d. 2014 dan Fraksi Hanura DPRD Provinsi Sumut 2014 s.d. 2019 Rinawati Sianturi.

Ketua majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Hariono, Kamis, menyatakan terdakwa 1 Rijal Sirait, terdakwa 2 Fadly Nurzal, terdakwa 3 Rooslynda Marpaung, dan terdakwa 4 Rinawati Sianturi terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa selama 4 tahun ditambah denda Rp200 juta yang bila tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 3 bulan," katanya.

Vonis itu sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi yang meminta agar keempatnya divonis 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan berdasarkan dakwaan pertama Pasal 12 Huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No. 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Keempatnya divonis karena menerima suap dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dengan besaran berbeda-beda, yaitu Rijal Sirait mendapat sebesar Rp477,4 juta; Fadly Nurzal sebesar Rp960 juta; Rooslynda Marpaung sebesar Rp885 juta; dan Rinawati Sianturi sebesar Rp504,5 juta.

Majelis hakim yang terdiri atas Hariono, Hastoko, M. Anwar, Ugo, dan M. Idris M. Amin tidak membebankan uang pengganti kepada empat terdakwa.

Ia menjelaskan bahwa para terdakwa tidak dibebani uang pengganti karena sudah mengembalikan uang seluruhnya dan uang yang dikembalikan dapat disita dan dirampas oleh negara.

Khusus untuk terdakwa 4 Rinawati Sianturi mengembalikan Rp505 juta melebihi uang yang didapat sehingga majelis memerintahkan penuntut umum KPK untuk mengembalikan kepada terdakwa 4 sebesar Rp500 ribu.

Majelis hakim juga memerintahkan pencabutan hak politik keempatnya.

"Anggota MPR, DPR, DPD, dan DPRD memperjuangkan rakyat yang diwakilinya sehingga tidak boleh koruptif. Untuk mencegah terpilihnya kembali, terdakwa juga harus mendapatkan pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik. Mencabut hak terdakwa dipilih dalam jabatan publik selama dua tahun terhitung terdakwa selesai menjalani pidana pokok," kata hakim Hariono.

Uang suap tersebut diberikan mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho kader PKS (Partai Keadilan Sejahter), pertama untuk pengesahan terhadap LPJB Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumut pada tahun anggaran (TA) 2012. Pembagiannya, anggota DPRD masing-masing mendapat bagian sebear Rp12,5 juta; sekretaris fraksi mendapat sebesar Rp17,5 juta; ketua fraski mendapat Rp20 juta; wakil ketua DPRD mendapat tambahan Rp40 juta; dan ketua DPRD mendapat tambahan Rp77,5 juta.

Kedua, pengesahan terhadap APBD Perubahan Sumut TA 2013. Pembagiannya adalah anggota DPRD masing-masing mendapat bagian sebear Rp15 juta; anggota badan anggaran (banggar) mendapat tambahan sebesar Rp10 juta; sekretaris fraksi mendapat sebesar Rp10 juta; ketua fraski mendapat tambahan Rp15 juta; wakil Ketua DPRD mendapat tambahan Rp50 juta; dan ketua DPRD mendapat tambahan Rp150 juta.

Ketiga, pengesahan APBD Sumut TA 2014 yaitu sebesar Rp50 miliar kepada seluruh anggota DPRD Sumut. Pembagiannya melalui bendahara dewan yaitu Muhammad Alinafiah agar seolah-olah anggota DPRD provinsi Sumut mengambil gaji dan honor lain setiap bulannya.

Keempat, pengesahan terhadap APBD Perubahan Sumut 2014 dan APBD Sumut TA 2015. Dalam kurun waktu September s.d. Desember 2014, Ahmad Fuad Lubis membagikan uang kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Sumut, termasuk para terdakwa. Kelima, pengesahan terhadap LPJP APBD TA 2014. Perinciannya anggota DPRD mendapat Rp2,5 juta, ketua fraksi Rp5 juta, dan pimpinan DPRD Rp7,5 juta.

Atas putusan itu terdakwa Rijal Ritonga mengatakan langsung menerima putusan.

"Kami terima dengan harapan majelis hakim kami bisa dikembalikan ke Medan," kata Rijal.

Sementara itu, tiga terdakwa lain dan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan pikir-pikir.

Medan, 12/2 (Benhil) - Manajemen PT PLN (Perseo) Wilayah Sumatera Utara menegaskan sebanyak 173 desa yang belum dialiri listrik di provinsi itu akan diatasi tahun ini, 2019.

"Dari 6.610 kelurahan/desa di Sumut, ada 173 desa yang belum dialiri listrik sehingga tahun 2019, pemerintah merencanakan akan mengatasinya," ujar Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan PLN Unit Induk Wilayah Sumut, Tumpal Hutapea di Medan, Senin.

Tumpal mengatakan itu saat diskusi tentang listrik desa bersama Anggota DPD RI, Parlindungan Purba.

Dia menyebutkan, dari 173 desa yang akan dialiri listrik tersebut, 65 desa akan dibangun atau diatasi Perusahaan Listrik Negara, sedangkan 50 desa akan dibangun lewat Program Listrik Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).

"Sedangkan sisanya, 58 desa lagi tinggal perampungan karena sudah dibangun sejak tahun 2018," ujarnya.

Mengenai anggaran pengaliran listrik di tahun 2019, katanya, mencapai Rp212 miliar.

Dia mengakui, dari 173 desa yang akan dialiri listrik pada 2019, sebagian besar ada di Pulau Nias atau 88 desa.

Menurut Tumpal, dalam program listrik desa itu, PLN memerlukan dukungan semua pihak mengingat pemerintah juga tidak menganggarkan dana pembebasan lahan untuk proyek itu.

Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba mengatakan diskusi listrik dengan PLN untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya baik di Senayan antara PLN dan Kementerian ESDM serta perbincangan di Sumut.

"Sebagai anggota DPD RI, saya harus memastikan program listrik desa harus berjalan. Semua desa di Sumut harusnya tidak ada lagi yang tidak berlistrik," katanya.

Parlindungan Purba menegaskan, hasil pertemuan dengan PLN dan Kementerian ESDM dan meninjau ke lapangan, menyimpulkan bahwa ke depannya untuk mendukung itu semua, perlu koordinasi kuat antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, PLN, Kementerian ESDM dan semua pemangku kepentingan lainnya.

"Semua harus mendukung karena harusnya tidak ada lagi desa yang tidak berlistrik di Sumut," kata Parlindungan yang akan maju lagi sebagai calon senator.

Parlindungan meminta agar proses tender pembangunan listrik desa itu dibuka seluas-luasnya dan pengusaha tertarik dan menjalankan proyek listrik desa dengan baik dan benar, sesuai aturan dan prosedur yang ada.

Kinerja Pemeritah dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sangat diapresiasi oleh salah seorang calon anggota DPRD Sumatera Utara dari PDIP, Janri Parkinson Damanik, pemilik akun Facebook https://www.facebook.com/parkinsondamanik. Beliau menuturkan, "Sangat baik, tidak ada kata terlambat. Setelah NKRI berdiri puluhan tahun, baru tahun ini masyarakat di sana akan segera menikmati aliran listrik, ada di kampungnya." Janri menambahkan, puluhan tahun warga desa di sana, menunggu hadirnya peran pemerintah melalui pembangunan di kawasan tersebut.

Janri Parkinson Damanik



Jakarta, 2/2 (Benhil) - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ibnu Munzir menyatakan, pihaknya mendukung pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba yang juga kerap disebut sebagai "waterfront city" atau perkotaan di tepi perairan.

"Penjabaran dari KSPN itu dirumuskan dalam bentuk pariwisata yang terintegrasi seperti infrastruktur jalan, pariwisata di sekitar Danau Toba yang mereka sebut sebagai waterfront city," kata Ibnu Munzir dalam rilis di Jakarta, Sabtu.

Menurut Ibnu Munzir, hal tersebut juga merupakan bagian dari penataan lingkunga dalam rangka menjaga kelestarian danau Toba yang terletak di Provinsi Sumatera Utara itu.

Ia juga mengemukakan, Komisi V DPR RI juga mendukung pembangunan jalan lingkar luar Danau Toba untuk mempersingkat jarak bagi wisatawan.

"Kami Komisi V DPR RI mendorong pembangunan jalan lingkar luar Danau Toba, pembangunan jembatan dan penataan lingkungan tempat ini. Adapun terkait dengan pembangunan RS dan pasar kita akan sampaikan dengan Komisi terkait," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu juga menyatakan akan mengawasi guna memastikan pekerjaan terkait pengembangan pariwisata Danau Toba tersebut juga dapat berjalan lancar sehingga hasilnya juga dapat dirasakan berbagai kalangan warga.

Sementara itu, Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air, Ditjen Sumber Daya Air, Fauzi Idris mengatakan bahwa Kementerian PUPR mendukung peningkatan daya tarik Danau Toba khususnya Pulau Samosir.

"Pekerjaan pelebaran alur Tano Ponggol dirancang mampu memuat kapal besar berkapasitas tipe 2000 DWT (dead weight tonnage) dapat melintas di alur Tano Ponggol yang digunakan para wisatawan untuk mengelilingi Pulau Samosir, progres saat ini sudah mencapai 45 persen, dan ditargetkan selesai pada Desember 2019," papar Fauzi Idris.

Selain itu, Kepala BWS Sumatera II, Roy Pardede menambahkan untuk capaian pekerjaan masih sesuai target dimana rencana lebar alur 80 meter dan panjang alur 1,5 kilometer.

Untuk infrastruktur Jembatan, Direktur Jembatan Iwan Zarkasyi menjelaskan Kementerian PUPR sudah merancang konsep desainnya, yakni jembatan dengan model "cable stayed" dengan tiga tiang tungku mengadopsi filosofi adat Batak Dalihan Natolu.

Jembatan tersebut memiliki panjang 200 meter, sedangkan ketinggian tiang tungku sekitar 80 meter hingga 90 meter.

Pemilik akun Facebook Janri Parkinson Damanik, pelaku usaha dan aktivis di Sumatera Utara yang maju sebagai calon legislatif melalui PDIP pada Pemilu 2019, mengatakan apa yang telah dilakukan oleh pemerintahan Jokowi - JK, sangat diapresiasi. Kawasan tersebut pasti akan tumbuh berkembang, dengan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten, Pemrov Sumut dan kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat serta seluruh elemen masyarakat, terutama pelaku usaha.


 Janri Parkinson Damanik

All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.