Showing posts with label Aktual. Show all posts



Jakarta, 06/11 - Belum lama ini, surat kabar Malaysia yang berkiprah 80 tahun tutup akibat pailit, tak mampu lagi bertahan. Koran Utusan Malaysia yang merupakan koran tertua berbahasa Melayu tersebut telah bertahun-tahun mengalami masa kritis, sampai akhirnya mengibarkan bendera putih, menyerah.

Semua staf diberhentikan pada 31 Oktober 2019, demikian memo Kepala Eksekutif Utusan Malaysia Abdul Aziz Sheikh Fadzir dilansir Reuters. Sekitar 800 karyawan harus di-PHK. Tak sedikit dari mereka yang menangis seraya membawa barang-barang keluar dari gedung.

Sebelumnya, Express, surat kabar gratis yang diterbitkan pada hari kerja oleh The Washington Post untuk pengguna Metro dan penumpang lainnya, harus mengakhiri perjalanan 16 tahunnya pada Kamis 12 September lalu.

Express pernah berjaya. Sekitar 190.000 koran dibagikan setiap pagi di stasiun Metro dan melalui kotak surat kabar. Saking populernya koran yang dirancang untuk bacaan cepat para penumpang Metro, ada wacana untuk diterbitkan edisi sore untuk perjalanan pulang.

Seiring berjalannya waktu, peredarannya justru menurun. Dan akhirnya keok. Perubahan teknologi dan kebiasaan manusia menggunakan ponsel pinter selama perjalanan mereka, pada akhirnya membinasakan kertas cetak seperti Express.

"Hope you enjoy your stinkin' phones" tulis Express besar-besar pada sampul depan di edisi finalnya.

Di Indonesia, puluhan media cetak sudah gulung tikar. Di antaranya sudah memiliki nama besar. Sebut saja Tabloid BOLA yang harus berpamitan tahun lalu setelah 34 tahun mengawal dunia olahraga Indonesia. Tabloid BOLA menyusul kepergian majalah Hai, Kawanku, GoGirl, dan The Rolling Stone yang mencoba peruntungan untuk banting setir di media online.

"Jurnalisme di seluruh dunia mengalami tantangan besar dalam 10-15 tahun terakhir akibat perubahan model ekonomi, transformasi teknologi digital, tumbuhnya sosial media, fake news, ketidakpercayaan masyarakat, dan permusuhan politik," ungkap President of Reporter Without Borders (RSF) Pierre Haski dalam pidatonya di KPF Journalism Conference 2019 yang digelar di Seoul, beberapa waktu lalu.

Di beberapa negara, jurnalisme bertahan, dengan jumlah yang berkurang. Menurut Pierre, media sedikit terlambat untuk bangkit. Kelengahan itu telah membuat media menjadi rentan.

"Untuk itu, kita mempertanyakan dasar-dasar jurnalisme, yang tetap valid dengan teknologi apa pun yang kita gunakan dan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari tatanan demokrasi," katanya.

KPF Journalism Conference 2019 yang digelar oleh Korea Press Foundation di Seoul, pada 24-25 Oktober lalu mengangkat tema besar tentang generasi muda, teknologi, dan strategi. Tiga hal tersebut masih menjadi tantangan media saat ini, akan tetapi di sisi lain bisa menjadi "penyelamat" media itu sendiri.

Sebanyak 24 pembicara yang datang dari media maupun universitas berbagai negara itu mengungkap fakta-fakta generasi muda dan transformasi teknologi yang, mau tidak mau, memaksa perubahan pada strategi media.

Media, generasi kini, dan strategi

Jika konten berita lebih banyak dan mudah diakses daripada sebelumnya, mengapa generasi muda mengonsumsi berita pada tingkat yang lebih rendah daripada generasi sebelumnya? Apa yang dapat dilakukan organisasi media untuk menarik generasi saat ini?

Stephanie Edgerly, Associate Professor dari Northwestern University mengatakan ada pergeseran minat membaca berita dari generasi muda sekarang.

"Menjawab pertanyaan ini sangat penting tidak hanya dalam jangka pendek untuk merancang inovasi yang menargetkan kelompok ini, tetapi juga dalam jangka panjang, untuk mengamankan generasi konsumen berita di masa depan," ujarnya.

Stephanie yang dalam penelitian bagaimana media modern mengubah cara audiens mengonsumsi berita menggambarkan bahwa di dunia media saat ini, berita seperti di dalam sebuah supermarket. Orang akan memilih jenis berita apa yang mau mereka baca.

Faktanya, berdasarkan data survei nasional remaja di Amerika Serikat rentang usia 12-17 tahun, ungkap Stephanie, hanya 14 persen remaja yang mengonsumsi berbagai macam berita (news omnivores). Tercatat 52 persen yang tidak membaca berita (the un-audience).

Fakta ini juga melanda Korea Selatan, tetapi berhasil ditangkis dengan strategi oleh beberapa media yang menyasar milenial di negeri gingseng tersebut. Jin Young Park, CEO UPPITY, pernah jatuh bangun sebelum akhirnya sukses membangun media yang melayani generasi perempuan milenial yang bekerja.

"Kami pernah jatuh sebelum memulai brand yang disebut UPPITY. Brand sebelumnya adalah POV. POV gagal. Gagal karena kami tidak memahami kebutuhan dan situasi target pelanggan kami," jelas Jin Young.

Ia dan timnya kemudian melakukan riset, membuat pertemuan dengan target pelanggan dan memperhatikan gaya hidupnya, minat, serta masalah mereka.

"Dalam prosesnya, kami dapat menemukan masalah yang jelas, yakni 'masalah uang' yang dimiliki pelanggan. Sebagai hasilnya, kami datang untuk menciptakan solusi yang sama sekali berbeda untuk pelanggan yang sama. Jawabannya ditemukan di target, dan target penelitian adalah salah satu cara yang paling efektif," paparnya.

Menurut Jin Young, hasil penelitian menjadi kerangka kerja layanan UPPITY.

"Di pasar saat ini di mana target semakin tersegmentasi, misi pertama yang perlu dilakukan media adalah 'penelitian target' bukan 'produksi konten'," ujarnya.

Selain menggunakan email newsletter, UPPITY juga menjaga hubungan dengan pembacanya lewat acara seminar tentang investasi dan mengadakan kursus online.

Pentingnya mengenal kebutuhan pembaca generasi kini diperkuat oleh pengalaman NEWNEEK, media asal Korea Selatan yang berhasil memimpin di pasar buletin email Korea.

"Semakin kita meneliti tentang pembaca yang tidak membaca berita, bukan berarti milenial tidak membaca berita, tetapi kami menemukan bahwa mereka tidak memiliki pilihan untuk memilih berdasarkan karakteristik dan gaya hidup mereka," kata CEO NEWNEEK So Youn Kim

Ia mengungkapkan, ada tiga kesulitan dalam konsumsi berita milenial Korea Selatan yang disurvei oleh NEWNEEK. Pertama, tidak ada waktu, dan mereka bingung tentang apa yang harus dicari. Kedua, sulit untuk memahami isinya dan mereka tidak mengetahui konteks sebelumnya. Ketiga, diganggu oleh komentar agresif dari iklan dan generasi yang lebih tua.

"Karena itu, NEWNEEK berfokus pada menciptakan solusi untuk ketiga masalah tersebut. Solusi NEWNEEK berhasil memenangkan hati milenial yang tidak membaca berita," tambah So Youn.

Hanya dalam waktu sembilan bulan setelah rilis, NEWNEEK sudah memperoleh 70.000 pelanggan dari mulut ke mulut. Sebagian besar pelanggan berusia akhir 20-an dan awal 30-an tahun, yang awalnya tidak menonton berita, dan tingkat buka email NEWNEEK adalah 45-50 Persen, yang dianggap sangat tinggi di pasar email.

"Hal terpenting yang harus dilakukan adalah memiliki 'hubungan'. NEWNEEK memberi nama pelanggan 'NEWNEEKERS' untuk membuat hubungan yang baik dengan mereka, berkomunikasi, dan mengubah konten berdasarkan percakapan. Ikatan dan kepercayaan yang tercipta dari hubungan yang baik menjadikan dasar untuk upaya yang lebih beragam," papar So Youn.
Media, teknologi, dan bisnis

BBC, sebagai stasiun televisi dan radio besar yang dibentuk pada tahun 1922, pernah kehilangan audiens-nya secara signifikan. Ketika lanskap digital telah berevolusi, BBC yang saat itu masih sebagai media penyiaran tradisional kehilangan posisinya di kalangan audiens berusia 35 tahun ke bawah. Sementara Netflix, Apple, dan Youtube menjadi bintang baru.

Apakah itu ancaman atau justru peluang? Adakah cara yang lebih baik untuk melaporkan dan menyajikan berita untuk membuatnya lebih mudah diakses, menarik, dan relevan?

Mukul Devichand selaku Executive Editor BBC Voice + AI mengatakan, "audiens kaum muda adalah "North Star untuk organisasi media."

Kemudian BBC menggelar survei pada kalangan usia di bawah 25 tahun. Selanjutnya, BBC mengembangkan format cerita digital yang inovatif untuk Generasi Z. Mereka bereksperimen dalam "membuat atomisasi" berita, mengembangkan layanan berita interaktif asisten suara.

Menyediakan berita-berita yang lebih personal yang dilakukan BBC, maupun UPPITY dan NEWNEEK sepertinya cukup berhasil mengamankan pelanggan mereka.

Era media sosial menggeser konsep kepercayaan menjadi pertanyaan. Saat berita-berita palsu semakin marak dan mudah tersebar, orang-orang kehilangan kepercayaan mereka pada sebuah informasi. Pendekatan secara personal kepada pembaca, dinilai bisa mengembalikan kepercayaan itu, setidaknya untuk sementara. Namun, sampai kapan?

Director Reuters Institute for the Study of Journalism, Rasmus Kleis Nielsen mengingatkan bahwa bisnis media saat ini sangat dan akan menjadi sulit.

Di Indonesia, bisik-bisik efisiensi karyawan di perusahaan media dan stasiun TV kembali terdengar lebih kencang akhir-akhir ini. Organisasi media harus dapat membangun bisnis berita yang berkelanjutan dalam arus transformasi media digital, seluler, dan platform yang berubah secara radikal dan memungkinkan persaingan yang jauh lebih tinggi.

"Yang lama akan berjuang untuk beradaptasi, dan banyak pendatang baru yang lahir secara digital akan runtuh, tetapi mereka yang mampu menjangkau khalayak luas dan terutama mereka yang mampu secara efektif membedakan dan menawarkan produk berkualitas akan menemukan banyak peluang di depan, peluang untuk membangun bisnis berkelanjutan di seputar jurnalisme independen dan profesional," papar Rasmus.

Setidaknya, hal tersebut juga sudah dibuktikan oleh Mediapart, situs berita harian asal Prancis yang sudah berdiri sejak 11 tahun lalu dan masih tumbuh pesat, tanpa iklan maupun subsidi.

Hingga saat ini, Mediapart memiliki 160.000 anggota yang membayar dan 4,7 juta pengguna bulanan. Sejumlah pendiri dan jurnalis menjadi pemegang saham yang stabil memiliki 62 persen dari ekuitas.

"Mediapart adalah kisah sukses, sangat menguntungkan secara ekonomi, yang terus berkembang dalam sebelas tahun. Kunci keberhasilannya adalah pertahanan nilai, yakni nilai informasi, nilai publik, nilai demokrasi," ungkap Marie-Hélène Smiejan-Wanneroy selaku Co-Founder & Managing Director Mediapart.

Pada akhirnya, organisasi media tidak boleh lengah lagi dan terlambat berlari. Sudah saatnya, media bersama-sama mengembalikan marwah mereka sebagai sumber informasi yang kredibel dan bernilai dengan merangkul generasi muda dan teknologi secara optimal. (Monalisa/Antara)

Polisi Lalu Lintas - Foto Antara

Jakarta, 27/10 - Digelarnya Operasi Zebra Jaya 2019, di wilayah kerja Pold Metro Jaya, hingga kemaren 26 Okteber telah menjaring sebanyak 7.314 kendaraan baik roda dua maupun roda empat dikenai sanksi tilang karena melanggar berbagai aturan lalu lintas pada hari kedua.

"Ada 7.314 kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang dikenai tilang di hari ketiga," kata Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Fahri Siregar, Sabtu kepada Antara.

Pemotor, kendaraan roda dua masih menjadi pelanggar terbanyak dengan 5.277 kendaraan yang ditindak, disusul oleh 1.588 mobil pribadi, 41 bus dan 408 mobil barang. Ada empat ragam pelanggaran yang menjadi sasaran utama petugas dalam operasi, yakni berkendara menggunakan telepon genggam, pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK hingga pengendara yang berjalan melawan arah.

Pada hari ketiga ini kendaraan roda dua yang melawan arus lalu lintas tercatat sebanyak 1.641, Sejumlah dari 827 pengedara yang tidak memilik SIM dan 23 pengendara yang tidak membawa STNK.

Sedangkan untuk kendaraan roda empat, petugas menindak 174 pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, 348 pengemudi yang dapat bisa menunjukkan SIM, dan 118 perkara tilang tidak menggunakan sabuk keselamatan. Jenis kendaraan yang terjaring sangat beragam, mulai dari mobil probadi, mobil penumpang, mikrolet, bus hingga truk.

Fahri mengatakan selain memberikan tilang, Petugas juga melakukan teguran kepada 2.284 pengendara pada hari kedua Operasi Zebra Jaya 2019.

John pengendara mobil Isuzu EFF yang melewati razia tersebut mengatakan kepada Benhil, jika surat-surat kendaraan lengkap dan SIM masih berlaku, razia apapun di jalanan tetap aman dan dia dapat melakukan aktivitasnya dengan baik, membawa penumpang pemakai jasa sewa ELF di Jakarta, bisnis yang dikelola oleh PT Permata Utama Mobilindo.

Ditambahkan oleh John, sudah menjadi aturan dari perusahaan, tak boleh satu armada pun yang dapat mengaspal, jika dokumen kendaraan tidak beres, termasuk SIM pengemudi. Jangan sampai kepentingan tamu, penyewa bus dan ELF terganggu gegara hal-hal seperti itu.

Direktorat lalu lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 2.380 personel gabungan untuk melakukan Operasi Zebra Jaya dimulai dari 23 Oktober sampai Selasa, 5 November 2019. Berbagi ragam jenis pelanggaran yang menjadi target Operasi Zebra 2019 yakni:
  1. Pengendara bermotor yang tidak memiliki SIM
  2. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi STNK
  3. Pengendara yang melawan arus
  4. Tidak menggunakan helm SNI (Standar Nasional Indonesia)
  5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan
  6. Menggunakan ponsel saat mengemudi
  7. Berkendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM
  8. Berkendara sepeda motor berbonceng tiga
  9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan
  10. Kendaraan roda dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar
  11. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
  12. Kendaraan bermotor memasang rotator atau sirine yang bukan untuk peruntukannya
Kegiatan seperti ini adalah rutin, setiap tahun selalu ada, termasuk di kota-kota lain, kata John, sebelum meninggalkan tempat, membawa mobil ELF yang dikendarai bersama tamu rombongan dari Jakarta menuju Banten.

Demo buruh yang berasal dari Aliansi Buruh Aceh (ABA) membanjiri depan kantor DPR Aceh di Jalan Teungku Daud Beureueh, Banda Aceh, Aceh, Rabu, 2 Oktober 2019. Mereka menuntut upah minimum provinsi (UMP) di Tanah Rencong naik menjadi Rp 3,5 juta.

Massa yang terdiri dari beberapa organisasi buruh di Aceh tersebut membawa berbagai spanduk dan poster bertuliskan beberapa tuntutan. Poster itu di antaranya bertulisan "FSPMI Bergerak", "Demo di mana-mana aksi di mana-mana, kamu di mana?", "Aku rindu #tolak revisi UU-13/2003 #tolak kenaikan iuran BPJS #tagih revisi PP/78 2015".

Kemudian ada juga poster berisi "Cabut Kepmen 228 tentang posisi TK asing, kenapa gak menteri sekalian". Aksi ini mendapat pengawalan petugas kepolisian.



Sekretaris Aliansi Buruh Aceh Habibi Insuen mengatakan salah satu tuntutan peserta aksi adalah kenaikan UMP Aceh dari Rp 2,9 juta menjadi Rp 3,5 juta. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan buruh, upah layak di Tanah Rencong saat ini Rp 3,2-3,5 juta.

"Kami juga menuntut dan meminta pemerintah membentuk dewan pengupahan kabupaten seluruh Aceh, supaya ada dorongan atau sokongan kenaikan upah minimum di setiap kabupaten kota," kata Habibi.

Dia mengimbau perusahaan yang tidak membayar pekerja dengan upah layak agar di-blacklist. Habibi mengatakan sanksi perusahaan yang membayar karyawan dengan upah di bawah UMP adalah pidana.

Bagi pekerja yang menerima upah tidak layak agar melapor ke dinas terkait atau organisasi buruh serta serikat pekerja. Menurut Habibi hingga kini masih banyak pekerja di Aceh yang mendapat upah ratusan ribu setiap bulan.

"Selama ini masih banyak pekerja yang menerima upah di bawah UMP. Ada yang Rp 300-500 ribu per bulan, itu miris sekali. Bahkan tenaga-tenaga non-PNS juga mendapatkan upah jauh di bawah UMP," kata Habibi.

"Ini jadi perjuangan kaum buruh agar pemerintah memperhatikan dan memperjuangkan itu," kata dia.

Ketua Sementara DPR Aceh Dahlan Jamaluddin mengatakan dirinya sepakat dengan tuntutan buruh yang meminta UMP naik pada 2020. Menurut Dahlan, hal itu sesuai kebutuhan yang layak di Tanah Rencong saat ini.

"Akan kami panggil Dinas Tenaga Kerja untuk mempertanyakan kenapa masih ada perusahaan yang tidak taat membayar upah pekerja. Selain itu, kami tanyakan seberapa besar tenaga pengawas di Aceh," kata Dahlan.


Berita menarik hari ini yang disuguhkan oleh Antara, terkait pertunjukan budaya di Swiss dengan warna Sulawesi sangatlah membanggakan ujar Atto Sakmiswa Sampetoding di Jakarta.

Kantor berita Indonesia tersebut menyuguhkan informasi tentang Replika Kapal Pinisi berlayar di tengah ruangan pertunjukan kesenian "Warna Sulawesi Selatan" di Solothurn, Swiss dengan menampilkan pertunjukan kesenian khas Toraja, Bugis, dan Makassar kerja sama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Eropa, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan KBRI Bern, Minggu.

Duta Besar Republik Indonesia Bern, Muliaman Hadad, menyatakan dukungan dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara "Warna Sulawesi Selatan". Melalui acara ini, diharapkan bukan hanya untuk mempererat kerukunan tetapi juga menjadi penyemangat kelompok masyarakat yang ingin menampilkan pertunjukan kesenian di tanah Swiss.

Kebudayaan Indonesia tentu saja sangat kaya dan beragam, kami dukung kelompok masyarakat lainnya yang ingin menampilkan kebudayaan masing-masing", ujarnya.


Atto Sakmiwata Sampetoding sangat mengapresiasi acara tersebut dan mengatakan, dengan kegiatan itu, sesama warga Sulawesi dapat bertemu, berinteraksi melepas rindu serta menunjukkan kepada orang lain tentang kekayaan budaya Indonesia yang beragam, berbeda di berbagai daerah di nusantara.

Pensosbud KBRI Bern dalam keterangan kepada Antara London, Minggu mengatakan acara yang dikemas dengan drama Kapal Pinisi yang menyusuri berbagai kota di Sulawesi Selatan, menampilkan peragaan busana dan tari-tarian khas Toraja, Bugis, dan Makassar untuk memeriahkan acara.

Pengunjung juga disuguhkan makanan, kuliner khas Sulawesi, seperti Coto Makassar, ayam rica, sambal dabu-dabu, ikan cakalang, dan lain sebagainya. "Kami usahakan semua bahan makanan, busana, aksesoris, dan alat musik kami datangkan langsung dari tanah Sulawesi", ujar Ketua Panitia, Indah Dietrich.

KKSS Eropa merupakan asosiasi masyarakat asal Sulawesi Selatan yang berdomisili di Eropa. Setiap tahunnya KKSS Eropa berupaya mengadakan pertunjukan khas Sulawesi Selatan di berbagai negara Eropa. Adapun "Warna Sulawesi Selatan" merupakan pagelaran ketiga yang diprakarsai KKSS Eropa.(ZG)



Sampah plastik menjadi permasalahan di Indonesia yang hingga kini belum terpecahkan. Semakin hari kian bertambah volume limbah dan menjadi tidak terkendali. Apalagi masih belum adanya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan dampak yang ditimbulkan. Fenomena sampah plastik ini dikritik turis asal India Srishti Tehri yang mengunjungi Kalimantan Barat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Jenna R. Jambeck dari University of Georgia, pada 2010 terdapat 275 juta ton sampah plastik yang dihasilkan di seluruh dunia. Sekitar 4,8-12,7 juta ton di antaranya terbuang dan mencemari laut.

Indonesia memiliki populasi pesisir sebesar 187,2 juta yang setiap tahunnya menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48-1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan.

Indonesia merupakan negara dengan jumlah pencemaran sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia. China memimpin dengan tingkat pencemaran sampah plastik ke laut sekitar 1,23-3,53 juta ton per tahun. Pencemaran plastik di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. Kini industri minuman di Tanah Air merupakan salah satu sektor yang pertumbuhannya paling pesat. Pada kuartal I-2019, pertumbuhan industri pengolahan minuman mencapai 24,2 persen secara tahunan (YoY) hanya kalah dari industri pakaian jadi.

Komentar Srishti Tehri, Turis Asal India

Masalah sampah plastik ini terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air, salah satunya adalah di Kalimantan Barat, terutama di Pontianak, Sintang, Singkawang. Turis asal India, Srishti Tehri terkejut melihat banyaknya sampah plastik di wilayah tersebut. Dia mengunggah video gunungan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) di lokasi itu melalui akun Instagram pribadinya, @srish_teee.

“Halo, ini Srishti dari India, dan saya sudah berkeliling selama tiga minggu di negeri Anda yang indah, Kalimantan Barat, Indonesia,” tulis Srishti, pada 13 Juli 2019.

Srishti sudah mengunjungi beberapa tempat wisata yang sangat indah, termasuk lahan basah, hutan, gunung, telah merasakan budaya suku-suku, makanan, dan kehangatan. Ia juga menjelajahi Kota Pontianak, Sintang dan Singkawang.

Perempuan berusia 24 tahun itu mengatakan kekhawatirannya tentang tingginya tingkat polusi plastik di daerah tersebut. Banyak dari kita yang tak menyadari bahwa plastik akan bertahan lebih dari bumi. Dalam video yang diunggahnya itu, Srishti melihat ada banyak plastik. Ada ban, tas sekali pakai, ada sedotan, pembungkus camilan, dan lainnya.

Srishti mengatakan, kita harus sadar mengonsumsi sampah plastik sekali pakai, terutama ketika sedikit melakukan daur ulang. Video Srishti ternyata diunggah vokalis Kotak, Tantri Syalindri, lewat akun Instagram pribadinya, Minggu, 21 Juli 2019.

“Renungan! Perlukah plastik?” kata Tantri sebagai keterangan video yang kemudian menjadi viral.

Dampak Sampah Plastik

Plastik digunakan sekitar 50 tahun lalu, kini telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan ada 500 juta sampai 1 miliar kantong plastik digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak per tahun dan 14 juta pohon ditebang.

Fakta tentang bahan pembuat plastik, (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB) yang mempunyai struktur mirip DDT. Serta kantong plastik yang sulit untuk diurai tanah hingga membutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun. Akan berdampak antara lain:

1. Tercemarnya tanah, air tanah, dan makhluk bawah tanah.

2. Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.

3. Polychlorinated biphenyl (PCB) yang tidak dapat terurai meskipun termakan binatang maupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai urutan rantai makanan.

4. Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang teresap ke dalam tanah.

5. Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah.

6. Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekali pun.

7. Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.

8. Hewan-hewan laut, seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut makanan dan akhirnya mati karena tidak dapat mencernanya.

9. Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.

10. Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.

Ditengarai dampak dari ricuh di asrama mahasiswa Papua di Surabaya Jawa Timur pada 16 Agustus 2019 membawa imbas hingga ke tanah Papua. Pada Rabu 19 Agustus terjadi keributan dan kerusuhan yang cenderung anarkis, serta ucapan yang tidak patut dikatakan.

Gedung DPRD Papua Barat, dibakar dan rata dengan bumi, aparat keamanan Pangdam hingga Kapolda yang datang ke lokasi kejadian dapat lemparan batu dari massa seperti yang terlihat pada video ini.




Peristiwa ini disayangkan banyak pihak, kenapa harus terjadi, termasuk oleh tokoh pemuda Papua Billy Mambrasar berharap pendidikan keberagaman agar diajarkan di sekolah-sekolah untuk mengurangi terjadinya praktik rasialisme di masyarakat. (Antara, 20 Agustus 2019)

Billy mengatakan "Saat ini, kita tidak pernah diajarkan mengenai keberagaman. Tidak ada integrasi kurikulum tentang keberagaman."

Padahal, katanya, praktik-praktik rasialis kerap terjadi di masyarakat. Misalnya perkataan yang menyepelekan perempuan, menghina warna kulit hingga perkataan mengasosiasikan seseorang dengan satwa.

"Selama ini, kita menganggap perkataan seperti itu perkataan yang biasa saja, padahal sebenarnya itu rasialis parah dan harus dikurangi," kata Billy Mambrasar.

Billy juga menjelaskan keluarganya juga pernah dihina tapi kemudian akhirnya damai karena pelaku meminta maaf. Perkataan hinaan rasial tersebut kerap diterima karena fisik dan warna kulit yang berbeda. Walaupun secara fisik dan warna kulit berbeda tapi banyak anak-anak Papua yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indoensia. Ke depan, dia berharap pendidikan keberagaman dapat diajarkan di sekolah dan masyarakat, sehingga masyarakat bisa menerima perbedaan yang ada.


"Tentunya kami berharap, para kepala daerah turut menjaga anak-anak Papua yang menuntut ilmu di daerah itu. Sama seperti kepala daerah kami, yang menjaga para pekerja yang mencari nafkah di Papua," harap dia.

Selain itu, atas berbagai peristiwa yang sudah terjadi di Surabaya dan kota-kota lainnya dia juga berharap semua pihak untuk saling menahan diri dan memaafkan satu sama lain.

Kejadian rusuh di Monokwari, Papua Barat tak seorangpun yang menginginkannya, peristiwa tersebut, yang akan berbekas bahkan menjadi jejak digital tentang tindakan anarkis yang tentu tidak baik dan tidak seharusnya terjadi.



Manokwari - Lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan di Kota Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, Senin, pukul 08.00 WIT macet total karena adanya demonstrasi memprotes insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya pada 16 Agustus 2019.

Sejumlah ruas jalan di Manokwari, terutama jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan utama kota Manokwari, Papua Barat diblokade massa yang mengakibatkan aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh. Tidak hanya memblokade jalan saja, dalam aksi tersebut warga juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya.

Massa memblokir sejumlah jalan dengan membakar ban, mengakibatkan arus transportasi di daerah ini lumpuh. Aksi massa ini dilakukan di Jl.Trikora Wosi, Jl Yossudarso dan Jl.Merdeka Manokwari. Aparat TNI dan Polri berjaga-jaga di setiap titik.


Aparat kepolisian Polda Papua Barat dan Polres Manokwari mulai turun ke jalan guna mengendalikan situasi aksi protes warga atas insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya tersebut.

Aksi anarkis ditengarai akibat kemarahan masyarakat Papua sebagai buntut dari peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta Semarang Jawa Tengah beberapa hari lalu.

Menurut saksi mata, Simon warga jalan Sanggeng Manokwari bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Papua terhadap insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya tersebut. Simen menambah bahwa aksi damai ini agar pemerintah secepatnya menyelesaikan permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang agar mereka dapat kuliah dengan baik. (Antara)


Foto Jembatan Holtekamp, cnbcindonesia


Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan infrastruktur di Papua begitu pesat. Sejak mantan Gubernur DKI periode 2012-2014 menjadi Presiden, sudah banyak pembangunan yang telah dia buktikan kepada rakyat Papua demi membangkitkan perekonomian setempat.

1. Jalan Trans Papua
Pembangunan Jalan Trans Papua dan jalan perbatasan di Bumi Cendrawasih rupanya sulit diselesaikan pada 2019. Medan yang sulit dan berbukit-bukit mengakibatkan penyelesaiannya diprediksi mundur satu tahun.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Jalan Trans Papua yang membentang dari Sorong hingga Merauke akan bisa tersambung sepenuhnya pada 2020.

“2020 itu (Trans Papua tersambung). Itu 2019 belum bisa tembus, karena sangat keras sekali medannya,” kata Basuki, Kamis, 18 April 2019.

Proyek Trans Papua memiliki total panjang sekitar 4.330,07 km. Pengerjaannya terbagi dalam dua provinsi, yakni di Papua Barat sepanjang 1.070,62 km dan di Papua dengan panjang total 3.259,46 km. Kini Jalan Trans Papua di Papua Barat telah tembus seluruhnya. Sedangkan di Provinsi Papua hingga akhir 2017 lalu telah tersambung sekitar 2.907 km.




2. Jembatan Holtekamp
Selain dapat meningkatkan konektivitas dari Kota Jayapura menuju Distrik Muara Tami dan Pos Lintas Batas negara (PLBN) Skouw, jembatan Holtekamp yang memiliki panjang 732 meter memberikan solusi mengenai kepadatan penduduk di Kota Jayapura. Karena sebelum adanya jembatan ini, penyebaran penduduk tidak merata.

“Keberadaan jembatan juga akan berperan mengendalikan laju perkembangan Kota Jayapura ke arah bagian barat yang berupa pegunungan dan sangat berisiko merusak hutan sebagai wilayah tangkapan air Kota Jayapura,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

3. Bandara Werur
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan bandara Werur yang terletak di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat pada Selasa, 13 Februari 2018. Bandara yang memiliki panjang landasan (runway) 1.400 meter dan lebar 30 meter ini merupakan bandar udara peninggalan sekutu pada Perang Dunia ke II pada 1942.

4. Monumen Kapsul Waktu
Monumen Kapsul Waktu berlokasi dekat Bandara Mopah, Merauke, Papua dirancang arsitek Yori Antar Awal dengan mengadopsi unsur budaya Papua.

Tugu impian anak muda Indonesia ini ditempatkan di atas bangunan tugu yang terinspirasi dari menara perang Suku Dani. Terdapat lima akses masuk bangunan yang merepresentasikan lima suku asli Merauke, yaitu Malind, Muyu, Mandobo, Mappi, dan Auyu sebagai penjaga tugu kapsul waktu.

Bagian dalam monumen juga dihiasi relief mengenai perjalanan Republik Indonesia, Pancasila, dan kebudayaan Papua. Dari total 2,5 hektare, luas monumen, 1,5 hektare di antaranya akan difungsikan sebagai alun-alun atau ruang terbuka publik dan lokasi wisata bagi masyarakat Merauke.

5. Gardu Induk 150 KV
Setelah gardu induk 150 kV Holtekamp-Jayapura diresmikan Kementerian Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) dan PT PLN, Jumat, 24 Agustus 2018 diharapkan dapat membantu masyarakat Papua, terutama daerah Jayapura dan Holtekamp, untuk bisa mengakses listrik.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, gardu induk dan transmisi tersebut merupakan suatu kebanggaan. Karena tingkat elektrifikasi Papua masih di bawah 50 persen sementara di Papua Barat 86 persen.

“Dengan kondisi ini, pembangunan gardu induk jadi hal penting, juga transmisi yang suah dibangun 43 kilometer,” kata Rini.

Keberadaan gardu induk dan transmisi 150 kV pertama di Papua menjadi upaya untuk menyejahterakan masyarakat melalui akses listrik, karena dapat membantu meningkatkan kecerdasan anak-anak dan membantu masyarakat menjalankan usaha.

6. Stadion Papua Bangkit
Gelanggang olah raga yang berada di tepi jalan antara Sentani menuju Jayapura ini berkapasitas 40 ribu penonton menggunakan singel seat dengan corak mirip Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Diprediksi gelanggang tersebut akan dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan Pekan Olah Raga Nasional (PON) 2020.

Lebih menariknya, Papua Bangkit memiliki jenis rumput Zoysia Matrella. Tipe rumput ini merupakan strandar FIFA dan digunakan di stadion internasional. Tak hanya itu, arena olah raga tersebut berdiri di antara alam Papua. Kesan megah tampak di bagian depan stadion dengan ukiran khas provinsi berjuluk Kota Beriman.

Viktor S. Sirait bersama Presiden Joko Widodo

Dalam Kongres Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) yang diadakan di Forest Hotel, Pamoyaman, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 2 Agustus 2019 secara aklamasi memilih Viktor S. Sirait menjadi Ketua Umum (Ketum) Bara JP periode 2019-2024.

Acara yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengusung tema “Loyalitas dan Integritas Mewujudkan Visi Indonesia”. Viktor S. Sirait mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus Bara JP seluruh Indonesia dan luar negeri yang telah memilihnya.

Menurut alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2001, kerja keras seluruh anggota Bara JP sudah terbukti dengan membantu Jokowi terpilih menjadi presiden selama dua periode.

Viktor mengatakan, Bara JP dan Jokowi adalah relasi yang tidak terpisahkan dan tidak dapat dipisahkan. Tidak ada acara Bara JP yang tidak dihadiri Jokowi dan tidak ada pekerjaan Presiden yang tidak dikawal Bara JP.

“Itu adalah prinsip kerelaan para relawan, bukan karena kepentingan pragmatisme. Hubungan Jokowi dan Relawan Bara JP akan terus mencatatkan sejarah kebaikan bagi negeri ini,” kata Viktor.

Viktor, pria kelahiran Porsea, Toba Samosir, Sumatera Utara, 17 Oktober 1974 ini mengatakan, ke depan Bara JP akan terus mengawal seluruh jalannya pemerintahan terutama mengawal visi Indonesia Jokowi.

“Kita akan tetap mengawal agar mandat rakyat yang sudah diberikan kepada Pak Jokowi dapat dijalankan dengan baik. Ini semua demi kebaikan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Tantangan yang dihadapi pemerintah akan semakin berat, terutama menghadapi populisme baru dalam globalisasi. Karena persoalan radikalisme yang pada akhirnya melahirkan terorisme masih marak.

“Ini juga melahirkan sikap rasis, diskriminasi, dan ekslusivisme sempit,” kata dia.

Oleh sebab itu, Founder dan Chief Executive Officer (CEO) situs berita nasional Tagar.id (PT Tagar Hexa Utama) mengatakan Bara JP akan selalu siap di depan bersama pemerintahan Jokowi untuk mempertahankan dan mengawal Pancasila, berdiri pada identitas dan kebudayaan bangsa.

Jokowi di Kongres Bara JP

Presiden Jokowi mengatakan akan memperbaiki dan mengembangkan kawasan Danau Toba. Karena wisata favorit tersebut sangat berpotensi sehingga perlu diperhatikan.

“Saya kemarin tiga hari muter di kawasan Danau Toba. Apa yang saya lihat, sebuah potensi besar yang selama ini tidak kita perhatikan. Dermaga yang enggak tahu sudah berapa puluh tahun tidak diperbaiki,” kata mantan Wali Kota Solo periode 2005-2012 dalam Kongres Bara JP di Bogor, Jawa Barat.

Dia mengatakan dulu Danau Toba banyak ditumbuhi pepohonan hijau dan sekarang jumlahnya semakin berkurang. Menurutnya, Danau Toba merupakan salah satu pekerjaan yang harus diselesaikan.

Sebagai Dewan Pembina Bara JP, Jokowi mengapresiasi dukungan dan kerja keras seluruh Relawan Bara JP yang turut memenangkan dirinya dan Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Dia mengakui seluruh Relawan Bara JP masih tetap semangat mendukungnya meski pilpres sudah selesai.

Mantan Gubernur DKI periode 2012-2014 ini bangga dengan semangat yang ada di seluruh Relawan Bara JP. Dia berharap agar semangat itu tidak akan pernah berubah.

“Saya merasakan meskipun pemilihan presiden telah selesai tapi saya lihat semangat dari Bara JP tidak padam. Masih semangat dan inilah yang dibutuhkan negara Indonesia,” kata Jokowi.




Jakarta - Pemadaman Listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa, khususnya Jabodetabek sejak Minggu (4/8) pukul 11.50 WIB, membuat fasilitas publik terganggu. Bahkan, gegara kinerja PLN buruk, menimbulkan malapetaka, kebakaran di beberapa tempat di Jakarta, petaka kebakaran terjadi di mana-mana.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mencatat ada beberapa lokasi kebakaran yang terverifikasi dan sudah langsung ditangani.

Kendati demikian, Anies Baswedan mengaku pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut, meskipun ada kecurigaan karena efek padamnya listrik yang merata (black out).

“Penyebab biar diselidiki tuntas oleh aparat. Tapi kecurigaannya sejauh ini memang karena alat – alat saat padam listrik. Artinya karena listrik mati, mereka menggunakan alat – alat yang akhirnya memiliki efek kebakaran,” kata Anies.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melalui akun media sosial Twitter, mereka melaporkan delapan lokasi kebakaran terjadi pada Minggu malam. Peristiwa kebakaran melanda sebanyak delapan lokasi di wilayah Jakarta pada Minggu (4/8) malam hingga Senin (5/8) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, kebakaran terjadi diduga akibat masyarakat lalai menggunakan lilin sebagai penerangan menyusul pemadaman listrik sejak Minggu siang hingga Senin malam di sejumlah lokasi di wilayah Jakarta. Kelalian yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara yang saat ini dipimpin Sripeni Inten Cahyani dan jajaran direksinya, berdampak buruk bagi masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, dalam akun Twitter resmi mereka melaporkan delapan lokasi kebakaran terjadi pada Minggu malam yaitu rumah tinggal di Jalan Tipar Cakung, Sukapura Cilincing, Jakarta Utara; rumah tinggal di Jalan Taman Mahoni Meruya Selatan, Kembangan Jakarta Barat; Vihara Ekayana Arama di Kebon Jeruk, Jakarta Barat; rumah tinggal di jalan Menteng Atas Selatan, Setiabudi, Jakarta Selatan; dan kawasan hunian di Jalan Pisang Batu Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kemudian pada Senin dini hari, terjadi kebakaran di Apartemen Ambasador di Jalan Prof Dr Satrio Jakarta Selatan, sebelah ITC Kuningan dan Kuningan City. Kemudian di ruko di Jalan Teluk Gong Penjagalan, Penjaringan Jakarta Utara, lapak pedagang di Jalan Rawa Sumur Jatinegara, Cakung Jakarta Timur serta aula sekolah Sekolah Menengah Kejuruan PSKD di Jalan Kramat IV Kenari, Senen Jakarta Pusat.

Korban Meninggal
Kebakaran terjadi di Jalan K Teluk Gong, RT 006 RW 010, Penjagalan, Penjaringan, Jakarta Utara pada Minggu malam pukul 23.30 WIB peristiwa itu menewaskan empat orang.

Polisi menduga kebakaran rumah-toko itu disebabkan korsleting listrik, sesaat setelah menyala setelah padam selama beberapa jam. Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Penjaringan Komisaris Mustakim mengatakan, dalam penyelidikan diketahui ada kabel di lantai dasar ruko yang terlepas.

"Dugaan sementara itu dari listrik, korsleting ya, karena posisi itu ada yang melihat bahwa kabelnya itu di lantai dasar itu, lepas dari lampu itu ke bawah," kata Mustakim saat dikonfirmasi, Senin (5/8).

Dari kabel tersebut, kata Mustakim, kemudian muncul percikan api. Api itu, lanjutnya, menyambar benda-benda yang mudah terbakar seperti kertas yang ada di sekitar ruangan.

"Ada alat-alat yang mudah terbakar yaitu alat untuk persembayangan umat Budha,” kata Mustakim.

Mustakim mengatakan korban berinisial T dan keluarganya telah tinggal di tempat itu selama tiga tahun. Korban diketahui memiliki usaha penjualan alat-alat sembayang umat Budha. Saat ini polisi telah memeriksa tiga orang saksi untuk menyelidiki peristiwa kebakaran itu. Para saksi itu terdiri dari kerabat hingga tetangga korban. Berdasarkan keterangan para saksi, kata Mustakim, saat kebakaran terjadi salah satu korban berinisial T sempat meminta warga sekitar untuk membantunya memadamkan api.

Namun, saat tengah memadamkan api, korban T mendengar istrinya yang berinisial J menjerit.

"Korban T naik ke rumahnya lagi setelah mendengar teriakan istrinya, selanjutnya korban terjebak di dalam rumahnya," tutur Mustakim.

Sementara para korban saat ini telah dibawa ke RSCM untuk menjalani visum. Diketahui empat korban itu tewas dengan luka bakar di sekujur tubuh.


Karena Lilin
Sebanyak 50 kontrakan rumah di kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Menteng Atas Selatan III, Jakarta Selatan, ludes terbakar, Minggu (4/8) malam.

Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Sugeng mengatakan penyebab kebakaran diduga berasal dari lilin yang dinyalakan oleh satu penghuni rumah saat mati listrik.

Sugeng menjelaskan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.34 WIB. Untuk memadamkan api, 14 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman diketahui baru selesai sekitar pukul 22.45 WIB.

Akibat peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka. Namun, untuk identitas korban meninggal sampai saat ini masih belum diketahui.

"Meninggal dunia satu orang nama belum diketahui, yang mengalami luka-luka bernama M.Iqbal anggota PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) mengalami patah kaki," kata Sugeng.

Selain korban meninggal dan luka, insiden kebakaran itu juga menyebabkan 350 warga harus mengungsi lantaran rumahnya ludes dilahap si jago merah.

"350 jiwa mengungsi. Lokasi pengungsian di RPTRA Kebon Sawo, Kelurahan Menteng Atas," kata Sugeng.

Sementara itu, kebakaran juga terjadi di Jalan Kali Anyar 2, Tambora, Jakarta Barat. Kebakaran tersebut diduga berasal dari lilin yang menyambar bensin.

"Keterangan warga kebakaran diakibatkan dari lilin yang menyambar bensin, karena pemilik rumah berjualan bensin eceran," ucap Kepala Seksi Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romlih dalam keterangannya, Senin (5/7).

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB dengan bantuan enam unit mobil damkar. Akibat kejadian itu, satu rumah ludes terbakar api. Selain itu, peristiwa kebakaran juga menyebabkan dua orang mengalami luka bakar.

"Kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Kelurahan Krendang, kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Pelni di Jalan KS Tubun Jakbar," kata Rompis.

Kemudian, kebakaran yang terjadi di rumah tinggal penduduk di Jalan Tanah Tinggi Barat, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, akibat api dari lilin yang dinyalakan warga saat pemadaman listrik terjadi di seluruh wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi)

Kasie Ops Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Pusat Syarifudin mengatakan, “awalnya pemadaman listrik kemudian warga ada yang pasang lilin, lilin itu jatuh. Api dengan cepat menyebar sehingga menyebabkan kebakaran di rumah penduduk pada pukul 20:30 WIB, Minggu, 4 Agustus 2019.”

Pemadam kebakaran mengerahkan 21 unit pemadam kebakaran dari Sudin Pusat, lima unit dari Sudin Jakarta Utara dan dua unit dari Suku Dinas Jakarta Barat.

Kebakaran terjadi di atas lahan rumah penduduk seluas 500 meter dengan jumlah rumah sebanyak 17 dan jumlah penduduk sebanyak 109 jiwa. Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Kemudian, kebakaran satu unit rumah di RT 002 RW 005 Kelurahan Sukapura Jalan Tipar Cakung, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp150 juta.

Kebakaran rumah terjadi sekitar pukul 18.50 WIB yang diduga karena api lilin. Rumah milik Yati (50) tersebut dihuni oleh lima orang. Untuk memadamkan api, petugas Damkar Jakarta Utara menurunkan sebanyak 12 unit mobil.

Tempat Ibadah
Kebakaran Vihara Ekayana Arama yang terletak di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Minggu (4/8) siang, terjadi saat para umat Buddha sedang berkebaktian.

"Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB itu dalam kondisi masih banyak umat yang sedang berkebaktian," kata pengurus Vihara Ekayana.

Ia mengatakan kebakaran tersebut sempat mengagetkan para umat karena terjadi secara dadakan dan tiba-tiba api muncul di bagian belakang gedung tepatnya lantai dua. Beruntung, kata dia, kobaran api dapat segera dipadamkan karena kantor pemadam kebakaran setempat tidak jauh dari Vihara Ekayana Arama. Dikatakan bahwasanya tindakan pemadaman api cukup cepat, tidak sampai satu jam tiba di lokasi kebakaran.

Kebakaran tempat ibadah umat Buddha tersebut hanya di bagian lantai dua tepatnya tiga ruangan, namun berdampak pada operasional secara menyeluruh. Febrian juga memastikan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut. Para pengurus juga masih berkoordinasi dengan polisi terkait penyebab kebakaran. "Kita belum tahu dan kita sudah serahkan ke penyidik untuk penyebabnya," kata dia. (Antara)

Selain dampak kebakaran yang terjadi, jeleknya kinerja PLN juga menimbulkan gangguan luar biasa pada beberapa data center di Jakarta yang tidak siap dengan genset yang mumpuni dan dapat diandalakan. Pusat server di beberapa titik di ibu kota, tempat berbagai website ditempatkan.


Video yang diunggah pada kanal YouTube milik GOSERP TV, disajikan saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kantor Pusat PLN di Jakarta pada Senin pagi 06 Juli 2019, selepas terjadinya black out di Jakarta sehari sebelumnya. Terlihat Presiden Jokowi kecewa dengan jawaban Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani yang tidak merespon pertanyaan Presiden dengan baik. Terlihat berbelit-belit, kunjungan yang hanya beberapa menit tersebut, menjadi headline news berbagai situs berita nasional dan respon warganet di media sosial yang tidak menguntungkan bagi Sripeni.


Tomy Winata
Foto, Kiri Tomy Winata, Maritim News

Pengusaha Tanah Air yang satu ini terbilang sukses dengan memiliki Grup Artha Graha atau Artha Graha Network serta pendiri Artha Graha Peduli. Core bisnis yang dijalankan Tomy Winata (TW) yaitu bergerak di bidang perbankan, properti, dan infrastruktur. Di balik kesuksesan bisnis pria kelahiran Jakarta, 23 Juli 1958 ini rupanya mempunyai kedekatan dengan lima jenderal.

5 Jenderal yang Dekat dengan Tomy Winata


1. Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Tomy Winata dekat dengan mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. Kedekatan terjadi ketika keduanya sepakat melakukan pembuatan hutan bakau di Bali pada 2013.

Pemilik Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta itu mencetuskan penanaman pohon bakau dengan menggandeng pemain sepak bola megabintang, Cristiano Ronaldo untuk menjadi duta hutan mangrove. Kemudian pada 2008, SBY dan TW pernah bertemu untuk membahas program produksi beras jenis Bernas di kawasan pertanian yang dikembangkannya.

2. Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat

Jenderal lain yang juga dengan Tomy Winata adalah mantan KSAD periode 1988-1993 Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat. Melalui jenderal ini yang akhirnya menjadikan TW dekat dengan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Edi Sudrajat mengatakan kepada Gatot alasannya membawa TW dalam penugasannya sebagai Panglima Kodam III Siliwangi karena menganggap Tomy Winata memiliki potensi.

3. Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo

Kedekatan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo periode 2015-2017 dengan TW menjadi perbincangan publik pada Maret hingga April 2018. Bahkan, Gatot mengungkap kedekatannya dengan TW tidak bisa dibandingkan dengan yang lain.
Pertama kali Gatot dan Tomy dekat dimulai ketika keduanya dipertemukan mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD),  Jenderal TNI (Purn) Edi Sudrajat. Kala itu, TW yang dibawa Edi dari Kalimantan untuk menemaninya saat bertugas sebagai Panglima Komando Daerah Militer III Siliwangi.

Gatot yang baru lulus dari Akademi Militer (Akmil) ditunjuk menjadi ajudan Edi. Kedekatan Gatot dan TW tanpa kendala. Persahabatan keduanya menjalar hingga urusan bisnis. Gatot mengaku pernah menjadi Komisaris Utama Bank Artha Graha, milik Tomy Winata.


4. Letnan Jenderal TNI (Purn) Tiopan Bernhard (TB) Silalahi

Mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Pembangunan VI periode 1993-1998, Letjen (Purn) TNI TB Silalahi disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Tomy Winata.

Diawali dari pertemuan antara lulusan Akademi Militer Nasional (AMN) tahun 1962 dengan TW di rumah salah satu petinggi TNI AD. Kedekatan keduanya berlanjut hingga urusan bisnis. Pendiri Yayasan Soposurung tersebut diketahui merupakan penasihat di Artha Graha, perusahaan yang didirikan TW.

5. Brigadir Jenderal TNI (Purn) Slamet Singgih

Dalam buku memoar yang ia tulis, Jenderal Singgih menuliskan skrip percakapan akrab dengan TW. Mantan staf ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral era Presiden SBY ini pertama kali bertemu dengan Tomy diperkenalkan bos Agung Sedayu Group, Aguan Sugianto. Pertemanan lebih banyak dalam kegiatan bisnis, terutama di Palembang sampai Lampung.



Meulaboh - Praktisi hukum dari Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Yunus Bidin SH MH menyarankan polemik video mesra diduga Pejabat Negara (Bupati Kabupaten Simeulue, Erli Hasim) Provinsi Aceh, agar dapat diselesaikan secara hukum dan menghormati hukum.

"Jika prinsip-prinsip dalam hukum diabaikan dan tidak dilaksanakan, maka secara hukum bisa saja polemik ini dijadikan objek sengketa tata usaha negara oleh pihak yang merasa dicederai keadilannya, sehingga prinsip kesamaan hak di depan hukum (equality before the law) dapat terwujud," kata Yunus Bidin kepada ANTARA di Meulaboh, Minggu (4/8).

Menurut dia, pembentukan panitia khusus (Pansus) oleh DPRK Kabupaten Simeulue dalam rangka menginvestigasi dan mendalami terkait persoalan tersebut diduga sangat kental dengan muatan politis, dan diduga kuat adanya sentimen politik yang berlebihan terhadap pemerintahan di daerah kepulauan tersebut.

Padahal, daerah itu selama ini sedang gencar-gencarnya melakukan terobosan pembangunan dengan berbagai upaya termasuk melakukan lobi-lobi ke pemerintah pusat agar terwujudnya percepatan pembangunan di kabupaten Aceh Barat.

Kentalnya politik dapat terlihat kembali dari cara kerja tim panitia khusus yang terkesan secepat kilat, hanya dengan berdurasi tiga hari, kemudian langsung dianggap cukup, lalu menyimpulkannya dengan menggelar sidang paripurna sekaligus menyatakan pendapat terhadap masalah video mesra ini, katanya menambahkan,

Jika kondisi seperti ini diterapkan, kinerja pansus di DPRK Simeulue patut dipertanyakan kredibilitas dan legitimasinya oleh publik di daerah tersebut.

"Dibentuknya tim pansus sebenarnya sah-sah saja karena itu kewenangannya DPRK dalam merespon dinamika politik yang terjadi di masyarakat, karena pansus merupakan instrumen kelengkapan lembaga legislatif, sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, dan tentu saja bersifat politis," jelasya.

Namun dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, DPRK tidak boleh mengenyampingkan prinsip-prinsip dalam hukum baik aspek formil maupun aspek materil seperti misalnya meminta keterangan atau klarifikasi para pihak yang terkait dengan permasalahan dimaksud.

Kemudian mencari keterangan siapa yang membuat dan mengedarkan video syuur tersebut, meminta pandangan serta keterangan ahli, baik ahli yang berkaitan dengan IT maupun ahli hukum pidana sehingga kinerja tim pansus dapat dipertanggungjawabkan baik secara politik maupun secara hukum, jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Simeulue, Erli Hasim menyatakan, ada pihak yang ingin menjatuhkan dirinya sebagai kepala daerah dengan menyebarkan video yang sebenarnya itu adalah dirinya bersama istri.

"Jadi, ada upaya yang dilakukan untuk menjatuhkan saya sebagai kepada daerah. Kita sudah kantongi siapa-siapa yang berada di belakang ini semua," katanya saat dihubungi ANTARA dari Banda Aceh, Senin (22/7/2019) lalu.

Erli Hasim menyatakan, video itu memang dirinya yang dilakukan bersama istrinya. "Dalam video itu memang saya lakukan bersama istri sendiri," katanya. Namun, dikatakan, saat ini ada beredar nama perempuan lain yang seakan-akan dirinya membawanya ke mana-mana.

"Jadi, saya menduga dibalik peristiwa ini semua dilakukan orang-orang tertentu yang punya nafsu kekuasaan," katanya. (Antara)

Tito Karnavian
Tito Karnavian

Jakarta - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane mengatakan setidaknya ada empat nama jenderal polisi yang masuk dalam bursa calon Kapolri uuk ntmenggantikan Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D.

"Keempat calon kuat ini seluruhnya dari jenderal bintang dua (Inpektur Jenderal) dari berbagai angkatan Akademi Kepolisian," kata Neta, melalui pernyataan tertulis yang diterima  dan dirilis oleh Antara, di Jakarta, Jumat, 02 Juli 2019.

  1. Irjen Pol Luki Hermawan (Kapolda Jawa Timur) yang merupakan lulusan Akpol angkatan 1987, seangkatan dengan Tito.
  2. Irjen Pol Gatot Eddy Pramono yang kini menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya yang merupakan lulusan Akpol Angkatan 1988.
  3. Irjen Pol Agus Andriyanto yang kini menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara dan merupakan lulusan Akpol angkatan 1989.
  4. Irjen Pol Ahmad Dofiri yang kini menjabat sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogjakarta (DIY), dan lulusan terbaik (Adhi Makayasa) Akpol angkatan 1989.

Informasi yang dihimpun Indonesia Police Watch menyebutkan calon pengganti Tito Karnavian, harus lebih dulu dinaikkan pangkatnya menjadi jenderal bintang tiga (Komjen) sebelum dijadikan sebagai calon Kapolri.


"Dalam waktu dekat ini memang ada dua Komjen yang akan pensiun, yakni Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Komisaris Jenderal Polisi Condro Kirono dan Wakil Kapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto," kata Neta.

Neta S. Pane mengungkapkan sejumlah sumber di Mabes Polri berharap calon Kapolri pengganti tidak satu angkatan dengan Tito, tetapi dari angkatan Akpol yang lebih muda sehingga terjadi regenerasi pimpinan di lembaga kepolisian.

Namun, kata dia, keputusan akhir tetap ada di tangan Presiden RI Joko Widodo sebagai pemegang hak prerogatif, Panglima Tertinggi TNI-Polri.

Ramainya bursa calon Kapolri pengganti Tito Karnavian, kata Neta, seiring ramainya bursa calon kabinet yang akan dibentuk Presiden Jokowi dalam waktu dekat, termasuk Tito yang berpeluang ditarik menjadi menteri.

Tito Karnavian saat proses Pemilihan Umum 2019 berlangsung, pernah mendapatkan ancaman pembunuhan, diincar kelompok radikalis, seperti informasi yang disajikan pada kanal YouTube Tagar berikut.


Keramba Apung di Danau Toba

Jakarta - Presiden Joko Widodo saat meninjau destinasi wisata Danau Toba di Sipinsur Geosite di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, menekankan pentingngnya penjagaan lingkungan alam.

"Perbaikan produk itu tidak hanya urusan mengenai tempat untuk wisatanya, tetapi lingkungannya juga harus kita urus," kata Presiden di Sipinsur Geosite, Senin.

Dia mengatakan izin perusahaan yang merusak lingkungan akan dicabut.

Selain itu, menurut Jokowi, pemerintah juga akan melihat dan memilah terlebih dahulu, mana kawasan yang dibutuhkan untuk wisata dan untuk rakyat, dan mana yang tidak.

"Perlu waktu, tidak langsung (sebut) siapa, mana. Kita ini bekerja dengan sebuah rancangan sehingga dalam pelaksanaannya itu betul-betul nanti bisa detail dan baik. Contoh ini coba yang di Parapat, sebelumnya tanah kosong, jadinya seperti ini. Existing sekarang ini, jadinya akan seperti ini. Sehingga kalau basic-nya sudah kelihatan, investasi dan peluang itu akan kelihatan, investasi akan masuk,” kata Jokowi.

Rencana pengembangan pariwisata Danau Toba akan dimulai pada 2019 dan ditargetkan selesai dalam satu tahun ke depan. Sementara untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang pariwisata sudah mulai dibangun sejak 2018.

"Tadi jalan keliling Samosir hanya kurang 21 kilometer. Itu sebagian sudah, hanya belum kita tunjukkan. Sudah mulai sebetulnya tahun kemarin, cuma belum ditunjukkan," jelas Presiden dalam siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres.

Nilai investasi yang dikucurkan, Presiden mengungkapkan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara senilai Rp3,5 triliun. Investasi dari APBN ini diharapkan dapat memicu mendatangkan investasi dari luar yang jumlahnya bisa tiga sampai lima kali lipat.


"Ini investasi dari APBN itu memberikan 'trigger' agar investasi datang. Kita harapkan investasi yang datang tidak hanya 2 kali dari investasi yang dikeluarkan dari APBN, tetapi bisa 3, 4, 5 kali dari yang sudah dikeluarkan dari APBN. Itu semuanya akan kita dorong sehingga betul-betul ada perubahan total. Selain juga perbaikan lingkungan itu tadi yang ditanyakan, akan dikerjakan, tapi satu-satu,” demikian Presiden. (Antara)



Makassar - Atto Sakmiwata Sampetoding, pengusaha asal Sulawesi Selatan dan Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb berharap tol layang dalam kota akan menjadi ikon baru atau landmark Kota Makassar.

"Tidak lama lagi masyarakat Kota Makassar akan segera menikmati fasilitas jalan bebas hambatan, tol layang sepanjang 4,3 km dan menjadi ikon baru kota kita," kata Iqbal saat bertemu dengan manajemen tol setempat, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Iqbal berharap tol layang ini bukan hanya sebagai solusi bagi persoalan kemacetan lalu lintas yang menjadi momok kemacetan di jalan raya selama ini, tetapi bermanfaat dalam menambah keindahan dan estetika Kota Makassar dengan memperhatikan tata ruang kota sehingga dapat memberi nilai lebih bagi Makassar. Atto Sakmiwata Sampetoding mengatakan, pengguna jalan bukan hanya kehabisan waktu di kemacetan, tetapi juga sangat melelahkan dan lambat untuk melakukan aktivitas diantaranya anak sekolah dan para pelaku bisnis termasuk dunia wisata.

"Alangkah baiknya jika beton - beton kokoh yang berdiri itu dipercantik dengan paduan warna menarik dengan konsep digital tourism, dan di bagian bawah tol diberikan sentuhan artistik dengan karya seni dibantu pencahayaan yang memadai, agar dapat menjadi pilihan objek maupun ikon baru Kota Makassar," harap Iqbal.

Tidak hanya itu, mantan Kepala Balitbangda Pemerintah Provinsi Sulsel ini mengharapkan pengelola membuatkan drainase dan trotoar standar yang bisa dilalui siapa saja termasuk para penyandang disabilitas.

Ditambahkan oleh Atto Sampetoding, selain mengatasi kemacetan ddi dalam kota, infrastruktur di dalam kota tersebut dapat juga dimanfaatkan untuk lahan jogging track bagi warga Makassar yang hobi berolahraga khususnya pada akhir pekan sehingga menambah manfaat dari jalan tol tersebut.

Artikel lain: Atto Sakmiwata Sampetoding: Ekonomi Syariah Bangkitkan Potensi Ekonomi Sulsel

Sementara General Manager Corporate Affairs PT Nusantara Infrastruktur Tbk Deden Rochmawaty, selaku manajemen pembangunan tol layang mengatakan, tol layang Makassar saat beroperasi nanti akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Makassar.

"Kami sangat ingin membantu Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan kelancaran lalu lintas dan tentunya ini bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk kota Makassar," ucap dalam pertemuan itu.

Pada kesempatan itu Deden datang bersama Direktur Utama PT Bosowa Margautama Nusantara (BMN) Anwar Toha, Direktur Teknik dan Operasional BMN Ismail Maliungan untuk menyampaikan progres pengerjaan tol layang Makassar yang masih dalam tahap pengerjaan.

Tol layang pertama di kota Makassar yang menghubungkan Jalan Tol Reformasi - Jalan Urip Sumiharjo - jalan Andi Pengeran Pettarani dan jalan Sultan Alauddin mulai menunjukkan peningkatan pengerjaan yang signifikan.

Pembangunan tol layang mulai dikerjakan sejak April 2018 lalu, saat ini progres pekerjaannya sudah mencapai 26 persen dan diharapkan dapat selesai sesuai target pada Juli 2020 mendatang.

Gunung Piramid

Hilangnya pendaki Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur bernama Thoriq Rizki Maulidan diduga tubuhnya tergelincir masuk ke jurang karena kondisi puncak licin.

Awalnya Thoriq naik menuju puncak bersama tiga temannya, Minggu, 23 Juni 2019, tapi sebelum sampai puncak, satu rekannya memutuskan untuk turun karena tidak sanggup melanjutkan perjalanan. Thoriq dan kedua temannya melanjutkan pendakian.

Ketiganya akhirnya memilih untuk tidak mendaki sampai puncak dan turun. Tapi Thoriq ditinggal kedua temannya di belakang.  Ketika sampai di bawah, Thoriq belum terlihat.

Dalam kondisi seperti itu, kedua temannya melapor ke pihak berwenang setempat. Pencarian Thoriq kemudian dilakukan PMI Kabupaten Bondowoso, Basarnas, TNI, dan warga sekitar.

Hingga kini, Kamis, 4 Juli 2019 keberadaan Thoriq masih belum diketahui. Kejadian hilangnya pendaki Thoriq adalah peristiwa yang sudah sering terjadi.

Kondisi Gunung Piramid

Gunung Piramid terletak di wilayah bagian barat Bondowoso, di desa Tegal Tengah, Kecamatan Curahdami. Gunung ini diapit di antara Gunung Salak, Gunung Krincing, dan Gunung Saeng.

Disebut Gunung Piramid karena puncak gunung tersebut menyerupai piramid yang ada di Mesir jika dilihat dari kejauhan. Gunung ini memiliki ketinggiannya 1.521 meter di atas permukaan laut (MDPL).

Tingginya di bawah gunung-gunung ternama, seperti Gunung Semeru di Malang dan Lumajang (3.676 MDPL), Gunung Arjuna di Malang (3.339 MDPL), atau Gunung Raung di Banyuwangi (3.332 MDPL).

Puncak Piramid tidak seluas gunung-gunung lainnya dan lebarnya sekitar lima meter. Diimbau untuk tidak mendirikan tenda di puncak. Selain itu, jika hujan berisiko tersambar petir. Dari puncak Gunung Piramid bisa melihat pemandangan Kota Bondowoso  dari atas. Jalur menuju puncak terbilang ekstrem dengan kemiringan 45-80 derajat.

Jalur yang lebarnya tidak sampai satu meter ini berbahaya karena kanan-kiri punggungannya merupakan jurang. Jalur ini dijuluki punggung naga atau Siratal Mutakim.

Galih Ginanjar

Pernyataan bau ikan asin yang dilontarkan Galih Ginanjar direspons keluarga Fairuz A Rafiq. Upaya hukum ditempuh agar mantan suaminya itu bisa masuk penjara. Hal ini disampaikan Ranny Fadh Rafiq, kakak Fairuz.

Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua dilaporkan ke polisi oleh Fairuz A Rafiq. Ketiganya dianggap menyebarkan konten asusila melalui akun YouTube milik Rey Utami dan Pablo Benua. Salah satu isinya adalah menyebut organ intim bau ikan asin.

“Pernyataan bau ikan asin itu bikin heboh se-Indonesia heboh. Perempuan tidak akan terima dengan hal ini. Hukum harus ditegakkan karena menghina ibu dan istri yang ada di Tanah Air,” kata Fadia A Rafiq, saudara kandung tertua Fairuz.

Ketiga orang tersebut terancam Pasal 27 ayat 1, Jo Pasal 45 ayat 1 atau 27 ayat 3 Jo 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan UU RI 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 310 KUHP dan atau 311 KUHP.

Pengacara Fairuz A Rafiq

Kuasa hukum Fairuz, Hotman Paris mengatakan kliennya tertekan dan tidak sanggup berbicara, sehingga pernyataannya disampaikan sang kakak.

Ranny Fadh Rafiq mengatakan pernyataan di dalam konten YouTube tersebut sangat menyakitkan hati adiknya. Apalagi jika tersebar dan berdampak buruk bagi sang anak.

“Laporan ke polisi dilakukan karena untuk menjaga harga diri saya, suami, anak. Selain itu demi martabat wanita di Indonesia karena konten tersebut sangat melecehkan,” ujar Ranny, Senin, 1 Juli 2019.

12 Pengacara Bela Galih Ginanjar

Istri Galih Ginanjar, Barbie Kumalasari memberikan tanggapan setelah suaminya dilaporkan ke polisi oleh pihak Fairuz A Rafiq.

Barbie Kumalasari mengatakan sudah menyiapkan kuasa hukum untuk membela suaminya. “Kita juga siap dengan kuasa hukum untuk membela Galih,” kata Barbie, Selasa, 2 Juli 2019.

Sang istri yang berprofesi sebagai lawyer tidak takut menghadapi laporan itu karena pihaknya didukung 12 pengacara. “Galih dilaporkan Pasal 27 ayat 1 dan Pasal 27 ayat 3, ya silakan saja itu hak mereka,” kata Barbie.


Perhelatan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan kemampuan para jurnalis di provinsi itu dalam menyampaikan informasi dan pemberitaan melalui media dalam jaringan (daring), Munadi Herlambang melalui pesan WhatsApp kepada Benhil, mengusulkan kegitan sejenis mutlak diperlukan.

"Penguatan dan peningkatan kualitas jurnalis media daring itu kita laksanakan melalui 'workshop media cyber' yang kita laksanakan di Palangka Raya," kata Ketua PWI Kalteng Sutransyah di Palangka Raya, Sabtu.

Sutransyah mengatakan perubahan zaman telah mengubah pola pemberitaan dari media cetak dan elektronik beralih ke media daring atau minimal media konvensional mulai membuka kanal media berbasis daring.

Ketua Umum Joker, Munadi Herlambang mengatakan, perkembangan teknologi digital yang begitu pesat serta semakin memasyarakatnya berbagai platform membuat penglelola media online, semakin kreatif.

Termasuk dengan hadirnya team yang mempuni seperti yang dimilik oleh digital agency. Mulai dari Web design, Webmaster, Social Media Manager dan admin yang berperan sebagai YouTuber hingga Selebgram. Dengan demikian banyak ragam pelatihan yang diperlukan, zaman menuntut para jurnalis tersebut dapat beradaptasi dengan perkembangan gaya hidup masyarakat digital dan platform yang berkembang dinamis.

Ditambahkan oleh Sutransyah, tata laksana dan aturan media media daring juga memiliki sejumlah perbedaan dengan media konvensional sehingga insan pers, khususnya yang bergerak di media daring, perlu pelatihan dan peningkatan kemampuan jurnalistik.

"Melalui kegiatan ini diharapkan jurnalis khususnya yang bergerak media daring semakin profesional dan mampu mengikuti perkembangan dan kemajuan zaman karena terkadang hasil karyanya terkadang harus dihadapkan dengan UU ITE," kata dia.

Ia mengatakan jurnalis media daring selain harus selalu menggunakan rambu-rambu jurnalistik dalam menyampaikan informasi dan harus bisa mempertimbangkan apakah karyanya berimplikasi pada masalah hukum, terlebih membuat keresahan publik.

"Terlebih lagi, melalui media daring berita bohong juga rentan tersebar dengan cepat dengan jangkauan yang luas. Untuk itu, jurnalis di media daring juga harus mampu membendung penyebaran berita yang dapat menyebabkan keresahan dan kegaduhan di masyarakat, dan bahkan berdampak hukum," katanya.

Artikel lain: Munadi Herlambang: Lebaran Ajarkan Peduli Sesama

Acara yang dilaksanakan sehari itu, diikuti puluhan jurnalis media online, media cetak, dan elektronik dari sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Norjaman Mochtar yang membuka acara dan sekaligus menjadi pemateri kegiatan itu, mengatakan jurnalis media daring harus berhati-hati dalam menyampaikan informasi.

Dalam dunia jurnalistik media daring belum ada aturan baku, berkembang dan berubah secara dinamis, bahkan kadang-kadang masalah jurnalistik harus berhadapan dengan UU ITE. Termasuk memanfaatkan Facebook, Twitter, Instagram, YouTube dan lain-lain untuk mendongkrak pengunjung atau visitor pada kanal situs berita yang dikelola, temasuk pemasangan iklan digital untuk lakukan promosi atau branding.

"Untuk itu, para awak jurnalis harus selalu mengembangkan kualitas dan kapasitas serta profesionalitas agar mampu mengikuti perubahan dunia pemberitaan yang terus berkembang," kat Norjaman.


Tersangka dugaan kasus makar, mantan Kapolda Metro Jaya Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Muhammad Sofyan Jacob ditetapkan polisi. Penetapan ini dikatakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Argo Yuwono.

ìKami sudah gelar perkara dan hasilnya bahwa status yang bersangkutan kami naikkan menjadi tersangka,î kata Argo, Senin, 10 Juni 2019.

Pria kelahiran Lampung, 31 Mei 1947 disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Lulusan SMAN Tanjungkarang angkatan 1967 diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti.


Karier Sofyan Jacob diawali menjadi Polisi Perairan dan Udara. Kemudian menjabat kapolres di sejumlah daerah, seperti Kapolres Tapanuli Selatan, Kapolres Asahan, Kapolres Simalungun, Kapolres Deli Serdang, dan Kapoltabes Medan.

Pada 2001, Sofyan Jacob diangkat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Inspektur Jenderal Mulyono Sulaeman yang memasuki masa pensiun. Tapi, dia hanya delapan bulan menjabat kapolda (8 Mei-18 Desember 2001).

Kala itu, dia diduga melakukan insubordinasi atau pemberontakan terhadap perintah atasan. Sofyan Jacob terjerat kasus pada 2011 dan dilaporkan karena mengancam satpam Perum Taman Resort Mediterania, Jakarta Utara bernama Sugeng Joko Sabiran.

Bersama para purnawirawan Polri dan TNI, Sofyan Jacob mendeklarasikan masuk kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada 2019.

Ia sempat vokal terkait hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang memenangkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Sofyan Jacob meminta kepada para relawan Prabowo-Sandi untuk tetap semangat hingga hasil hitung cepat resmi dikeluarkan KPU.

Artikel menarik: Munadi Herlambang, Lebaran Ajarkan Peduli Sesama

Kuasa Hukum Sofyan Jacob

Kuasa hukum Sofyan Jacob, Ahmad Yani membenarkan informasi pemeriksaan kliennya. Dia datang ke Polda untuk memberikan surat permohonan penjadwalan ulang kepada penyidik.
ìYa hari ini Pak Sofyan Jacob dijadwalkan pemeriksaan, tapi beliau berhalangan, karena sakit. Tadi kita antar ke penyidik untuk dijadwalkan ulang,î kata dia.

Ahmad Yani mengatakan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. Pelapor kliennya sama dengan pelapor tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.



Orasi politik Sofyan Jakob


Tapaktuan - Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo,  Sumatera Utara, sampai ke empat kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

"Alhamdulillah,  Senin siang abu vulkanik mulai berkurang. Yang terparah terjadi pada Minggu malam," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Selatan, Cut Sazalisma yang dihubungi Antara dari Meulaboh, Senin.

Kecamatan yang terdampak abu vulkanik masing-masing Kecamatan Trumon Timur, Trumon Tengah, Trumon Dalam, serta Kecamatan Bakongan.

Pada Minggu malam, kata dia, sebaran abu vulkanik sempat meresahkan ribuan warga di wilayah itu, sehingga pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di luar rumah karena membahayakan pernafasan.



Untuk mengantisipasi sebaran abu susulan, BPBD Aceh Selatan juga segera membagikan masker kepada masyarakat yang wilayahnya terdampak sebaran  abu sehingga bisa meminimalisir gangguan kesehatan yang akan dialami oleh masyarakat.

"Kami mengimbau  masyarakat, apabila terjadi lagi sebaran abu vulkanik, wajib berada di dalam rumah dan sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak terlalu penting," tambahnya.

Apabila masyarakat harus beraktivitas di luar rumah, pihaknya meminta masyarakat tetap waspada dan menggunakan masker untuk melindungi pernafasan dan mencegah hal yang tidak diinginkan.

Cut Sazalisma menegaskan, hingga Senin siang aktivitas masyarakat di empat kecamatan yang terdampak abu vulkanik juga sudah normal, dan tidak mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat setempat, pungkasnya.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.