Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Tulang Belakang


Tulang belakang adalah salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia karena memungkinkan Anda untuk menekuk, memelintir, merengang, dan banyak lagi. Namun, karena banyaknya fungsi tulang belakang, rentan terhadap cedera. Salah satu sumber nyeri punggung yang umum terjadi adalah terjadinya sobekan pada salah satu diskus tulang belakang. Sobekan ini mungkin tidak diketahui pada awalnya, tetapi jika ini tidak dirawat, dapat menyebabkan berbagai masalah tulang belakang lainnya.

International Lumbago Clinic adalah yang pertama di Asia dan satu-satunya di dunia di luar AS yang melaksanakan DST (pengobatan Discseel ™), yang sudah dikenal mampu menutup dan menyembuhkan secara efektif herniasi diskus, dan Dr. Nonaka Yasuyuki menjadi satu-satunya dokter di Jepang yang memiliki sertifikasi untuk melakukan prosedur ini.

Sobekan Diskus Tulang Belakang

Tulang belakang kita terdiri dari 24 vertebra, sakrum, dan tulang ekor. Masing-masing dari 24 vertebra dipisahkan dari yang di atasnya dan di bawahnya oleh diskus intervertebralis. Diskus ini terdiri dari dua komponen yang terpisah: nukleus pulposus dan annulus fibrosis.


Nukleus pulposus

Nukleus pulposus ditemukan di bagian dalam diskus. Ini seperti agar dalam tampaknya dan berfungsi untuk berurusan dengan kekuatan tekanan, yang dapat terjadi dari mengangkat, menekuk, atau gerakan memutar. Bagian dari diskus tulang belakang ini juga bertanggung jawab untuk menjaga ketinggian (ketebalan) total diskus. Ketinggian (ketebalan) diskus penting karena mencegah vertebra saling bergesekan.

Anulus fibrosis membentuk lapisan terluar dari diskus tulang belakang. Lapisan ini tangguh dan berfungsi sebagai penstabil tulang belakang karena menghubungkan vertebra satu sama lain. Bagian terluar dari diskus intervertebralis dapat sedikit terkompresi, tetapi umumnya cukup kaku dan memjadi penbatas di sekitar lapisan dalam untuk mencegah bocor.

Ketika diskus sobek, annulus fibrosis di bagian luar diskus rusak dan berkembang menjadi sobekan. Sobekan dapat timbul karena berbagai sebab, termasuk degenerasi atau cedera traumatis. Degenerasi diskus terjadi karena usia atau karena penyakit tertentu. Ketika diskus mengalami degenerasi, mereka dapat mulai rusak, mengering, dan bocor. Ini dapat membuat mereka rentan terhadap sobekan hanya karena gerakan sederhana harian.

Jika sobekan berkembang di lapisan luar, nukleus pulposus akan mulai bocor keluar, menyebabkan diskus hernia. Ini dapat memberikan tekanan pada saraf di sekitar diskus, yang selanjutnya dapat menyebabkan kelemahan atau mati rasa otot atau kesemutan pada lengan atau kaki.

Gejala Sobekan Diskus

Dalam banyak kasus, sobekan diskus tulang belakang mungkin tidak diketahui dan sepenuhnya tanpa gejala. Di sisi lain, Anda mungkin menyadari rasa sakit di leher atau punggung Anda, tergantung pada lokasi tepat sobekan. Jika sobekan di punggung bagian bawah, Anda mungkin memperhatikan bahwa rasa sakit menjalar ke bokong atau ke bawah kaki Anda (yang dapat dengan mudah diasumsikan dengan linu panggul).

Anda juga mungkin memperhatikan bahwa rasa sakitnya bisa menjadi lebih parah ketika Anda melakukan gerakan tertentu. Tingkat rasa sakit dapat meningkat ketika Anda duduk atau ketika Anda menyelesaikan tugas yang membutuhkan puntiran, membungkuk, atau mengangkat.

Rasa sakit yang Anda rasakan mungkin konstan atau hanya sporadis, dan mungkin berkurang ketika Anda mengubah posisi atau jika Anda berbaring. Rasa sakit juga dapat berkurang ketika Anda bergerak dan mungkin tidak bertambah sampai Anda berhenti berolahraga. Seperti yang kami sebutkan di atas, sobekan diskus dapat menyebabkan saraf terjepit, menyebabkan nyeri pada punggung bagian bawah, otot bokong, dan kaki.

Mendiagnosis Sobekan Diskus

Ada beberapa tes berbeda yang dapat digunakan untuk menentukan apakah sobek atau herniasi diskus telah terjadi. Yang paling umum dari tes ini adalah MRI, yang merupakan singkatan dari magnetic resonance imaging. MRI sering digunakan untuk mendiagnosis apakah saraf terjepit oleh diskus hernia.

Tes umum lainnya adalah CT myelogram. Tes ini dilakukan dengan menyuntikkan pewarna ke dalam cairan tulang belakang. Kemudian, x-ray atau computed tomography digunakan untuk menganalisis kanal tulang belakang dan mengidentifikasi potensi masalah di sekitar tulang belakang.

Discogram, juga dikenal sebagai annulogram, adalah tes umum lainnya untuk mencari sobekan diskus. Tes ini dilakukan dengan menyuntikkan pewarna langsung ke diskus intervertebralis yang diyakini sobek. Jika ada sobekan, pewarna akan mulai mengisi retakan di diskus atau bocor keluar. CT scan atau x-ray dapat digunakan untuk mengungkapkan kerusakan yang telah terjadi.

Diskus tulang belakang memainkan peran penting dalam tubuh, tetapi mereka dapat menjadi rapuh seiring waktu. Jika diskus intervertebralis Anda mulai rusak dan berdegenerasi, diskus-diskus tersebut menjadi kurang tangguh dan menimbulkan retakan atau sobekan pada lapisan luar. Ini dapat menyebabkan diskus Anda bocor, tulang belakang bergesekan, dan saraf terjepit. Sementara gejala potensial dari sobekan diskus dapat sangat bervariasi, penting untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat untuk mencegah masalah lebih lanjut terjadi dan untuk mengembalikan integritas dan fungsi semula tulang belakang Anda.

Cara Memperbaiki Sobekan Diskus

Sebelum Dr. Kevin Pauza mengembangkan dan menyempurnakan Discseel® Procedure (DST), tidak ada cara lain untuk merawat dan memperbaiki diskus tulang belakang yang rusak. Ini adalah satu-satunya pengobatan untuk hernia diskus yang menggunakan fibrin biologis yang disetujui FDA untuk memperbaiki sobekan annular pada diskus hernia, mencegah berlanjutnya kebocoran gel bagian dalam cakram yang sobek yang biasanya menyebabkan peradangan akar saraf atau berevolusi menjadi tonjolan yang akhirnya dapat menekan akar saraf dan / atau sumsum tulang belakang. Fibrin non-autologus mengembalikan diskus tulang belakang dan fungsinya dengan memicu pertumbuhan kembali jaringan yang sobek, sehingga menghilangkan nyeri punggung dan linu panggul.

Discseel® Procedure (DST) membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menyelesaikan dan hanya membutuhkan anestesi lokal. Tidak ada sayatan yang dibuat, karena ini adalah prosedur invasif minimal tanpa darah yang menggunakan jarum 0,8 mm. Perawatan ini dilakukan di bawah fluoroskopi yang memungkinkan pemantauan presisi tinggi secara real-time. Pasien dapat meninggalkan fasilitas setelah 30 ~ 60 menit istirahat dan mulai perlahan kembali ke kegiatan sehari-hari mulai hari berikutnya.

Jual Masker Gorga


Wabah pandemi yang melanda dunia, membuat manusia hidup pada era new normal, yang harus disikapi dengan baik. Semakin memperhatikan masalah kesehatan dan selalu memproteksi diri dengan berbagai perlengkapan yang memadai. Hidup lebih bersih, cuci tangan pada air yang mengalir, gunakan sabun, hand sanitizer dan masker, menjadi kebiasaan baru yang wajib dilakukan.

Berbagai jenis masker menjadi kebutuhan yang sangat penting, dengan beberapa ragamnya mulai dari masker APD (Alat Pelindung Diri) untuk tingkat keparahan tinggi karena mampu melakukan proteksi terhadap partikel halus dari 40% hingga 90%.  Ada juga masker bedah 2 Ply atau surgical mask, terdiri dari 2 lapisan (layers) yakni lapisan luar dan lapisan dalam tanpa lapisan tengah yang berfungsi sebagai filter.

Jenis lainnya adalah masker bedah, berbahan lembut, memiliki tiga lapisan, 3 play surgical mask, yaitu lapisan luar kain tanpa anyaman kedap air, lapisan dalam merupakan lapisan filter densitas tinggi yang menempel langsung dengan kulit wajah. Berfungsi sebagai penyerap cairan berukuran besar yang keluar dari mulut pemakai ketika batuk maupun bersin.

Ada juga jenis lain, dikenal dengan nama masker N95, dikenal dengan kelompok masker Filtering Facepiece Respirator (FFR) sekali pakai (disposable), habis dikenakan buang. Masker yang kebanyakan berwarna putih ini memiliki kelebihan tidak hanya melindungi diri pemakai dari paparan cairan dengan ukuran droplet, tapi juga cairan hingga berukuran aerosol. Model lain ada juga Reusable Facepiece Respirator.

Kemudian ada masker berbahan kain (scuba fabric) yang elastis dan dapat dicuci, bisa dikenakan berulang kali. Mampu menahan partikel antara 60-70%, direkomendasikan digunakan oleh mereka yang sehat, boleh digunakan ketika keluar rumah di masa stay at home atau PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) saat beraktifitas.


Jual Masker Cantik dan Unik Motif Gorga Batak

Salah satu jenis masker kain yang fashionable, dijual oleh pengagas akun Instagram @geraigorga, jual masker cantik bermotif unik Gorga Batak, dengan kombinasi tiga warna, merah, hitam dan putih, sebagaimana Gorga yang dikenal sebagai seni ukir, ornamen yang ada pada rumah adat Batak Toba dan Samosir, di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Masker Gorga Batak dijual dengan dengan paket, sebanyak 1 (satu) set terdiri dari 6 helai masker Gorga dengan motif cantik, seharga Rp.120.000,- (seratus dua puluh ribu rupiah) seperti yang dapat dilihat pada flyer, yang juga diperkenalkan selebgram kece kepada kaum millenial Indonesia dan diunggah di YouTube. Dijual secara online dengan mengandalkan WhatsApp dan dipromosikan lewat platform daring.



Selebgam cantik Indonesia Gee, mengungah video pada akun Instagram @imgeeyaa berupa video menarik, mengenakan Masker Gorga dipadu padankan dengan kaos yang senada, memberi visualisasi saat alat proteksi diri tersebut dikenakan, cantik dan unik. Cocok untuk mereka yang sedang beraktifitas tampil beda dan eye catching. Harga yang ditawarkan juga relatif murah, sangat terjangkau.

Jual Masker Gorga #FreeOngkir khusus kawasan Jabodetabek. Satu set masker kain non-medic, 6pcs, Rp.120K. BCA: 693-009-7801 (Buyung), Call/WhatsApp: 0817-0367-8899

Masker Gorga oleh Charlie M. Sianipar dan Buyung Yandinata

Anti Virus Corona

Layanan profesional jasa sanitasi disinfektan untuk mencegah virus corona (COVID-19) di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Layanan ini juga terbuka untuk daerah lain yang membutuhkan treatment di lingkungan yang diinginkan di berbagai lokasi di seluruh Indonesia.

Wabah virus corona yang mematikan, sejak pertama kali kasus tersebut disebutkan di Wuhan, China, kemudian menyebar ke berbagai negara, di Asia, Europa hingga Amerika Serikat, menjadi pandemic yang merisaukan. Indonesia tidak luput dari penyebaran virus yang sampai diumumkannya social distancing hingga polemik lock-down. Banyak pihak yang berpartisipasi mengatasi penyebarannya, terutama WHO, Pemerintah dan berbagai institusi lainnya.

Layanan jasa sanitasi disinfektan yang kami tawarkan diawasi oleh dokter dan ahli medis yang kompeten pada bidangnya, dipasarkan secara online untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkannya.


Hubungi Kami Sekarang: +62-811-853-757


I. Tujuan Sanitasi Disinfektan

A. Tujuan Umum

  • Menciptakan lingkungan yang bersih dan bebas dari bakteri, kuman serta virus.

B. Tujuan Khusus

  • Meningkatkan kebersihan di lingkungan tempat tinggal dan tempat umum
  • Membersihkan kuman, bakteri dan virus yang ada di sekitar
  • Membantu mencegah penularan virus (khususnya virus corona)
  • Membantu meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan penularan penyakit

 II. Metodologi Sanitasi Disinfektan yang Kami Lakukan

Melakukan tindakan sanitasi dengan cara pemberian semprotan desinfektan yang tepat, aman dan ramah bagi lingkungan. Dosis dan penggunaan obat dibawah pengawasan dan panduan dari tenaga ahli medis dan profesional. Formula ini mempunyai jangka waktu relatif lama guna menangkal virus khususnya COVID-19.

Kriteria Pemilihan Disinfektan

A. Disinfektan ideal
  1. Bersifat CIDAL yaitu membunuh seluruh agen patogen potensial
  2. Pemilihan disinfektan harus berdasarkan fungsi yang diharapkan bukan berdasarkan harga atau kebiasaan yang berlaku
  3. Berspektrum luas
  4. Tidak iritan, tidak korosif
  5. Efektif terhadap patogen potensial
  6. Aman bagi manusia, hewan dan tumbuhan
  7. Tidak merusak peralatan dan lingkungan
  8. Budget tidak tinggi, harga relatif murah
B. Efektifvitas Disinfektan
  1. Jenis micro organisme kontaminan setiap disinfektan mempunyai sifat anti microbial
  2. Tingkat menyebabkan kontaminasi sebagai penentu kualitas disinfektan
  3. Jumlah bahan-bahan mengandung protein. Bahan dengan jumlah protein tinggi akan menyerap dan menetralkan disinfektan kimiawi
  4. Bahan-bahan organik atau senyawa lain seperti sabun akan menetralisir beberapa disinfektan
  5. Sifat kimiawi desinfektan yang tepat "mode of action"
  6. Kosentrasi dan jumlah disinfektan yang tepat sesuai kebutuhan
  7. Diperlukan waktu yang cukup dan suhu yang sesuai agar desinfektan bereaksi/bekerja,  tergantung pada derajat kontaminasi dan beban bahan-bahan organik
  8. Aktivitas residu pada kain dan logam harus diperhatikan pada kondisi tertentu
  9. Suhu aplikasi, pH dan interaksi dengan senyawa lain
  10. Toksisitas pada lingkungan dan aman bagi manusia dan satwa
  11. Biaya terjangkau.
Berbagai macam komposisi 10 (sepuluh) bahan disinfektan yang kami gunakan, dapat disesuaikan dengan lingkungan serta kebutuhan, dengan mengacu pada rekomendasi WHO (World Health Organization).
    Harga layanan jasa penyemprotan, sanitasi disinfektan pencegahan COVID-19 untuk wilayah kerja di kawasan Jabodetabek, Rp. 18.000,- per m2, harga tersebut sudah termasuk (included):
    • Bahan (obat) yang akan digunakan
    • Tenaga ahli yang akan melakukan sanitasi
    • Tenaga professional yang akan mengawasi proses sanitasi
    Tindakan sanitasi disinfektan ini ideal dilakukan di berbagai tempat, mulai dari rumah tinggal, sekolah dan kampus, kawasan pemukiman, atau perumahan, cluster dan tempat-tempat umum, diantaranya sebagai berikut.
    • Rumah tinggal
    • Hotel, Losmen, Penginapan, Tempat Kost, Aprtemen
    • Gedung Sekolah dan Kelas, Kampus
    • Gedung Pertemuan Umum
    • Kantor dan Kawasan Perkantoran (office bulding)
    • Pabrik, Workshop
    • Tempat dan Sarana Ibadah
    • Tempat Usaha Kuliner (Café, Restoran, Depot, dll) dan berbagai tempat hang-out)
    • Tempat Usaha Lainnya (Bengkel, Salon, Tempat Hiburan)
    • Sarana Transportasi, Stasiun Angkutan Umum, Terminal, SPBU
    • Sarana Publik Lainnya
    Silahkan hubungi kami, telepon atau WhatsApp pada tombol di atas, untuk disambungkan dengan team marketing, diskusi lebih detail dan rencana serta jadwal pengerjaannya. Tetap semangat dan jaga kesehatan dengan baik.

    Virus Corona di Indonesia

    Jakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto selaku juru bicara penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia mengatakan telah memeriksa kerabat terdekat dari dua pasien penderita Covid-19.

    Hal tersebut dilakukan guna menjalankan proses tracing contact yang menjadi salah satu prosedur penanganan terhadap pasien terinfeksi virus corona.

    "Dia tinggal dalam satu rumah yang isinya ada empat orang. Seorang ibu dengan dua anaknya," kata Yurianto dalam konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Selasa, 3 Maret 2020.

    Dari Hasil pemeriksaan tersebut, dua kerabat pasien virus corona Indonesia telah dinyatakan negatif Covid-19.

    "Pembantunya dan kakaknya sehat dan negatif," ujarnya.

    Selain keluarga pasien, tracing contact juga dilakukan kepada teman-teman pasien. Namun, Yurianto mengaku masih kesulitan menemukan identitas dari teman-teman pasien.

    "Sekarang kita lakukan tracing contact di teman-temannya yang party itu, ini yang repot. Karena tidak semuannya akrab," ucap Yurianto.

    Seperti diketahui, sebelum dinyatakan positif Covid-19, pasien sempat berpesta bersama kawan-kawannya di Club Paloma, Kemang, Jakarta Selatan, pada 14 Februari 2020. Namun, pasien tidak tahu pasti jumlah dan nama dari setiap orang yang hadir.

    "Dia mengatakan mungkin 50-an. Termasuk ada yang datang dari Malaysia," katanya.

    Dua hari setelah berpesta, tepatnya pada 16 Februari 2020, pasien mengeluh sakit. Sejak saat itu, ia beristirahat dan dirawat oleh ibunya di rumah. Tak lama kemudian, pada 20 Februari 2020, ibu pasien tertular Covid-19 dan menujukan gejala serupa. Hingga pada 27 Februari 2020 keduanya di rujuk ke rumah sakit terdekat.

    Pada 28 Februari 2020, salah satu teman pesta pasien yang berasal dari Jepang memberi kabar kepada pasien kalau dirinya telah didiagnosa positif Covid-19. Segara, pasien menyampaikan kabar tersebut kepada dokter yang merawat.

    "Dokternya langsung putuskan dua-duanya dipindahkan ke RSPI. Dan dua-duanya confirm positif," ujar Yurianto.

    Hingga ini, Kementerian Kesehatan bersama seluruh otoritas daerah setempat masih melakukan pencarian terhadap seluruh peserta pesta tersebut. Kini, Kedua pasien sudah membaik seiring dengan suhu tubuh yang mulai stabil. Namun, pasien tetap harus menjalani perawatan di ruang isolasi.

    "Direktur rumah sakit bilang kondisinya lebih bagus dari kemarin. Jadi sudah tanpa keluhan apapun, tapi masih harus tetap kita isolasi," kata Yurianto.


    Magelang - Dinas Pertanian dan Pangan Pemerintah Kota Magelang, Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan, dengan sasaran utama kalangan anak-anak, karena manfaatnya yang baik bagi kesehatan dan tumbuh kembang.

    "AKI (Angka Konsumsi Ikan) Kota Magelang sebetulnya ada kenaikan, tapi masih termasuk rendah dari AKI ideal. Oleh karena itu, kesadaran individu dan kelompok masyarakat tentang arti penting mengonsumsi ikan harus terus digemakan," kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Pemkot Magelang Susmiyati dalam keterangan tertulis di Magelang, Jumat.

    Angka Konsumsi Ikan Kota Magelang saat ini 23,25 kilogram per kapita per tahun, sedangkan angka ideal bagi kesehatan 31 kilogram per kapita per tahun.

    Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, AKI Jateng pada 2019 mencapai 30,64, kilogram per kapita per tahun, AKI nasional 47 kilogram per kapita per tahun, sedangkan sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia (70), Korea (60), dan Jepang (140).

    Susmiyati mengatakan Kota Magelang termasuk sebagai daerah yang telah melaksanakan Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) yang diinisiasi oleh KKP sejak 2014 sebagai gerakan nasional secara berjenjang hingga lapisan terbawah masyarakat. Ia menjelaskan sasaran utama Gemarikan di Kota Magelang anak-anak usia balita hingga masa sekolah.


    "Ini merupakan upaya penanaman kesadaran sejak dini tentang arti pentingnya makan ikan bagi kesehatan dan kecerdasan," ujar dia kepada Antara.

    Belum lama ini, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah serta Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Magelang menggelar kampanye Gemarikan untuk kader PKK se-Kota Magelang di Kebun Bibit Senopati Kota Magelang.

    Susmiyati mengatakan kegiatan itu diisi dengan pelatihan tentang pengolahan menu makanan berbahan dasar ikan, dengan pemberi materi berkompeten.

    "Agar para kader PKK bisa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mengolah ikan di lingkungan keluarga dan sekitarnya," katanya.

    Ketua Tim Penggerak PKK Kota Magelang Yetty Biakti Sigit Widyonindito mengapresiasi pelatihan tersebut karena menambah pengetahuan dan keterampilan para ibu dalam mengolah ikan menjadi aneka makanan olahan.

    Diharapkan, para peserta menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut untuk dikembangkan menjadi usaha produktif.

    “Kampanye Gemarikan masih sangat dibutuhkan dan akan terus kita gelorakan secara terus-menerus. Kaum perempuan, khususnya kader PKK, harus menjadi aktor utama dalam mengajak dan menggerakkan keluarga dan lingkungan sekitarnya agar terbiasa dengan budaya makan ikan," ucapnya.

    Seperti kegiatan di atas, dalam berbagai kesempatan Menteri KKP Susi Pudjiastuti selalu mengkampanyekan Gemarikan kepada masyarakat di berbagai daerah agar meningkatkan konsumsi ikan, seperti yang terlihat pada video berikut saat bersama Zohri, atlet lari Indonesia.


    Lavender
    Lavender

    Pagi baru beranjak, tapi Dwi Ismiyati (47), penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sudah sibuk menata tanaman lavender yang baru beberapa hari dibelinya. Satu per satu lavender disiram, agar tanaman hias itu tidak cepat layu. Daun-daun yang mengering perlahan disingkirkan dari ranting tanaman yang rentan patah itu.

    Tata letak kantong lavender (Lavandula) juga diaturnya agar tidak berhimpitan dengan tanaman lainnya.

    Sesekali senyum sumringah Dwi terlihat. Ternyata beberapa lavender mulai berbunga, warnanya ungu sama seperti warna favoritnya. Total ada 20 kantong lavender yang sudah dibeli dan ditempatkannya di taman kecil di belakang kompleks rusun Blok B1.

    Setiap lavender yang dibelinya seharga Rp8 ribu per kantong itu berisi tiga hingga lima batang. Ketua RT 01 RW 11 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, itu menjelaskan tanaman hias tersebut dibeli menggunakan dana operasional Rusunawa.

    Awalnya, biaya operasional itu tidak dialokasikan khusus membeli tanaman dengan nama ilmiah Lavandula tersebut. Namun, merebaknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Khusus Ibukota Jakarta, membuat Dwi berinisiatif membeli tanaman yang memiliki aroma yang tidak disukai nyamuk ini.

    Tujuannya tentu saja untuk mengusir si nyamuk belang penular DBD dari permukiman warga, kata Dwi. Tanaman jenis rumput-rumputan ini akan dibagikan gratis kepada 100 kepala keluarga (KK) yang menghuni blok tersebut, setelah diperbanyak dengan cara distek.

    Meski demikian, beberapa kepala rumah tangga sudah lebih dulu diberikan sebagai tahap awal dari inisiatif tersebut. Sedangkan bibit lavender yang tersisa akan ditanam di taman belakang rumah susun yang juga sudah ditanami beberapa jenis tanaman obat seperti kumis kucing dan lidah budaya. Lavender Pengusir Nyamuk Dari sekian banyak tanaman pengusir nyamuk, Dwi mengatakan memang sengaja memilih lavender karena lebih mudah dirawat dan harganya terjangkau.

    Tanaman ini memang telah lama dikenal sebagai pengusir nyamuk DBD karena memiliki kandungan insektisida alami sehingga mengeluarkan aroma yang tidak disukai serangga.

    Agus Kardinan dalam bukunya berjudul Tanaman Pengusir dan Pembasmi Nyamuk, memasukkan lavender sebagai salah satu tanaman yang bisa menghalau serangga termasuk nyamuk.

    Sebuah buku terbitan tahun 2003 itu menyebutkan lavender mengeluarkan aroma yang harum, sehingga dapat diproduksi menjadi minyak dengan aroma mirip kamper. Senada dengan Agus, peneliti Universitas Kristen Maranatha Dr Meilinah Hidayat Rosnaeni menyebutkan lavender bersifat sebagai repelan atau memiliki kemampuan menjauhkan serangga dari manusia.

    Hasil penelitian Dr Meilinah yang diterbitkan Jurnal Medika Planta Vol.1 Tahun 2010 menyebutkan meski tidak membunuh nyamuk, namun efek repelan dapat menghalau serangga karena aroma atau kandungan aktif yang tidak disukai nyamuk.

    Ini karena tanaman tersebut mengandung beberapa senyawa, di antaranya linalool sebesar 28,6 persen dan camphor sebesar 1,6 persen, yang keduanya memiliki efek repelen.

    Instruksi Gubernur 


    Selain lavender, sebenarnya masih ada beberapa tanaman lain yang bisa digunakan sebagai media pengusir nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor DBD.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 7 Tahun 2019 tentang Penanganan Peningkatan Kasus DBD. Dalam instruksi tersebut memuat inovasi gerakan menanam tanaman pengusir nyamuk.

    Ada 11 tanaman pengusir nyamuk yang direkomendasikan di antaranya lavender, tapak dara, rosmarin (rosemary), bunga kenikir dan citrosa mosquito. Selanjutnya ada sereh wangi, kecombrang, jeruk nipis, daun mint, selasih dan zodia yang berasal dari Papua.

    Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan aparat pemerintah tingkat kelurahan hingga RT dan RW menerapkan aturan "denda" bagi warga yang beberapa kali ditemukan jentik nyamuk di rumahnya.

    Denda bukan dalam bentuk uang tetapi meminta masyarakat menanam tanaman pengusir nyamuk di rumahnya sesuai kesepakatan bersama, kata Widyastuti. Apabila masih ditemukan lagi jentik nyamuk, maka rumah tersebut akan dilabeli dengan stiker berwarna hitam "Ada jentik".

    Ia menilai cara itu cukup efektif sebagai sanksi moral, sekaligus mengingatkan warga untuk selalu sadar memberantas sarang nyamuk. Selain itu, cara alami lain yang dilakukan dengan menebar ikan pemakan jentik seperti ikan cupang dan mas di kolam warga atau parit.

    Per 26 Februari 2019, Widyastuti mengungkapkan kasus DBD di ibukota mencapai 1.024 kasus atau meningkat dibandingkan Januari 2019 mencapai 989 kasus.

    Ada lima kecamatan yang memiliki jumlah kasus baru DBD tertinggi di DKI Jakarta yakni Cipayung, Jakarta Timur, dengan angka kesakitan (insidence rate/IR) mencapai 20,96 per 100 ribu penduduk.

    Setelah Cipayung, jumlah kasus baru DBD tertinggi kedua terjadi di Kalideres, Jakarta Barat, dengan IR 20,57 dan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan IR 18,77. Kemudian disusul Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, dengan IR mencapai 18,54 dan Cengkareng, Jakarta Barat, dengan IR 18,34 per 100 ribu penduduk.

    Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebutkan sepanjang Januari sampai dengan Februari 2019, terdapat satu warga di Jakarta Timur meninggal dunia diduga terkena demam berdarah.

    Peran Jumantik DKI Jakarta memiliki lebih dari 33 ribu kader juru pemantau jentik (Jumantik), tersebar di setiap RT, yang berperan dalam mengedukasi dan mengawasi jentik di lingkungannya. Namun, petugas jumantik kerap mengalami kendala ketika mereka hendak melakukan pemeriksaan, salah satunya di permukiman mewah.

    Belum lagi asumsi di masyarakat yang menganggap perumahan mewah itu bersih dan bebas penyebaran demam berdarah (dengue) juga membuat kawasan itu kadang tidak masuk dalam jangkauan petugas pemantau jentik.

    Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Husein Habsyi mendorong agar penanganan DBD dilakukan menyeluruh, tidak hanya fokus pada kawasan padat dan kumuh, tapi juga di kawasan elite.

    Dosen tidak tetap Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia itu mengatakan nyamuk Aedes aegypti justru menyukai lingkungan yang bersih, kondisi yang biasanya identik dengan perumahan mewah.

    Jentik-jentik nyamuk biasanya tumbuh di bak kamar mandi, dispenser, talang air hingga wadah penampungan air di bawah kulkas, wadah di halaman rumah yang biasanya luput dari pengamatan.

    Penanganan di kawasan padat dan kumuh, lanjut Husein, justru dapat dilakukan dengan cepat karena langsung ditindaklanjuti ketika ditemukan jentik saat diperiksa petugas jumantik.

    Sedangkan seperti di wilayah Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, yang termasuk salah satu kawasan permukiman elite, terkadang Jumanik terkendala ketika menemui rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya. Ketua Rukun Warga 02 Gondangdia Ronny Wongkar mengatakan kader juru pemantau jentik biasanya mendatangi langsung rumah warga termasuk di permukiman mewah, bersama dengan aparat RT dan RW.

    Sementara itu, Koordinator Kader Jumantik RW 04, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rochani (61) mengaku lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan jentik nyamuk.

    Jika ditemukan kembali jentik nyamuk, maka ia akan memberikan sanksi sosial berupa pemasangan stiker "Ada jentik" di setiap rumah. Pemilik rumah juga didata dan ditindaklanjuti petugas RW agar mereka lebih sadar ancaman Demam Berdarah Dengue.

    Pemantauan jentik juga ditingkatkan dari seminggu sekali menjadi dua kali seminggu setiap Rabu dan Jumat.

    Berbagai upaya dilakukan untuk menangani kasus DBD seperti fogging atau pengasapan yang mengandung insektisida zat kimia. Namun, penggunaan zat kimia yang dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu lama dikhawatirkan justru menimbulkan resistensi nyamuk, kebal jadinya.

    Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, menanam lavender dan tanaman pengusir nyamuk lainnya bisa menjadi alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Meski begitu, cara alami tersebut bukan merupakan solusi satu-satunya dalam penanggulangan DBD. Diperlukan komitmen kuat dan upaya bersama menanggulangi DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

    Gerakan 3M (Menutup, Menguras, Mengubur) Plus dinilai efektif memberantas sarang nyamuk seperti menguras dan menutup tempat penampungan air serta memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.


    Para peneliti menyebutkan bahwa vaping atau rokok eletrik lebih berbahaya ketimbang rokok tembakau sebab perasa yang terdapat dalam rokok elektrik dapat memicu peradangan paru-paru.

    Peringatan itu muncul setelah penelitian yang dilakukan terhadap tikus menunjukkan ada senyawa adiktif, termasuk perasa, yang menyebabkan peradangan paru-paru yang sama atau lebih buruk dari penggunaan rokok tembakau, sebagaimana laporan Leicestermercury, Rabu dilansir oleh Antara pada (17/11/2018)

    Perangkat bertenaga baterai ini kerap dipromosikan sebagai alat untuk membantu perokok untuk keluar dari kebiasaan buruk merokok tembakau.

    Tim peneliti dari Yunani mengatakan penggunaan rokok elektrik dalam jangka pendek ternyata sama atau bahkan lebih merusak daripada yang semestinya, vaping sangat berbahaya, bagi kesehatan.

    "Efek merugikan yang diamati dalam paru-paru pada paparan asap rokok eletrik pada model hewan itu menyoroti perlunya penyelidikan lebih lanjut tentang keamanan dan toksisitas perangkat yang berkembang pesat di seluruh dunia," ujar perwakilan peneliti Dr. Constaninos Glynos.

    Mereka menstimulasi isapan rokok tradisional dengan mengeluarkan uap yang berasal dari bahan kimia cair dalam wadah isi ulang berisi propylene glycol, nikotin, dan banyak rasa.

    Propylene glycol -- senyawa aditif yang tidak berwarna dan berbau -- ditemukan dalam pelbagai makanan dan minuman olahan. Senyawa ini digunakan sebagai pelarut dalam sejumlah obat.

    Temuan, yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology -- sel paru-paru, menunjukkan bahwa rokok elektrik dan isi ulang perasa tidak diatur dengan baik -- dan tidak diketahui dampak dalam jangka panjang terhadap kesehatan.

    Jadi, para peneliti membandingkan beberapa kelompok tikus yang menerima paparan seluruh tubuh terhadap pelbagai kombinasi kimia selama empat kali setiap hari, dengan setiap sesi dipisahkan oleh interval bebas asap selama 30 menit, tulis Mirror.

    "Rokok elektrik dinyatakan melepaskan sedikit nikotin berbahaya atau sebagai alat baru menghentikan merokok. Namun, temuan kami menunjukkan bahwa paparan uap dari rokok elektrik memicu respon peradangan dan memengaruhi mekanisme pernapasan. Dalam beberapa kasus, perasa tambahan dalam rokok eletrik memperburuk efek yang merugikan dari rokok tersebut," sambung Dr. Glynos.

    Hasil penelitian pada kelompok lain yang mendapat paparan asap rokok tembakau dan tiga kelompok lain dari rokok elektrik dengan propylene glycol dan perasa tembakau selama tiga hari hingga empat minggu ini, diperoleh hasil bahwa terjadi peradangan, produksi lendir dan perubahan fungsi paru-paru.

    "Kami menyimpulkan bahwa baik rokok eletrik dan konvensional sama-sama berdampak negatif terhadap kondisi biologis paru-paru," tegas Dr. Glynos.

    Meski Badan Kesehatan Inggris menyatakan rokok elektrik 95 persen lebih aman dibanding rokok tradisional. Mereka menyarankan agar perokok memertimbangkan untuk beralih ke rokok elektrik untuk berhenti dari merokok.

    Namun, kritikus memperingatkan bahwa rokok elektrik dapat menyebabkan penyakit paru, menyebabkan ketagihan nikotin, atau jalan masuk merokok bagi anak-anak.

    Perabotan dan barang-barang di dalam rumah meskipun terlihat bersih tapi ternyata bisa saja menjadi sarang dari kuman dan bakteri. Jika kita menggunakan barang-barang tersebut tanpa dibersihkan terlebih dahulu maka tidak mustahil kuman dan bakteri akan berpindah ke tubuh kita dan bisa menyebabkan penyakit seperti batuk atau juga diare. 

    Agar paparan oleh kuman dan bakteri bisa dihindari maka cuci bersih terlebih dahulu barang tersebut sebelum digunakan atau cuci tangan setelah memegang barang-barang tersebut.

    Hati-hati, 7 Barang Di Rumah Ini Sarang Kuman Dan Bakteri

    Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak mungkin tidak menggunakan atau tidak menyentuh perabotan atau peralatan yang ada di dalam rumah sama sekali. Itu artinya kemungkinan kita untuk terpapar oleh kuman dan bakteri yang menempel di peralatan tersebut selalu ada. 

    Berpindahnya kuman atau bakteri ke tubuh tentunya akan mendatangkan gangguan kesehatan sehingga alangkah baiknya jika kita mengetahui barang apa saja yang rawan menjadi sarang kuman dan bakteri. 

    Berikut beberapa jenis barang atau perabotan yang digunakan sehari-hari di rumah yang rawan menjadi sarang kuman dan bakteri.  

    7 Barang Yang Rawan Menjadi Sarang Kuman Dan Bakteri


    Remote Control

    Ini adalah barang yang sangat sering kita pegang dan gunakan. Bayangkan berapa kali dalam sehari kita memegang dan menggunakan barang ini, tidak terhitung. Kuman dan bakteri senang sekali bersarang di remote control terutama di sela-sela tombol channel pada remote. 

    Setir Mobil

    Saat mengendarai mobil dan memegang kemudi seringkali tanpa kita sadari kuman dan bakteri yang menempel pada setir berpindah ke tangan kita. Jadi sebaiknya cuci tangan sehabis menyetir mobil terutama saat akan makan.

    Handphone

    Hampir mirip dengan remote control, handphone adalah barang yang paling sering kita pegang dan kita gunakan dalam berbagai suasana. Debu dan juga keringat yang menempel pada handphone akan membuat kuman dan bakteri senang hidup di dalamnya. Agar kuman dan bakteri yang menempel bisa berkurang rajinlah membersihkan handphone setidaknya seminggu sekali.

    Tempat Makan Hewan 

    Mangkuk atau wadah makanan hewan kesayangan kita juga sangat mungkin menjadi sarang kuman dan bakteri. Jika tidak rajin mencuci wadah makan ini selain bisa membuat bakteri semakin banyak juga bisa menyebabkan hewan kesayangan menjadi sakit.

    Talenan

    Salah satu alat memasak ini juga merupakan sarang bakteri dan kuman. Talenan yang biasa digunakan sebagai alas untuk mengiris berbagai macam bahan pangan ini rawan menjadi sarang kuman dan bakteri yang bisa berasal dari bahan–bahan pangan dan juga bisa berpindah lagi ke bahan pangan lainnya. 

    Terutama pada bahan mentah seperti daging dan ikan. Sebaiknya sebelum digunakan cuci bersih dulu talenan. 

    Spons Pencuci Piring

    Barang satu ini juga sangat disukai kuman dan bakteri untuk hidup karena kondisinya yang lembab. Kuman dan bakteri bisa berpindah ke alat-alat makan yang kita cuci seperti piring dan juga gelas. Jadi sebaiknya cuci bersih dan keringkan spons setelah dipakai serta ganti spons pencuci piring sebulan sekali.

    Sandal Dan Sepatu

    Saat mengenakan sandal atau sepatu kaki kita berkeringat dan itu adalah media yang bisa menyuburkan tumbuhnya kuman dan bakteri. Agar kulit kaki tidak menjadi gatal karena sepatu atau sandal yang banyak kuman maka cucilah dan bersihkan sandal atau sepatu secara rutin. 

    Selain untuk menghilangkan kuman dan bakteri, mencuci sandal atau sepatu bisa mencegah tumbuhnya jamur yang akan merusak sandal atau sepatu tersebut.

    Belimbing merupakan buah yang memiliki bentuk cukup unik, memiliki lima sisi yang kemudian membentuk pola seperti bintang. Bukan hanya bentuknya yang unik, belimbing ternyata mengandung beberapa manfaat kesehatan yang luar biasa. Mengandung vitamin seperti, kolin, asam folat, lutein zeaxanthin, niacin, asam antothenic, riboflavin, thiamine, vitamin C, B6, dan E.

    10 Khasiat Luar Biasa Buah Belimbing Untuk Kesehatan Tubuh

    Belimbing merupakan buah yang berasal dari wilayah negara dengan iklim tropis. Sering diolah menjadi berbagai macam resep masakan, karena buah belimbing rasanya sangat menyegarkan. Buah belimbing juga sangat baik bagi kesehatan dan juga memberikan manfaat bagi kecantikan, selain dari pada rasanya yang menggoyang lidah.

    Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan


    Mencegah kanker

    Sebuah penelitian mengungkapkan, buah belimbing dapat membantu mencegah penyakit kanker. Kandungan flavonoid polifenol yang ditemukan di dalam buah ini mampu melawan efek mutagenik akibat radikal bebas dan membuangnya dari tubuh, sehingga terhindar dari risiko penyakit kronis. Selain itu, belimbing juga kaya serat, yang dapat membantu membersihkan racun di dalam usus besar.

    Menyehatkan Pencernaan

    Buah beserta kulit belimbing memberikan pasokan serat makanan. Serat membantu mencegah penyerapan kolesterol LDL pada makanan dalam usus. Dengan mengikat bahan kimia penyebab kanker di usus besar, serat  juga akan membantu melindungi selaput lendir usus dari paparan zat beracun. Serat menghindarkan dari risiko gejala kanker usus besar, juga membuat pencernaan lebih sehat.

    Anti-inflamasi

    Radikal bebas yang menyebabkan keterlambatan perbaikan jaringan dapat dicegah dengan belimbing yang memiliki jumlah tinggi antioksidan dan flavonoid. Zat tersebut bermanfaat untuk melindungi dari peradangan radikal bebas. Vitamin C mendorong keluar racun dan membantu dalam sintesis kolagen yang merupakan komponen penting untuk memperbaiki dan membentuk tulang, arteri dan pembuluh darah.

    Memelihara jantung

    Belimbing mengandung zat natrium dan kalium yang cukup tinggi. Kedua zat tersebut bermanfaat sebagai pengganti elektrolit dalam tubuh. Mengonsumsinya secara rutin dapat membantu mengontrol tekanan darah dan detak jantung, membersihkan plak pada pembuluh darah, serta melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh.  

    Kaya Antioksidan

    Belimbing kaya akan antioksidan seperti flavonoid polifenol. Quercetin, epicatechin, dan asam galat merupakan beberapa jenis flavonoid yang penting. Total polifenol dalam buah ini mencapai 43 mg / 100 g. Senyawa ini membantu melindungi diri dari efek kerusakan akibat radikal bebas.

    Meningkatkan produksi ASI

    Beberapa wanita mengalami kesulitan memproduksi cukup ASI untuk menyusui bayi mereka yang baru lahir. Belimbing memiliki sifat yang dapat membantu untuk meningkatkan produksi susu secara alami, alih-alih mengambil pil hormonal.

    Menurunkan berat badan

    Belimbing dapat mempercepat penurunan berat badan, dengan menyantap belimbing secara rutin juga diklaim dapat memaksimalkan sistem metabolisme. Belimbing sangat minim kalori, namun kaya akan serat, sehingga aman dikonsumsi oleh seseorang yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Serat dapat membuat perut terasa kenyang lebih lama.  

    Meningkatkan Kerja Enzim

    Selain itu, belimbing merupakan sumber vitamin B kompleks. Misalnya folat, riboflavin, dan piridoksin (vitamin B-6) dalam buah belimbing sangat berkhasiat. Dalam metabolisme serta mendukung berbagai fungsi sintetis enzim dalam tubuh, secara bersama-sama vitamin ini membantu sebagai co-faktor enzim.

    Imunitas

    Belimbing mengandung jumlah tinggi vitamin C, yang merupakan vitamin larut air yang dianggap sebagai antioksidan terbaik yang tersedia untuk tubuh. Vitamin C meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk membantu menangkal pilek, flu dan infeksi lainnya. Vitamin C tidak disimpan dalam tubuh kita dan digunakan cukup cepat ketika kita berkeringat. 

    Mengontrol tekanan darah

    Belimbing dapat membantu mencegah risiko beragam penyakit kronis karena mengandung zat kalsium yang cukup tinggi, seperti oaterosklerosis, serangan jantung, dan stroke dengan cara mengurangi penumpukan plak pada pembuluh darah dan arteri. Belimbing ampuh untuk mengontrol tekanan darah, dengan menyisipkan belimbing dalam menu sehari-hari.

    Belimbing merupakan buah yang tidak mahal, Anda bisa membelinya di pasar tradisional maupun supermarket. Banyak manfaat dari buah berbentuk bintang tersebut, ada baiknya bila Anda mengonsumsi buah belimbing. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda.

    Di saat cuaca panas maka sebagian besar dari kita pasting menginginkan sebuah minuman yang mampu menyegarkan dahaga kita. Nah, biasanya salah satu minuman dahaga yang paling segar dan mudah dijumpai ialah minuman bersoda ini. Kandungan soda di dalam minuman ini seolah mampu melegakan dahaga kita. Akan tetapi tahukah Anda bahwa minuman bersoda ini berbahaya bagi tubuh kita?

    Inilah 8 Bahaya Mengonsumsi Minuman Bersoda  Bagi Tubuh

    Bahaya dari minuman bersoda ini tentunya tidak boleh dipandang sebelah mata apalagi kita memiliki kebiasaan untuk mengonsumsi minuman bersoda ini secara berlebihan. Nah, untuk memberi tahu alasannya maka berikut 8 bahaya atau dampak negatif dari mengonsumsi minuman bersoda.

    8 Dampak Negatif Dari Mengonsumsi Minuman Bersoda


    Merusak Bagian Ginjal

    Salah satu kelebihan dari sebuah minuman bersoda ialah warnanya yang mengundang ketertarikan bagi beberapa orang mengonsumsinya. Apalagi minuman bersoda ini disajikan dengan tambahan es batu untuk menambah kesegarannya.

    Dibalik indahnya warna yang dimiliki minuman bersoda ternyata dapat menimbulkan sebuah petaka karena pewarna yang digunakan untuk minuman bersoda ini tidak baik bagi ginjal manusia. Bahkan, pewarna minuman soda ini dapat merusak bagian hati manusia jika minuman bersoda ini dikonsumsi secara terus menerus.

    Menyebabkan Pembusukan Pada Gigi

    Adanya kandungan karbonasi yang terdapat di dalam minuman bersoda ini ternyata dapat menyebabkan gigi mengalami kerusakan dan bahkan mengalami pembusukan. Untuk itu, maka sangat disarankan untuk menggunakan sebuah sedotan saat mengonsumsi minuman bersoda untuk mengurangi resiko terkenanya gigi dari minuman bersoda ini.

    Menyebabkan Terjadinya Obesitas

    Kandungan gula yang terkandung di dalam satu porsi minuman bersoda ini ternyata mengandung empat kali kali gula dibandingkan minuman manis lainnya. Tentunya hal ini juga akan berdampak pada pemberian kalori berlebih ke dalam tubuh sehingga membuat tubuh seseorang mengalami obesitas.

    Tidak Adanya Kandungan Vitamin

    Dalam sebuah minuman bersoda sama sekali tidak mengandung satu pun vitamin yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, minuman bersoda ini sebenarnya tidak berdampak positif bagi tubuh kita.

    Menurunkan Kualitas Sperma

    Seorang pria yang rutin mengonsumsi minuman bersoda maka berkemungkinan besar dapat mengalami penurunan kualitas pada sperma. Dengan adanya hal ini tentunya menjadi salah satu penyebab terjadinya kemandulan bagi seorang pria.

    Tulang Menjadi Mudah Rapuh

    Kandungan asam folat di dalam minuman bersoda ternyata mampu merapuhkan serta mengikis bagian tulang manusia. Apabila kejadian ini tidak segera dilakukan sebuah langkah pencegahan maka akan menimbulkan penyakit osteoporosis yang tentunya dapat mengganggu berbagai aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

    Tubuh Menjadi Mudah Terserang Penyakit

    Minuman bersoda ternyata memiliki sebuah kandungan zat berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan tubuh manusia sehingga mudah untuk terserang penyakit. Ini dikarenakan kandungan di dalam minuman bersoda ternyata mampu berkembang biak secara sempurna di dalam tubuh manusia.

    Salah Satu Penyebab Terjadinya Penuaan Dini

    Kandungan asam yang terdapat di dalam minuman bersoda ternyata dapat membuat kulit manusia menjadi keriput atau yang lebih dikenal dengan penuaan dini. Apabila Anda ingin memiliki kulit yang indah, mulus serta awet muda maka mulai dari sekarang Anda harus bisa menjauhi berbagai minuman bersoda dengan berbagai merk maupun rasa yang beraneka ragam.

    Bahaya dari minuman bersoda memang dampaknya tidak terasa secara langsung. Akan tetapi, bahaya atau dampak negatif dari minuman bersoda ini akan terasa dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu, ada baiknya setelah mengetahui berbagai bahaya diatas maka mulai dari sekarang Anda mulai mengurangi dan bahkan menghilangkan kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda ini.

    Bukan menjadi rahasia lagi jika tidur siang memang kerap kali dibutuhkan oleh setiap orang. Terlebih lagi, tidur siang dianggap sebagai cara istirahat yang baik untuk membebaskan diri sejenak dari tugas yang menumpuk. Terutama untuk orang dewasa, tidur siang bahkan dianggap sebagai suatu hal yang sangat mewah dan berharga. Mengingat, usia dewasa akan lebih sibuk dengan aktivitas kerja.

    Kenyataan di lapangan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap arti pentingnya tidur siang. Contohnya saja, beberapa kota yang tergolong besar di Amerika Serikat telah menyediakan tempat khusus bagi para karyawan agar bisa beristirahat sejenak dari aktivitas yang sedang dilakukannya pada sebuah pekerjaan.

    Aturan Penting yang Harus Diterapkan untuk Tidur Siang Berkualitas

    Jika dikaji secara lebih luas, tidur siang memang sangat ampuh untuk mengurangi rasa kantuk dan lelah. Hal ini tentu saja mendongkrak semangat kerja para karyawan yang sudah kelelahan dalam melakukan pekerjaannya.  Tidak hanya itu, tidur siang juga efektif meningkatkan produktifitas kerja, memperbaiki suasana hati dan membantu berkonsentrasi lebih fokus lagi.

    Meskipun tidur siang amat penting, ada beberapa hal yang meski diperhatikan agar tujuan yang ingin dicapai bisa berhasil. Jika tidak memperhatikan hal penting ini, bukan mendapatkan tujuan yang baik, malah bisa membuat kesehatan terganggu.

    Beberapa Hal Penting yang Harus Diterapkan untuk Tidur Siang Berkualitas


    Paling Lama Durasi Tidur Siang 90 Menit

    Adapun hal penting pertama adalah mengenai durasi waktu tidur siang yang dinilai masih efektif. Jika Anda adalah orang-orang yang sedang menginginkan pikiran menjadi segar, cukup melakukan tidur siang dalam durasi waktu rentang 15 menit hingga 30 menit saja.

    Sebaliknya, jika Anda merasakan mental mulai terblokir dan butuh waktu istirahat yang lebih panjang, maka durasi waktu yang tepat adalah 90 menit. Hal ini akan membantu Anda menjadi lebih terdekompresi dan kreatif. Waktu 90 menit ini terbukti bisa mencapai lingkaran tidur yang penuh.

    Jangan Melakukan Olahraga Sebelum Tidur Siang

    Dianjurkan kepada Anda agar tidak melakukan olahraga sebelum tidur siang. Hal ini dikarenakan, dengan berolahraga, otak menjadi stimulus sehingga dipastikan tidur siang akan menjadi lebih sulit. Meskipun olahraga terbukti dapat mengembalikan energi tubuh, nyatanya ia tidak bisa memenuhi kebutuhan otak dan tubuh untuk beristirahat. 

    Konsisten Melakukan Tidur Siang di Jam yang Sama

    Adapun maksud jam yang sama disini adalah, tidur siang yang Anda lakukan setiap harinya selalu di rentang jam yang telah Anda tentukan. Misalnya saja, Anda tidur siang di jam 2, maka di hari-hari selanjutnya, usahakan untuk tidur di jam yang sama. Dengan begini, tubuh akan merespon dengan tepat kapan waktu tepat untuk beristirahat.

    Ada hal terkecuali yang harus Anda perhatikan yaitu, waktu yang tidak begitu dianjurkan untuk melakukan tidur siang. Waktu tersebut adalah tidur siang di waktu sore. Hal ini akan menyabotase waktu tidur Anda pada malam hari. Anda bisa saja nyaris kehilangan kantuk pada malam hari. Padahal waktu tidur di malam hari sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pembuangan racun-racun berbahaya. 

    Tidur Senyaman Mungkin

    Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, aspek pertama dan paling utama adalah kenyamanan. Untuk itu, usahakan tidur di tempat yang minim cahaya. Hal ini bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak dan kualitasnya tentu lebih bagus. 

    Jadi, jika selama ini banyak yang berpikir tidur dibawah lampu terang guna terbangun lebih cepat, tentu saja hal itu keliru. Buatlah tidur siang Anda menjadi nyaman. Tanpa adanya rasa nyaman, tujuan tidur yang Anda lakukan bisa saja tidak di dapatkan. 

    Diabetes adalah penyakit yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. Bagaimana tidak? Indonesia masuk ke dalam ranking 10 besar negara terbesar penderita diabetes. Dan yang lebih membuat miris adalah kesadaran masyarakat akan penyakit ini pada kenyataannya masih sangat kurang. 

     5 Kebiasaan Buruk Pencetus Diabetes Mellitus

    Biasanya penderita baru akan menyadari bahwa ia menderita penyakit diabetes saat tubuhnya sudah terdapat luka yang tidak kunjung sembuh. Inilah salah satu alasan mengapa diabetes merupakan penyakit yang sangat sulit di cegah. Penyakit diabetes dapat disebabkan karena kebiasaan buruk yang dilakukan secara terus- menerus. Berikut kami rangkum 5 kebiasaan buruk pencetus diabetes mellitus.

    5 Kebiasaan Buruk Yang Dapat Menyebabkan Diabetes Mellitus


    Kurang Olahraga

    Kurangnya aktivitas olahraga dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh kita. Ditambah lagi di zaman yang modern ini, semuanya tersedia dengan praktis. Misalnya, jika kita lapar maka kita bisa memesan makanan, dan masih banyak contoh lainnya. 

    Kemajuan zaman membuat kita semakin malas untuk bergerak. Aktivitas fisik yang bagus dapat membuat badan kita sehat dan bugar. Oleh karena itu kita dianjurkan untuk melakukan olahraga rutin sesuai dengan piramida aktivitas fisik masing-masing orang. Beberapa aktivitas olahraga yang sering dilakukan adalah lari, naik turun tangga, berenang, jalan santai dan lain-lain. 

    Kurang Tidur

    Tubuh kita memerlukan waktu tidur sekitar 6-8 jam/ hari. Tetapi sebagian orang tidak bisa memenuhi kebutuhan tidurnya. Penyebabnya pun bisa bermacam-macam. Bisa karena insomnia, kesibukan aktivitas sehari-hari, keinginan untuk sekedar menonton tayangan televisi malam hari dan lain-lain.  

    Kurangnya istirahat tidur menyebabkan tubuh mengalami penurunan fungsi, salah satunya adalah organ pankreas. Organ pankreas adalah organ yang berperan penting dalam pembentukan insulin. Jika organ ini mengalami penurunan fungsi maka akan mempengaruhi dalam produksi insulin. 

    Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

    Makanan dan minuman manis memang sangat enak dan segar. Namun dibalik rasanya yang enak, ternyata mengkonsumsi makanan dan minuman manis adalah salah satu kebiasaan buruk pemicu penyakit diabetes mellitus. 

    Kandungan gula yang terdapat dalam makanan dan minuman manis dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Maka dari itu, kita perlu membatasi konsumsi makanan manis 4 sendok makan dalam sehari. Selain itu kita harus melakukan cek gula darah rutin supaya penyakit diabetes dapat dicegah. 

    Seringnya Konsumsi Makanan Berlemak

    Makanan berlemak memang sangat menggairahkan. Konsumsi lemak memang sangat penting bagi tubuh karena lemak adalah cadangan tenaga bagi tubuh. Semua kalangan menyukai makanan berlemak, tetapi tidak banyak orang mengetahui jika mengkonsumsi makanan berlemak sangat membahayakan bagi tubuh. 

    Pasalnya, konsumsi lemak yang berlebih dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan tentu saja bisa mengakibatkan diabetes mellitus. Kebiasaan buruk ini memang harus dikurangi, dengan membiasakan membatasi konsumsi lemak 5 sendok makan/hari. 

    Stress Berat

    Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik. Sama halnya dengan memikirkan sesuatu dengan berlebihan tentu tidak baik bagi kesehatan. Di era modern saat ini, berbagai permasalahan lebih sering dialami oleh masyarakat. Dan tidak jarang mereka sampai memikirkan sesuatu terlalu dalam. 

    Kebiasaan buruk ini dapat mengakibatkan ketidakseimbangan produksi hormon, termasuk hormon insulin. Oleh karena itu, bukan hanya kesehatan jasmani saja yang harus dijaga, tetapi juga kesehatan rohani sangatlah penting untuk diperhatikan. 

    Bahaya perokok tidak hanya mengintai si perokok tersebut, namun juga orang-orang tersayang disekitarnya. Jika anda adalah seorang perokok aktif baiknya hindari merokok didekat orang-orang yang tidak merokok agar tidak terkena dampak yang diakibatkan dari rokok yang anda konsumsi. Karena bahaya nya bagi perokok pasif sama dengan si perokok aktif tersebut. 

    Tidak mau kan kalau sampe orang-orang disekitar anda khususnya keluarga anda sampai terkena dampak negatif dari perokok aktif. Kami akan informasikan bahaya perokok aktif maupun pasif, simak ulasan berikut.

    Inilah 3 Bahaya Perokok Aktif Maupun Pasif, yang wajib Anda Ketahui

    3 Bahaya Perokok Aktif Maupun Pasif


    1. Bahaya perokok pasif

    Berikut adalah data-data penting yang wajib di ketahui bagi semua perokok, dan bahaya yang akan ditimbulkan pada orang-orang disekitar yang terkena asap dari rokok tersebut. Zat-zat di dalam asap rokok yang terhisap oleh perokok pasif  mengandung 5 kali lebih banyak karbon monoksida, 2 kali lebih banyak nikotin, 3 kali lebih banyak tar, serta 50 kali lebih zat kimia yang berbahaya bagi kesehatan.

    Bahaya perokok pasif pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran dan kematian pada janin, pendarahan dari uri (abruption placenta), berat badan berkurang antara 20 hingga 30%. Dan bahaya asap rokok terhadap bayi adalah masalah dalam penyakit pernafasan, emosi, leukimia, kanker otak, cepat lelah, dan sebagainya. Maka sebagai perokok aktif sebaiknya hindari merokok didekat anak-anak maupun ibu hamil.

    2. Zat-zat berbahaya yang terkandung di dalam rokok

    Banyak sekali akibat negatif dari rokok terhadap si pemakai dan orang sekitar. Pembakaran kurang sempurna pada rokok yang membara menghasilkan karbon monoksida (CO) selain tanaman lain seperti tar dan nikotin. Dampak dari CO, tar, dan nikotin terhadap syaraf anda adalah :

    • Gelisah, tangan gemetar (tremor)
    • Selera makan berkurang
    • Bagi ibu hamil yang mengkonsumsi rokok mungkin akan mengekstrak kandungan yang menyebabkan keguguran


    Zat tar yang terkandung di dalam rokok dapat menyebabkan batuk-batuk yang disertai dengan sesak napas. Tar yang menempel di jalan pernafasan dapat menyebabkan kanker pada jalan nafas, lidah, maupun bibir. Nikotin dapat meningkatkan adrenalin yang menyebabkan jantung berdebar-debar serta meningkatkan kadar kolesterol dalam darah yang dapat menyebabkan terjadinya serangan jantung.

    3. Komplikasi penyakit

    Bahaya perokok aktif berikutnya adalah komplikasi penyakit yang akan ditimbulkan dari kecanduan rokok. Perokok aktif lebih mungkin mengalami impoten atau kesulitan dalam mempertahankan ereksi bila dibandikan dengan sesorang yang tidak merokok. Bagi para perokok aktif pun penyakit paru-paru adalah penyakit yang tidak dapat dihindari. Anda harus siap bila terjangkit penyakit seperti penyakit jantung, darah, ginjal, dan bahkan kanker. 

    Bahan kimia yang terdapat di dalam tembakau mengakibatkan rusak nya lapisan pembuluh darah serta mempengaruhi jumlah lemak yang terdapat di dalam aliran darah. Hal tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit pengerasan pembuluh darah.

    Ada baiknya bagi anda yang sudah menjadi perokok aktif mulai mengurangi kebiasaan merokok untuk kesehatan anda sendiri serta orang-orang tersayang disekitar anda. Jangan sampai karena kebiasaan anda merokok menimbulkan penyakit bagi diri anda sendiri dan oranglain. Dan perokok pasif mulailah menyadari bahaya dari asap rokok yang ditimbulkan oleh perokok aktif, sehingga anda harus lebih waspada dan berilah masukan serta dukungan bagi perokok aktif agar dapat menghentikan kecanduan merokok nya. Semoga artikel ini dapat memberikan mafaat untuk anda dapat menghindari berbagai penyakit yang ditimbulkan dari bahaya perokok. Terimakasih.


    Jakarta, 5/3 (Benhil) - Upaya Polri bersama Bea Cukai dalam mencegah masuknya narkotika asal luar negeri ke wilayah Indonesia telah berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba dalam jumlah yang cukup besar.

    Setelah pada tahun lalu, polisi menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu dalam jumlah besar seberat satu ton di Hotel Mandalika, Anyer, Banten, baru-baru ini, Polri bersama Bea Cukai kembali mengamankan kapal Taiwan berbendera Singapura yang menyelundupkan 1,6 ton sabu-sabu di perairan Anambas, Kepulauan Riau, pada Selasa (20/2).

    Empat tersangka yang merupakan anak buah kapal (ABK) dan nakhoda ditangkap dalam kasus tersebut. Mereka adalah Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43, nakhoda) dan Liu Yin Hua (63) yang merupakan WN Taiwan.

    Awalnya tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Bea Cukai dibagi tiga kelompok untuk mengintai para pelaku. Tiga tim tersebut disebar di Anyer, Serang, Banten; Natuna, Kepulauan Riau, dan Selat Philips.

    Mereka selama 1,5 bulan berupaya memantau jaringan ini.

    Kemudian dengan meminjam kapal milik Bea Cukai, tim menangkap kapal pembawa sabu-sabu di wilayah perairan Anambas pada Selasa (20/2) pagi. Penangkapan dipimpin AKBP Gembong Yudha.

    Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto menceritakan, sebelum dicegat dan diamankan di perairan Anambas, kapal tersebut diketahui berlayar dari Pelabuhan Lianjiang, China. Namun polisi masih menelusuri rute perjalanan kapal tersebut.

    Apakah masuk ke Batam baru masuk Penang lalu ke Anambas atau dari China langsung ke Anambas, ujar Brigjen Eko. Menurut dia, penelusuran rute tersebut untuk mengetahui tujuan kapal dan mengungkap bandar penerima paket 1,6 ton sabu-sabu tersebut.

    Bareskrim telah berkoordinasi dengan Kepolisian China terkait upaya pengejaran dalang pengirim paket sabu-sabu tersebut. Dari keterangan para tersangka, mereka diminta untuk mengirimkan paket dari China oleh seseorang berinisial L.

    Lebih Baik Bertindak Tak lama setelah pengungkapan 1,6 ton sabu-sabu, kapal patroli Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau mencegat Kapal Win Long dengan nomor lambung BH2998 di Perairan Selat Philips, perairan yang memisahkan Indonesia dengan Singapura, pada Jumat (23/2).

    Karena dicurigai mengangkut narkotika, kapal ikan berbendera Taiwan itu digiring menuju Dermaga Ketapang Kanwil Bea Cukai Khusus Kepri, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, untuk bongkar muatan.

    Sejumlah anjing pelacak dikerahkan tim gabungan untuk menemukan barang haram narkoba diantara muatan berisi ikan di kapal.

    Tak hanya anjing pelacak, Badan Reserse Kriminal Polri pun mengerahkan penyelam untuk memeriksa bagian lambung kapal Win Long demi mencari bagian-bagian yang mencurigakan.

    Selain mengerahkan tim penyelam, polisi juga menerjunkan ahli kapal untuk memeriksa seluruh bentuk bodi kapal tersebut yang dicurigai sengaja didesain khusus untuk menyimpan narkoba. Namun, setelah tiga hari pemeriksaan, petugas tidak menemukan narkotika di kapal dengan 28 kru tersebut.

    Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, Kapal Win Long hanya memuat ikan umpan pancing dan beberapa kebutuhan logistik selama pelayaran yang diperkirakan lebih dari 50 ton.

    "Isinya pakan ikan saja, ikan umpan untuk memancing," kata Suwondo.

    Senada dengan Suwondo, Kepala Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri Rusman Hadi mengatakan Kapal Win Long tidak melakukan pelanggaran kepabeanan maupun pelanggaran hukum di laut lainnya.

    Secara administrasi,kata Rusman Hadi, mereka tidak ada pelanggaran, nama kapal dan segala izin mereka lengkap. Pemeriksaan terhadap kapal dilakukan karena adanya informasi terdapat narkoba di kapal tersebut.

    Ia mengatakan, dalam pemeriksaan tersebut tim gabungan telah memeriksa seluruh bagian kapal mulai dari palka, kamar ABK hingga kamar mesin pada kapal tersebut. Menurutnya, upaya pemeriksaan terhadap kapal tersebut jauh lebih baik meskipun tidak membuahkan hasil, ketimbang tidak melakukan apa-apa terhadap informasi yang beredar tersebut.

    Bagi petugas, kata Rusman, lebih baik melakukan tindakan dan memastikan itu tidak ada dari pada tidak melakukan apa-apa tapi barang itu ada.

    Perppu Darurat Narkoba? Sementara Ketua Umum DPP Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Henry Yosodiningrat mengusulkan Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Darurat Narkoba mengingat makin maraknya penyelundupan narkoba ke Tanah Air.

    Henry menjamin semua fraksi di DPR RI akan mendukung Perppu tersebut. Menurut dia, kondisi darurat narkoba di Indonesia sudah lama terjadi.

    "Sebelum presiden menyatakan darurat narkoba, saya sejak 10 tahun lalu sudah menyatakan Indonesia darurat narkoba. Sekarang dipertegas lagi oleh presiden," katanya.

    Upaya pencegahan masuknya narkoba ke Indonesia masih harus terus dilakukan oleh para penegak hukum ke depan. Pekerjaan yang berat dan tidak mudah karena terdapat banyak informasi yang tidak akurat dan kelihaian para kurir dan bandar narkoba untuk bersembunyi dari kejaran aparat. Namun seberapapun sulit upaya tersebut harus tetap dilakukan agar generasi penerus bangsa terjaga dari penyalahgunaan narkotika.

    Mengutip kata-kata di Film Dilan 1990, bahwa yang berat itu bukan rindu, tapi menjaga agar narkoba tidak sampai ke Indonesia.

    Penyakit Difteria

    Jakarta, 19/12 (Benhil) - Kejadian Luar Biasa difteri yang diberlakukan di sejumlah provinsi membuat berbagai kalangan terkejut, mengapa penyakit yang telah dicegah sejak lama melalui program vaksinasi bisa kembali menjangkiti anak-anak dalam skala yang luas. Difteri sudah dikenal sejak lama merupakan salah satu penyakit yang menyerang khususnya anak-anak dibawah 18 tahun lebih khusus lagi mereka yang berusia di bawah lima tahun.

    Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) per 16 Desember 2017 terdapat 26 provinsi dan 130 kabupaten yang ditemukan kasus difteri (Corynebacterium diphtheriae).

    Kasus yang terbanyak di Jawa Timur dan kemudian disusul di Provinsi Jawa Barat.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta misalnya, menghadapi kasus penyakit tersebut mengimbau masyarakat yang menderita gejala difteri agar segera memeriksakan diri ke puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan DKI Koesmedi Priharto,pekan lalu mengatakan masyarakat jangan ragu untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat bila merasa ada gejala yang terkait.

    Secara umum, dia menuturkan gejala penyakit difteri hampir sama seperti penyakit flu yang disertai dengan peningkatan suhu tubuh dan nyeri pada tenggorokan dengan tanda-tanda ruam berwarna putih keabu-abuan pada bagian amandel kiri dan kanan.

    Lebih lanjut, Koesmedi pun memastikan warga pemegang BPJS yang datang ke puskesmas itu bisa mendapatkan pengobatan tanpa dipungut biaya atau gratis.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta saat ini juga meminta seluruh puskesmas yang ada di wilayah ibukota agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit difteri.

    Sepanjang 2017 di DKI Jakarta saja tercatat ada 22 pasien yang menderita difteri. Oleh karena itu, semua puskesmas diminta waspada, karena puskesmas itu langsung berhubungan dengan masyarakat, tutur Koesmedi.

    Koesmedi mengingatkan bahwa apabila ada satu orang yang terjangkit penyakit difteri, maka harus segera dilakukan tindakan surveillance, yang berarti melacak hingga sejauh mana penyakit itu menjangkiti orang tersebut serta asal atau sumber penyakit tersebut.

    Kesadaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam keterangannya mengatakan salah satu penyeban munculnya masalah ini adalah cakupan imunisasi yang belum merata dan belum sesuai dengan target serta masih ada pendapat yang keliru dalam masyarakat mengenai imunisasi serta kekhawatiran masyarakat terkait efektivitas dan keamanan vaksin anak.

    Dalam riset kesehatan Dasar tahun 2013 dilaporkan alasan tidak mengikuti imunisasi karena warga tidak mengijinkan takut anak menjadi panas/demam, sering sakit sehungga tidak dibawa ke tempat-tempat imunisasi.

    Ada pula alasan tidak mengetahui tempat imunisasi, lokasi yang jauh dan ada pula yang menentang imunisasi dengan berbagai alasan lainnya.

    Menteri Kesehatan Nila Moeloek meminta kesadaran akan pentingnya imunisasi kepada kelompok masyarakat yang masih menolak imunisasi atau antivaksin menyusul adanya kejadian luar biasa (KLB) difteri di Indonesia.

    Nila pekan lalu mengingatkan kepada masyarakat yang menolak anaknya diimunisasi bahwa program imunisasi bermanfaat bagi orang lain dan jika tidak dilaksanakan bisa membahayakan orang lain. Ia menegaskan bahwa imunisasi, dengan menggunakan vaksin yang masih diperdebatkan kandungannya oleh sebagian masyarakat antivaksin, memiliki lebih banyak kemaslahatan ketimbang mudharatnya.

    Nila juga menyampaikan bahwa imunisasi merupakan upaya memenuhi hak anak untuk sehat.

    Menurut Menkes, KLB difteri terjadi karena adanya kesenjangan imunitas atau "immunity gap" di kalangan penduduk suatu daerah.

    "Keadaan ini terjadi karena ada kelompok yang tidak mendapatkan imunisasi atau status imunisasinya tidak lengkap sehingga tidak terbentuk kekebalan tubuh terhadap infeksi bakteri difteri, sehingga mudah tertular difteri," tutur Menkes.

    Nila menegaskan meski Difteri sangat mudah menular, berbahaya dan dapat menyebabkan kematian, Difteri ini dapat dicegah dengan imunisasi.

    Sementara itu Ketua PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K) berharap Presiden Joko Widodo turun tangan mengatasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri dengan turut mencanangkan imunisasi ulang (Outbreak Response Immunization/ORI).

    Aman mengatakan, jika ORI ini canangkan oleh Kepala Negara, dalan enam bulan bisa selesai.

    Ia mencontohkan imunisasi "Measless Rubella" (MR) yang turut serta dilaksanakan oleh Presiden, dan penanganan vaksin palsu yang diinstruksikan langsung oleh Presiden bisa berjalan dan diselesaikan dengan cepat. Oleh karena itu, Aman mengharapkan Presiden Joko Widodo berperan serta dalam program imunisasi ulang difteri supaya pelaksanan berjalan dengan cepat.

    Terlebih lagi, penyakit difteri ini belum berhenti mewabah dan malah terus bertambah. Data dari IDI mencatat kasus difteri terjadi di 142 kabupaten-kota di 28 provinsi seluruh Indonesia dengan lebih dari 600 pasien dirawat di rumah sakit dan 40 kasus berakhir kematian.

    Dia menjelaskan sampai saat ini cakupan ORI yang mulai dilaksanakan pada 11 Desember 2017 capaiannya masih jauh yang diharapkan. "Di Jawa Barat belum sampai 20 persen," kata Aman.

    Selain itu, anak-anak sekolah saat ini juga sudah memasuki masa liburan sehingga pelaksanaan ORI tidak dilaksanakan sekolah.

    Aman menilai apabila tugas pelaksanaan ORI difteri dibebankan hanya di puskesmas kurang efektif karena tergantung dengan kesadaran masyarakat yang membawa anaknya ke fasilitas kesehatan.

    Vaksin ulang dalam rangka penanggulangan wabah sendiri, menurut IDAI, untuk penanganan difteri, sasarannya adalah anak usia 1 tahun hingga kurang dari 19 tahun tanpa memandang riwayat imunisasi.

    Vaksinasi tersebut dilakukan dengan menyuntikkan vaksin DPT atau DT atau Td sesuai usia sebanyak 3 kali. Suntikan pertama misalnya, dilakukan pada Desember ini maka suntikan selanjutnya diberikan 1 kali dengan jarak 1 bulan dari suntikan pertama dan suntikan ketiga diberikan berjaran 6 bulan setelah suntikan kedua. Vaksinasi ulang KLB Difteri itu dilakukan di sarana kesehatan pemerintah dan sekolah. Saran kesehatan non pemerintah atau swasta dapat melakukan ORI dengan berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat.

    Upaya vaksinasi ribuan anak dalam kurun waktu puluhan tahun bisa saja gagal hanya karena pemahaman yang kurang tepat tentang vaksinasi dan berbagai sebab lainnya.

    Kini yang diperlukan bukan saling menyalahkan, namun gerakan bersama untuk melindungi anak-anak dari bahaya penularan difteri. Bangsa yang besar tak hanya ditentukan dari cara mereka menghormati pahlawannya, namun juga kemampuan menghadapi masalah khususnya yang terkait kepentingan nasional, termasuk kesehatan. (Ben/An)

    Panca Hari Prabowo

    Difteria


    Berita mengenai wabah/kejadian luar biasa (KLB) difteri merebak beberapa hari terakhir. Inilah rilis resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) terkait difteri di Indonesia.

    Himbauan IDAI Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Kasus Difteri

     Sehubungan dengan peningkatan kasus difteri di beberapa wilayah Indonesia, maka Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan bahwa:

    • Penyakit difteri sangat menular dan dapat menyebabkan kematian. Penyakit difteri dapat dicegah dengan melakukan imunisasi sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan atau Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    • Imunisasi adalah perlindungan terbaik terhadap kemungkinan tertular penyakit difteri, dan dapat diperoleh dengan mudah di berbagai fasilitas kesehatan pemerintah maupun swasta.
    Lengkapi imunisasi DPT/DT/Td anak anda sesuai jadwal imunisasi anak usia  Kementeria Kesehatan atau Ikatan Dokter Anak Indonesia. Imunisasi difteri lengkap adalah sebagai berikut:
    • Usia kurang dari 1 tahun harus mendapatkan 3 kali imunisasi difteri (DPT).
    • Anak usia 1 sampai 5 tahun harus mendapatkan imunisasi ulangan sebanyak 2 kali.
    • Anak usia sekolah harus mendapatkan imunisasi difteri melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) siswa sekolah dasar (SD) kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 atau kelas 5.
    • Setelah itu, imunisasi ulangan dilakukan setiap 10 tahun, termasuk orang dewasa. Apabila status imunisasi belum lengkap, segera lakukan imunisasi di fasilitas kesehatan terdekat.
    Kenali gejala awal difteri. Gejala awal difteri bisa tidak spesifik, seperti:
    • Demam tidak tinggi
    • Nafsu makan menurun
    • Lesu
    • Nyeri menelan dan nyeri tenggorok
    • Sekret hidung kuning kehijauan dan bisa disertai darah
    Namun memiliki tanda khas berupa selaput putih keabu-abuan di tenggorok atau hidung, yang dilanjutkan dengan pembengkakan leher atau disebut sebagai bull neck.
    • Segera ke fasilitas kesehatan terdekat apabila anak anda mengeluh nyeri tenggorokan disertai suara berbunyi seperti mengorok (stridor) atau pembesaran kelenjar getah bening leher, khususnya anak berumur < 15 tahun.
    • Anak harus segera dirawat di rumah sakit apabila dicurigai menderita difteri agar segera mendapat pengobatan dan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan apakah anak benar menderita difteri.
    • Apabila anak anda didiagnosis difteri, akan diberikan tatalaksana yang sesuai termasuk perawatan isolasi
    • Untuk memutuskan rantai penularan, seluruh anggota keluarga serumah harus segera diperiksa oleh dokter dan petugas dari Dinas Kesehatan, serta mendapat obat yang harus dihabiskan untuk mencegah penyakit, apakah mereka juga menderita atau karier (pembawa kuman) difteri dan mendapat pengobatan.
    • Anggota keluarga yang tidak menderita difteri, segera dilakukan imunisasi DPT/DT/Td sesuai usia.
    • Laksanakan semua petunjuk dari Dokter dan Petugas Kesehatan setempat
    • Setelah imunisasi DPT, kadang-kadang timbul demam, bengkak dan nyeri ditempat suntikan DPT, yang merupakan reaksi normal dan akan hilang dalam 1-2 hari. Bila anak mengalami demam atau bengkak di tempat suntikan, boleh minum obat penurun panas parasetamol sehari 4 x sesuai umur, sering minum jus buah atau susu, serta pakailah baju tipis atau segera berobat ke petugas kesehatan terdekat.
    • Anak dengan batuk pilek ringan dan tidak demam tetap bisa mendapatkan imunisasi DPT/DT/Td sesuai usia. Jika imunisasi tertunda atau belum lengkap, segera lengkapi di fasilitas kesehatan terdekat.


    Biak, 13/12 (Benhil) - Profesi tenaga perawat kesehatan bagi sebagian masyarakat asli Papua merupakan suatu pekerjaan yang tidak menyenangkan tetapi bagi Hans Wayoi (56) melayani pasien adalah pengabdiannya yang tulus demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Biak Numfor.

    "Tugas perawat kesehatan sangat mulia karena dapat memberikan pengobatan bagi setiap orang yang membutuhkan dan tidak mengenal sekat, keyakinan, adat budaya dan etnis," ungkap manteri kesehatan yang juga warga asli Papua, Hans Wayoi saat bertugas melayani pasien 24 jam di RSUD Biak.

    Dedikasi dan loyalitas sebagai perawat kesehatan dilakoni Hans Wayoi sudah puluhan tahun dan membuahkan berkah baginya pada hari kesehatan Nasional 2017 saat dia memperoleh satya lencana pengabdian sebagai ASN kesehatan selama 20-30 tahun dari Presiden Joko Widodo.

    Dia mengawali karier sebagai tenaga kesehatan pada tahun 1986. Bagi Hans Wayoi mengeluti profesi sebagai tenaga perawat kesehatan merupakan cita-cita yang telah didambakan saat ia masih kecil.

    Kesabaran, dedikasi dan ketulusan bekerja menjadi tenaga perawat yang digelutinya setiap hari dalam melayani pasien yang berobat rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit umum daerah kelas B Biak.

    Pasien berdatangan dari berbagai kampung terpencil, di wilayah kepulauan hingga kabupaten tetangga Supiori, Yapen kepulauan dan Kabupaten Waropen.

    Hans Wayoi menyebut setiap pasien yang datang berobat yang memerlukan penanganan medis karena mengidap penyakit tertentu harus diberikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas sesuai sumpah janji profesi tenaga perawat Pelayanan yang yang baik oleh para perawat di rumah sakit tidak saja memberikan kesan bagi keluarga pasien tetapi mampu mengangkat citra dan nama baik pemerintah daerah serta manajemen RSUD kelas B Biak.

    Bagi Hans, mengeluti profesi sebagai tenaga perawat di rumah sakit umum daerah Biak merupakan sebuah kebanggaan secara pribadi juga bagi keluarga dan orang tuanya, apalagi dia bekerja dengan hati yang tulus dan keikhlasan memenuhi panggilan profesi tenaga perawat.

    "Siapa pun masyarakat yang datang untuk berobat mendapatkan pelayanan kesehatan saya harus layani dengan kasih, ya ini sudah menjadi sumpah jabatan tenaga perawat yang harus saya jalani," ungkap Hans Wayoi.

    Ia berharap prestasi penghargaan satya lencana pengabdian 20 tahun lebih yang diterima dari Presiden Joko Widodo akan menjadi motivasi kerja baginya. Kebutuhan kesehatan untuk setiap warga, menurut Hans Wayoi, merupakan sesuatu barang yang mahal serta sangat beharga karena nilai kesehatan seseorang tidak dapat diukur dengan besarannya uang atau kekayaan harta dimiliki warga manapun.

    Pasien yang datang berobat rawat jalan dan rawat inap ke rumah sakit umum daerah Biak, menurut Hans wayoi, punya beragam karakter dan keluhan penyakit bermacam-macam sehingga sangat dibutuhkan kesabaran tenaga perawat untuk memberikan sentuhan layanan kesehatan sesuai standar profesi keperawatan.

    Terbiasa dimarah pasien Tiga puluh tahun mengabdi menjadi tenaga perawat telah dijalaninya dengan ikhlas tidak semua keluarga pasien menerima pelayanan tenaga perawat dengan baik.

    "Pelayanan kesehatan pasien di rumah sakit sudah dibuat standar operasional prosedur, ya kondisinya tak dapat aturan yang berlaku dipahami keluarga pasien. Jika perawat lambat dalam memberikan pelayanan maka keluarlah umpatan, cacian dan kemarahan dilampiaskan keluarga pasien kepada tenaga perawat yang bertugas," katanya.

    Sebagai tenaga perawat yang sudah dilatih melalui jenjang pendidikan dilpoma III keperawatan, menurut Hans Wayoi, semua cacian menjadi bagian dari pengabdiannya.

    Ada kemarahan dan umpatan yang dilontarkan keluarga pasien kepadanya saat bertugas namun dia harus diterima dan tidak perlu melawan karena ini merupakan koreksi untuk perbaikan pelayanan kedepan.

    Dia berharap masukan dari keluarga pasien dapat menjadi bahan instrospeksi diri dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih profesional dan berkualitas.

    "Semua pasien menuntut pelayanan yang lebih baik, ya sebagai perawat kami tetap menjawab keinginan dan tuntutan masyarakat dengan bekerja secara profesional dan mengedepankan sentuhan layanan dengan kasih sayang," ungkap manteri Hans Wayoi.

    Sebagai perawat kesehatan warga asli orang Papua, menurut Hans wayoi, ia tetap berkomitmen akan menjalankan profesi tenaga keperatawan dengan tuntas hingga mendekati pengadian purna tugas sebagai aparatur sipil negara sekitar 1,5 tahun ke depan. Selama 30 tahun mengabdi sebagai tenaga perawat tanpa cacat selama menjalankan tugasnya sejak diangkat menjadi CPNS tahun 1987 bagi Hans merupakan anugerah luar biasa dari bangsa dan Negara Kesatuan republik Indonesia.

    Prestasi pribadi di bidang kesehatan dan menjadi penerima satya lencana 30 tahun pengabdian dari Presiden adalah suatu pengakuan Negara atas kinerjanya melayani kesehatan untuk masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

    "Saya bangga menjalani profesi sebagai perawat kesehatan karena dengan pekerjaan puluhan tahun saya jalani bisa berkenalan dengan beragam masyarakat Nusantara," ungkap Hans Wayoi.

    Sepak terjang Mantri Hans Wayoi sebagai sosok tenaga kesehatan yang memiliki loyalitas dan keikhlasan menjalankan profesi perawat kesehatan perlu menjadi panutan tenaga kesehatan lain yang juga menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

    RSUD Kelas B Biak Numfor merupakan salah satu rumah sakit rujukan di kawasan teluk Saereri dan Provinsi Papua dengan 21 dokter spesialis dan seratusan tenaga perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain setiap hari melayani 500-700 pasien per hari. (Ben/An)

    Muhsidin
    All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.