Setahun lalu, alhamdulillah, gue mendapat musibah kecelakaan. Saat nyebrang malem gue ditabrak motor. Tulang kaki kanan gue retak dua. Tiga bulan gak bisa ke mana-mana. Bulan selanjutnya menggunakan tongkat penyangga.

Setelah sembuh, ada temen bilang, tongkatnya segeralah disumbangkan ke orang lain yang membutuhkan. Biar musibah itu gak terulang lagi, pesannya bertahyul ria.

Masalahnya. Ke mana tongkat itu mau gue sumbangin? Siapa orang yang betul-betul membutuhkannya?

Eh kemarin gue dapat kabar dan baca juga baca beritanya, ada mantan gubernur yang saat menjabat selalu sibuk membantu orang yang membutuhkan apa saja. Mulai dari bantuan kebutuhan sehari-hari, kesehatan, pendidikan, pemukiman, sampai dengan perjalan umroh pun tak luput dari perhatiannya.

Ya. Orang itu siapa lagi kalo bukan Ahok. Orang baik ini selalu saja punya akal positif membuat sesuatu yang bermanfaat.

Kali ini, dia membuat aplikasi yang diberi nama Jangkau. Aplikasi yang segera akan diluncurkan di smartphone dalam waktu dekat. Ahok mendesain program ini sedemikian rupa untuk mempertemukan orang yang mau menyumbang dalam bentuk barang dengan orang yang sedang membutuhkan barang.

Aplikasi ini kira-kira mirip marketplace gitu yang kita kenal sekarang di dunia maya, seperti tokopedia, shopee, OLX dan lain-lain. Bedanya, di sini gak ada transaksi jual beli, melainkan transaksi memberi dan menerima, tanpa pamrih.

"Dengan aplikasi ini, saya harapkan ada gotong royong dan informasi bagi yang suka membantu dan mau minta bantuan untuk ketemu. Saya sudah dirikan yayasan untuk menjalankan aplikasi Jangkau," ungkap Ahok.

"Jadi di situ ketemulah orang yang mau menyumbang dan orang yang butuh sumbangan. Misalnya ada orang tua butuh kursi roda atau tongkat, ketemu dengan orang yang punya kursi roda tapi sudah tidak dipakai bisa disumbangkan,"  lanjutnya.

Dan yang juga keren atas transaksi di bawah yayasan tanpa pamrih ini bernama Yayasan Beri Tanpa Pamrih alias Yayasan BTP. Hehehe ... bisa aje nih si simpang susun semanggi.

Buat gue, kalo mau dikait-kaitkan dengan Hari Kemerdekaan, aplikasi Jangkau yang akan diluncurkan Ahok atau BTP (Basuki Tjahaja Purnama) nanti adalah sebuah semangat bangsa Indonesia yang mulai luntur di negeri ini. Semangat gotong royong. Semangat membantu tanpa pamrih. Semangat yang hilang di jiwa mereka yang kemarin katanya membantu pilpres tanpa syarat, tanpa pamrih, eh sekarang rame-rame ngemis jabatan.

Niru makian Daniel Mananta. Damn! I love u BTP. Sekarang gue tau ke mana tongkat gue akan gue kirim. Jangkau.

Ramadhan Syukur
#buatyangmasihadasisasisangefansBTP

All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.