Malang, Jawa Timur, 30/10 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur akan memperkenalkan wisata selancar pada malam hari atau night surfing di Pantai Wedi Awu yang dikemas dalam Malang Nigth Surfing sebagai rangkaian kegiatan Malang Beach Festival (MBF) ke-tiga.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara di Malang, Rabu, mengemukakan Pantai Wedi Awu yang berlokasi di Kecamatan Tirtoyudo, memiliki ombak yang relatif bersahabat, yakni antara 2-4 meter.

"Malang Night Surfing kami selenggarakan 2 November mendatang dan dihelat pada malam hari. Kami ingin mengenalkan pada masyarakat luas dan para surfer bahwa di Kabupaten Malang ada pantai yang eksotik dan tidak kalah 'cantik' dengan pantai lain untuk menyalurkan hobi olahraga surfing, bahkan bisa dilakukan pada malam hari," katanya.

Menurut Made, menyalurkan hobi surfing sekaligus memicu prestasi di cabang olahraga ini pada malam hari memiliki tantangan tersendiri bagi peserta, karena harus menaklukkan ombak dengan minimnya penerangan dan udara yang sangat dingin. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, sangat berbeda dengan berselancar di pagi hari dengan sinar mentari yang hangat.

Made mengatakan kegiatan Malang Night Surving ini diharapkan dapat menarik wisatawan sebanyak-banyaknya untuk datang. "Penyelenggaraan kegiatan ini sekaligus sebagai upaya kami untuk melakukan promosi pariwisata berbagai destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Malang kepada masyarakat. Harapannya melalui penyelenggaraan even ini, tingkat kunjungan wisata di daerah setempat dapat terus meningkat," katanya.

Made mengatakan selama ini Pantai Wedi Awu juga dinilai sebagai surganya para peselancar karena ombaknya tidak terlalu tinggi dan relatif bersahabat dengan ketinggian 2-4 meter. Beberapa atlet surfing profesional kelas dunia pun telah menjajal ombak di Pantai Wedi Awu, seperti surfer dari Tanah Air, Bali, bahkan Jepang, Spanyol, dan Australia.

Ricky dari Surf Well pengelola www.surfwellbali.com di Canggu, Bali "Berselancar di malam hari cukup menyenangkan, dan harus dipastikan sang surfer sudah harus memahami dengan baik, teknik-teknik berselancar dengan baik dan sudah terbiasa surfing di pagi atau sore hari, sehingga minimnya penerangan tidak terlalu mengganggu.

Ditambahkan oleh Ricky, pastikan peselancar kuat dengan udara malam yang dingin, karena hal tersebut menjadi tantangan tersendiri.

Agar perhelatan ini dapat berjalan dengan lancar, segala persiapan telah dilakukan dengan sebaik mungkin. Khususnya penataan lampu penerangan. Selain itu, juga antisipasi pengamanan terhadap para surfer yang mungkin saja harus menghindari satwa yang ada di sekitar lokasi, seperti ular dan lainnya.

Malang Night Surfing yang dihelat pada 02 November 2020 mendatang di Pantai Wedi Awu di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo itu, juga sebagai rangkaian hari jadi ke-1259 Kabupaten Malang.

Untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-1259 kabupaten yang dikenal dengan sebutan pemilik Seribu Pantai, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga telah menggelar pawai budaya dan Malang Beach Run.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.