Ozone

Metode kesehatan dalam bentuk berbagai macam terapi kian digandrungi oleh banyak kalangan. Tujuan tentu saja untuk merawat kesehatan dalam menghadapi aktifitas yang kian hari kian padat. Sehingga bukan lagi rahasia, dari hari ke hari semakin banyak metode terapi ditawarkan.

Dari sekian banyak metode terapi. Salah satu yang saat ini sedang populer adalah sebuah metode yang didalamnya memanfaatkan unsur gas alamiah O3 atau Ozon. Jenis terapi ozon ini adalah sebuah pengobatan alternative yang secara langsung memanfaatkan proses reaksi dalam reaktor gas ozon bertegangan tinggi yang mampu menjadikan gas O2 berubah menjadi Ozon (O3). Proses ini diterapkan oleh professional dengan sebuah proses yang ketat dan didukung oleh peralatan dengan teknologi tinggi.

Apa saja manfaat terapi ozon ini? Tentu saja pertanyaan ini melintas dalam pemikiran ketika seseorang mendengar tentang bentuk metode pengobatan berikut. Dan secara medis, ternyata telah dibuktikan manfaat dari menjalankan terapi ini sehingga tampak nyata bagi diri pasien bahkan yang mengidap penyakit berat semisal multiple sclerosis, disfungsi darah, stroke, Alzheimer, bakan AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) dan kanker.

Ozon Manfaat Alamiah Bagi Tubuh Bila Dilakukan Dengan Metode Tepat Oleh Profesional

Dalam kuantitas tertentu sebenarnya ozon malahan bisa menjadi racun bagi organisme hidup bila terhirup secara langsung. Kuatnya senyawa yang satu ini sebagai antioksidan alami, bahkan telah ditemukan dan dikenali sebagai pelindung bumi dari radikal bebas sinar UV (Ultra Violette). Karenanya metode penerapannya tak bisa dijalankan kecuali oleh tenaga medis professional dalam hal ini adalah seorang dokter yang mengerti tentang teknik penerapannya secara mendalam.

Untuk menjalankan terapi terapi ozon perlu diketahui, O3 akan diinjeksikan secara langsung kedalam tubuh pasien. Terapis, yang adalah seorang dokter biasanya akan menjalankan serangkaian test sebelum benar-benar menerapkannya ke tubuh pasien. Penerapannya dijalankan dengan metode injeksi secara langsung, melalui bagian-bagian tubuh tertentu seperti misalnya; usus besar atau rektum, vagina, dengan metode intravena atau secara langsung ke pembuluh darah pasien, juga dengan metode intramuscular atau ke dalam otot.

Prosedur ini sekali lagi, adalah sebuah protokol medis. Yang hanya secara teknis dan spesifik diketahui oleh seorang dokter dengan kualifikasi di bidang ini tentunya. Selanjutnya, setelah pasien menjalankan terapi ini, maka dokter akan memberikan rujukan resep agar pasien mengkonsumsi antioksidant. Ini sangatlah penting, mengingat pada beberapa kasus, ditemukan efek samping yang secara ringan dikenali seperti rasa sakit di bagian dada, pusing juga napas yang terasa pendek.

Dosis serta metode pemberian dalam keseluruhan rangkaian terapi juga hanya diketahui oleh dokter ahli di bidang terapi ozon. Oleh karenanya, sebelum menjalankan bentuk metode ini pasien haruslah berkomunikasi dengan dokter untuk mendapatkan advise yang cukup. Sehingga keseluruhan proses dapat dijalankan dengan aman dan manfaatnya akan terasa secara maksimal sebagai satu bentuk metode pengobatan.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.