Bukalapak

Semarang, 19/8/2107 (Benhil) - Bukalapak, situs pasar jual beli "online" di Indonesia membidik masyarakat Semarang, Jawa Tengah agar semakin banyak yang berinvestasi reksadana melalui fitur yang dimilikinya, yakni BukaReksa.

"BukaReksa adalah fitur reksadana 'online' dari Bukalapak yang sekarang ini telah meraih 35 ribu investor secara nasional," kata Business Development Bukalapak Gahayu Handari di Semarang, Sabtu.

Di Semarang, diakuinya baru terdapat sekitar 700-an investor BukaReksa, tetapi sebenarnya potensi di Kota Atlas itu sangat besar untuk mengajak lebih banyak masyarakat berinvestasi.

Hal itu diungkapkannya di sela "roadshow" edukasi Bukareksa yang merupakan kerja sama Bukalapak, CIMB Principal Asset Management, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dihadiri para pelapak Bukalapak. Berita terkait dapat juga dilihat disni OJK Optimalkan Peran Pasar Modal.

Gahayu menjelaskan BukaReksa terbagi atas reksadana pasar uang dan pasar uang syariah sehingga masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) bisa berinvestasi secara benar dan aman.

"Target kami, angka secara nasional bisa tercapai 50 ribu investor. Makanya, di Semarang ini kami harapkan bisa terdongkrak 10-20 kalinya dari 700 investor dengan potensi yang dimiliki," katanya.

Yang jelas, Gahayu mengatakan, BukaReksa merupakan produk investasi yang aman, mudah, dan terjangkau, sebab nilai investasi yang ditanamkan minimal hanya sebesar sepuluh ribu rupiah ribu perunit reksadana.

"Secepatnya, fitur BukaReksa akan hadir di aplikasi 'mobile' Bukalapak dengan lebih banyak produk reksadana sehingga masyarakat bisa memiliki banyak pilihan sesuai tujuan investasinya," kata Gahayu.

Dalam investasi reksadana itu, CIMB Principal Asset Management yang menjadi pengelola reksadana, sementara Bukalapak hanya menyediakan gerai untuk berinvestasi bagi pelapak, kalangan UKM, dan masyarakat.

Head of Business Alliance PT CIMB Principal Asset Management, Armi Avianto menjelaskan minat masyarakat terhadap reksadana untuk berinvestasi, khususnya di Indonesia sudah cukup besar.

Saat ini, kata dia, CIMB Principal Asset Management memberikan pilihan produk yang lengkap untuk berinvestasi reksadana yang dapat disesuaikan dengan karakter dan profil dari investor.

"Lewat rangkaian edukasi ini, kami berharap para pelapak di Bukalapak dan masyarakat bisa lebih memahami kinerja reksadana agar dapat memanfaatkannya secara optimal untuk berinvestasi," katanya.

Pada edukasi itu, CIMB Principal Asset Management juga memberikan promo bagi lima puluh investor reksadana yang berinvestasi di BukaReksa berupa unit reksadana sebesar Rp. 25 ribu khusus untuk peserta yang hadir. (Ben/Ant)
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.