Belakangan urusan optimasi SEO (Search Engine Optimization) tak hanya sekedar urusan publikasi dan tulis artikel, bahkan yang lebih kejam lagi, apa yang diseputaran beberapa tahun kebelakang adalah teknik primadona seperti misal, meninggalkan komentar di blog tetangga, buku tamu, blog network, article directory, link-wheel, pyramid, serta web 2.0 sudah dianggap spam.

Dengan demikian ada baiknya untuk kembali memikirkan lebih jauh tentang teknik SEO yang lebih relevan utamanya dengan algoritma Google. Master SEO Indonesia, Charie M. Sianipar pendiri RAJASEO dan GALASEO perusahaan jasa SEO di Jakarta, menganjurkan penggunaan teknik SEO berbasis white-hat. Namun disisi lain, anggapan bahwa penggunaan teknik semacam ini dirasa terlalu lemot, dan jauh dari kata instan tampaknya membuat banyak Webmaster, pemilik Website maupun blogger enggan untuk menerapkannya.

Tapi, dengan semakin ditinggalkannya teknik SEO lama, ada baiknya untuk menyimak kembali teknik SEO white hat, yang tak hanya relevan untuk optimasi menuju perangkingan search engine yang terbaik sekaligus juga memastikan setiap teknik yang diterapkan berjalan maksimal dan tak sia-sia.

Teknik SEO Whitehat, Langkah Sehat Menuju Halaman Satu Google
Bahkan sekedar leave comment juga sudah tidak mungkin dilakukan, apalagi “tukeran link”, seperti yang dulu sangat populer di dunia blogging untuk mengangkat traffic secara bersamaan kini mulai dianggap spamming. Berikut ada daftar beberapa teknik SEO white-hat, yang jelas tak hanya aman dan sehat tetapi juga efektif untuk diterapkan menuju rangking search engine yang lebih optimal.

1. Keyword
Teknik yang diajukan pertama kali jelas adalah optimasi di dalam situs itu sendiri (On Page SEO), yang berbasis pada penggunaan kata kunci yang jitu. Banyak webmaster atau blogger yang terkadang salah mengartikan optimasi ini menjadi satu hal yang bahkan bisa dianggap sebagai spamming oleh search engine. Optimasi keyword yang dimaksud adalah penggunaan kata kunci dalam frasa tertentu, peletakannya bisa di tengah, di awal, atau di akhir artikel. Judul dan heading pun sebaiknya tak lepas dari optimasi yang tepat.

2. Backlink
Mendapatkan back-link jelas tidaklah mudah, kata proaktif adalah yang paling tepat mewakili hal ini. Jika dulu, teknik mendapatkan backlink bisa melalui cara-cara seperti guest book, blog comment atau yang lainnya, jelas itu sudah dianggap spamming saat ini. Oleh karena itu ada baiknya untuk menggunakan teknik terbaru, yang jelas-jelas sudah teruji.

Bagaimana tekniknya?, carilah Web atau Blog yang temanya hampir sama dengan blog atau web Anda, kontak adminnya. Dan mintalah untuk menambahkan web atau blog yang dikelola untuk ditambahkan ke dalam daftarnya. Cara ini sangat efektif, perhatikan juga cara yang tepat bagaimana melakukannya. Jika tidak paham sebaiknya, diskusikan dengan pakarnya atau perusahaan SEO yang kompeten. Hindari penyedia jasa murah meriah, mereka cenderung menjalankan teknik SEO black hat.

3. Konten
Apa yang harus dimatangkan? Jika pertanyaan tersebut yang timbul, maka jawabannya adalah prosesnya. Proses dalam menghasilkan sebuah konten berkualitas yang harus dilakukan sebaik mungkin. Caranya lakukanlah riset, cari secara manual di Google bila perlu, temukan konten yang paling mendekati dengan tema yang akan dibahas dalam konten yang akan dibuat, temukan juga di situs komunitas, bisa Kaskus, Reddit, Quora atau lainnya.

Dan pastinya, meski konten yang akan dihasilkan adalah dalam bentuk kata atau angka, seperti misalnya adalah artikel semacam ini, cari juga di laman berbasis video semacam YouTube. Proses ini semata-mata untuk menghasilkan konten berkualitas yang membawa value bagi audience atau pengunjung Website atau Blog, yang dengan sendirinya akan meningkatkan traffic dan perangkingan Web atau situs Blog di mesin pencari.

SEO

All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.