Coklat merupakan cemilan favorit bagi setiap orang. Seakan tidak memandang usia dan gender mulai dari anak anak hingga dewasa, pria ataupun wanita, rata rata pasti menyukai yang namanya coklat. Karena rasanya yang manis dan membuat ketagihan serta kandungan di dalam coklat yang kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh, tentunya tak heran berbagai kreasi makanan ataupun snack yang berbahan dasar coklat selalu ramai diserbu oleh seluruh penikmat coklat yang mayoritas juga adalah pecinta dessert.

Death by Chocolate ala Sugabites ... Joss!

Menyadari banyaknya para pecinta coklat, salah satu dessert house di Jakarta, Sugabites Pattiserie, yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan tepatnya di Senopati 25 ini juga seakan tak mau ketinggalan dalam berkreasi membuat kue ataupun dessert berbahan dasar coklat yang dinamai mereka “Death by Chocolate”

Chocolate Decadence Cake

Sekilas nama tersebut memang terdengar sedikit menakutkan, namun para pengunjung tidak perlu khawatir dengan nama seram tersebut, karena ketika memakan kue tersebut tidak akan menyebabkan kematian (death) seperti namanya, tetapi yang didapat adalah sebaliknya yakni membuat ketagihan! Dan siapa sangka di balik nama Death by Chocolate yang dikenal juga sebagai chocolate decadence cake ternyata tersimpan sebuah cerita yang unik. “Dibalik nama Death by Chocolate mempunyai kisah yang unik dan menjadi awal ide saya untuk memberikan nama untuk kue berbahan dasar coklat ini ” terang May Soesilo, pemilik sekaligus Chef Pastry di Sugabites Patisserie dengan gerai di Jakarta Selatan dan Surabaya..

“Teman saya Jacob, pendiri software Sugar CRM di Silicon Valley, California, memiliki alergi gluten. Ini adalah alergi genetik yang dialami seluruh keluarganya dan telah turun menurun beberapa generasi. Aku membuatkannya flourless kue cokelat yang bisa dinikmati oleh keluarga dan teman-teman ketika ulang tahunnya” jelas wanita lulusan culinary Cordon Bleu University ini. Sejak itu, May Soesilo mendapatkan banyak pesanan untuk kue bahkan dari orang-orang yang tidak alergi terhadap gluten sebelum memutuskan untuk memiliki sebuah cafe seperti saat ini. “Ya..., begitulah awalnya. Dan setelah Anda makan, rasa kue cokelat ini akan menghantui Anda sampai Anda mati karena kelezatannya yang Joss“ tutup May sambil tertawa. Untuk mendapatkan Death by Chocolate para pengunjung juga dapat menikmatinya di Outlet Surabaya, outlet pertama Sugabites yang sudah berdiri sejak tahun 2005 tepatnya di Manyar Kertoarjo.

Menu lainnya yang berbahan dasar cokelat lainnya yang juga merupakan Best Seller di Sugabites yakni Phantom of Opera dan Piece of Hanoi. Lezat bukan? Jika penasaran, ayo segera kunjungi outlet Sugabites di Jakarta Selatan atau di Surabaya

Jam Operasional :
Sugabites Senopati 25, Kebayoran, Jakarta Selatan: 7 AM – 10 PM (Senin Libur)
Sugabites Manyar Kertoarjo VII/2,Surabaya: 7 AM – 9 PM (Rabu Libur)

Death by Chocolate
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.