Hantu merupakan roh atau arwah seseorang yang telah meninggal karena suatu kejadian atau tragedi. Makhluk tak kasat mata ini ada yang baik dan yang jahat. Makhluk halus ini memiliki kisah dan ceritanya sendiri. Mereka tidak hanya dideskripsikan dalam wujud manusia saja tetapi dapat juga digambarkan dalam bentuk hewan. Sosok gaib tersebut diyakini menghuni suatu tempat, objek dan orang tertentu yang masih terkait dengan mereka sewaku masih hidup.

Kisah dan cerita tentang sosok hantu itu sangat melegenda salah satunya di Tanah Batak. Masyarakat Batak mempercayai akan keberadaan mereka bahkan ada beberapa sosok yang sangat mengerikan dan ditakuti. Zaman dulu masyarakat Batak sangat percaya dan menganut sistem kepercayaan animisme. Di daerah itu pun ada cerita sosok yang sangat legendaris dan masih diperacaya sampai saat ini. Beberapa sosok tak kasat mata yang melekat bagi masyarakat di Tanah Batak adalah:


1.    Begu Ganjang

Begu Ganjang merupakan sosok gaib yang memiliki postur tubuh tinggi besar dan berambut panjang serta wajah yang seram. Bahkan, menurut legenda yang beredar, sosok ini bisa mengubah dirinya semakin besar dan semakin tinggi. Jenis ini sering berada dipepohonan yang tinggi. Menurut ceritanya ketika seseorang melihat sosok ini akan jatuh sakit dan kemudian meninggal. Pada waktu itu makhluk ini dipelihara oleh manusia dengan tujuan untuk mencari harta kekayaan dan membunuh orang lain.  Apabila hantu tersebut dipelihara dan dipakai sebagai penjaga oleh pemilik begu itu, maka akan ada konsekuensi yang harus diterima. Sang pemilik juga harus berani memberikan tumbal berupa myawa seseorang.

2.    Homang

Si Homang adalah makhluk yang wujudnya menyerupai manusia tetapi wajahnya seperti orang utan. Tubuhnya berbulu dan ukurannya lebih besar dan tinggi dengan telapak tangan terbalik. Sosok ini senang menyesatkan orang ke tempat sunyi atau hutan belantara bahakan menculik anak gadis. Homang tinggal dipedalaman hutan. Selain itu, ia tidak memiliki suara khas, tetapi sangat mahir menirukan suara manusia. Sosok gaib tersebut memulai petualangannya ketika malam hari di di jalanan kampung yang gelap atau di tengah hutan rimba belantara yang jarang atau tidak pernah dilalui manusia. Ia menyesatkan korbannya dengan cara memangil nama sang korban.

3.    Sigulambak

Berdasarkan cerita sosok ini menyerupai kambing, ada juga yang menyebut seperti kuda, berdiri di atas kedua kakinya dan suka meringkik tertawa ketika bertemu manusia. Makhluk tersebut sangat usil, namun tidak memiliki tujuan untuk mencelakai atau melukai manusia. Mereka hanya suka mengganggu dan menggoda manusia yang berberjalan sendirian. Cara yang dilakukan adalah muncul tiba-tiba  menghadang manusia di jalanan. Selain itu juga, makhluk itu suka mengikuti  manusia dari  belakang sambil mencolek-colek dan  menggelitiki yang diganggunya.  Hantu ini hadir pada saat malam hari terutama ketika bulan purnama di tempat sepi namun sering dilalui manusia,

4.    Bergu Ture

Begu ture adalah hantu yang ditakuti oleh masyarakat Karo.  Sosoknya  seperti   perempuan yang mirip dengan kuntilanak. Ia  menakuti warga dengan cara memegang kaki saat menaiki tangga (rumah panggung Karo). Setelah korbanya terjatuh, sosok gaib itu langsung menunjukkan wajahnya yang seperti kuntilanak dan diikuti tawa dengan nada keras, Reaksi tadi diberikannya untuk mengejek korban yang berhasil dijatuhkannya. Tak hanya itu, akibat dari aksinya tersebut tidak sedikit korban  yang kehilangan nyawanya.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.