Gwangju & Jeonnam Software Convergence Cluster akan membawa 8 Perusahaan TIK Korea ke acara KOREA ICT TRADE MISSION IN INDONESIA 2019 pada, 14 Oktober 2019 di Jakarta, dengan tujuan untuk mempromosikan perusahaan TIK Korea yang mencari peluang baru dan mitra bisnis potensial di Indonesia.



Dalam acara KOREA ICT TRADE MISSION IN INDONESIA 2019 yang berlangsung di hotel JW Marriott di Jakarta, beberapa perusahaan TIK Korea akan mengadakan pertemuan bisnis dengan beberapa perusahaan Indonesia yang tertarik untuk melihat peluang bisnis dan membangun hubungan bisnis dengan perusahaan Korea, serta menandatangani MoU kerjasama bisnis dengan beberapa perusahaan Indonesia.

Selain menandatangani MoU, 8 perusahaan Korea juga akan mengunjungi beberapa kantor calon mitra bisnis mereka di sekitar Jakarta pada hari kedua. Tidak hanya memperkenalkan bisnis TIK dan perkembangannya di Korea, kunjungan ini juga akan menjadi tempat untuk pembelajaran mereka terkait dengan industri TIK di Indonesia.

Perkembangan industri e-commerce, administrasi publik, pendidikan, energi, pertanian, produk perawatan kecantikan, dan TI lainnya di negara ini memang sedang meningkat. Sehingga perusahaan Korea melihat ini sebagai peluang untuk lebih mengembangkan usaha ekonomi digital mereka. Tidak hanya itu, dengan kerja sama ini, diharapkan pengembangan bisnis di kedua negara akan meningkat, yang pada akhirnya dapat membawa kemajuan sekaligus membawa manfaat ekonomi bagi kedua negara.

"Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang memiliki potensi luar biasa dan peluang bisnis untuk Industri TIK ke depan, para perusahaan TIK Korea yang akan hadir sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan mitra bisnis potensial mereka di Indonesia pada 14 Oktober 2019" kata Mr. Tak Yong Suk, yang merupakan salah satu chairman dari Gwangju & Jeonnam Software Convergence Cluster di Seoul , Korea, Rabu (9/10/2019)

Mr. Tak juga berharap kolaborasi antara Korea dan Indonesia di berbagai bidang akan terjalin dengan baik. "Ini untuk kemajuan ekonomi digital kedua negara," katanya.

“Peserta yang terpilih untuk mengikuti 2019 ICT TRADE MISSION memiliki produk yang menerapkan teknologi SW / ICT di berbagai bidang seperti energi terbarukan, e-commerce, power/ kelistrikan, kosmetik, pendidikan, dan drones, serta diharapkan peserta akan membawa hasil baik untuk mengembangkan pasar luar negeri melalui acara ini” ujar Mr. Tak.

Acara ini akan dihadiri oleh Ovenef, perusahaan yang bergerak di bidang platform pendidikan online, Crefun yang bergerak di platform global e-commerce berbasis video.

Lalu BW Korea yang akan memperkenalkan PROOMO alat perawatan kulit kepala, Green Information system akan memperkenalkan uPMD (Micro Power Measurement Device), WP akan memperkenalkan Solar Power Compensation System untuk Solar PV.

Juga Wave 3D akan memperkenalkan educational drone bernama ‘CAP Drone’. QIT akan memperkenalkan Power Supply for Plasma Generator, dan Hogreen air yang berencana untuk ekspansi ke pasar Asia Tenggara dengan produk drone industri yang menggabungkan teknologi SW dan ICT. Rincian informasi mengenai 8 Perusahaan Korea tersebut dapat dilihat melalui saluran YouTube 2019 ICT TRADE MISSION

Sebagai tambahan, 2019 ICT TRADE MISSION akan diadakan di dua tempat yakni Jakarta, Indonesia pada tanggal 14 Oktober 2019, dan di Ho Chi Minh City, Vietnam pada tanggal 16 Oktober 2019. Jika Anda tertarik untuk mengikuti acara ini, silakan RSVP dengan mengisi formulir pendaftaran ini atau hubungi + 62-21-5794-8498 (Arvito).
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.