Pembangunan di daerah perkotaan ataupun di desa masih berfokus pada sektor jalan raya. Proses pembangunan jalan raya nasional, kabupaten, hingga propinsi harus memperhitungkan banyak faktor salah satunya stabilisasi tanah. Kinerja pengembang dalam membangun kontur tanah rata dan kuat sebagai lapisan dasar aspal ataupun beton kini wajib diolah menggunakan mesin stabilisasi tanah. Peran dari mesin tersebut sangat penting terutama memberi manfaat dan efisiensi kerja.

Kualitas dari lapisan tanah paling dasar nantinya memperlihatkan lapisan atas aspal lebih kuat kokoh. Untuk melakukan stabilisasi tanah dengan metode pemadatan memerlukan peralatan terbaik yang nantinya mampu memadatkan tekstur tanah sebelum digunakan untuk jalan raya. Lalu apa saja peralatan ataupun mesin stabilisasi tanah yang bisa digunakan.

Mesin Stabilisasi Tanah
Ada beberapa jenis peralatan atau mesin yang bertujuan melakukan pengglias dengan tekstur permukaan tanah yang halus ataupun keras. Berikut ini ada beberapa daftar mesin stabilisasi kontur tanah yang sering digunakan dalam proyek perkerasan jalan raya.

Smooth Steel Roller
Proses perkerasan lapisan tanah hingga teksturnya terlihat halus dan rata bisa menggunakan tipe mesin smooth steel roller. Penggunaan smooth steel roller biasanya ditujukan pada kondisi jalan raya beraspal sehingga proses pengerasannya jauh lebih cepat. Dari tipe smooth steel roller dibedakan menjadi dua yakni Tandem Roller dan Three Wheel Roller. Masing-masing mesin tersebut memiliki kriteria tertentu serta hasil yang lebih maksimal dalam proses perkerasan jalan.

Pneumatic Tired Roller

Masih ada mesin stabilisasi tanah berbentuk Penumatic Tired Roller atau penggilas roda ban angin. Jika kita lihat dari bentuknya mesin dengan roda ban angina ini lebih cocok digunakan untuk kondisi tanah berpasir ataupun kerikil berpasir. Dari kondisi tiga roda pada mesin membuat butiran pasr bisa bergerak memadat dan mengisi rongga kosong.

Sheep Foot Type Roller
Berikutnya ada mesin dengan jiens Sheep Foot Type Roller atau penggilas dengan kaki kambing. Jika dilihat dair bentuknya memiliki fungsi tidak berbeda jauh dengan tipe Penumatic Tired Roller. Namun, pada jenis pengulas berbentuk kaki kambing ini bisa digunakan pada jenis tanah plastis ataupun kohesif. Proses kerja Sheep Foot Type Roller tersebut memang mirip seperti pengglias roda ban angin, akan tetapi dari efektifnya lebih baik penggilas dengan kaki kambing.

Vibratory Roller
Pada proses stabilisasi tanah diperlukan mesin vibratory roller atau penggilas getar yang mana memiliki fungsi memadatkan lapisan tanah dalam waktu lebih singkat. Mesin vibratory roller ini sangat efektif digunakan untuk jenis tanah pasir ataupun kerikil berpasir sehingga kondisi butiran pasir bisa terus bergerak dan memadat.

Vibratory Plate Compactor

Hampir sama seperti Vibratory Roller namun pada jenis Vibratory Plate Compactor lebih kecil dan mudah digunakan untuk satu orang. Fungsinya tetap sama yakni mempermudah proses stabilisasi tanah dengan kondisi kontur tanah berpasir ataupun kerikil.

Dari daftar mesin stabilisasi tanah di atas sudah bisa kita simpulkan bahwa dalam proses perkerasan tanah membutuhkan peralatan khusus yang ditujukan untuk mempermudah serta mempercepat proses stabilisasi tanah. Pekerjaannya dilaksanakan tentu dibekali dengan pemahaman konsep dasar struktur perkerasan jalan dengan baik. Salah satu perusahaan perkerasan jalan Soil Stabilization di Indonesia ada di Jakarta. Layanan bisnis diperkenalkan melalui situs Website yang dikelola SoilIndo.


All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.