Masuk di perguruan tinggi negeri dengan jurusan kedokteran menjadi idaman bagi para siswa pendidikan kelas 3 SMA terutama jurusan IPA. Masuk pada fakultas tersebut terbilang memiliki persaingan yang cukup ketat, oleh sebab itu kita diharuskan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik dan strategi yang tepat. Anggaplah jalur undangan atau SNMPTN adalah bonus, sehingga apabila kita tidak lolos jalur tersebut kita sudah siap untuk menghadapi tes SBMPTN.

15 Cara Mudah Lolos SBMPTN Kedokteran

Trik Masuk Jurusan Kedokteran Jalur SBMPTN


Memulai Start Lebih Awal
Dalam langkah ini berlaku adanya pepatah siapa cepat dia dapat, bagi seseorang yang lebih dahulu melatih dan mempersiapkan diri dibandingkan teman lainnya, maka dia akan merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan SBMPTN dan berbagai pesaing yang ingin mendapatkan bangku kedokteran. Dengan menunda persiapan maka selangkah pula menunda keberhasilan masuk fakultas kedokteran.

Kuasai materi IPA 
Materi yang harus dihadapi para peserta yang ingin masuk jurusan kedokteran adalah materi IPA. Dalam tes SBMPTN pada jalur IPA terdapat empat mata pelajaran yang diujikan yaitu matematika, fisika, biologi, dan kimia. Meskipun kedokteran dikenal hanya dengan menguasai biologi dan kimia, namun pada dasarnya kedokteran adalah ilmu yang kompleks dan mengambil pada empat mata pelajaran IPA.

Mengubah Metode Belajar Yang Lebih Tepat dan efektif
Siswa SMA memiliki kebiasaan belajar dengan menggunakan metode yang instan, metode tersebut biasanya ketika sudah paham satu bab akan lanjut pada bab selanjutnya. Cara belajar seperti ini ada benarnya namun kurang efektif dan memiliki banyak kelemahan, maka perlu mengubah metode belajar menjadi lebih tepat yaitu apabila sudah mengerti dan paham pada satu bab kemudian dilanjut dengan latihan sebagai evaluasi materi yang dipelajari dan baru melanjutkan bab berikutnya dengan tingkat yang lebih sulit.

Latihan bisa dilakukan dengan mempelajari soal pada latihan bab yang sedang dipelajari, pada setiap bab pasti ada soal latihan bab secara urut yang semakin besar nomor maka soalnya yang ada memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Untuk soal dengan tingkat kesulitan yang lebih dibandingkan soal latihan bab, kita bisa mempelajari soal Ujian Nasional, soal olimpiade dan soal SBMPTN. Hal ini akan memotong waktu cukup banyak namun akan membuat terbiasa dengan soal yang ada nanti.

Harus Bisa Lulus Ujian Nasional
Siswa kelas tiga pasti akan disibukkan dengan kegiatan menjelang ujian nasional seperti try out. Sebagai calon peserta ujian nasional kita harus selalu menumbuhkan semangat belajar. Selalu menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya agar dapat menambah kemampuan dalam menguasai materi. Buatlah jadwal kegiatan, memperbanyak diskusi mata pelajaran dengan teman, latihan soal. Dengan kebiasaan ini secara tidak langsung kita mempersiapkan UN dan SBMPTN.

Ikuti Bimbingan Belajar
Setelah ujian nasional kita tidak belajar di sekolah, oleh sebab itu lebih baik kita mengikuti bimbingan belajar pada tempat Les atau pun secara privat. Dengan bimbel maka kita akan dibimbing dengan maksimal agar siap tes dan lolos masuk kedokteran jalur SBMPTN. Meskipun kita sudah mengikut bimbel bukan berarti kita pasti lulus kedokteran. Karena hal ini bergantung pada kesungguhan dan kemampuan yang dimiliki.

Melihat Kemampuan Yang Dimiliki
Untuk mengimbangi bimbel, belajar materi, mengerjakan latihan kita perlu mengetahui kemampuan yang ada dalam diri. Untuk melihat kemampuan yang dimiliki kita perlu melakukan try out SBMPTN melalui lembaga yang biasanya melaksanakannya atau bisa juga dengan mengikuti try out tersebut pada tempat les atau privat yang kita ikuti.

Pasang Pasing Grade
Pasing grade adalah tolak ukur seseorang agar diterima, pasing grade biasanya menggunakan angka yang dapat menunjukkan nilai minimal yang harus kita peroleh agar bisa masuk pada jurusan kedokteran. Pasing grade pada setiap universitas memiliki nilai yang berbeda, dengan memilih jurusan kedokteran maka kita harus tahu pasing grade jurusan kedokteran universitas di seluruh Indonesia.

Pilih Universitas 
Kita harus lebih cermat dalam memilih universitas yang akan dipilih jurusan kedokterannya. Dengan memilih universitas akan kita akan melihat peluang keberhasilan masuk universitas. Lihatlah kemampuan yang kita miliki dan  bandingkan dengan pasing grade jurusan kedokteran. Jika pasing grade kita lebih kecil dari pasing grade universitas maka akan lebih baik  memilih universitas yang pasing gradenya sebanding dengan kemampuan kita agar peluang lolos semakin besar.

Biasakan Latihan TPA
Pada saat tes masuk perguruan tinggi juga terdapat soal tes kemampuan akademik atau TPA. Tes ini bisa kita kerjakan dengan mudah jika sudah terlatih, tanpa adanya latihan kemampuan tes potensi akademik tidak akan berjalan secara maksimal, karena TPA tidak diajarkan di sekolah dan mengharuskan kita mempelajari dengan cara membeli buku atau mempelajari soal yang ada di internet. Apabila kita sering berlatih maka kita tekah mendahului yang lain dan memiliki peluang lebih besar.

Biasakan Latihan Mengerjakan Soal Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris memiliki peran yang penting sebagai penentu lolos dan tidaknya kita masuk dalam perguruan tinggi  baik negeri maupun swasta. Pada tes SBMPTN Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris akan muncul masing-masing 15 soal. Seperti halnya materi lain semakin sering kita berlatih maka semakin mudah dan  siap kita menghadapi tes SBMPTN dan soal pada tes ini sering kali memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dari pada ujian nasional.

Pilih Fakultas Pada Universitas
Pada saat pendaftaran tes SBMPTN kita diberikan hak untuk memilih tiga pilihan perguruan tinggi negeri beserta fakultasnya. Karena fakultas kedokteran adalah fakultas tujuan, maka pilihlah tiga perguruan tinggi negeri yang berbeda dengan fakultas yang dipilih seemuanya adalah fakultas kedokteran.

Persiapan Maksimal Sebelum Tes
Bayangkan jika kita sedang bermain game perang sebelum perang harus ada persiapan  seluruh senjata dan strategi yang tepat. Cari tahu dan pahami beberapa trik untuk menjawab soal SBMPTN dengan baik kemudian coba pada try out. Jaga kondisi pikiran dan jangan terlalu tegang dalam mempersiapkan tes SBMPTN karena ketegangan akan menjadikan kita cenderung lupa akan semua yang telah di pelajari sebelumnya.

Persiapan Maksimal Ketika Tes Dilaksanakan
Proses tes hal yang paling menentukan lolos dan tidaknya kita meskipun pengumumannya tidak langsung disampaikan. Jika kita tidak mengikuti tes ini maka kita dianggap gagal ikut seleksi. Oleh sebab itu untuk mencegah hal yang tidak diinginkan tersebut, datanglah ke tempat tes dengan tepat waktu atau lebih baik sebelum tes dimulai. Tidak perlu tegang dan siapa dokumen identitas sebelum mengerjakan soal. Dalam mengerjakan soal usahakan untuk mengerjakan soal yang dianggap paling mudah untuk mencegah kehabisan waktu.

Menunggu Hasil Tes
Tahap ini adalah tahap yang paling membuat gelisah para peserta tes. Namun peserta tes sebenarnya tidak perlu tegang, percayakan semua pada kemampuan yang telah dikerahkan secara maksimal. Kurangi rasa tegang tersebut dengan berdoa agar bisa lolos kedokteran. Lakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat agar mengurangi rasa khawatir dan menunggu hasilnya pun akan relatif cepat.

Dapatkan Dukungan Dari Orang Sekitar
Kita akan semakin mudah mempersiapkan dan menghadapi tes masuk PTN dengan jalur SBMPTN apabila kita sudah mendapatkan dukungan dari orang sekitar. Misal dengan dukungan orang tua tentunya kita akan lebih mudah jika ingin masuk bimbel dan mengikuti try out  yang membutuhkan biaya relatif besar.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.