Image_kjew81347vinales12Kabar kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati Corse sudah menyebar dan menimbulkan banyak reaksi dari pecinta MotoGP seluruh dunia. Hal ini juga menimbulkan banyak spekulasi tentang siapa yang akan mendampingi Valentino Rossi di Yamaha Movistar musim depan. Lin Jarvis sebelumnya telah mengatakan bahwa pihaknya mengincar salah satu pembalap muda Suzuki, Maverick Vinales, dan mengadakan pembicaraan terkait pinangannya ke Yamaha.

Namun sepertinya rencana itu tidak berjalan mulus. Maverick Vinales menyatakan akan tetap berada bersama Suzuki pada musim depan, dan tidak berencana untuk melepaskan kesetiaannya pada Suzuki. Hal ini dikomentari oleh The Doctor, seperti yang dilansir dari Autosport.com.

Rossi memahami Vinales yang tidak mengambil kesempatan berduet dengannya di Yamaha. Ia juga mengakui bahwa ia dapat melihat sikap Vinales yang lebih memilih untuk tetap berada di Suzuki daripada menemaninya sebagai partner duet dan memakai seragam Yamaha musim depan. Selama beberapa pekan, Maverick Vinales telah mengambil perhatian publik pecinta MotoGP setelah pernyataan Jarvis tentang pinangan Yamaha terhadap pembalap 21 tahun itu, untuk menggantikan posisi Jorge Lorenzo pada balapan musim 2017.

"Ia tentu lebih memilih Suzuki karena disanalah ia mendapatkan kesempatan masuk ke MotoGP," ujar Rossi saat ditanyai bagaimana komentarnya tentang penolakan Vinales masuk ke Yamaha. Suzuki, sbagai salah satu pabrikan otomotif tersohor di dunia, memang telah memberikan peluang bagus dan kesempatan yang sangat besar bagi Vinales untuk bisa masuk ke ranah MotoGP dan berprestasi cukup gemilang disana. Selain karena kesempatan, Rossi juga menjelaskan alasan lainnya terkait Vinales.

"Suzuki adalah hal yang menarik bagi Vinales," ujarnya, "Motor Suzuki memang memiliki potensi yang bagus, namun cukup berat. Yamaha jauh lebih kuat, dan tentunya sangat bagus untuk sebuah motor balapan,  itu adalah sebuah tantangan yang berbeda." 

Terlebih mengingat salah satu rider kenamaan MotoGP, Kevin Schwantz, yang mungkin menjadi sumber inspirasi Vinales tetap setia bersama Suzuki. Schwatz mengabdikan seluruh talenta balapan hanya pada Suzuki, dan karirnya cukup gemilang untuk terus berada disana. The World Champion kelas 500cc tahun 1993 itu mengabdi pada Suzuki hingga akhir perjalanan karirnya. "Suzuki adalah hal yang lebih romantis, seperti halnya Kevin Schwantz, yang tetap setia dengannya hingga akhir karir," imbuh Rossi.

Vinales juga telah mencatatkan rekor bagus bagi Suzuki di Le Mans pada Minggu kemarin, dan mengembalikan eksistensi Suzuki setelah absen di 3 musim pertandingan tahun lalu. Ditanya mengenai kepindahannya ke Yamaha atau tetap bersama Suzuki setelah balapan, Vinales menjawab bahwa ia akan memikirkannya setelah ia benar-benar selesai dengan selebrasi kemenangannya menempati podium ketiga bersama tim, dan akan memutuskannya sesegera mungkin.

"Sejujurnya, memikirkan tentang masa depan - entah berada di Yamaha atau di Suzuki - bukan hal yang tepat saat ini. Saya belum berpikir jernih tentang hal ini, dan akan saya pikirkan setibanya di rumah, saat saya istirahat," jelas Vinales.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.