Super Sunday yang dihelat tadi malam (24/1) menyajikan laga bergengsi Premiere League Chelsea kontra Arsenal, dan berakhir dengan skor 1-0. Arsenal kalah telak di kandang  sendiri, Emirates Stadium, setelah Diego Costa mencetak gol di menit ke-23, hasil umpan dari Branislav Ivanovic.

Walau Chelsea berada dalam kondisi terpuruk, dengan hanya bertengger di posisi 14 klasemen sementara, namun tadi mlam pelatih Chelsea, Guus Hiddink, sepertinya tidak salah menempatkan Diego Costa. Diego Costa yang mengalami cidera saat berhadapan dengan Everton pekan lalu justru dengan apik mencetak 1 gol ke gawang The Gunners. Chelsea pun naik 1 peringkat ke posisi 13 dengan perolehan 28 poin.

Big match yang tersaji tadi malam menyuguhkan drama awal tuan rumah mendominasi permainan dan menghasilkan banyak peluang. Salah satunya dari Mathieu Flamini dan Mesut Ozil. Ozil memberikan umpan kepada Flamini di kotak penalti, namun Flamini gagal menuntaskannya. Ini menjadi peluan Chelse membalas dendam. Namun Petr Cech berhasil menggagalkan tembakan Willian  Borges da Silva melalui umpan Azpilicueta di menit ke-14.

Arsenal kehilangan bek andalan, Per Mertesacker, dan harus menyelesaikan laga dengan total 10 pemain setelah mendapat kartu merah akibat menjegal Diego Costa. Keunggulan jumlah pemain ini membuat Chelsea semakin yakin menekan pertahanan Arsenal. Dan di menit ke-23, the Blues patut berbangga hasil sontekan sukses Diego Costa menjebol pertahanan gawang Arsenal.
The Gunners tak tinggal diam. Berbagai peluang diciptakan, namun sampai babak pertama berakhir, skor masih sama 1-0 atas Chelsea. Tembakan jarak jauh Aaron Ramsey di menit ke-35 bahkan tidak mampu menembus sasaran.

Memasuki babak kedua di menit ke-54, Chelsea mantap menghabisi Arsenal dan menciptakan peluang lewat Nemanja Matic. Namun sayang sundulannya masih bisa ditahan The Gunners. Mengantisipasi kesulitan Arsenal menyerang Chelsea,  Arsene Wenger, pelatih Arsenal, mengganti Joe Campbell dengan Alexis Sanchez. Namun hal ini masih menjadi kemelut tersendiri bagi Arsenal karena peluang demi peluang tidak berhasil membobol gawang pertahanan Thibaut Courtois.

Tendangan bebas Ozil di menit ke-61 juga gagal dituntaskan Gabriel. Kemudian Flamini kembali menciptakan peluang dengan mengancam Chelsea lewat backheel di dalam kotak penalti. Sekali lagi, Courtois sigap mengamankan bola dan mempertahankan skor kemenangan Chelsea 1-0 sampai babak akhir.  Hal ini jauh dari prediksi sebelumnya, bahwa Arsenal akan unggul 3-1 dari Chelsea.

Arsenal harus turun 2 peringkat dari pemuncak klasemen Liga Inggris dengan perolehan 44 poin ke posisi ke-3, dibawah Manchester City dengan perolehan poin yang sama, dan Leichester City di pemuncak klasemen dengan 31 poin. Dengan perolehan poin yan tertinggal jauh, kemungkinan besar The Blues harus merelakan gelar juara bertahan Liga Inggris dan masuk ke jurang degradasi.


Chelse Arsenal


All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.