Wacana Ojol Dapat THR, Driver: Jangan Manfaatkan Kami

Ojol

Seminggu ini beredar wacana kalau driver ojol (ojek online) akan mendapat THR (tunjangan hari raya) dari aplikator yang mempekerjakan mereka. Seorang driver menyatakan agar para birokrat jangan manfaatkan para ojol dengan isu yang tidak jelas. 

Wacana tersebut muncul saat Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menyatakan driver atau pengemudi ojol berhak mendapat THR pada Idul Fitri 2024.

Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri mengatakan pihaknya mengimbau agar THR diberikan kepada driver ojol. 

Karena Ojol adalah jenis pekerjaan kategori Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), meski statusnya sebagai mitra. Pernyataan itu berdasarkan Surat Edaran Menaker Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2024 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Pernyataan pihak kemenaker tersebut dibantah oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah pada Selasa, 26 Maret 2024

Ida mengatakan pekerja transportasi berbasis aplikasi atau ojol tidak masuk dalam aturan yang berlaku terkait pemberian THR bagi pekerja karena memiliki hubungan kerja kemitraan.

PHP 

Banyak driver yang merasa setiap pembagian THR bagi karyawan tetap, mereka hanya di-PHP (pemberi harapan palsu) saja. Seperti yang disampaikan Heri (41 tahun).

"Setiap jelang lebaran, kita selalu di-PHP akan mendapat THR, ujung-ujungnya zonk (kosong)," ujar driver yang mengaku punya akun Gojek dan Shopeefood itu kepada Benhil pada Rabu, 27 Maret 2024.

Heri paham betul kalau status-nya adalah mitra bagi penyedia aplikator ojol.

"Sebagai mitra, kita ini dibayar dengan sistem per order atau setiap mendapat pesanan. Jadi tidak seperti mereka yang dipekerjakan oleh perusahaan. Aplikator yang memakai kami sebagai mitra tidak harus memberi THR karena tidak ada ikatan kerja diantara kita," ujar pria yang yang mengaku lulusan Fakultas Sastra Indonesia di Universitas Diponegoro itu.

Oleh sebab itu, Heri berharap agar para birokrat tidak memanfaakan kondisi ojol.

"Sebaiknya para birokrat jangan memanfaatkan kami dengan isu yang tidak jelas seperti wacana pemberian THR pada ojol itu. Kasihan para driver yang tidak bisa berpikir obyektif akan sangat berharap dengan kebenaran isu itu," ucap driver yang biasa mangkal di Jalan Kaliurang Yogyakarta itu.

Namun hal berbeda disampaikan Ahmad (31 tahun).

"Mungkin kalau setiap tahun diusulkan [agar ojol dapat THR], tahun-tahun depan bisa benar dapat," ucap ojol Grab yang biasa mencari orderan di Semarang itu sambil terkekeh.

Baik Heri dan Ahmad mengaku setiap hari menabung dan digunakan setiap menjelang lebaran agar bisa menjadi pengganti THR. [Benhil]



 

Surga Tropis

Tropics Paradise is a collection of writings and papers presented at, from, and to the tropics. Actually, the tropics is a place that comfortable, warm, and affluent. But the situation goes undermined by the real interests that not coming from the tropics itself, such as politics, ideology, lifestyle, and others. So for that matters, Tropical Paradise wants to restore a beautiful sense of the area.

Previous Post Next Post

Contact Form