ChatGPT Canggih, Elon Musk: Lebih Bahaya Daripada Nuklir

ChatGPT

Baru-baru ini jagat media sosial (medsos) sedang ramai perbincangan tentang platform canggih bernama ChatGPT (Generative Pre-Trained Transformer).

Sangking canggihnya, hingga rawan disalahgunakan sehingga pemilik Twitter dan Tesla Elon Musk menyebutnya lebih berbahaya daripada senjata nuklir. 

ChatGPT adalah perangkat lunak (software) berbentuk chatbot berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang mampu berinteraksi dengan penggunanya. 

Chatbot adalah platform yang mampu melakukan simulasi terhadap percakapan manusia baik lewat perintah suara, obrolan teks, atau gabungan keduanya.

Kemampuan platform yang dikembangkan oleh OpenAI (laboratorium penelitian AI di Amerika Serikat) ini bisa melebihi mesin pencari Google karena pengguna bisa memasukan dan mengolah berbagai data atau bahasa sehingga mampu memahami berbagai bahasa. 

Saat ini ChatGPT sedang ramai menjadi 'mainan' bagi pengguna medsos karena menyenangkan dan cerdas. 

Misalnya, ketika pengguna meminta dibuatkan lagu dengan beberapa bait syair, maka dengan segera akan muncul lagu dengan syair yang telah kita ciptakan dengan menggunakan robot.

Selain itu, kemampuan ChatGPT juga bisa dimaksimalkan dengan menggunakan fine-tunning yang menerima data sebanyak-banyaknya sesuai dengan kebutuhan pengguna.   

Berikut ini Kecanggihan dari ChatGPT, yaitu:

  1. Melakukan obrolan secara otomatis di aplikasi percakapan.
  2. Mendukung penciptaan sebuah konten.
  3. Mampu menerjemahkan berbagai bahasa. 
  4. Mampu menciptakan karya musik.
  5. Mampu menjawab berbagai pertanyaan.

Betapa ChatGPT mampu memudahkan kebutuhan umat manusia.

Lebih Berbahaya dari Senjata Nuklir

Kehadiran teknologi canggih ini tak urung membuat was-was beberapa pihak yang melek teknologi. Bahkan ilmuwan super tajir yang biasa menggunakan teknologi seperti Elon Musk juga khawatir dengan kehadiran Chat GPT.

Milyader itu menyatakan kalau ChatGPT bisa lebih berbahaya daripada senjata nuklir.

Berikut ini kelemahan dari ChatGPT, yaitu:

  1. Tidak mampu menjawab pertanyaan subjektif, spesifik, dan isu terbaru.
  2. Tidak bisa menerangkan kejadian setelah tahun 2021.
  3. Materinya harus selau di-upgrade.
  4. Bisa disalahgunakan untuk membuat email pishing dan memakai data pribadi masyarakat guna menarik uang dari bank. 

Nampaknya poin ke-4 tersebut yang dikhawatirkan oleh banyak pihak.

Cara Mendaftar

Meskipun begitu, setiap teknologi pasti memiliki sisi baik dan buruk. Tergantung pada kita, bila ingin mengambil sisi baiknya, maka perlu selalu waspada dengan sisi buruknya.

Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika kita mengetahui lebih dalam tentang ChatGPT ini dengan cara mendaftar. Dari sana kita bisa memanfaatkan sisi positif dan mewaspadai sisi negatif dari platform tersebut.

Berikut ini cara mengakses ChatGPT, yaitu:

  • Buka website https://chat.openai.com
  • Anda perlu registrasi dulu dengan menggunakan email atau langsung memakai akun Google
  • Masukkan nomor ponsel, ada pilihan untuk pengiriman notifikasi enam digit, ke WhatsApp
  • Setelah proses registrasi selesai, silakan buka link ChatGPT dengan memakai akun OpenAI yang sudah didaftarkan.
  • Setelah masuk, Anda bisa langsung melakukan percakapan dengan Chat GPT dan tunggu respons teks-nya


Surga Tropis

Tropics Paradise is a collection of writings and papers presented at, from, and to the tropics. Actually, the tropics is a place that comfortable, warm, and affluent. But the situation goes undermined by the real interests that not coming from the tropics itself, such as politics, ideology, lifestyle, and others. So for that matters, Tropical Paradise wants to restore a beautiful sense of the area.

Previous Post Next Post

Contact Form