Kontroversi Will Smith yang menampar pembawa acara Chris Rock di pentas Academy Award 2022 ternyata belum rampung. Kabar terbaru, aktor kulit hitam yang sering berperan protagonis itu dilarang menghadiri perhelatan penganugerahan film yang sering disebut Oscar itu selama 10 tahun.

 

Tidak hanya itu, baru-baru ini justru Jada Pinkett, istri Will membuat pernyataan yang mengejutkan. Hal itu sangat ironis, mengingat yang memicu Will menampar Chris adalah guyonan tentang kondisi kepala Jada.

 

“Saya tidak pernah mengatakan kalau saya membutuhkan perlindungannya [Will Smith]. Tindakan itu dipicu emosi dan dia sering terlalu berlebihan. Namun saya tidak minta atau saya tidak akan minta [perlindungan],” ujar Jada Pinkett saat diwawancarai oleh The American Weekly program.

 

Ibarat jatuh tertimpa tangga, Will Smith tengah mengalami masa paling buruk dalam kariernya. Apakah karier aktor yang mendapat 3 kali nominasi piala Oscar (dan tahun ini justru mendapat Oscar sebagai aktor terbaik lewat film King Richard) itu akan berakhir? Sebenarnya tidak separah itu.

 

Sedang di Puncak Karier

Sebagai seorang aktor, saat ini karier dan kehidupan Will Smith sedang di atas puncak. Rumah tangganya bahagia dan dikaruniai 3 anak manis. Memang ada rumor sedikit tentang istrinya, tapi begitulah selebriti. Dia termasuk dalam jajaran aktor paling tajir dengan kekayaan sebesar 350 juta USD.

 

Banyak aktor yang saat di puncak karier akan merasa hampa akibat tekanan popularitas. Meski terkesan memberi peluang pada kreativitas, Hollywood sebenarnya sangat stereotype. Seorang aktor yang menjadi jagoan, maka rumusnya dia harus selalu jadi jagoan. Kalau dia mencoba peran yang menantang, pasar belum tentu menerima.

 

Padahal banyak aktor yang muak terhadap peran stereotype yang melekat pada mereka. Oleh sebab itu, kadang mereka memberontak terhadap kesan publik pada mereka. Seperti yang dilakukan Will Smith di ajang Oscar tersebut.

 

Apakah ayah aktor Jaden Smith itu satu-satunya selebriti yang tidak mampu mengontrol popularitasnya? Tentu saja tidak. Ada banyak aktor yang pernah melakukan kesalahan itu, diantaranya Kevin Costner dan Mel Gibson.




Kevin Costner meraih puncak karier dan memiliki keluarga harmonis pada tahun 1992. Dia berhasil meraih Oscar untuk sutradara dan film terbaik untuk film pertama yang dia sutradarai Dances with Wolves. Dua film selanjutnya, Robinhood dan The Bodyguard meraih sukses komersial. Perkawinannya mulai goyah dengan isu perempuan yang akhirnya mengakhir perkawinan Costner dengan Cindy. Sejak itu karier Kevin Costner seperti tenggelam selama lebih dari 10 tahun. Film-filmnya tidak ada yang populer. Dia baru mulai dikenal kembali saat berperan sebagai ayah Superman di film Man of Steel (2013).




Sampai tahun 2005, tidak ada film Mel Gibson yang gagal di pasaran, seperti seri Lethal Weapon, What Women Want, seri Mad Max, dan masih banyak lagi. Dia juga telah mengantongi Oscar sutradara dan film terbaik lewat film Braveheart (1995). Skandal muncul saat rumah tangganya dengan Robyn bermasalah. Bahkan saat belum bercerai, Mel sudah punya anak dengan seorang artis bernama Oksana Grigorieva. Setelah itu kariernya tenggelam dan Mel menjadi sosok yang paling dibenci di Hollywood. Kariernya mulai terangkat lagi saat filmnya, Hacksaw Ridge (2016) mendapat nominasi Oscar untuk sutradara dan film terbaik.

 

Jika melihat dari pengalaman dua aktor tenar tersebut, mungkin karier Will Smith akan kembali terangkat sekitar 10 tahun lagi atau lebih. Tergantung kerja kerasnya untuk kembali menaklukan belantara Hollywood yang penuh persaingan.

 

Dipicu Guyonan

Insiden penamparan di ajang Oscar tersebut dipicu oleh guyonan Chris Rock pada Jada Pinkket yang mengalami masalah di kepalanya sehingga rambutnya tidak tumbuh. Banyak yang bersimpati dengan Chris Rock yang tidak terbawa emosi dan tetap membawakan acara dengan brilian sampai rampung.

 

Terlepas pro dan kontra kekerasan di pentas yang masih menjadi barometer utama bagi sineas film dunia itu, banyak yang menganggap insiden itu adalah gimik, yakni perbuatan kejutan yang telah direkayasa. Sulit dipercaya, Will Smith yang biasa berlakon di film humanis seperti Pursuit of Happyness, Ali, dan Hitch, bisa melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diyakininya.  

 

Saat ini Will Smith sendiri dikabarkan tengah menjalani perawatan kejiwaan terkait insiden tersebut. [Benhil]

 

All rights reserved, Copyright © 2022 www.benhil.net. Powered by Blogger.