Edhy Prabowo Sebelum Tersangka Korupsi


Edhy Prabowo Tahanan KPK


Oleh: Rudi S Kamri

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan kroni-kroninya telah sukses dibenamkan ke sel tahanan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk setidaknya 20 hari ke depan. Kini kita tinggal menunggu keberanian KPK menelisik lebih jauh, adakah aliran dana haram suap ekspor baby lobster alias benur tersebut ke Partai Gerindra dan keterlibatan pejabat negara atau politisi lainnya.

Tapi yang lebih penting dari itu hebohnya kasus Edhy Prabowo ini jangan sampai digunakan sebagai pengalihan isu atau fokus perhatian kita pada kasus yang lebih heboh lagi yaitu kasus potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Rizieq Shihab yang sampai sekarang belum ada kejelasan.  

Mengapa saya perlu mengingatkan hal ini karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia terlalu mudah perhatiannya dialihkan pada kasus baru yang lebih seru. Kita sibuk bergunjing membicarakan kasus baru dan begitu mudah melupakan kasus sebelumnya yang belum tuntas penyelesaiannya.

Potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Rizieq Shihab seperti pelecehan institusi kepresidenan, pelanggaran UU Karantina Kesehatan, penghinaan kepada institusi TNI, pelecehan kepada institusi Polri, ajakan untuk melakukan revolusi dan ancaman pemenggalan kepala sampai detik ini belum ada titik terang pengusutan dari aparat kepolisian. Akankah semua dilakukan pembiaran? Lalu atas dasar dan pertimbangan apa seorang warga negara yang bebas melakukan ujaran kebencian dan mengancam keselamatan masyarakat dibiarkan begitu saja?

Sebagai pemegang saham utama di negeri ini, kita rakyat tidak boleh diam saja. Jangan sampai negara seolah takluk dipermainkan oleh seseorang atau ormas tertentu. Jangan pernah kita biarkan aparat negara tidak melakukan tugasnya sesuai dengan amanat yang kita berikan. Mereka, pejabat negara siapapun dia mulai dari Presiden dan aparat di bawahnya mendapatkan gaji tinggi dan menikmati kemewahan fasilitas negara, semua biaya itu berasal dari uang rakyat yang kita percayakan untuk dikelola negara. Dus artinya kita punya hak untuk menuntut mereka bekerja dengan seharusnya. Jangan kita biarkan mereka melakukan tebang pilih kasus hukum dan diskriminasi perlakuan.

Kita harus menuntut negara dalam hal ini aparat kepolisian untuk mengusut dengan serius potensi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Rizieq Shihab. Jangan pula kita hanya terlena dengan tindakan heroik Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman mencopot baliho yang mengotori ruang publik Jakarta dan sekitarnya. Pencopotan baliho adalah keberanian yang harus kita berikan apresiasi tapi tidak cukup hanya berhenti di titik itu.

Sebagai masyarakat sipil kita berhak tahu, bagaimana dengan kelanjutan potensi pidana yang dilakukan Rizieq Shihab. Bagaimana tindak lanjut pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Lalu bagaimana kabarnya pemeriksaan anak dan menantu Rizieq Shihab yang kabarnya sampai saat ini mengabaikan panggilan dari Polri.

Jujur sejatinya saya mengharapkan negara hadir menjawab semua pertanyaan publik yang menggantung di awang-awang. Termasuk seharusnya negara menelisik lebih jauh siapa yang sebenarnya menjadi bandar yang membiayai kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Negara seharusnya melayani pertanyaan masyarakat, bukan terkesan melakukan pembiaran dan membuat pengalihan isu.

Kalau negara membiarkan awan hitam menggelantung di langit Jakarta, jangan salahkan rakyat membangun spekulasi penuh warna untuk menjawab rasa penasaran kita. Jangan-jangan uang rakyat atau mungkin uang hasil mengenthit anggaran APBD Jakarta yang digunakan untuk membiayai kepulangan Rizieq Shihab. Teori "jangan-jangan" ini akan tetap berkembang liar kalau negara tetap saja tidak bertindak dan melakukan pembiaran. Spekulasi "jangan-jangan" jangan disalahkan kalau tindakan aparat keamanan dirasakan mengusik rasa keadilan.

Rakyat menunggu Negara hadir kembali, Bapak Presiden!!!

Salam SATU Indonesia
26112020

Foto Baliho Rizieq Shihab, Pikiran-Rakyat
 

Ketika baliho sudah di turunkan, eforia imam besar sudah layu, FPI kehilangan pemintanya, disetiap kota FPI menjadi musuh bersama dan para bohir tidak lagi mengucurkan dana.

Lantas dimana muara para kader dan simpatisanya? Mereka tidak punya keahlian apa-apa, dunia kerja tidak bisa menyerapnya, industri 4.0 tidak bisa memanfaatkannya, ledakan demografi dengan qualitas seperti ini hanya akan menjadi beban bangsa.

Negara, NU, Muhammadyah, Persis, dan civil society lainya harus mulai memikirkan mereka, mendidik sesuai kadarnya dan menyalurkanya pada hal yang produktif. Manusia jenis ini jikapun transmigrasi dengan tanah pembagian 2 ha tetap tidak akan bisa berguna. Keahlian utamnya hanya teriak teriak ditengah kerumunan masa.

Ini pekerjaan yang lebih sulit dibanding mendaur ulang sampah dibantargebang, salah urus maka ia akan menjadi pamswakarsa jilid dua yang akan merepotkan negara 10 tahun kedepanya.

Selain dilatih untuk buka UKM, mungkin ada baiknya minta tolong china buka investasi pabrik padat karya, sesuatu yang sangat ditentang mereka, tapi jadi alternatif untuk menolong mereka juga. 😃

Wallahua'lam
Maman Ali Haedar


Chaplin Indonesia

Oleh: Rudi S Kamri

Selama ini sudah menjadi rumor luas di masyarakat tentang siapa sponsor atau bandar kepulangan MRS ke Indonesia. Publik bertanya-tanya siapa yang membayar denda "over-stay" MRS dan keluarganya yang cukup besar dan biaya tiket dari Arab Saudi dan lain-lain. Hampir semua orang berakal sehat meyakini bahwa itu semua uang itu tidak mungkin keluar dari kantong MRS pribadi apalagi dari kas organisasinya. Dan kemudian setiba di Indonesia MRS langsung tancap gas gigi lima, buat hajatan perkawinan anaknya besar-besaran disambung dengan peringatan Mauludan di jalanan.

Di panggung itu MRS terlihat merasa terlalu percaya diri menyerang siapa saja membabi-buta tanpa etika. Sedari awal saya meyakini, keyakinan diri seorang MRS yang berlebihan itu karena merasa didukung sepenuhnya bandar besar yang masih merasa penguasa negara. Bahkan dia menantang negara untuk safari keliling Indonesia dengan manipulasi kemasan tabliq akbar jangan coba-coba dihalangi.

Analisa politik plus teori otak-atik gatuk pun langsung saya mainkan. Siapa sebenarnya sang bandar pemegang lisensi alias promotor utama yang begitu jumawa merusak tatanan negara? Sedari awal saya meyakini bahwa MRS hanyalah alat atau wayang yang dimainkan sang dalang. Dalang yang mempunyai jaringan luas ke seluruh sendi kehidupan negara. Dalang yang mempunyai sumberdaya yang tak terbatas dan punya rekam jejak hitam suka memainkan skenario konspirasi besar.

Dialah SANG CHAPLIN !!!

Sudah menjadi rahasia umum Sang Chaplin ini mempunyai kaki tangan di segala lini. Mulai di institusi aparat keamanan negara, beberapa pejabat negara dan beberapa di partai politik. Meskipun orang-orangnya sudah tidak lagi memegang kendali di posisi sentral resmi di organisasi, tapi saya meyakini masih cukup kuat membangun jaringan. Alat Chaplin di pemerintahan sudah terbaca luas, salah satunya adalah Gubernur Ibukota yang menjadi pion kesayangannya. Sedangkan di partai sudah bisa ditebak dengan terang benderang saat mengapa tiba-tiba Fraksi milik Pak Brewok di DPRD DKI Jakarta membela membabi-buta Gubernur DKI Jakarta. Kemudian salah seorang kaki-tangan Chaplin yang menjadi pimpinan Partai Kuning juga membangun narasi si Kuning siap menjadi kendaraan politik bagi MRS. Hmmm......

Oh ya, kepulangan MRS sebelum Pilkada Serentak 9 Desember 2020 juga bukan hal yang kebetulan. Menurut saya sudah pasti didesaian oleh Sang Chaplin untuk kembali mengobarkan politik identitas ke seluruh pelosok negeri seperti di Pilgub DKI Jakarta 2017. Tujuannya jelas Sang Chaplin ingin menanam saham kepada Kepala Daerah di seluruh pelosok negeri agar bisa mengendalikan politik dan sumberdaya ekonomi sebanyak mungkin.

Saya meyakini sebagai promotor utama atau pemegang lisensi MRS, Chaplin tidak sendirian. Pasti ada Co-Promotor yang mendukungnya khususnya dalam hal pendanaan. Nah di posisi kerjasama harmonis tapi bengis ini maka lahirlah Kelompok Mafioso Trio-C, yaitu Chaplin - Cendana - Cikeas. Dan tentu saja yang bertindak sebagai arranger adalah si kumis tipis Sang Chaplin. Skenario menguasai negara dengan memainkan wayang MRS langsung dimainkan.

Tapi skenario besar Trio-C berantakan ambyaaar berkeping-keping saat ternyata secara tidak diduga Presiden Jokowi menggeram dan menggebrak melalui Kapolri dan Panglima TNI. Peluit politik negara tertinggi membuat TNI-Polri kemudian langsung gebrak unjuk gigi. TNI  dengan operator lapangan Pangdam Jaya dan Polri melalui Kapolda Metro Jaya yang baru.

Perlawanan negara dengan komandan utama Presiden Jokowi ini saya duga tidak diprediksi oleh Kelompok Mafioso Trio-C. Apalagi Sang Chaplin kelihatannya juga sudah menjalin komunikasi intens dengan sang penggantinya di pemerintahan. Teori komunikasi antara Sang Chaplin dengan penggantinya di pemerintahan mendapat pembenaran nyata saat sang Kyai si pengganti ini dari awal selalu bersikap manis kepada MRS bahkan konon akan menerima MRS di istananya.

Prediksi Presiden Jokowi bahwa tidak akan berani menggerakkan TNI Polri dan keyakinan terlalu kuat ada jejaring Sang Chaplin di istana lamanya membuat selama ini Sang Chaplin nyaman di persembunyian. Tapi saat mengetahui skenarionya berantakan dihantam kenyataan, akhirnya Sang Chaplin muncul ke permukaan dengan membangun narasi memuji-muji MRS sebagai pemimpin kharismatis. Chaplin juga menyerang Presiden Jokowi dengan mengatakan bahwa saat ini terjadi kekosongan kepemimpinan nasional. Suatu narasi sesat dari orang yang terbongkar kedoknya.

Nah, sekarang Sang Chaplin sudah membuka topengnya menampilkan diri. Kini tinggal keberanian Presiden Jokowi untuk menggerakkan lebih kuat dan keras tapi terukur politik negara dengan memainkan TNI Polri dan dukungan Partai Koalisi yang tersisa untuk menghantam Kelompok Mafioso Trio-C yang dimotori Sang Chaplin. Presiden jangan lagi kehilangan momentum karena saat ini dukungan masyarakat Indonesia sangat luas untuk membersihkan kerak-kerak bangsa yang selalu mengganggu stabilitas keamanan negara.

Presiden Jokowi tidak boleh ragu lagi, karena kekuatan politik negara saat ini mengumpul solid di tangannya. Langkah kongritnya adalah pertama, gembosi kekuatan Sang Chaplin melalui penangkapan MRS yang sudah cukup bukti untuk ditersangkakan. Kedua, bersihkan anasir-anasir di pemerintahan yang terindikasi kuat telah menjadi kaki tangan Sang Chaplin seperti Si "Penyumbang Masker" dan beberapa menteri titipan Sang Chaplin lainnya. Ketiga, lumpuhkan kekuatan Sang Chaplin dengan menggerakkan semua potensi yang ada untuk kembali bisa menguasai PMI dan Dewan Masjid Indonesia. Ini penting agar jaringan Sang Chaplin langsung terputus di semua lini. Dan langkah terakhir dari Presiden adalah menjewer dan mengendalikan dengan tali kekang yang lebih kuat, agar sang wakil jangan liar main dua kaki.

Teori membakar semak yang menjadi sarang ular beludak telah sukses dimainkan Presiden Jokowi, sehingga raja beludak kepanasan keluar sarang dan berkoar-koar di jalanan. Tinggal tunggu waktu yang tepat untuk melumpuhkan. Langkah awalnya adalah dengan menggergaji habis kaki-tangannya. Presiden Jokowi harus yakin diri, raja beludak dengan bertambahnya umur sudah tidak selicin ala kancil seperti dulu lagi. Kumis tipisnyapun semakin luruh mengikis.

Selalu ada saatnya Tuhan menghentikan kelakuan kriminal Sang Iblis. Melalui ambisinya dan melalui kepongahannya. Dan ini saatnya.......

Salam SATU Indonesia
21112020

Salah satu jenis burung berkicau yang sangat digemari di Indonesia, Lovebird dengan suara gacor, ngekek dan ngetik panjang, selain warna bulu yang langka. Kriteria yang sering membuat pemiliknya semakin percaya diri saat mengikuti lomba burung kicau yang kerap diadakan di berbagai daerah oleh para kicau mania dengan hadiah yang cukup besar.


Untuk mendapatkan suara burung Lovebird gacor, ngetik dan ngekek tentu saja tidak mudah, diperlukan kesabaran pemiliknya untuk melatih, tentu saja bahannya memang sudah berbakat. Beberapa cara yang sering dilakukan adalah, membuatnya lebih jinak serta sering memutarkan file MP3 suara Lovebird gacor untuk memancing semangat atau emosi sang unggas yang berasal dari benua Afrika dan Madagaskar ini.

Contoh suara Lovebird gacor dan bunyi ngekek dapat didengar melalui video yang disajikan oleh Channel YouTube GACOR di bawah ini. Diunggah untuk Kicau Mania Indonesia untuk dapat digunakan kapan saja, lakukan mastering pada burung mungil berparung bengkok ini.



Lovebird species murni dari benua Afrika di beberapa negara ada delapan dan stu berasal dari Afrika Timur, kepulauan Madagaskar, jenisnya disajikan pada artikel ini. Kemudian oleh para breeder atau peternak burung, dikawin-silangkan dengan tujuan untuk mendapatkan warna yang berbeda dari trah asli.
Hingga saat ini, di Indonesia dikenal sudah ada sekitar tiga puluh jenis, dengan nama-nama baru.

Sembilan Spesies Murni Lovebird 
  1. Lovebird Muka Salem (Agapornis roseicollis)
  2. Lovebird Topeng (Agapornis personata)
  3. Lovebird Nyasa (Agapornis lilianae)
  4. Lovebird Pipi Hitam (Agapornis nigrigenis)
  5. Lovebird Fischer (Agapornis fischeri)
  6. Lovebird Abisinia (Agapornis taranta)
  7. Lovebird Madagaskar (Agapornis cana)
  8. Lovebird Muka Merah (Agapornis Pullaria)
  9. Lovebird Kerah Hitam (Agapornis Swinderniana) 
 
Lovebird Kerah Hitam, diketahui sangat langka, jika dicari di internet, foto dan gambar dokumentasi serta penampakannya di alam bebas juga semakin sulit ditemukan. Begitu juga dengan literasi digital tentang burung yang satu ini.

Salah satu jenis burung Lovebird berbulu cantik, hasil kawin silang sehingga menghasilkan warna yang sangat jauh berbeda dengan spesies murni dari sembilan nama yang disebutkan di atas.

Burung cinta yang secara alami sering menunjukkan tingkah lucu dan demonstratif, menunjukkan rasa sayangnya kepada pasangan. Mencumbu dan mengelusnya, hal itu dilakukan sesuai dengan insting, membuat nama Lovebird disematkan kepada jenis satwa yang sudah tersebar ke barbagai negara in. Termasuk Indonesia, digemari banyak orang. Mudah kita lihat bertengger di angkar atau aviary di perumahan, pemukiman penduduk di berbagai perumahan di kota.

Makanan utamnya adalah biji-bijian dan buah, usianya dapat mencapai antara sepuluh hingga lima besala tahun. Suara Lovebird gacor dan ngekek panjang serta ngetik menjadi kebanggaan bagi pemiliknya.


All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.