Kejati Jabar

Bandung, 25/10 (Benhil) – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dilantik hari ini (Rabu (25/10) di Kejati Jabar, Loeke Larasati Agustina mengakui belum bisa bekerja cepat atau menargetkan agenda dan program kerja ke depan setelah dirinya resmi dilantik, karena masih perlu melakukan pemantauan dan penelitian atas program kerja Kejati sebelumnya.

Diminta Gubernur Jabar Cepat Bekerja, Kejati Jabar Belum Bisa Kerja Cepat 


“Target ke depan, belum ada karena saya masih perlu melakukan pemantauan dan penelitian program kerja Kejati sebelumnya (Setia Untung Arimuladi), tuturnya kepada awak media di Kejati Jabar, Rabu (25/10).

Setelah melakukan pemantauan dan penelitian atas program kerja Kejati Jabar sebelumnya, terang Loeke, dirinya baru bisa membuat perencanaan apa saja yang bisa dilakukan atau menindaklanjuti program-program yang sudah atau yang sedang dilakukan Kejati Jawa Barat yang lalu.

“Atau bisa juga, saya membuat perubahan yang jelas kasih waktu saya untuk melakukan pemantauan, monitoring, atas kinjerja Kejati Jabar sebelumnya,” jelasnya.

Lebih lanjut Loeke menerangkan,  mengingat fungsi Kejati adalah penegakkan hukum, jadi yang jelas saat ini dirinya akan fokus terlebih dahulu pada tindak korupsi, dan berharap saat dirinya memimpin di Kejati Jabar tindak korupsi yang masuk ke Kejati Jabar tidak banyak.

“Soal korupsi, saya harap nanti tidak terlalu banyak ya, tapi saya nantinya akan lebih lakukan tindak pencegahan dan penindakan akan seiring sejalan,” jelasnya.

Untuk sementara waktu, kasus-kasus yang saat ini menjadi fokus penyelesaian Kejati Jabar. Saya belum bisa menindaklanjuti atau menyikapinya seperti apa, karena dirinya harus melihat kasus tersebut seperti apa.

“Tapi secara keseluruhan, saya pikir Kejati Jabar sudah baik, dan diinternal sendiri cukup baik. Jika nanti saya dapati ada yang tidak beres dari anggota Kejati Jabar sendiri. Maka, saya akan bertindak tegas,” ujarnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan besar harapannya atas Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang baru dilantik ini mampu melanjutkan apa yang sudah dirintis oleh Kejati Jabar sebelumnya, dan bisa cepat bekerja.
“Kita tentu berharap apa yang sudah dirintis bisa dilanjutkan baik urusan pembinaan ataupun penindakan hukum,” tuturnya.

“Maka dari itu, Kita berharap Kejati Jabar baru ini lebih bisa mendahulukan tindakan preventif dan bagaimana bisa mencegah penyimpangan-penyimpangan hukum itu terjadi di Jabar,” tegas Aher.

Baik itu di tindak pidana umum maupun khusus seperti tindak pidana korupsi yang saat ini menjadi sorotan Pemerintah Pusat. Hal yang pasti, Kita berharap terutamanya korupsi tidak banyak terjadi di Jawa Barat, dan semoga Kejati Jabar baru ini mampu dan mau menegakkan hukum secara tegas hingga membuat efek jera bagi si pelakunya. (fit)

All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.