PT Ekakarya Graha Flora satu pekan lalu mendapat kehormatan istimewa. Karena salah satu perusahaan milik Amin Supriyadi tersebut mendapat kunjungan dari Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI), sekaligus Ibu Wakil Presiden RI, Ibu Mufidah Kalla. Ikut dalam rombongan Ibu  Mufidah Kalla, di antaranya istri Panglima TNI,  Enny Gatot Nurmantya dan istri Kapolri, Nining Badrodin Haiti. Dalam kunjungan tersebut, Ibu Mufidah Kalla dan rombongan tampak ditemani Dirut PT Ekakarya Graha Flora, Marcella Yuni dan manajemen.

Mufidah Kalla tercengang dengan sambutan yang meriah dari manajemen dan karyawan PT Ekakarya. “Ini saya pakai baju untuk jalan-jalan pagi. Nggak nyangka bakal begini sambutannya,” ujar Ibu Mufidah kepada wartawan ketika tiba di lokasi, Selasa (15/9/2015). Ibu Mufidah tak kuasa menahan rasa kagumnya ketika menyaksikan lokasi budidaya anggrek yang terletak di Cikampek, Jawa Barat tersebut. “Saya memang suka anggrek dari dulu. Saya suka anggrek bulan,” tutur Ibu Mufidah sebagaimana dikutip detiknews.
PT Ekakarya Graha Flora membudidayakan jenis anggrek Dendrobium dan Anggrek Bulan (Phalaenopsis Amabilis). Penjualannya kini telah menjangkau pasar luar negeri. Dendrobium merupakan anggrek yang paling banyak dibudidayakan karena perawatannya yang relatif mudah. Sementara itu anggrek bulan hanya akan tumbuh bagus jika berada di suhu dingin.

Produsen Anggrek Terbesar
PT Ekakarya Graha Flora adalah produsen anggrek dan anthuriumyang terbesar di Indonesia saat ini. Dikembangkan oleh Ekakarya dibawah tangan dingin pengusaha sukses yang pernah diliput BENHILNET disebut Amin Supriyadi kobarkan semangat entrepreneurship pada berbagai bidang, termasuk urusan flora. Dengan fasilitas teknologi tinggi dan sumber daya manusia yang berkompeten PT Ekakarya Graha Flora memiliki konsistensi dalam kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produk anggrek yang terus menerus sepanjang tahun. 

Pembudidayaan tanaman dilakukan di Cikampek, Jawa Barat, menempati lahan seluas 15 ha. Sedangkan sebagai tempat pembungaan dilakukan di Sukabumi, Jawa Barat  dengan memakai lahan seluas 8.000 m2. Perbedaan dua tempat itulah (dataran rendah dan dataran tinggi) yang membuat anggrek produk Ekakarya mampu beradaptasi di tempat manapun dan tersedia sepanjang tahun. Sementara untuk budidaya anthurium memiliki area seluas 1 Ha yang terletak di Cianjur – Jawa Barat. Produk ini  diekspor ke manca Negara, seperti Jepang, Singapura, Australia, Amerika, dan Belanda.

Anggrek Bulan  atau puspa pesona  pertama kali ditemukan oleh seorang ahli botani Belanda, Dr. C.L. Blume. Tanaman anggrek ini tersebar luas mulai dari Malaysia, Indonesia, Filipina, Papua, hingga ke Australia. Cara hidupnya secara epifit dengan menempel pada batang atau cabang pohon di hutan-hutan dan tumbuh subur hingga 600 meter di atas permukaan laut.
Anggrek bulan termasuk dalam tanaman anggrek monopodial yang menyukai sedikit cahaya matahari sebagai penunjang hidupnya. Daunnya berwarna hijau dengan bentuk memanjang. Akar-akarnya berwarna putih dan berbentuk bulat memanjang serta terasa berdaging. Bunganya memiliki sedikit keharuman dan waktu mekar yang lama serta dapat tumbuh hingga diameter 10 cm lebih.

Mufidah Kalla


All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.