Prosesi melasti


Bali merupakan salah satu pulau yang dikunjungi oleh banyak wisatawan baik itu mancanegara maupun domestik. Bali sendiri memiliki berbagai macam keunikan dan daya tarik tersendiri, baik dari pariwisatanya, kuliner, adat kebudayaan dan yang lainnya. Terlebih lagi pada saat acara-acara tertentu. Sebagian masyarakat menghindari berwisata ke Bali pada saat Hari Raya Nyepi, namun untuk beberapa wisatawan, terutama mancanegara, pada saat libur Nyepi justru sebagian besar hotel sudah full booking. Padahal pada dasarnya saat Hari Raya Nyepi para wisatawan justru memiliki kesempatan untuk bisa mendapatkan suatu pengalaman wisata yang bisa dibilang berbeda dengan hari biasa. Karena saat Hari Raya Nyepi ada berbagai macam kegiatan yang menarik, baik itu saat menjelang, saat Nyepi dan juga setelah Nyepi. Dan berikut ini adalah beberapa rangkaian kegiatan saat Nyepi yang biasa dilakukan di Pulau Bali yang bisa dinikmati oleh para wisatawan:

Upacara Melasti
Sebelum Hari Raya Nyepi berlangsung, lebih tepatnya dua hari sebelum Hari Raya Nyepi, semua umat Hindu melakukan upacara Melasti yang mana pada upacara tersebut semua umat Hindu yang ada di Bali akan melakukan sembahyang di laut. Ada berbagai sarana persembahyangan yang diarak mulai dari Pura sampai ke pantai. Dan salah satu pantai yang mana dapat dikunjungi oleh para wisatawan untuk bisa menikmati dan melihat prosesi tersebut adalah di Pantai Sanur yang merupakan pantai selatan Bali. Kemudian di sisi timur Bali, nantinya Anda dapat mampir ke Pantai Klotok ataupun Pantai Candidasa.

Tawur Kesanga / Mecaru
Kemudian pada saat satu hari sebelum Hari Raya Nyepi tersebut, ada kegiatan yang disebut dengan Tawur Kesanga atau dengan kata lain Mecaru. Pada hari tersebut juga nantinya akan berlangsung Ngerupuk yang mana identik dengan festival ogoh – ogoh. Di daerah Kuta, Bali ini memang menjadi daerah yang paling tepat untuk bisa melihat dan menyaksikan festival ogoh – ogoh. Hal tersebut karena pada satu hari sebelum Nyepi banyak orang yang ingin menyaksikan festival ogoh – ogoh tersebut, dan salah satu dari rangkaian kegiatan saat Nyepi ini memang memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Saat Hari Raya Nyepi Berlangsung
Pada saat Hari Raya Nyepi, memang tidak ada kegiatan apapun karena Nyepi sendiri dilakukan selama 24 jam dan biasanya dimulai pada jam 6 pagi sampai 6 pagi di keesokan harinya. Semua umat Hindu melakukan 4 pantangan yaitu tidak boleh melakukan kegiatan, tidak boleh untuk keluar rumah, kemudian tidak boleh untuk mencari suatu hiburan dan juga tidak boleh menyalakan api. Semua wisatawan yang berkunjung ke Bali juga tidak boleh keluar dan berjalan – jalan, hal tersebut memang merupakan suatu peraturan yang harus ditaati. Namun para wisatawan tidak perlu khawatir karena pihak dari hotel biasanya sudah menyiapkan berbagai aktivitas lain yang bisa dilakukan di dalam hotel.

Ngembak Geni / Omed - Omedan
Dan untuk rangkaian kegiatan saat Nyepi yang terakhir adalah Ngembak Geni yang mana dilakukan satu hari setelah Nyepi. Dalam artian warga Bali bersilaturahmi ke semua sanak saudara. Dan ada salah satu tradisi yang selalu dilakukan pada saat itu, kegiatan tersebut adalah omed-omedan. Para wisatawan dapat pergi ke Desa Sesetan Denpasar, di sana nantinya para wisatawan dapat menemui muda – mudi Bali yang mana melakukan ciuman secara bergantian. Prosesi tersebut memang sangat ramai, namun meskipun terkesan meriah, semua warga setempat melihat pemandangan tersebut sebagai suatu ritual yang sakral dan juga bertujuan untuk menolak bala.
All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.