Purwokerto, (Benhil, 10/04/2017) - Kepala Kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengakui pihaknya telah menggeledah rumah pelaku penyerangan markas kepolisian resor setempat.

"Saya pimpin langsung (penggeledahan) di sana. Penggeledahan dilakukan secara prosedural dengan meminta izin kepada lingkungan, kepala desa, dan camat mendampingi," katanya di Mapolres Banyumas, Selasa sore.

Ia mengatakan rumah pelaku di Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga, dalam keadaan kosong. Berdasarkan informasi warga sekitar, kata dia, pelaku yang berinial MID (22) hidup sendiri di rumah itu karena keluarganya tinggal di kota lain.

Dalam penggeledahan tersebut, lanjut dia, pihaknya mengambil beberapa barang dan buku.

"Ada beberapa barang yang perlu dianalisis oleh ahlinya terlebih dahulu," katanya setelah peristiwa Mapolres Banyumas diserang pria bercadar hitam pada hari Selasa sekitar pukul 10.10WIB.

Saat ditanya mengenai kabar yang menyebutkan jika dalam penggeledahan tersebut ditemukan bom panci, Kapolres membantah kabar tersebut.

"Bukan, tidak benar itu. Harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan ahlinya," katanya. Terkait pemeriksaan terhadap MID, dia mengatakan jika hingga saat ini, pelaku masih bungkam. "Dia hanya mengatakan, 'thaghut' , 'thaghut' kepada kami," katanya.

Menurut dia, pihaknya akan terus berupaya mengungkap motif penyerangan itu. Seperti diwartakan, seorang pria bercadar dan mengenakan pakaian serba hitam mendatangi Mapolres Banyumas dengan mengendarai sepeda motor.

Pria itu langsung menabrakkan kendaraannya ke arah Aiptu Ata Suparta yang sedang menelepon.

Setelah keduanya terjatuh, pria itu berdiri sambil mengeluarkan parang untuk menyerang Bripka Karsono yang berusaha menolong Aiptu Ata Suparta.

Bripka Karsono segera lari namun dikejar oleh pria bercadar itu sambil mengayun-ayunkan cadar dan meneriakkan takbir.

Bripka Karsono pun terkena sabetan parang di lengan kanannya, saat peristiwa nekad tersebut terjadi. Polisi lainnya yang mengetahui kejadian itu segera menolong korban dan mengamankan pelaku.

Kepala bidang Hubungan Kemasyarakatan Polisi Daerah Jawa Tengah Kombes Pol Djarod Padakova mengatakan polisi mengungkap identitas penyerang Mapolres Banyumas berdasarkan penelusuran sidik jari pelaku.

"Dari hasil penelusuran sidik jari diketahui pelaku berinisial MID kelahiran 1995," kata Djarod di Semarang, Selasa, (11/4).

Ia mengatakan pelaku diidentifikasi dan diketahui beralamat di Desa Karangaren, Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga. (Ben/Ant)

Banyumas

All rights reserved, Copyright © 2015 www.benhil.net. Powered by Blogger.